• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penambahan Kombinasi Kunyit dan Jahe Dalam Ransum terhadap Sifat Fisik Daging Puyuh Jantan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Penambahan Kombinasi Kunyit dan Jahe Dalam Ransum terhadap Sifat Fisik Daging Puyuh Jantan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

Puyuh merupakan jenis ternak unggas yang cocok untuk dibudidayakan,

baik sebagai usaha sambilan maupun usaha komersial. Telur dan daging puyuh

semakin populer dan dibutuhkan sebagai salah satu sumber protein hewani yang

cukup penting. Nilai gizi daging puyuh juga tidak kalah dengan daging unggas

lainnya, sehingga dengan tersedianya daging puyuh dipasaran dapat menambah

variasi dalam penyediaan sumber protein hewani dan tentu saja konsumen

memilki lebih banyak pilihan.

Peningkatan populasi penduduk dan tingkat pendidikan, menyebabkan

kebutuhan protein meningkat pula. Produk daging yang berasal dari ruminansia

dan unggas, dapat menjadi alternatif sumber protein hewani untuk pemenuhan

kebutuhan protein tersebut. Disamping itu, terdapat potensi lain dari usaha

penetasan telur burung puyuh, yaitu puyuh jantan sebagai penghasil daging.

Selama ini, potensi tersebut belum mendapatkan perhatian khusus, meski di

beberapa tempat, telah digunakan hanya sebagai pakan ikan lele.

Ransum merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas kimiawi dan fisik

daging. Penggunaan antibiotik sebagai additive dalam ransum biasanya digunakan

dalam upaya meningkatkan kesehatan dan efisiensi penggunaan ransum. Namun,

penggunaan antibiotik dalam ransum dapat mengakibatkan mikroorganisme

patogen menjadi resisten yang dapat membahayakan bagi ternak dan manusia,

(2)

dan jahe. Penggunaan kunyit dan jahe dalam ransum dapat meningkatkan

kesehatan dan efisiensi ransum sehingga pertumbuhan dan daging yang dihasilkan

baik. Kunyit dan jahe memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri yaitu

mengurangi stress dan mencegah penyakit sehingga dapat meningkatkan

kesehatan ternak. Ternak yang sehat menghasilkan daging yang berkualitas, baik

kandungan kimiawi maupun fisik. Kandungan kurkumin pada kunyit memiliki

aktivitas antioksidan yang cukup tinggi (Puspitasari dkk., 2013). Kandungan

minyak atsiri pada kunyit dan jahe diketahui memiliki aktivitas antibakteri

sehingga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh ternak terhadap

serangan bakteri patogen (Chattopadhyay dkk., 2004). Jahe juga dapat

meningkatkan nafsu makan dan penyerapan makanan.Pengaruh minyak atsiri dari

jahe merangsang enzim pada saluran pencernaan, sehingga dengan banyaknya

enzim yang keluar, ransum menjadi lebih mudah untuk dicerna, dengan lebih

cepatnya ransum yang dapat dicerna, laju pakan menjadi cepat menyebabkan

lambung menjadi cepat kosong sehingga ayam menjadi cepat lapar dan ayam akan

mengkonsumsi ransum lebih banyak daripada ayam yang mengkonsumsi ransum

tanpa penggunaan jahe ( Setyanto dkk., 2012).

Kunyit dan jahe mampu membantu penyerapan zat- zat makanan sehingga

kandungan protein meningkat. Akibatnya, kemampuan daging untuk mengikat air

tinggi dan susut masak yang dihasilkan rendah. Daging dengan susut masak yang

rendah memiliki kualitas relatif lebih baik karena kehilangan nutrisi selama

(3)

menentukan nilai pH yang dihasilkan karena pH dipengaruhi oleh kandungan

glikogen dalam otot.

Tujuan penelitian adalah adanya pengaruh penambahan kombinasi kunyit

dan jahe dalam ransum terhadap sifat fisik daging puyuh jantan. Manfaat

penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang pemanfaatan kombinasi

kunyit dan jahe yang ditambahkan dalam ransum terhadap terhadap sifat fisik

daging puyuh jantan. Hipotesis penelitian ini adalah penambahan kombinasi

kunyit dan jahe dalam ransum dapat berpengaruh terhadap sifat fisik daging

Referensi

Dokumen terkait

ELCB digunakan untuk mengamankan manusia dari bahaya tegangan sentuh dengan cara mendeteksi aliran arus gangguan yang melewati tubuh manusia. Besarnya arus gangguan

Rektor Universitas Sumatera Utara, Dekan FK USU, Ketua TKP-PPDS FK USU, dan Ketua Program Studi Magister Kedokteran FK USU yang telah memberikan kesempatan kepada penulis

[r]

Direktur adalah seseorang yang memiliki perusahaan tersebut.. atau orang profesional yang ditunjuk oleh pemilik usaha untuk

Video Persilangan paling lambat dikumpulkan oleh ketua Golongan ke Laboratorium Pemuliaan dan Genetika paling lambat 1 Desember 2012 dalam bentuk DVD/CD (Dibuat folder per

Dampak pemberian tunjangan profesi terhadap kinerja mengajar guru belum mengalami perubahan yang signifikan, diantaranya adalah masalah ketepatan waktu dalam masuk

Kajian Pengembangan Indikator Kinerja Untuk Mengevaluasi Tingkat Efektivitas dan Efisiensi Jaringan Jalan Kabupaten (Studi Kasus Provinsi Sulawesi Selatan). Tamin,

Praktikum ini dilaksanakan mulai … sampai … 2012 di Kebun Tri Dharma Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Banguntapan, Yogyakarta.