Crete: Door Step to Europe
Peradaban Eropa yang paling awal ditemukan di Pulau Crete yang berlangsung kira-kira antara
tahun 3000-1400 SM.
Bangsa penghuni Pulau Crete dalam kurun waktu tersebut dikenal dengan nama bangsa Minoa.
Kemungkinan telah memiliki sistem pemerintahan dengan rajanya yang bernama Minos.
Minoan Culture
Peninggalan kebudayaan Crete: labyrin, keramik, fresco, barang kerajinan, tulisan.
Mata Pencaharian: berdagang dan bertani. Sedangkan perdagangan dilakukan dengan Yunani, Mesir, dan daerah pantai Asia Barat.
Kota Tyre memegang peranan penting dalam perdagangan saat itu.
Kebudayaan Crete mengalami masa emasnya pada tahun 1600 SM. Pada waktu itu Crete
memegang hegemoni di laut Mediterania.
Sir John Arthur Evans
Education: Harrow School, Brasenose College, Oxford University, and Groningen University.
Job: in 1884-1908 he was a curator of Ashmolean Museum at Oxford.
1894 went to Crete and excavated at Knossos.
Downfall of Crete
1. Bencana alam: tsunami sehingga menghancurkan kehidupan di Crete. Menurut Prof. Hendric Bruins dari Tel Aviv University, batu gamping yang
tercampur dengan kerang merupakan bukti terjadinya tsunami.
2. Bencana Alam yang diakibatkan oleh letusan Gunung Santorini.
3. Serangan dari bangsa luar terutama bangsa Achaia yang berasal dari Balkan. Buktinya antara lain: di-temukannya senjata yang berserakan di jalan-jalan kota Knossos.
Mycenae
Pendukung kebudayaan Mycenae adalah
bangsa Achaia yang datang dari Balkan pada kira-kira tahun 2000 SM.
Pusat kebudayaan Mycenae berada di Mycenae yaitu sebuah kota di Yunani selatan.
Dari peninggalan arkeologis yang berhasil
ditemukan, kebudayaan Mycenae mempunyai kemiripan dengan budaya Crete.
Pada zaman Mycenae terjadilah Perang
Troya antara bangsa Yunani dipimpin oleh Agamemmon melawan bangsa Troya di
bawah pimpinan raja Priamus.
Peperangan berlangsung selama 10 tahun dimana pasukan Troya di bawah pimpinan Hector berhasil mempertahankan kota.
Atas saran Odyseus, raja Ithaca pasukan Yunani melaksanakan tipu muslihat
dengan membuat patung kuda Troya.
Kisah peperangan ini ditulis oleh Homerus dalam bukunya Illiad.
Downfall of Mycenae
Peninggalan kebudayaan Mycenae antara lain: Lion Gate, Treasury of Atreus, barang kerajinan, topeng, patung.
Seorang arkeolog yang berjasa melakukan penggalian di Mycenae dan Troya adalah Heinrich Schliemann.
Heinrich Schliemann
After making a fortune in business, Heinrich Schliemann
became an archaeologist. He gained fame for excavating
The People of Greece
There is no consensus as to who the Greece were, nor where even they came from.
They are presumed to have come from central Europe, penetrating slowly over the course of centuries toward the south.
Greece Migration
Sejak tahun 2000 BC. terjadi migrasi bangsa-bangsa Indo Eropa di Eropa Tengah ke wilayah Mediterania.
Bangsa-bangsa pendatang ini dikenal dengan nama bangsa Hellen yang terdiri dari tiga sub bangsa yaitu: Ionia, Aeolia, dan Doria.
Sub bangsa Ionia berhasil menduduki wilayah Attica. Namun karena terdesak oleh Doria, sebagian dari sub bangsa Ionia bermigrasi ke pulau-pulau di Laut Aegea seperti: Delos, Chios, Andros dan lain-lain.
Sub bangsa Ionia dan Aeolia dari kelompok berbeda mendirikan kota-kota di pesisir pantai Asia Barat. Sub bangsa Aeolia mendirikan kota-kota di pedalaman
……….. migration
Sub bangsa Doria yang bermigrasi ke arah selatan menghancurkan daerah-daerah yang dilewati dan akhirnya menetap di Semenanjung Peloponessos.
Sebagian dari sub bangsa Doria berusaha menyerang Attica. Namun karena secara geografis tidak cocok, mereka kembali ke Peloponessos.
Sebagian dari sub bangsa Doria bermukim di Yunani Tengah. Di sini mereka menundukkan bangsa
setempat kemudian dijadikan budah (helots)
Akhirnya sub bangsa Doria menetap di tempat
Pertumbuhan Negara Kota
1. Negara kota yang diwakili oleh masyarakat suku. Ini digambarkan oleh Homerus dalam
Illiad.
2. Negara kota yang ditandai oleh kekuasaan sekelompok kecil bangsawan.
3. Perjuangan tiran yang didukung oleh sebagian rakyat karena program perbaikan dan
peningkatan kesejahteraan.
Athens
Athena terletak di Attica, Yunani Tengah, beberapa mil dari Laut Aegea.
Pada abad 5 BC polis tersebut mengalami krisis politik dan ekonomi.
Tahun 621 BC kaum aristokrat mensyahkan kekuasaan oligarkhisnya dengan undang-undang yang disusun oleh Draco.
594 BC. krisis semakin memuncak, Solon
Langkah Menuju Demokrasi
560 BC. Peisistratus mengambilalih kekuasaan sebagai tiran. Kebijakan: pembagian tanah
sitaan kepada warga miskin, meningkatkan
persediaan air, mendorong perkembangan seni dan budaya.
508 BC. Cleisthenes tampil sebagai tiran dan mempercepat peralihan kekuasaan dari
sekelompok aristokrat ke banyak orang.
Demographic Composition
Pediaea: merupakan kalangan aristokrat yang kaya. Mereka mendiami dataran rendah.
Paralia: merupakan kelas menengah dalam masyarakat Athena. Mereka tinggal di pantai yang berprofesi sebagai pedagang.
Diacria: merupakan golongan petani anggur, buah zaitun, dan peternak. Mereka merupakan mayoritas penduduk Athena. Umumnya
Terletak di Semenanjung Peloponessos. Sparta tidak mempunyai pelabuhan dan cenderung menutup diri dari arus perubahan.
Sistem pemerintahannya merupakan campuran dari sistem demokrasi dan oligarkhi.
Pada 600 BC polis ini terbentuk dengan
undang-undang yang disusun oleh Lycurgus.
UU Sparta menggambarkan sistem politik
sosial dan ekonomi yang tertutup, konservatif, dan oligarkhis.
Demographic Composition
Spartiate: merupakan minoritas yang berkuasa. Kelompok ini terdiri dari penguasa, pemilik
tanah dan kaum militer.
Helots: merupakan mayoritas penduduk Sparta. Mereka terdiri dari para petani dan budak
negara.
Characters Spartan Athens
Location Peloponnesus Attic
Government Oligarchy Democracy
Economic Agriculture Trading, Industry
Military Strength Army Navy
Latar Belakang
1. Faktor Ekonomi
Mencari lahan pertanian di luar Yunani 2. Faktor Politik
Melarikan diri ke tempat yang lebih aman 3. Faktor Budaya
Jiwa petualang, menyebarkan budaya ke wilayah lain.
4. Faktor Demografi
Bangsa Ionia melakukan perluasan wilayah ke pulau-pulau di Laut Aegea. Mereka meneruskan perluasan wilayah ke wilayah pantai Asia Barat.
Bangsa Ionia mempunyai koloni di Apenina sehingga daerah ini diberi nama Magna Graecia. Di sini mereka mendirikan kota Croton, Gella, Syracusa dan lain-lain.
Bangsa Ionia (Megara) mendirikan kota Byzantium di tepi Selat Bosporus pada tahun 660 SM. Mereka juga mendirikan kota Chalcedon.
Corinthia mendirikan koloni Corcyra dan Syracuse di Laut Mediterania.
Sparta memperluas wilayahnya di Semenanjung Peloponessos.
Daerah Messenia berhasil dikuasai setelah terjadi
Messenian War sebanyak dua kali yaitu pada 736 dan 650 BC.
Daerah lain yang berhasil di kuasai adalah Laconia, sebuah dataran rendah yang subur.
Sparta kemudian mendirikan konfederasi atas kota-kota yang dikuasainya dengan sebutan Lacadaemon.
Di samping di Peloponessos, Sparta juga melakukan kolonisasi di Apenina dan mendirikan kota Tarentum.