Karakterisasi Cangkang Kepiting Laut Dan Kitin Serta Karakterisasi Kitosan Dari Hasil Deasetilasi
Teks penuh
Dokumen terkait
PEMANFAATAN KITOSAN HASIL DEASETILASI KITIN CANGKANG BEKICOT SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA REMAZOL YELLOW adalah benar-benar hasil penelitian sendiri dan tidak terdapat karya
Kadar air optimum pada proses fermentasi limbah cangkang kepiting menggunakan Rhizopus oryzae untuk menghasilkan kitin pada penelitian ini
Limbah cangkang kepiting direbus selama 15 menit, kemudian dicuci dengan air agar kotoran yang melekat hilang, lalu dikeringkan dalam oven pada suhu 110-120oC selama
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penghilangan tahap deproteinasi pada proses isolasi kitosan dari cangkang kepiting tidak mengurangi mutu
Dari data pada Tabel 1 terlihat bahwa derajat deasetilasi yang diperoleh dari kitosan cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) dengan konsentrasi NaOH 50% yaitu
SARAN Pada penelitian peningkatan derajat deasetilasi dalam sintesis kitosan cangkang kerang darah, kitosan dengan nilai derajat deasetilasi lebih tinggi bisa dihasilkan dengan
Sebaliknya, setelah proses filtrasi dengan membran kitosan yang diekstraksi dari limbah cangkang kepiting, karakteristik kualitas air tersebut telah tergolong dalam kualitas baku mutu
Tahapan pada penelitian ini dimulai dari : 1 Preparasi tepung cangkang kepiting, 2 Ekstraksi kitin yaitu proses demineralisasi dan deproteinasi, 4 Uji antioksidan kitin dengan metode