• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN PENGELOLAAN PONDOK PESANTREN. p

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MANAJEMEN PENGELOLAAN PONDOK PESANTREN. p"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN PENGELOLAAN PONDOK PESANTREN Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

“Manajemen Pendidikan Islam ” Dosen Pengampu:

DR. Afiful Ikhwan, M.Pd.I

Oleh:  

Nartika Cindhi Martha 2015470542  

 

PAI – SMT 4

KAMPUS UNIT CAMPURDARAT

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH (STAIM) TULUNGAGUNG

(2)

Pertanyaan:

1. Apakah bisa menggabungkan pondok

pesantren dengan madrasah?

2. Jelaskan seperti apa pengembangan

masyarakat dalam persepktif anda?

3. Apa fungsi pondok pesantren dalam

dunia pendidikan ?

(3)

Arah bahasan :

1. Pengertian manajemen pondok

pesantren

2. Elemen-elemen pondok pesantren

3. Struktur Organisasi Pondok

pesantren

4. Kombinasi Idealisme dan

Profesionalisme Pesantren

5. Pengelolaan Sistem dalam

(4)

A. Pengertian Manajemen Pondok

Pesantren

3

Manajemen

pondok

pesantren adalah sarana yang bertugas sebagai

perangkat organisasi yang diciptakan untuk mencapai tujuan

pendidikan pesantren secara

efektif dan efisien yang berlangsung dalam pondok pesantren. Jadi,

manajemen pesantren merupakan bagian dari pendidikan islam

sehingga dapat manajemen

pesantren sejalan dengan

manajemen pendidikan

islam. Apa pengertian Manajemen

(5)

B. ELEMEN-ELEMEN PONDOK PESANTREN

Ada lima elemen dasar yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan yaitu:

kyai di dala m dunia pesa

ntren sebagai

penggerak dalam

mengemba n dan

mengemba ngka n pesantre

n sesuai deng

an pola yang

dikehendak i

Didunia pesantren

masjid dijadikan

ajang atau sentral

kegiatan pendidikan

Islam baik dalam

pengertian modern

maupun tradisional.

pondok dalam pesantren

merupakan wadah penggemblengan, pembinaan dan pendidikan serta pengajaran ilmu pengetahuan.

Istilah s

antri ha nya

terdapa

t di pes

antren

sebaga i

pengeja

wantaha n

adanya

peserta

didik

yang ha

us akan

ilmu

pengeta

huan ya ng

dimiliki

oleh se

orang

kyai ya

ng memi

mpin

sebuah

pesantr

en. Oleh

karena i

tu santr

i pada

dasarny

a berkai

tan erat

dengan

keberad

akan sumbe r keislaman

(6)

C. Struktur Organisasi Pondok Pesantren

Untuk mencapai visi dan misinya, pondok pesantren

membentuk struktur organisasi. Struktur organisasi tersebut

disusun beserta dengan deskripsi kerja pada setiap bagian.

Ciri-ciri umum struktur organisasi pesantren sbb:

Pada dasarnya struktur organisasi pesantren dapat digolongkan

menjadi dua sayap sesuai dengan pembagian jenis nilai yang

mendasarinya.

Sayap 1: nilai agama dengan

kebenaran absolut

Sayap 2: nilai agama dengan

kebenaran relatif.

maka sayap 1 mempunyai supremasi terhadap sayap 2, dan oleh karena itu sayap 2 tidak boleh bertentangan dengan sayap 1, apalagi kalau sampai melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar

(7)

Konsep pengembangan manajemen pondok pesantren harus lebih akomodatif terhadap perubahan yang serba cepat dalam era global saat ini. Oleh karena itu idealisme”lillahi ta’ala” tersebut harus dilapisi dengan profesionalisme yang memadai, sehingga dapat menghasilkan kombinasi yang ideal dan utuh yaitu idealism-profesionalisme. Dengan kombinasi konsep manajemen yang ideal tersebut diharapkan akan tetap dapat mempertahankan eksistensi pondok pesantren di satu sisi, serta dapat menigkatkan daya kompetitif pesantren dalam era global di sisi lainya.

D. Kombinasi Idealisme Dan

Profesionalisme Pesantren

(8)

E. Pengelolaan Sistem dalam Pendidikan

Pesantren

Permasalahan seputar pengelolaan model pendidikan

pondok pesantren dalam hubunganya dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia (human resource)

merupakaan berita aktual dalam arus perbincanggan

kepesantrenan kontemporer karena pesantren dewasa ini dinilai kurang mampu mengoptimalkan potensi yang

dimilikinya namun meskipun demikian setidaknya terdapat dua potensi besar yang dimiliki pesantren yaitu:

1. Potensi pendidikan.

2.

Penggemba ngan masyarakat.

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Keterbatasan sumber dana Pondok Pesantren Miftahul ‘Amal di Blora tersebut mengharuskan kyai dan pengurus pondok mengalokasikan biaya secermat mungkin dengan tetap berprinsip

Dibuktikan dengan terjadi perubahan visi, logo, struktur organisasi, sistem kerja (manajemen pondok), sarana prasarana, kurikulum, dan SDM di Pondok Pesantren

Sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen strategik pada Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-fitroh telah di jalankan dengan baik dan menunjukan keberhasilan yang

Dinamika ketiga pondok pesantren terlihat pada pola kepemimpinan dan manajemen keuangan serta hubungannya dengan pembinaan lingkungan pondok, yaitu Usuluddin

Berdasarkan hasil dan pembahasan dari temuan penelitian tentang manajemen program unggulan pondok pesantren, maka dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut: (1) perencanaan

Untuk itu, sebagai pesantren yang memiliki model kombinasi, Pesantren Darussalam mengembangkan kurikulum pendidikannya secara berimbang yakni dengan tetap mempertahankan

Suharudin: Manajemen, Sumber daya Manusia di Pondok Pesantren Modern Darul Istiqamah dan Pondok Pesantren Ibnul Amin Pamangkih Barabai)., di bawah bimbingan (I)

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, diungkapkan bahwa yang dimaksud dengan Manajemen Pondok Pesantren adalah gerakan bergabungnya dasar-dasar Pondok Pesantren sehingga bersatu dengan