ASSALAMUALAIKUM WR WB
Bismillahhirrahman nirrahim
Tafsir Ayat Ekonomi
TAFSIR AYAT EKONOMI
“KELAUTAN”
Tafsir Ay
at Ekonomi "Kelautan"/02/2015
Alqur’an memberikan peluang kepada manusia untuk menikmati kekayaan laut.
Ayat yang menjelaskan laut dalam arti kekayaan alam sebagai sumber daya ekonomi:
QS. AlIsra’ : 66 (Melayarkan Kapalkapal) QS. AnNahl : 14 (Penundukan Laut)
QS. Fatir : 12 (Pembagian Air Laut)
QS. AlMaidah : 96 (Halal Hewan Buruan laut) QS. Hud : 37 (Pembuatan Bahtera)
Tafsir Ayat Ekonomi
A. QS. ALISRA’ : 66
يفف ك
ك للففللا مفكفلك يجفزليف يذفللا مفكفببرك
ن
ك اك
ك هفنلإف هفلفض
ل فك ن
ل مف اوغفتكبلتكلف رفح
ل بكللا
امميحفرك ملكفبف
Tafsir Ayat Ekonomi
"Kelautan"/02/2015/iemae92 1. Terjemahan
“ Tuhanmu adalah melayarkan kapalkapal di lautan
TAFSIR AYAT
1. Allah SWT mengingatkan nikmatnikmatNya yang
diberikan kepada hambaNya berupa penundukan Nya untuk mereka kapal dan perahu,mengilhamkan kepada mereka cara membuatnya, penundukan laut yang berombak besar sehingga mereka dapat
mengangkut barangbarang mereka.
2. Seperti dengan berdagang.
Tafsir Ayat Ekonomi
2. Kata Kunci
alfulka : Kapal Fil bahri : Di laut
Litabtagu : Agar kamu mencari
Min Fadhliki : Dari sebagian karuniaNya
Tafsir Ayat Ekonomi
3. PENJELASAN
Ayat menjelaskan bahwa Allah yang melayarkan kapal di lautan untuk manusia.
“rabbukumul ladzi yuzji lakumulfulka fil bahri”
Nikmat ini menjadi perantara dalam mendapatkan rezeki yakni untuk mendapatkan ikan atau juga jalur perdagangan antar wilayah.
“ litabtagu min fadhlihi”
Allah menegaskan bahwa Allah menyayangi manusia
“innahu kana bikum rahiman”
Tafsir Ayat Ekonomi
B.QS. ANNAHL: 14
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
1. Terjemahan
Dan Dialah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu) [1], agar kamu dapat memakan
daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai [2]; dan kamu melihat bahtera berlayar
padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karuniaNya [3], dan supaya kamu bersyukur
[4].
Tafsir Ayat E
konom i
"Kelau tan"/0
2/2015
TAFSIR AYAT
1. Agar dapat dilalui dengan perahu dan dapat
diselami
2. Seperti mutiara dan marjan 3. Seperti dengan berdagang
4. Karena Dia telah memberikan kepada manusia
segala maslahat dan kebutuhannya, bahkan menambah melebihi kebutuhan mereka, serta
memberikan semua yang mereka minta. Sungguh kita tidak sanggup menjumlahkan pujian untuk Nya.
Tafsir A
yat Eko nomi
"Kelaut
an"/02/
2. Kata Kunci
albahra : Lautan
Lita kulu : Agar kamu makan Lahman : Daging
Thariyyan : Lembut / segar Hilyatan : Perhiasan
Alfulka : Bahtera
Mawakhira : Berlayar
Wa litabtaghu : Dan agar kamu mencari Min fadhlihi : Dari karunianya.
Tafsir
Ayat Ekon omi "Kela
utan"/02/20
3. PENJELASAN
Allah menjelaskan bahwa Dia telah mengendalikan lautan untuk manusia. Termasuk juga mengendalikan isi laut dapat dipergunakan manusia sebagai bagian dari karuniaNya kepada manusia. Seperti daging daging lembut dari cumicumi, udang, ikan dll (see food),
“ lita’kulu minhu lahman thariyyan.”
Tafsir Ayat Ekonomi
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dari Ibnu Syaibah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“huwaththahuru mauhul maitatuhu”
Air laut itu suci airnya dan halal bangkainya.
Bangkai binatang laut yang halal dimakan adalah
binatang yang ditangkap oleh manusia, yang terlempar ke daratan dan bukan bangkaibangkai binatang laut yang membusuk.
Tafsir Ayat Ekonomi
Manusia juga mempergunakan perhiasan seperti mutiara “hilyatan talbasunaha”.
Perhiasan lainnya adalah marjan sebangsa tumbuh tumbuhan yang hidup di dasar laut yang mirip karang.
Marjan dapat di kelola oleh manusia sehingga dapat digunakan untuk perhiasan sepeti kalung atau gelang.
Tafsir Ayat Ekonomi
Kenikmatan lain yang diberikan Allah melalui lautan yaitu aman untuk berlayar menggunakan perahu,
“mawakhira fiha wa litabtaghu min fadglihi.”
Manusia dapat menggunakan lautan sebagai sarana transportasi untuk tujuan pariwisata, militer atau
perdagangan. Misalnya untuk perdagangan antarpulau atau antarnegara sehingga menghasilkan keuntugan.
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
Semua sumber daya kelautan tersebut diciptakan untuk manusia sehingga manusia dapat bersyukur,
“ wa la’allakum tasykuruna”.
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
C. QS. FATIR: 12
Tafsir Ayat Ekonomi1. TERJEMAHAN
“ Dan tiada sama (antara)dua laut yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masingmasing laut itu kamu dapat mengeluarkan
perhiasan yang dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masingmasingnya kamu lihat kapalkapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karuniaNya dan supaya kamu
bersyukur.”
Tafsir Ayat Ekonomi
2. Kata Kunci
Bahrani : Dua Laut Ta’kuluna : Kamu makan Lahman : Daging
Watastakhrijuna : Dan kamu mengeluarkan Hilyatan : Perhiasan
alfulka : Kapal
Mawakhira : Membelah laut
Litabtagu : Supaya kamu mencari
Min Fadhlihi : Dari sebagian karuniaNya
Tafsir Ayat Ekonomi
3. PENJELASAN
Allah menerangkan berbagai keajaiban dan manfaat diciptakannya perairan di antara daratan di bumi. Pertama :
Ada dua keistimewaan air yaitu air tawar dan air laut yang asin.
air tawar : segar untuk diminum “adzbun furatun saigun syarabuhu”
Tafsir Ayat Ekonomi
Kedua :
Dari kedua air itu terdapat daging yang halus yaitu berbagai macam binatang di dalam air yang dapat dimakan manusia seperti berbagai jenis ikan, udang, cumicumi dll.
“ta’kuluna lahman thariyyan”
Tafsir Ayat Ekonomi
Ketiga :
Allah juga memberikan perhiasan dari lautan seperti mutiara yang dapat dipakai oleh manusia. Cara
menemukan perhiasan di laut yakni dengan mengeluarkannya dari tempatnya,
“watastakhrijuna hilyatan”.
Tafsir Ayat Ekonomi
Keempat :
Perairan di laut diciptakan untuk lalu lintas bagi kapal kapal yang hendak menjemput karunia yang telah
disediakan oleh Allah,
“ wataralfulka fihi mawakhira litabtagu min fadhlihi.”
semua ini diciptakan oleh Allah supaya manusia bersyukur, “wala’allakum tasykuruna”
Tafsir Ayat Ekonomi
D. QS. ALMAIDAH : 96
Artinya:
Dihalalkan[1] bagimu hewan buruan laut[2] dan
makanan yang berasal dari laut[3] sebagai makanan yang lezat bagimu,...
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
TAFSIR AYAT:
1. Baik dalam keadaan ihram maupun tidak
2. Yakni hewan yang tidak hidup di air dan di darat
seperti kepiting. Maksud ayat ini adalah hewan buruan laut yang diperoleh dengan jalan usaha seperti memancing, memukat dsb adalah halal. Termasuk dalam pengertian laut disini adalah sungai, danau, kolam.
3. Maksudnya ikan atau binatang laut yang diperoleh
dengan mudah, karena telah mati terapung atau terdampar di pantai.
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
HADITS
Dari Abu Hurairah ra. Ia mengatakan:
“seseorang pernah menyatakan pada Nabi Saw: “Wahai Rasulullah, kami pernah naik kapal hanya membawa sedikit air. Jika kami berwudhu’ dengannya, maka kami akan kehausan. Apakah boleh kami berwudhu’ dengan air laut?” Rasulullah Saw menjawab, “Air laut itu suci dan bangkainya pun halal.” (HR. Abu Daud, AnNasai, AtTirmidzi)
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah Saw bersabda:
“Kami dihalalkan dua bangkai dan darah. Adapun dua bangkai tersebut adalah ikan dan belalang.
Sedangkan dua darah tersebut adalah hati dan limpa,” (HR. Ibnu Majah)
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
Dalam Kifayatul Akhyar disebutkan:
“jika hewan di laut yang tidak bisa hidup kecuali di air seperti ikan dan semacamnya, maka hukumnya halal. Tidak diharuskan menyembelih hewan air tersebut. Boleh jadi matinya karena benturan atau mati saja tanpa disembelih, tetaplah halal.”
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
E. QS. HUD : 37
Terjemahan:
“Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orangorang zalim itu,
sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.”
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
TAFSIR
T
afs
ir
"K
ela
ut
an
"/0
ANALISA
1. Allah telah menciptakan laut sebagai bagian dari
fasilitas hidup manusia. Sumber daya alam tersebut penuh dengan daging halus yang dapat dimakan dan terdapat perhiasan yang dapat dipakai oleh
manusia. Manusia dapat menjemput bagian dari rezeki itu dengan menggunakan kapal. Semua
nikmat itu diciptakan supaya manusia bersyukur.
Tafsir Ayat Ekonomi
2. Laut bisa dijadikan bahan i’tibar atau mengambil
pelajaran. Allahlah yang menundukkan semuanya yang berada di lautan sehingga bisa mengapung berbagai tumpukan kayu dan besi. Itulah nikmat
Allah supaya kita menjadi hamba yang bersabar dan bersyukur, yaitu sabar ketika menghadapi
kesusahan, bersyukur ketika mendapatkan
kebahagian, juga bersabar dalam ketaatan dan
menjauhi maksiat (Qs. Luqman, QS.AlJatsiyah dan Qs. AnNahl) .
Tafsir Ayat Ekonomi
THANK’S FOR YOU ATTENTION
Wassalamualaikum wr wb
Tafsir Ayat Ekonomi
[email protected]
Tafsir Ayat Ekonomi