• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Pengkombinasian antara Metode Dempster Shafer dan Theorema Bayes Dalam Sistem Pakar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Implementasi Pengkombinasian antara Metode Dempster Shafer dan Theorema Bayes Dalam Sistem Pakar"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Acne vulgaris adalah peradangan kronik dari folikel pilosebasea yang disebabkan oleh beberapa faktor dengan gambaran klinis yang khas. Selama ini untuk mendiagnosa penyakit kulit Acne vulgaris dengan melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis kulit namun masih sering salah dalam mendiagnosa dan tidak sering membuat jerawat semakin parah sehingga masih perlu dilakukan diagnosa yang tepat untuk menentukan pengobatan yang tepat pula. Gejala umum awal seperti gatal yang dirasakan, tidaklah selalu merupakan gejala penyakit acne vulgaris, untuk itu perlu dilakukan diagnosa yang tepat untuk menentukan pengobatan yang tepat pula. Untuk mengamati penelitian diagnosa penyakit acne vulgaris maka metode yang digunakan adalah metode Dempster Shafer adalah suatu teori matematika untuk pembuktian berdasarkan belief function dan plausible reasoning atau fungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk akal dan metode theorema bayes yang merupakan metode yang digunakan untuk mencari nilai kepastian dari inputan yang berupa gejala dan presentase kemungkinan jenis penyakit yang ditimbulkan oleh penyakit kulit wajah acne vulgaris yang terjadi pada wanita. Kemudian model perancangan aplikasi menggunakan flowchart sistem. Sehingga diperoleh hasil akhir bahwa di jumpai minoritas pada gejala komedo hitam, komedo putih, papula yaitu berjumlah 4 orang (20%) dan pada gejala papula, pustule, nodul yaitu berjumlah 6 orang (30%) dan mayoritas di jumpai pada makula, demam, eritema, kista, rasa gatal, telangiekstasis, skuama, erupsi acneiformis, rosacea, dermatitis, perioral, folikulitis yaitu sebanyak 20 orang (50%) dan akurasi sistem pakar menggunakan metode Demster Shafer dan Theorema Bayes berdasarkan 5 (lima) data yang diuji adalah 96,67% yang menunjukkan bahwa sistem pakar penyakit mata ini dapat berfungsi dengan lumayan baik sesuai dengan diagnosa pakar. Ketidakakurasian sistem pakar adalah 3,33% yang disebabkan karena beberapa kemungkinan antara lain kesalahan dalam pemberian nilai kepercayaan gejala untuk setiap penyakit, kesalahan menerapkan perhitungan metode atau kesalahan memasukkan informasi gejala di setiap penyakit.

Kata Kunci: Sistem Pakar, Metode Dempster Shafer, Metode Theorema Bayes

(2)

IMPLEMENTATION COMBINING BETWEEN METHOD OF DEMPSTER SHAFER AND METHOD THEOREMA BAYES

IN EXPERT SYSTEM

ABSTRACT

Acne vulgaris is a chronic inflammation of the pilosebaceous follicles caused by several factors with the typical clinical picture. During this time to diagnose skin diseases Acne vulgaris by examining dermatologist but still often wrong in diagnosing and do not often make acne more severe that still needs to be a proper diagnosis to determine the appropriate treatment anyway. Common early symptoms such as itching is felt, it is not always a symptom of acne vulgaris, it is necessary to do a proper diagnosis to determine the appropriate treatment anyway. To observe the study of disease diagnosis of acne vulgaris the method used is the method Dempster Shafer is a mathematical theory of evidence based on belief function and plausible reasoning or function trust and sensible premise and methods theorem Bayes which is the method used to find the value certainty of input in the form of symptoms and the percentage likelihood of diseases caused by acne vulgaris skin disease that occurs in women. Then the model of application design using a flowchart of the system. So the final result that encountered in a minority on the symptoms of blackheads black, blackheads and white, papules which amounted to 4 people (20%) and on symptoms of papules, pustules, nodules that is numbered 6 (30%) and the majority encountered in the macula, fever, erythema, cysts, itching, telangiekstasis, scaling, eruption acneiformis, rosacea, dermatitis, perioral, folliculitis as many as 20 people (50%) and the accuracy of expert system using methods Demster Shafer and Theorem Bayes based on five (5) data is tested is 96 , 67%, which indicates that this eye disease expert system can function fairly well in accordance with expert diagnosis. Inaccuracies expert system is 3.33% which is due to several possibilities, among others, errors in administration of the trust value for each disease symptoms, errors or mistakes applying the calculation method of entering information on the symptoms of each disease.

Keywords: Expert System, Dempster Shafer Method, Theorem Bayes Method

Referensi

Dokumen terkait

Informasi Home Input Data Anak Pilih Karakteristik Proses Diagnosa Menggunakan Metode Dempster Shafer Hasil Diagnosa Informasi Artikel Informasi Tentang Sistem Input Usename

Pada penelitian ini penulis mencoba mengimplementasikan metode Dempster Shafer untuk mendiagnosis penyakit tanaman jeruk dengan judul “ Implementasi Metode Dempster

SISTEM PAKAR DIAGNOSA AWAL PENYAKIT SARAF PADA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan aplikasi sistem pakar untuk klasifikasi dan diagnosa penyakit pada burung murai batu menggunakan metode dempster shafer yang

Proses analisa dari pengujian akurasi sistem diagnosa penyakit tanaman jeruk menggunakan metode Dempster Shafer dilakukan berdasarkan percocokan hasil diagnosa pakar dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode Fuzzy dan Dempster-Shafer dapat diterapkan pada sistem pakar dalam memberikan diagnosa penyakit

Informasi Home Input Data Anak Pilih Karakteristik Proses Diagnosa Menggunakan Metode Dempster Shafer Hasil Diagnosa Informasi Artikel Informasi Tentang Sistem Input Usename

Faris Dinar Wahyu Gunawan, Edy Santoso, Lailil Muflikhah, 2018 Implementasi Metode Particle Swarm Optimization- Dempster Shafer untuk Diagnosa Indikasi Penyakit pada Budidaya