• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PLB 1005822 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PLB 1005822 Chapter5"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

60

Farchatul Aola, 2016

PENGARUH AKTIVITAS FINGER PAINTING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Kesimpulan

Secara umum hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas finger

painting berpengaruh dalam peningkatan konsentrasi anak ADHD (Attention

Deficit Hyperactivity Disorder), selain itu metode pembelajaran berupa aktivitas

finger painting lebih baik daripada metode pembelajaran konvensional terhadap

pengaruh peningkatan kemampuan konsentrasi anak ADHD. selengkapnya

kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Kondisi metode pembelajaran saat ini terhadap pengaruh peningkatan

kemampuan konsentrasi anak ADHD.

Pada dasarnya guru di sekolah menggunakan pendekatan secara

klasikal. Metode dan strategi pembelajaran yang digunakan bersifat umum,

penggunaan metode pembelajaran selalu monoton (yaitu : metode ceramah,

tanya jawab, dan pemberian tugas). Strategi pembelajaran yang digunakan

kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar aktif, baik

bagi peserta didik yang dikategorikan normal, dan terlebih lagi bagi peserta

didik berkebutuhan khusus khususnya anak ADHD.

2. Metode pembelajaran yang dianggap tepat terhadap peningkatan kemampuan

konsentrasi anak ADHD berupa aktivitas finger painting.

Penggunaan metode pembelajaran berupa aktivitas finger painting

membawa dampak posotif terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi

anak ADHD. Hal ini dapat dilihat dari hasil fase baseline-1, intervensi, serta

baseline-2 selalu menunjukkan kenaikan angka yang signifikan. Dari

gambaran di atas dapat disimpulkan bahwa aktivitas finger painting dianggap

cocok terhadap peningkatan kemampuan konsentrasi anak ADHD.

3. Efektivitas aktivitas finger painting terhadap peningkatan kemampuan

konsentrasi anak ADHD.

Aktivitas finger painting yang digunakan dalam peningkatan

(2)

61

Farchatul Aola, 2016

PENGARUH AKTIVITAS FINGER PAINTING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

mean level kemampuan konsentrasi dengan diberikan aktivitas finger

painting (melukis dengan jari) pada subjek AYS. Hal ini terlihat dari mean

level pada fase baseline – 1 (A-1) adalah 30, fase intervensi (B) meningkat

menjadi 39, begitupun pada fase baseline – 2 (A-2) meningkat menjadi 53,5.

Baseline – 2 merupakan fase evaluasi, dimana fase ini menjadi suatu jawaban

apakah terjadi peningkatan pada kemampuan konsentrasi setelah diberikan

intervensi.

4. Kemampuan konsentrasi anak ADHD

Kemampuan konsentrasi anak ADHD khususnya pada kegiatan

pembelajaran sangat kurang. Hal ini terlihat dari pengamatan yang dilakukan

peneliti pada saat anak ADHD sedang mengikuti kegiatan pembelajaran di

dalam kelas, anak tidak dapat berkonsentrasi dalam kegiatan pembelajaran

yang sedang berlangsung, melainkan konsentrasinya terfokus pada stimulasi

dari luar. Anak ADHD lebih tertarik melihat kegiatan yang ada di luar kelas

dibandingkan memperhatikan guru yang sedang mengajar di dalam kelas.

B. Rekomendasi

Berdasarkan hasil kesimpulan yang diperoleh, sebagai kelanjutan dari

penelitian ini peneliti merekomendasikan hasil dari penelitian kepada kepala

sekolah dan guru-guru, khususnya di SDN 2 Lembang serta peneliti selanjutnya.

Adapun rekomendasi yang dapat penulis sampaikan adalah sebagai berikut :

1. Kepada pihak sekolah

Berdasarkan hasil penelitian aktivitas finger painting dapat meningkatkan

kemampuan konsentrasi pada anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity

Disorder). Aktivitas finger painting dapat menjadi perhatian dan pertimbangan

sekolah dalam meningkatkan kemampuan konsentrasi dalam kegiatan

pembelajaran khususnya mata pelajaran SBK ( Seni Budaya dan Keterampilan)

yang erat kaitannya dengan kegiatan mewarnai, menggambar, dan melukis yang

membutuhkan konsentrasi yang lebih. Diharapkan aktivitas finger painting ini

(3)

62

Farchatul Aola, 2016

PENGARUH AKTIVITAS FINGER PAINTING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

didik kelas 1 dan 2 karena aktivitas finger painting ini merupakan aktivitas yang

menyenangkan. Peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi inovasi dan

masukan terhadap program pembelajaran yang diajarkan di sekolah.

2. Kepada peneliti selanjutnya

Informasi yang ada pada penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi peneliti

lain dalam penelitian selanjutnya yang ingin mengembangkan kemampuan

konsentrasi anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Peneliti dapat

menggunakan aktivitas yang menyenangkan lainnya, selain aktivitas finger

painting (melukis dengan jari) sebagai bahan pengembangan kemampuan

konsentrasi anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorde). Terdapat

banyak kegiatan aktivitas yang menyenangkan yaitu aktivitas finger painting

(melukis dengan jari), origami (seni melipat kertas), kirigami (seni menggunting

(4)

63

Farchatul Aola, 2016

PENGARUH AKTIVITAS FINGER PAINTING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KONSENTRASI ANAK ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER)

Referensi

Dokumen terkait

TERAPI BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENCONTOHAN DALAM MENANGANI GANGGUAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK ADHD ( ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER ).. DI SLB AUTIS

PENERAPAN TOKEN ECONOMY UNTUK MENINGKATKAN ATENSI DALAM MENGERJAKAN TUGAS PADA ANAK ADHD ( ATTENTION DEFICIT.. HYPERACTIVITY

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK PESERTA.. DIDIK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER

Sistem Pakar Mendiagnosa Gangguan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Pada Anak Dengan Metode Certainty Factor dalam menentukan gangguan ADHD pada Anak

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan inatensi, impulsivitas, dan hiperaktivitas.. ADHD dapat

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) atau gangguan aktivitas dan perhatian (gangguan hiperkinetik) adalah suatu gangguan psikiatrik yang cukup banyak ditemukan dengan

W3: Disorders of Childhood Disorders of Childhood Key words: Attention Deficit Hyperactivity Disorder ADHD Autism Spectrum Disorder Intellectual Disability Neurodevelopmental

Gangguan- gangguan lain yang banyak dilaporkan sebagai komorbiditas adalah: 1 auditory processing disorder, 2 Visual processing disorder, 3 ADHD attention deficit hyperactivity