• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

MEMOTIVASI, MEMUASKAN

DAN MEMIMPIN KARYAWAN

Muniya Alteza

(2)

Motivasi: Konsep Dasar

Kontrak psikologis organisasi dengan karyawan:

Sejumlah harapan yang diyakini karyawan terkait

dengan kontribusi yang mereka berikan dan imbalan yang didapat dari organisasi

Kepuasan kerja

(3)

Konsep Dasar (Lanj.)

Semangat kerja

Menggambarkan sejauh mana karyawan merasa bila kebutuhan mereka terpenuhi lewat pekerjaan

Motivasi

Seperangkat kekuatan yang menyebabkan seseorang berperilaku tertentu.

(4)

Teori Motivasi

1) Teori Klasik

Pekerja termotivasi hanya karena uang

Dikembangkan oleh Frederick Taylor (scientific management/ 1911)

2) Teori Keperilakuan

Hawthorne Studies-Hawthorne Effect

Kecenderungan peningkatan produktivitas pekerja

(5)

Teori Motivasi (Lanj.)

3) Teori Kontemporer

Teori X dan Y

 Hirarki kebutuhan Maslow  Teori 2 faktor

(6)

Hirarki Kebutuhan Maslow

Self-Actualization Needs

Esteem Needs Social Needs Security Needs Physiological Needs

General Examples

Organizational Examples

Self-Fulfillment Challenging Job

Kebutuhan aktualisasi diri

Status Kebutuhan harga diri Job Title

Friendship Kebutuhan sosial Friends at Work

Stability Kebutuhan keamanan Pension Plan

(7)

Teori 2 Faktor

Tidak Ada Kepuasan Tidak Ada Ketidakpuasan

Kepuasan Ketidakpuasan

Faktor Motivasi

• Pencapaian pribadi

• Pengakuan

• Pekerjaan

• Tanggung jawab

• Kesempatan pertumbuhan

Faktor Hygienis

• Supervisi

• Kondisi kerja

• Hubungan interpersonal

• Bayaran & keamanan

(8)

Teori Pengharapan

 Individu termotivasi untuk berperilaku tertentu karena adanya harapan akan mendapat imbalan yang mereka inginkan dan mereka percaya ada kesempatan untuk meraihnya.

Effort-Performance

Issue

Performance-Reward

Issue

Rewards-Personal Goals Issue Upaya

Individual

Kinerja Individual

Imbalan

(9)

Teori Keadilan

 Berfokus pada perbandingan sosial yang dilakukan individu atas perlakuan organisasi.

 Contoh:

Kondisi Pertama

I O

I O

New College

Graduate Newcomer

(10)

Teori Keadilan (Lanj.)

 Kondisi Kedua

New College Graduate

Newcomer

I O

(11)

Teori Keadilan (Lanj.)

 Kondisi ketiga

New College

Graduate Newcomer

RESULT 3 = EQUITY

I O

(12)

Strategi Memperkuat

Kepuasan & Semangat Kerja

1. Teori modifikasi perilaku/ teori penguatan

2. Management by objectives (MBO)

3. Manajemen partisipatif dan pemberdayaan

 Manajemen tim/ kelompok

Job enrichmentjob enlargement

Job redesign

4. Modifikasi jadwal kerja

 Pembagian kerja,

 Program waktu fleksibel

(13)

Kepemimpinan: Konsep Dasar

Kepemimpinan

Proses memotivasi orang lain agar bersedia bekerja untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Gaya manajerial:

Pola perilaku yang ditunjukkan manajer dalam berhubungan dengan karyawan.

(14)

Macam Gaya Manajerial

1. Autocratic style

Manajer memberikan perintah dan mengharapkan perintah dipatuhi sepenuhnya.

2. Democratic style

Manajer meminta masukan dari karyawan sebelum mengambil keputusan tetapi pengambilan keputusan tetap berada di

tangannya.

3. Free rein style

Manajer hanya bertindak sebagai penasihat dan bawahan diberi keleluasaan untuk mengambil keputusan.

Pendekatan kontingensi:

Referensi

Dokumen terkait

 Upah yang diberikan sebagai imbalan bagi pekerja karena melakukan pekerjaan atas permintaan pengusaha yang melebihi waktu kerja atau pada hari istirahat mingguan atau hari besar.

13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja

 Perilaku dan norma sosial menghasilkan peran sosial  Pengawasan sosial atau kontrol sosial diperlukan untuk. mendidik, mengajak atau memaksa warga agar berperilaku sesuai

Muatan indikator kompetensi terdiri atas menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan/agama yang dianut, suku, adat istiadat,daerah asal, dan jenis kelamin,

• Dapat disimpulkan bahwa motif merupakan suatu dorongan yang berasal dari dalam individu yang menyebabkan individu bertindak atau berbuat, dan dorongan itu tertuju ke

Selanjutnya setelah pelatihan guru BK termotivasi untuk untuk memanfaatkan hasil psikotes dalam layanan bimbingan konseling sekolah bagi pengembangan diri siswa sesuai kurikulum

Proses di mana seseorang individu menganalisa minat, Proses di mana seseorang individu menganalisa minat, nilai, personalitas dan kapabilitas serta untuk mencoba nilai,

Sekolah kejuruan akan efektif hanya jika siswanya diperkenalkan dengan situasi nyata untuk berfikir, berperasaan, berperilaku seperti halnya pekerja, di industri, dimana siswa