• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengantar tes pengukuran evaluasi dan penilaian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "pengantar tes pengukuran evaluasi dan penilaian"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Tes

Pengukuran

dan Evaluasi

(2)

Pendahuluan

Guru pendidikan jasmani butuh statistik?

 “Why statistics?”

 “I do not need statistics to be a good teacher”

Apa pendapat anda?

Guru harus membuat tes?

Guru harus melakukan pengukuran? Guru harus melakukan evaluasi?

Guru harus melakukan penilaian?

(3)

Test

 Is an instrument or a tool used to make a particular measurement (Miller, 2002)

 Is a specific tool, procedure, or technique

used to elicit a response from the student in order to gain information to be used as a

basis for appraisal of the quantity or quality of elements such as fitness, skill, knowledge,

(4)

Measurement

 Is process of assigning a number to a

performance or a attribute of a person (Miller, 2002)

 Is the means by which quantitative aspects of a property or attribute are determined with accuracy (Verducy, 1980)

 Suatu prosedur pemberian angka

(5)

Example

 Memberikan gambaran mengenai kecepatan

laju sebuah kendaraan, kita memberikan suatu angka yang dapat mendeskripsikan kecepatan tersebut

 Melakukan “pengukuran” kecepatan

 Akurat yang mana, informasi ttg kecepatan?

“berjalan cepat” dengan “45 km/jam”

(6)

Karakteristik pengukuran

 Perbandingan antara atribut yang hendak diukur dengan alat ukurnya

 Subyek = manusia/benda yg dimensinnya diukur

 Objek = dimensi yg diukur

 Hasilnya dinyatakan secara kuantitatif

 Berwujud angka (disertai satuan ukuran)

 Hasilnya bersifat deskriptif

 Hanya angka yg tidak diinterpretasikan lebih jauh

 Atribut dasar = atribut langsung diukur

(7)

Evaluation

 Is interpretation of the test score, if they are to have meaning (Miller, 2002)

 As comparison of measurement result to the predetermined objectives (Verduci, 1980)

(8)

Karakteristik Evaluasi

 Perbandingan antara hasil ukur dengan suatu norma atau kriteria

 Hasilnya bersifat kualitatif

(9)

Hakekat

Tes, Pengukuran dan Evaluasi

 Tes adalah instrumen atau alat yang

digunakan untuk memperoleh informasi (data) tentang individu atau obyek.

 Pengukuran adalah proses pengumpulan

informasi (data)

 Evaluasi adalah proses pemberian

pertimbangan (makna mengenai nilai atau arti) dari informasi (data) yang

(10)

Example

Yang diukur Tinggi badan Agility Cardiorespiratory Fitness

Tes stadiometer Barrow`s Zigzag Run Harvard Step Test Pengukuran 165 cm 26.42 detik 69

(11)

Hubungan

tes, pengukuran dan evaluasi

 Tes adalah bagian yang integral dari pengukuran

 Tes dan pengukuran tidak dapat dipisahkan

 Tes dan pengukuran bukan bagian yang

integral dari evaluasi

 Tes dan Pengukuran menyediakan sarana yang dapat digunakan untuk mengumpulkan

informasi yang diperlukan

(12)

Hubungan

(13)

Teknik Pengukuran

 Data hasil pengukuran dapat diperoleh melalui berbagai teknik tes dan non tes

 Teknik tes

 Lisan

 Tetulis

 Tindakan (unjuk kerja)

 Teknik non tes

 Observasi

 Wawancara

(14)

Teknik Tes

Pilihan Ganda

(15)

Teknik Non Tes

Teknik Non Tes

Observasi

Wawancara

Studi Kasus Kuesioner

Skala sikap/minat

(16)

Assessment

 Is process ”measure, evaluate, identify,

and prescribe” (Miller 2002)

 Penilaian adalah proses yang meliputi mengukur, mengevaluasi,

(17)

Prosedur

 Menentukan/menetapkan tujuan

 Kognitif

 Afektif

 Motorik

 Menentukan/memilih tes

 Lisan

 Tertulis

 Tindakan

 Melakukan pengukuran

(18)

Penutup

 Apa yang anda lakukan selama PPL?

 Melakukan Penilaian?

 Melakukan Evaluasi?

 Melakukan Pengukuran?

 Menggunakan Tes?

 Lebih baik anda melakukan, tetapi belum paham tentang hal di atas (tes,

pengukuran, evaluasi dan penilaian)

(19)

Kesalahan Pengukuran

 Kesalahan pada pemilihan tes

 Tidak sesuai dengan tujuan

 Validitas dan reliabilitas tes

 Kesalahan pada testor/tester

 Kesalahan prosedur pelaksanaan

 Kesalahan seseorang sebagai testor

 Kesalahan pada testee

 Kesungguhan testee

 Kesalahan pada lingkungan

(20)

Alasan melakukan

Pengukuran, Evaluasi dan Assesment

 Motivation

 Diagnosis

 Classification

 Achievement

 Evaluation of instruction and program

 Prediction

Referensi

Dokumen terkait

suatu proses untuk menyediakan informasi tentang sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai, bagaimana perbedaan pencapaian itu dengan suatu standar tertentu

Pada perkuliahan teori membahas konsep tes, pengukuran dan evaluasi, prosedur tes dalam olahraga, konsep validitas tes, reliabilitas tes dan objektivitas tes beserta

Bila kita buat perbandingan antara Tabel 5.47 – Tabel 5.65, sebagian besar angka-angka kecepatan kendaraan hasil perhitungan MKJI, 1997, lebih besar dibandingkan dengan

Tes Kebugaran Jasmani Indonesia(TKJI) adalah suatu tolak ukur untuk mengukur tingkat kesegaran jasmani yang membentuk rangkaian butir-butir tes yang menjadi salah satu tolak ukur

Sistem baru yang kini banyak di populerkan di negara barat , adalah sistem belajar sendiri. Belajar sendiri dapat dilakukan dengan cara mempelajari sebuah paket belajar, baik

Sistem sudah bisa melakukan pengukuran tangki bensin dengan sensor ultrasonik dan kecepatan kendaraan dengan sensor inframerah yang memberikan nilai - nilai yang

Dalam kondisi tertentu, ketidakpastian yang dilaporkan oleh laboratorium dapat lebih besar BMC, bila laboratorium melakukan kalibrasi terhadap suatu alat ukur atau standar

Penggunaan alat evaluasi yang tepat tidak hanya membantu pendidik dalam mengukur hasil belajar, tetapi juga memberikan informasi yang berguna untuk perbaikan proses pembelajaran di masa