ANALISIS MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TORTILA RUMPUT LAUT DI INDUSTRI RISQA MULIA DI DESA OLAYA KABUPATEN PARIGI MOUTONG | Zafitri | AGROLAND 7593 25220 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Namun penelitian ini fokus mengunakan metode Economy Order Quantity yang terdiri dari kuantitas pembelian bahan baku pembantu, frekuensi pembelian bahan baku pembantu,
cemaran mikroba ALT pada manisan basah rumput laut hasil percobaan diperkirakan selain dari bahan baku rumput laut kering yang kurang bagus, juga karena
Standar tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan-persamaan pada model EOQ, sehingga diperoleh nilai jumlah setiap kali pemesanan, frekuensi pemesanan,
Data yang telah dikumpulkan digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan ekonomis bahan baku pasir silika (Economic Order Quantity) , frekuensi pemesanan menurut EOQ,
Setelah model peramalan diverifikasi, maka tahapan selanjutnya adalah proses perhitungan langsung jumlah pemesanan bahan baku kain yang ekonomis yang sesuai dengan
Pembelian bahan baku yang ekonomis yang dilakukan pada Industri Cita Rasaku pada bulan Februari sampai Mei 2014 dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis dan mengetahui waktu yang tepat melakukan pemesanan kembali pada
Singa Mas Indonesia sebaiknya melakukan pemaksimalan kapasitas gudang penyimpanan bahan baku gula sehingga pembelian gula dapat dilakukan dengan jumlah kuantitas pemesanan