• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prodi PPAK Dr. Zaenal Fanani

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Prodi PPAK Dr. Zaenal Fanani"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PERJALANAN PANJANG PERJUANGAN

FORUM PPAk IAI KAPd 2015-2016

(2)

KEGIATAN FORUM PPAk IAI KAPd 2015-2016

No Nama Kegiatan Waktu Tempat Jumlah Peserta Keterangan 1 Diskusi tentang PPAk (Permasalahan

yang dihadapi)

25 Mei 2015 Hotel Mercure Surabaya

30 orang Forum PPAk IAI KAPD & IAI KAPd

2 Dialog dengan PPAJP, Dewan Penasehat, dan Dewan Pengurus Nasional IAI tentang permasalahan dan perkembangan PPAk kedepan

16 Juni 2015 FEB UGM 40 orang P2PK Kemenkeu, DPN IAI, Forum PPAk IAI KAPD

3 Penyusunan learning outcomes pada masing-masing jenjang Program Studi Vokasi, S1, PPAk, MAKSI, dan S2/S3

7 September 2015

IAI 30 orang DPN IAI, Forum PPAk dan IAI KAPD

4 Forum PPAk: Usulan Konsep PPAK 16-19 September 2015

USU Medan 50 orang Ketua PPAk, DSAP

5 FGD Recognition of Prior Learning bagi PPAk untuk mendapatkan Waive mata ujian Profesi Akuntan Publik

16 November 2015

IAPI 10 orang IAPI dan Forum PPAK IAI KApd

6 FGD Pengusulan gelar Asosiat Akuntan (AAk)

22 Februari 2016 Kemenristek Dikti

15 orang Kemenristek & Forum PPAk IAI KAPd

7 FGD Arsitektur Profesi Akuntan Indonesia di Malang

16 Mei 2016 Unmuh Malang 60 orang P2PK Kemenkeu, Ketua Prodi S2, S1 dan PPAk Se Jawa Timur

8 “e i ar Nasio al Aku ta si Pilar

Kompetensi akuntan dan Arsitektur akuntan indonesia

23 Mei 2016 Kemenkeu 200 orang Kemenkeu, IAI, Kemenristek, IAI KAPd, Forum PPAk IAI KAPd

9 Pembahasan Usulan Revisi PMK 25 dan Permendikbud 153 tahun 2014

25 Juli 2016 Unpad 10 orang P2PK Kemenkeu, Forum PPAK IAI KAPd & IAI KApd

(3)

HASIL PERJUANGAN FORUM PPAk

Diskusi, FGD, dan Seminar yang terus menerus dari berbagai

pihak Alumni, P2PK, IAI, IAI KAPd, dan Perguruan Tinggi untuk

menyelamatkan dan menguatkan posisi PPAk

(4)

MASALAH PPAk

Ada degradasi makna akuntan

Tidak ada perbedaan perlakuan ujian CA antara S1 akuntansi dan

PPAk kecuali masalah biaya

S1 Akuntansi yang ikut ujian CA tanpa ikut PPAK tidak akan

pernah menjadi Akuntan, karena Akuntan adalah gelar yang

diberikan oleh PT.

Penyelenggara uji kompetensi adalah perguruan tinggi bukan

asosiasi profesi menurut UU 12 Tahun 2012 (Pasal 43 & 44). PT

bekerjasama dengan kementrian dan/atau organisasi profesi

Status mahasiswa yang tidak lulus ujian CA masih terdaftar

sebagai mahasiswa, hal ini menyulitkan PT dalam menentukan

status.

Belum ada benefit yang luar biasa bagi pemegang CA

(5)

MASALAH PPAk

Belum ada bank soal untuk latihan mahasiswa sebagai

persiapan ujian kompetensi

CA indonesia tidak mengikuti international Standar, karena

hanya bisa KJA

Belum ada pedoman atau edaran dari organisasi profesi

sebagai dasar penerimaan mahasiswa non akuntansi ke PPAk.

Hasil pertemuan dengan DPN harus memenuhi

common body

knowledge Accounting

(IES) bukan sekedar matrikulasi

PPAk hanya menyiapkan mahasiswa untuk lulus ujian CA

sehingga melakukan pembelajaran berbasis instan untuk lulus

ujian

(6)

ASPEK HUKUM

PMK 25/2014 mendasarkan definisi akuntan dengan

menggunakan UU 34/1954 pasal 2 (b) yaitu ijazah yang

diterima sesudah lulus dalam sesuatu ujian lain yang

menurut pendapat Panitia Ahli, definisi ini sudah tidak

relevan berdasarkan UU 12/2012 pasal 43 dan 44.

Keberadaan Permendikbud 153/2014 tidak mencabut

Permendikbud 179 tahun 2001, sehingga lulusan PPAk tetap

berhak mendapatkan Akuntan tanpa ikut ujian Sertifikasi

Permendikbud 153 seharusnya tidak boleh merujuk pada

nama asosiasi tertentu

Pasca keluarnya Permendikbud 153, satu-satunya cara untuk

menjadi Akuntan hanyalah lewat PPAk.

(7)

DRAFT USULAN 1 (Waive)

FORUM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI IKATAN AKUNTAN PENDIDIK (YOGYAKARTA, 9 Juni 2015, di hadiri 28 Pengelola PPAK)

USULAN STRATEGIS UNTUK IKATAN AKUNTAN INDONESIA

1. Untuk mengikuti pendidikan profesi akuntansi, seseorang harus berpendidikan paling rendah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S-1) akuntansi dan non akuntansi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi Indonesia atau luar negeri yang telah disetarakan oleh instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan.

2. Mahasiswa pendidikan program profesi akuntansi yang berasal dari jurusan non akuntansi wajib memiliki pengetahuan dan kompetensi dasar di bidang akuntansi yang relevan sesuai standar nasional pendidikan program profesi akuntansi minimal 80 sks.

3. Gelar profesi diberikan oleh Perguruan Tinggi setelah dinyatakan lulus oleh penyelenggara pendidikan profesi akuntansi sesuai dengan UU no 12 tahun 2012 pasal 26 ayat 5 dengan nama akuntan disingkat Akt dan langsung mendapatkan Register Akt. Dari Kementrian keuangan

4. Untuk dapat mengikuti ujian sertifikasi akuntan profesional, harus melalui pendidikan profesi akuntansi.

5. ujian sertifikasi akuntan profesional diselenggarakan segera secara online agar bisa mereduksi biaya

ujian.

USULAN TAKTIS UNTUK IKATAN AKUNTAN INDONESIA

1. Mata ujian sertifikasi akuntan profesional untuk pendidikan profesi akuntansi dibebaskan (waiver)

minimal 4 mata kuliah sehingga mahasiswa tinggal menempuh 3 mata ujian atau penentuan kelulusan ujian sertifikasi akuntan profesional didasarkan pada nilai gabungan antara nilai ujian sertifikasi

akuntan profesional dan penyelenggara PPAK dengan proporsi 50:50.

2. Agar kualitas PPAK terus meningkat maka soal ujian CA disesuaikan dengan silabi. 3. Soal-soal ujian CA yang sudah diujikan diberikan kepada pengelola PPAK.

4. Dalam masa transisi standar kesulitan soal dan standar kelulusan dibuat secara bertahap.

KESEPAKATAN UNTUK PENGELOLA PPAK

1. Sepakat mendukung program IAI untuk meningkatkan kualitas PPAK.

(8)

USULAN FORUM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI IKATAN AKUNTAN PENDIDIK

(Medan, 16-19 September 2015, dihadiri oleh semua pengelola PPAk)

Mengingat:

1. Program studi PPAk sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kualitas maupun kuantitas akuntan profesional maka program studi PPAk perlu dipertahakan sebagai program studi. Oleh karena itu roh sebagai prodi dan daya tarik PPAk bagi mahasiswa perlu dipertahankan.

2. PMK 25 tahun 2014 pasal 4 ayat 2 menyatakan untuk dapat mengikuti ujian sertifikasi akuntan profesional, seseorang harus memenuhi salah satu persyaratan sebagai berikut:

3. berpendidikan paling rendah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S-1) di bidang akuntansi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi Indonesia atau luar negeri yang telah disetarakan oleh instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan;

4. mengikuti pendidikan profesi akuntansi;

5. Persyaratan tersebut tidak membedakan antara peserta yang hanya berpendidikan S1/D IV dengan peserta lulusan PPAk.

Menimbang:

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 1954 Tentang Pemakaian Gelar "Akuntan" ("Accountant")

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan

Pendidikan Tinggi Dan Pengelolaan Perguruan Tinggi Mengusulkan:

1. Program studi PPAk berhak menyelenggarakan pendidikan, menguji, meluluskan, memberikan gelar atau sebutan.

2. Setelah menyelesaikan Pendidikan Profesi Akuntansi mahasiswa berhak mendapatkan Surat Keterangan Telah Menempuh PPAK dengan sebutan Asosiat Akuntan (AAk)

3. Bagi lulusan PPAk yang mengikuti uji kompetensi akuntan profesional (CA) dibebaskan (waiver)

(9)

Ujian Lokal

S1 /DIV Akuntansi

Pendidikan profesi Akuntansi

Surat Keterangan Telah Menempuh PPAK

Diselenggarakan Dosen PPAk

Uji Kompetensi CA

Register Negara

Pengalaman Kerja (min 2 thn)

Lulus

Sertifikat CA Tidak Lulus

Mengulang

Gelar Akuntan (Akt.)= oleh Rektor. Jangka waktu PPAk maksimum 4 tahun sejak terdaftar sebagai mahasiswa PPAk

Sebutan = Asosiat Akuntan (AAk) tanda tangan pejabat yang ditunjuk

Sertifikat Profesi

Status mahasiswa masih aktif namun tidak perlu membayar SPP

Dapat gelar = Asosiate Chartered Accountant

(10)

Ujian Lokal

S1 /DIV Akuntansi

Pendidikan profesi Akuntansi

Surat Keterangan Telah Menempuh PPAK

Diselenggarakan Dosen PPAk

Uji Kompetensi CA

Register Negara

Pengalaman Kerja (min 2 thn)

Lulus

Sertifikat CA Tidak Lulus

Mengulang

Gelar Akuntan (Akt.)= oleh Rektor. Jangka waktu PPAk maksimum 4 tahun sejak terdaftar sebagai mahasiswa PPAk

Sebutan = Asosiat Akuntan (AAk) tanda tangan Dekan

Sertifikat Profesi

Status mahasiswa masih aktif namun tidak perlu membayar SPP

Dapat gelar = Asosiate Chartered Accountant

(11)

Ujian Lokal

S1 /DIV Akuntansi

Universitas Trisakti

Pendidikan profesi Akuntansi

Sertifikat Profesi

Diselenggarakan Dosen FEB UA

Uji Kompetensi CA

Register Negara

Pengalaman Kerja (min 2 thn)

Lulus

Sertifikat CA Tidak Lulus

Mengulang

(12)

Kemenkeu dan Kemenristik dikti

harus tegas memilih untuk membuka

satu-satunya jalur ujian Kompetensi

(CA, CPA, CPMA) hanya lewat PPAk

Usulan 2

(13)

Akuntan Register Negara

Akuntan Sebagai Profesi

Pengalaman Kerja (min 2 thn)

Uji Kompetensi Profesi (Umum)

S1 /DIV Akuntansi

PP No. 4 tahun 2014

UU 34 Tahun 1954

UU 12 tahun 2012

Permendikbud 153 tahun 2014

Pendidikan profesi

Akuntan belum register

Uji Kompetensi

(14)

Buka Praktek

Akuntan Sebagai Profesi

Pengalaman Kerja (min 2 thn)

Uji Kompetensi Profesi (Umum)

S1 /DIV Akuntansi

PP No. 4 tahun 2014

UU 34 Tahun 1954

UU 12 tahun 2012

Permendikbud 153 tahun 2014

Pendidikan profesi

Akuntan Register Negara

Uji Kompetensi

(15)

Model pembelajaran di PPAk seharusnya seperti profesi

lain (kedokteran, apoteker, psikolog) yang berbasis

praktek

Contoh 3 bulan laboratorium perpajakan dengan learning

outcome mampu mengisi SPT Badan, 3 bulan audit

dengan learning outcome mampu menyusun analisis

risiko audit, 3 bulan pelaporan korporat dengan learning

outcome bisa menyusun laporan keuangan konsolidasi,

3 bulan berikutnya terdiri dari MK yang lain.

Ada peer review standarisasi LO, Standarisasi soal ujian,

Referensi

Dokumen terkait

Sarjana paling rendah lulusan magister atau magister terapan yang relevan dengan prodi, dan dapat menggunakan dosen bersertifikat profesi yang relevan dengan prodi dan

Paling rendah Sarjana atau Diploma IV bagi Analis SDM Aparatur/Asesor SDM Aparatur/Auditor Manajemen ASN jenjang Ahli Pertama sampai dengan Ahli Madya, sesuai ketentuan bidang ilmu

Kualifikasi akademik guru yang penting untuk diungkap di sini adalah bahwa semua guru harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum Diploma empat (D-IV)

Pelamar seleksi penerimaan PPPK Jabatan Fungsional JF Guru Tahun Anggaran 2023 wajib memiliki kualifikasi pendidikan dengan jenjang paling rendah sarjana atau diploma empat dan/atau

LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PKM) Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PDGK 4209) S1 PGSD Universitas Terbuka DISUSUN OLEH : NAMA : .....................NIM : .....................SEMESTER: IV (EMPAT) UPBJJ : UT PANGKAL PINANG POKJAR : MUNTOK MASA REGISTRASI : 2015.1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH UNIVERSITAS TERBUKA PANGKAL PINANG TAHUN 2015 2 / 9 ii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PELAKSNAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PDGK 4209) Oleh ..................... telah diketahui dan disahkan oleh Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok sebagai salah satu tugas akhir semester IV (Empat). Tempat : Muntok Hari : Minggu Tanggal : Mei 2015 Pembimbing Mahasiswa Sarbudiono, S.Pd ..................... NIP. 19680528 199103 1 005 NIM. ..................... 3 / 9 iii KATA PENGANTAR Alhamdullilah, segala puji syukur atas kehadirat Allah SWT dan atas berkat rahmat, hidayah dan karunia-Nya, sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini dengan baik. Melalui mata kuliah ini, penulis berlatih untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang telah dipelajari dalam kegiatan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran, sehingga penulis dapat mengoreksi diri agar menjadi seorang guru yang profesional. Penyusunan laporan tugas akhir semester IV ini tentu tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini, diantaranya : 1.Bapak Drs. Syarif Fadillah, M.Si, selaku kepala UPBJJ UT Pangkal Pinang; 2.Bapak Hermansyah selaku pengelolah UT pangkal Pinang Pokjar Muntok; 3.Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok; 4.Bapak Mulkan selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Jebus; 5.Bapak Sarmin selaku Kepala sekolah Dasar Negeri 5 Simpang Teritip; 6.Bapak Jhoni Darma Putra, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 6 Parittiga; 7.Bapak Parjana, S.Pd.SD selaku Supervisor 2 yang telah banyak membantu penulis dalam melaksanakan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar; 8.Kedua orang tua dan teman Mahasiswa yang telah memberi bantuan baik moral, maupun materi dan juga semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis telah bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna perbaikan, selanjutnya penulis berharap Laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini akan memberi manfaat bagi pembaca, dan semua pihak yang berkepentingan. Muntok, Mei 2015 Penulis, 4 / 9 iv DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN ......................................................................... ii KATA PENGANTAR ................................................................................. iii DAFTAR ISI ........................................................................................ iv BAB I. PENDAHULUAN......................................................................1 A.Latar Belakang ...........................................................................1 B.Deskripsi Profil Mahasiswa .............................................................2 BAB II. PELAKSANAAN PKM.......................................................................... 3 A.Manfaat Mengikuti PKM ...............................................................3 B.Tempat Pelaksanaan PKM ..............................................................3 C.Waktu Pelaksanaan PKM ...............................................................3 BAB III. ULASAN PROSES SELAMA PELAKSANAAN PKM .....................5 A.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Eksakta ........................5 B.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Non Eksakta ..................5 BAB IV. PENUTUP.............................................................................6 A.Kesimpulan ................................................................................. 6 B.Saran ......................................................................................... LAMPIRAN ............................................................................................. oLembar Kelengkapan Berkas Laporan Praktek PKM ...............................oSurat Rekomendasi Kepaka Sekolah ...................................................oSurat Kesediaan Teman Sejawat .......................................................o10 (Sepuluh) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ...................................... o3 (Tiga) APKG 1 dan APKG 2 .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Refleksi .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Observasi .......................................................oJurnal Pembimbingan .................................................................... 5 / 9 1 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Mengajar pada hakekatnya ialah membelajarkan siswa, dalam arti mendorong dan membimbing siswa belajar. Membelajarkan siswa mengandung maksud agar guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. Dengan demikian, di dalam proses pembelajaran guru menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar (Sri Anitah W, dkk, 2009:1.3). Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ketegasan di atas menjelaskan bahwa guru harus memiliki sikap keprofesionalisme yang harus dimiliki. Profesional sendiri adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) yang telah dilaksanakan, diharapkan memperoleh pengetahuan dan pengalaman dan untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemammpuan Mengajar (PKM) maka perlu disusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut guna dijadikan acuan untuk pelaksanaan pembelajaran lebih baik. Kegiatan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar dilaksanakan di SD Negeri 4 Jebus yang beralamat di Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. SD Negeri 4 Jebus dikepalai oleh bapak Mulkan memiliki 7 tenaga pendidik dan 2 tenaga kependidikan. Sekolah ini memiliki 6 rombel dengan jumlah siswa 108 orang yang kebanyakan merupakan penduduk setempat.

dfLAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PKM) Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PDGK 4209) S1 PGSD Universitas Terbuka DISUSUN OLEH : NAMA : .....................NIM : .....................SEMESTER: IV (EMPAT) UPBJJ : UT PANGKAL PINANG POKJAR : MUNTOK MASA REGISTRASI : 2015.1 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH UNIVERSITAS TERBUKA PANGKAL PINANG TAHUN 2015 2 / 9 ii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN PELAKSNAAN PRAKTEK PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR (PDGK 4209) Oleh ..................... telah diketahui dan disahkan oleh Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok sebagai salah satu tugas akhir semester IV (Empat). Tempat : Muntok Hari : Minggu Tanggal : Mei 2015 Pembimbing Mahasiswa Sarbudiono, S.Pd ..................... NIP. 19680528 199103 1 005 NIM. ..................... 3 / 9 iii KATA PENGANTAR Alhamdullilah, segala puji syukur atas kehadirat Allah SWT dan atas berkat rahmat, hidayah dan karunia-Nya, sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini dengan baik. Melalui mata kuliah ini, penulis berlatih untuk menerapkan berbagai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang telah dipelajari dalam kegiatan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran, sehingga penulis dapat mengoreksi diri agar menjadi seorang guru yang profesional. Penyusunan laporan tugas akhir semester IV ini tentu tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini, diantaranya : 1.Bapak Drs. Syarif Fadillah, M.Si, selaku kepala UPBJJ UT Pangkal Pinang; 2.Bapak Hermansyah selaku pengelolah UT pangkal Pinang Pokjar Muntok; 3.Bapak Sarbudiono, S.Pd selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar di UPBJJ UT Pangkal Pinang Pokjar Muntok; 4.Bapak Mulkan selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 4 Jebus; 5.Bapak Sarmin selaku Kepala sekolah Dasar Negeri 5 Simpang Teritip; 6.Bapak Jhoni Darma Putra, S.Pd.SD selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 6 Parittiga; 7.Bapak Parjana, S.Pd.SD selaku Supervisor 2 yang telah banyak membantu penulis dalam melaksanakan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar; 8.Kedua orang tua dan teman Mahasiswa yang telah memberi bantuan baik moral, maupun materi dan juga semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis telah bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna perbaikan, selanjutnya penulis berharap Laporan pelaksanaan praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar ini akan memberi manfaat bagi pembaca, dan semua pihak yang berkepentingan. Muntok, Mei 2015 Penulis, 4 / 9 iv DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................... i LEMBAR PENGESAHAN ......................................................................... ii KATA PENGANTAR ................................................................................. iii DAFTAR ISI ........................................................................................ iv BAB I. PENDAHULUAN......................................................................1 A.Latar Belakang ...........................................................................1 B.Deskripsi Profil Mahasiswa .............................................................2 BAB II. PELAKSANAAN PKM.......................................................................... 3 A.Manfaat Mengikuti PKM ...............................................................3 B.Tempat Pelaksanaan PKM ..............................................................3 C.Waktu Pelaksanaan PKM ...............................................................3 BAB III. ULASAN PROSES SELAMA PELAKSANAAN PKM .....................5 A.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Eksakta ........................5 B.Temuan Dalam Praktek Mengajar Mata Pelajaran Non Eksakta ..................5 BAB IV. PENUTUP.............................................................................6 A.Kesimpulan ................................................................................. 6 B.Saran ......................................................................................... LAMPIRAN ............................................................................................. oLembar Kelengkapan Berkas Laporan Praktek PKM ...............................oSurat Rekomendasi Kepaka Sekolah ...................................................oSurat Kesediaan Teman Sejawat .......................................................o10 (Sepuluh) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ...................................... o3 (Tiga) APKG 1 dan APKG 2 .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Refleksi .........................................................o10 (Sepuluh) Lembar Observasi .......................................................oJurnal Pembimbingan .................................................................... 5 / 9 1 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Mengajar pada hakekatnya ialah membelajarkan siswa, dalam arti mendorong dan membimbing siswa belajar. Membelajarkan siswa mengandung maksud agar guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. Dengan demikian, di dalam proses pembelajaran guru menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar (Sri Anitah W, dkk, 2009:1.3). Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ketegasan di atas menjelaskan bahwa guru harus memiliki sikap keprofesionalisme yang harus dimiliki. Profesional sendiri adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) yang telah dilaksanakan, diharapkan memperoleh pengetahuan dan pengalaman dan untuk mengetahui hasil pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kemammpuan Mengajar (PKM) maka perlu disusun laporan hasil pelaksanaan kegiatan tersebut guna dijadikan acuan untuk pelaksanaan pembelajaran lebih baik. Kegiatan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar dilaksanakan di SD Negeri 4 Jebus yang beralamat di Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. SD Negeri 4 Jebus dikepalai oleh bapak Mulkan memiliki 7 tenaga pendidik dan 2 tenaga kependidikan. Sekolah ini memiliki 6 rombel dengan jumlah siswa 108 orang yang kebanyakan merupakan penduduk setempat.