• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFIKASI EKSTRAK MENGKUDU (Morinda citrifolia) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hidrophila DAN TOKSISITASNYA PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EFIKASI EKSTRAK MENGKUDU (Morinda citrifolia) TERHADAP BAKTERI Aeromonas hidrophila DAN TOKSISITASNYA PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.   Hasil Uji Sensitivitas Pada Ekstrak Daun, Batang, Buah dan Biji Mengkudu  (M
Gambar 1.  Rerata Mortalitas Ikan Nila Selama Uji Toksisitas Dari  gambar  1  diatas  mortalitas
Tabel 2.   Jumlah  Leukosit,  Eritrosit,  Plasma  Darah,  Hematokrit  dan  Leukokrit  Setelah  Diberi Perlakuan  Perlakuan  Ulangan  Jumlah  Leukosit  (mm 3 )  Jumlah  Eritrosit (mm3)  Jumlah Plasma Darah  (mm 3 )  Total  Darah (mm3)  Jumlah  Hematokrit

Referensi

Dokumen terkait

EFEKTIFITAS EKSTRAK RUMPUT LAUT (Gracilaria sp) SEBAGAI IMUNOSTIMULAN PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANGi. DIINFEKSI BAKTERI

Pengaruh penambahan tepung tulang ikan nila terhadap karakteristik kerupuk pangsit yaitu kekerasan kerupuk pangsit akan meningkat seiring meningkatnya konsentrasi

“Pemberian Ekstrak Tanaman Yang Berbedah Pada Pakan Terhadap Sintasan Ikan Nila (oreochromis Nilaticus) Yang Diinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophilla” Skripsi ini di susun untuk

variasi konsentrasi logam berat dalam perairan, sehingga terjadi akumulasi logam berat dalam organ ikan nila yang dapat menyebabkan meningkatnya kandungan konsentrasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas dari ekstrak buah mengkudu terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus agalactiae dan konsentrasi

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh penambahan nanokalsium tulang ikan nila ( Oreochromis niloticus ) dengan konsentrasi 5% berpengaruh terhadap kadar kalsium

Kerupuk udang dengan penambahan nanokalsium tulang ikan nila dengan konsentrasi yang berbeda dianalisa karakteristik fisiko-kimianya yang meliputi kadar air, kadar

Ikan yang diberi ekstrak mengkudu dengan dosis 2 tetes/liter (Perlakuan C) diketahui parasit berhasil lepas pada hari ke 2 setelah pemberian ekstak mengkudu,