1 BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan dunia usaha di Indonesia sangat cepat, hal ini disebabkan oleh banyaknya sumber daya manusia yang kompeten di Indonesia.Sumber daya manusia di Indonesia berkembang sangat cepat sehingga mendorong kegiatan usaha yang juga berdampak terhadap berkembangnya kegiatan perekonomian di Indonesia. Banyak hal yang menyebabkan sumber daya manusia di Indonesia berkualitas antara lain adalah sumber daya manusia yang memiliki perilaku inovatif, dan mempunyai komunikasi yang baik yang diterima oleh sumber daya manusia tersebut. Hal ini menimbulkan kepercayaan yang kuat dari masing-masing sumber daya manusia sehingga mampu mengembangkan diri mereka di tempat kerja.
PT Ricky Putra Globalindo Tbk didirikan pada tanggal 22 Desember 1987 di Jakarta dan bergerak di bidang produksi pakaian dalam pria dengan merk dagang GT-Man, juga memasarkan pakaian luar. Saat ini, PT Ricky Putra Globalindo Tbk memiliki lebih dari 5000 karyawan terampil yang didukung oleh teknologi mutakhir dalam perajutan, garmen, bordir dan sablon.
Standar kualitas internasional yang diterapkan pada semua produk serta jaringan distribusi kuat baik lokal maupun global yang telah lama ada, merupakan bukti nyata bahwa produk-produk PT Ricky Putra Globalindo Tbk memang bereputasi terbaik dan merupakan pilihan utama para konsumen.
Kepercayaan dan konektivitas dalam mekanisme relasional dimana individu dapat didorong terlibat dalam tugas-tugas pekerjaan, sangatlah penting untuk meningkatkan emosional dalam kreativitas (Losada dalam Abraham, 2009). Berdasarkan hasil wawancara, anggota tim kreativitas pada PT Ricky Putra Globalindo Tbk menunjukkan apresiasi dan dorongan terhadap sesama rekan tim, dimana mereka menciptakan ruang emosional yang luas dan kemungkinan berinteraksi dan berkreasi menciptakan mode-mode baru. Ketika karyawan menghadapi suasana yang diisi dengan ketidakpercayaan dan sinisme terhadap
sesuatu kesalahan pekerjaan dan tingkat konektivitas yang rendah dalam hubungan antara tim kerja, tercipta ruang emosional yang sangat ketat sehingga pekerjaan yang dihasilkan relatif rendah. Dengan demikian menurut (Zand dalam Abraham,2009) kepercayaan memanifestasikan tingkat kerentanan seseorang terhadap orang lain tetapi konektivitas tidak secara eksplisit menentukan kerentanan dalam hubungan seseorang dengan orang lain.
Perilaku inovatif yang di lakukan oleh masing-masing karyawan dari berbagai divisi sangat beragam. Dalam divisi finance perilaku inovatif yang dilakukan oleh karyawan adalah mencari anggaran produksi, contohnya dengan cara menjual saham dan lain-lain, dalam divisi akutansi perilaku inovatif yang dilakukan adalah perhitungan dan pencatatan, dengan memodifikasi program menggunakan software yang lebih terintegrasi antar department yang ada di perusahaan, dalam divisi teknisi perilaku inovatif yang dilakukan adalah menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari standaritas, dalam divisi marketing perilaku inovatif yang dilakukan adalah dengan melakukan pemasaran dan penjualan produk baik melalui internet maupun secara langsung, dalam administrasi, perilaku inovatif yang dilakukan adalah dengan memberikan solusi yang dapat mempercepat proses birokrasi, dan perilaku inovatif yang dilakukan dalam bagian security adalah dengan cara mendeteksi barang-barang yang keluar masuk perusahaan, baik bahan mentah maupun bahan jadi. Sedangkan perilaku inovatif yang diperlukan untuk produknya adalah inovasi dari segi bahan, warna, dan desain yang berbeda-beda.
Saat ini kreativitas yang dilakukan oleh PT Ricky Putra Globalindo Tbk tiada henti terhadap eksplorasi ide baru untuk menciptakan produk-produk terbarunya. Dalam satu tahun PT Ricky Putra Globalindo Tbk bisa melakukan inovasi seperti memperbaharui desain produknya sebanyak 5 sampai 10 kali, dilakukan pada musim-musim tertentu seperti hari raya Imlek, Natal, Idul Fitri, Tahun Baru dan lain-lain.Yang diperbaharui hanya desain kemasan dan warna produk. Berdasarkan hasil wawancara, perusahan menargetkan tingkat penjualan setiap tahun 25% akan tetapi hanya tercapai 10% sampai dengan 15%. Dengan demikian inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh PT Ricky Putra Globalindo Tbk kurang mendapatkan respon dari konsumen karena inovasi yang dilakukan oleh PT Ricky Putra Globalindo Tbk kurang kreatif sehingga mudah ditiru atau diimitasi oleh perusahaan lain sehingga tidak ada nilai tambah dari inovasi produk tersebut. Dalam melakukan inovasi, atasan tidak akan bisa bekerja sendiri oleh karena itu diperlukan sejumlah karyawan untuk mendukung inovasi tersebut. Inovasi dapat berjalan dengan baik apabila seorang atasan memberikan suatu kepercayaan kepada bawahannya agar para bawahan bisa berpikir secara
tidak terbatas untuk mengeluarkanide-ide inovasi yang mereka anggap layak untuk diimplementasikan.(Robbin dalam Abraham 2009)
PT Ricky Putra Globalindo Tbk menghargai karyawan hanya sebatas yang karyawan lakukan, bahkan karyawan yang berperilaku inovatif tidak pernah dihargai tapi sebaliknya yang mendapatkan penghargaan adalah atasannya hal ini membuat konektivitas sesama rekan kerja dan atasan menjadi tidak positif
Seorang supervisor yang membangun konektivitas dengan bawahannya harus menunjukkan empati terhadap perasaan bawahannya, membantu meringankan situasi stres, menciptakan suasana yang bebas dari ancaman evaluasi dan menunjukkan keterbukaan terhadap ide-ide bawahan (Albrecht dalam Abraham,2009). Karena diperusahaan PT Ricky Putra Globalindo Tbk alur komunikasinya satu arah sehingga bawahannya hanya menjadi alat bagi prestasi atasannya yang menyebabkan keterbukaan ide-ide tidak berjalan dengan semestinya.
Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan diatas, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku inovatif di tempat kerja yaitu kepercayaan dan konektivitas didalam perusahaan PT Ricky Putra Globalindo Tbk yang bergerak di bidang garment. Makapenelitian ini diberi judul “Analisis Pengaruh Kepercayaan terhadap Perilaku Inovatif di tempat kerja pada PT Ricky Putra Globalindo Tbk dengan Konektivitas sebagai variabel Intervening”.
1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan rumusan masalah sebagai berikut:
1. Apakah kepercayaan berpengaruh secara parsial terhadap konektivitas di PT Ricky Putra Globalindo Tbk ?
2. Apakah kepercayaan berpengaruh secara parsial terhadap perilaku inovatif di tempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk ?
3. Apakah konektivitas berpengaruh secara parsial terhadap perilaku inovatif ditempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk ?
4. Apakah kepercayaan berpengaruh terhadap perilaku inovatif ditempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk dengan konektivitas sebagai variabel intervening ?
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pengaruh kepercayaan terhadap konektivitas di PT Ricky Putra Globalindo Tbk.
2. Untuk mengetahui pengaruh kepercayaan terhadap perilaku inovatif di tempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk.
3. Untuk mengetahui pengaruh konektivitas terhadap perilaku inovatif di tempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk.
4. Untuk mengetahui pengaruh kepercayaan terhadap perilaku inovatif di tempat kerja di PT Ricky Putra Globalindo Tbk dengan konektivitas sebagai variabel intervening.
1.4 Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan dapat memperoleh sejumlah manfaat sebagai berikut:
1. Perusahaan
Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk mengetahui apakah kepercayaan dan konektivitas memiliki pengaruh terhadap perilaku inovatif di tempat kerja sehingga diharapkan juga dapat membantu perusahaan untuk berkembang lebih baik.
2. Penulis
Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu penulis menambah wawasan penulis tentang manajemen sumber daya manusia dan bisnis serta mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh penulis selama kuliah.
3. Pembaca
Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan informasi kepada pembaca mengenai kepercayaan, konektivitas, dan perilaku inovatif serta pengaruhnya terhadap perusahaan tersebut.
1.5 Ruang Lingkup Penelitian
Dalam melakukan penelitian, penulis harus membatasi ruang lingkup penelitian, dimana penulis melakukan penelitian di kantor pusat PT Ricky Putra Globalindo Tbk Jl Sawah Lio II No.29-37, Jakarta Barat 11250 dengan melibatkan semua karyawan pada
semua divisi yang ada dalam perusahaan tersebut yang dijadikan sebagai responden pada penelitian.
Ruang lingkup yang diteliti adalah kepercayaan, perilaku inovatif di tempat kerja, dan konektivitas sebagai variabel intervening.
Penyebaran kuesioner dilakukan oleh seluruh populasi yang dijadikan sampel dengan menggunakan metode sensus, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel karena sebagai syarat mutlak menggunakan analisis jalur, jumlah sampel diharapkan kurang lebih 100 responden.