• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK 1. PENDAHULUAN. Giana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ABSTRAK 1. PENDAHULUAN. Giana"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KONTRAKTOR

PROYEK PADA LELANG DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN

INDRAMAYU MENGGUNAKANAN METODE

ANALYTIC HIERARCHY PROCESS

Giana

Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No. 112-116 Bandung

E-mail : [email protected]

ABSTRAK

Dinas Cipta Karya di wilayah pemerintah daerah Kabupaten Indramayu memiliki kewenangan untuk menjalankan tugas berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) nomor 1 tahun 2001 dan PERDA nomor 7 tahun 2001. Salah satu tugas yang dilakukan Dinas Cipta Karya adalah membangun infrastruktur dan fasilitas umum serta infrastuktur pemerintahan di wilayah pemerintah daerah Kabupaten Indramayu. Proses pemilihan kontraktor yang dilakukan Dinas Cipta Karya membutuhkan waktu yang lama. Selain itu penyajian informasi mengenai pengadaaan barang / jasa masih dilakukan secara konvensional, sehingga informasi yang kurang mengenai pengadaan barang dan jasa menyebabkan keikutsertaan para kontraktor(peserta rekanan) dalam mengikuti lelang yang diadakan oleh Dinas Cipta Karya menjadi sedikit serta kurang proporsional, maka dari itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan.

Pada proses pembangunan sistem pendukung keputusan untuk pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya menggunakan teknik analisis data dengan metode pembangunan perangkat lunak secara waterfall. Untuk metode aliran data sistem menggunakan metode terstruktur yaitu menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dalam menggambarkan model fungsional dan ERD (Entity Relationship Diagram) untuk menggambarkan model data.Untuk standar penilaian kriteria menggunakan metode AHP(Analytic Hierarchy Process) dan MAUT (Multi Attribute Utility

Theory) dengan tahapan prakualifikasi dan pascakualifikasi.

Hasil dari penelitian ini menginformasikan data pelelangan, data ainwijiing, dan peserta lelang yang lolos pada tahap prakualifikasi dan tahap pascakualifikasi. Pengujian sistem terdiri dari pengujian alpha dimana pengujian ini menggunakan metode pengujian black box yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak dan pengujian beta yaitu pengujian lapangan dengan memberikan kuesioner terhadap pengguna di Seksi Survey dan Perencanaan Teknis Bangunan Dinas Cipta Karya dengan pertanyaan yang mengacu pada tujuan akhir. Setelah dilakukan pengujian alpha dan beta, dapat ditarik kesimpulan bahwa secara fungsionalitas sistem sudah dapat menghasilkan output sesuai yang diharapkan dan user dapat meggunakannya dengan mudah. Kata Kunci : Kontraktor, Lelang, Sistem Pendukung Keputusan, DFD, ERD, waterfall, AHP, MAUT.

1. PENDAHULUAN

Identifikasi masalah bagaimana

membangun dan mengimplementasikan

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kontraktor Proyek pada Lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu

Maksud dan Tujuan

Maksud dari penelitian ini adalah

Membangun Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kontraktor Proyek pada Lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu. Tujuan dari penelitian ini antara lain:

1. Menganalisis, merancang,

mengimplementasikan serta menguji

(2)

pemilihan kontraktor pada Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu, yang memiliki fitur penilaian kontraktor

yang cepat dan akurat dengan

menggunakan Metode AHP dan

MAUT, serta pengaksesan kegiatan

lelang yang dilakukan secara

komputerisasi dengan terhubung

melalui jaringan internet.

2. Penggunaan media penyimpanan data

secara elektronik yang tersistematis.

3. Memberikan informasi alternatif

keputusan untuk pemilihan kontraktor yang sesuai dengan cepat, serta memberikan informasi dan interaksi mengenai lelang di Dinas Cipta Karya.

2. MODEL ANALISA, DESAIN,

DAN IMPLEMENTASI

Pada proses pembangunan sistem

pendukung keputusan untuk pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya menggunakan teknik analisis data dengan metode pembangunan perangkat lunak secara waterfall. Untuk metode aliran data sistem menggunakan metode terstruktur yaitu menggunakan Data Flow Diagram

(DFD) dalam menggambarkan model

fungsional dan Entity Relationship Diagram (ERD) untuk menggambarkan model data

2.1 Deskripsi Umum Sistem

Proses pengidentifikasian pada sistem ini

adalah sebagai berikut

pengguna(Adminnistrator, Staff Admin,

Pimpinan, dan Rekanan) melakukan login

kedalam sistem, lalu pada halaman

Administrator tersedia lima proses

diantaranya mengolah data master, melihat informasi data lelang, mengolaha standar penilaian kriteria, melihat informasi daftar hitam, account. Pada data master akan ada proses pengolahan data rekanan, data pengguna, kriteria prakualifikasi, kriteria pascakualifikasi, subkriteria. Pada proses data lelang lelang terdapat empat proses yaitu informasi lelang, informasi ainwijiing,

informasi prakualifikasi, informasi

pascakualifikasi,, lalu pada menu

Perhitungan Standar Penilaian yang

menggunakan metode AHP (Analytic

Hierarchy Process) terdapat tiga proses

diantaranya, penilaian kriteria prakualifikasi,

penilaian kriteria pascakualifikasi dan

penilaian subkriteria pascakualifikasi. Pada halaman staff admin terdapat lima proses,

diantaranya informasi data master,

pengolahan data lelang, penilaian peserta prakualifikasi dan pascakualifikasi, info daftar hitam, account, pada penilaian peserta metode perhitungan yang digunakan antara lain MAUT (Multi Attribute Utility Theory). Pada halaman pimpinan terdapat lima proses diantaranya informasi daftar master, laporan data rekanan, laporan proyek, informasi lelang, informasi ainwijiing,

informasi prakualifikasi, informasi

pascakualifikasi, laporan lelang, laporan

ainwijiing, laporan prakualifikasi, laporan

pascakualiifikasi, approval prakualifikasi,

approval pascakualifikasi.

2.2 Analisis Sistem

1. Perhitungan AHP

Pada perhitungan standar penilaian kriteria

prakualifikasi dan pacakualifikasi

menggunakan metode AHP (Analytic

Hierarchy Process), sebagai contoh kasus

dibawah ini :

Masalah pemilihan kontraktor dilakukan oleh Dinas Cipta Karya Dinas Cipta Karya menemui kesukaran memilih satu dari tiga kontraktor yang memnuhi syarat. Cipta Karya memutuskan membuat suatu hirarki yang dapat dilihat gambar 1

SIUJK

Pemenang Lelang

KPK BPP APP SK

Kontraktor A Kontraktor B Kontraktor C

Gambar 1 Struktur Hirarki AHP

Bukti Pembayaran Pajak (BPP), Sertifikat Keterampilan(SK), Kontrak Pengalaman

Kerja (KPK), Akte Pendirian dan

Perubahannya (APP), SIUJK

Setelah penyusunan hirarki selesai maka langkah selanjutnya adalah melakukan perbandingan antara elemen-elemen dengan memperhatikan pengaruh elemen pada level

(3)

diatasnya perbadingan dilakukan dengan skala 1 sampai 9. Dapat dilihat pada tabel 1

Tabel 2 Matrik perbandingan

Krit siujk bpp app sk kpk

siujk 1 2 3 1 1 bpp 0.5 1 2 2 3 app 0.33 0.5 1 1 1 sk 1 0.5 1 1 1 kpk 1 0.33 1 1 1 ∑ 3.83 4.33 8 6 7

Nilai pada tabel 1 dapat disintesiskan dengan jalan menjumlahkan angka-angka yang terdapat pada setiap kolom, setelah itu angka dalam setiap sel dibagi dengan jumlah pada kolom yang bersangkutan. Proses ini akan menghasilkan matriks yang telah normal

Tabel 2 Matrik perbandingan level 2

Krit siujk bpp app sk kpk ∑

siujk 0.26 0.46 0.38 0.17 0.14 1.41 bpp 0.13 0.23 0.25 0.33 0.43 1.37 app 0.09 0.12 0.13 0.17 0.14 0.64 sk 0.26 0.12 0.13 0.17 0.14 0.81 kpk 0.26 0.08 0.13 0.17 0.14 0.77 TPV = ∑ baris / n Tabel 3 Nilai TPV Kriteria TPV siujk 0.18 bpp 0.17 app 0.08 sk 0.10 kpk 0.10

Nilai rata-rata dari setiap baris menunjukan bahwa tingkat kepentingan faktor untuk masing-masing kriteria adalah : 18%, 17%, 8% 10%, dan 10%. Setelah matriks level 2 selesai diisi dan dihitung bobot prioritasnya,

langkah selanjutnya membuat matriks

perbandingan antar elemen level 3 dengan memperhatilan keterkaitanya dengan level . proses ini memiliki langkah sama seperti proses yang telah dijelaskan sebelumnya.

Perhitungan Konsistensi AHP

Tabel 4 Normalisasi Matrik

Krit siujk bpp app sk kpk ∑

siujk 0.18 0.34 0.24 0.10 0.10 0.96

bpp 0.09 0.17 0.16 0.20 0.29 0.91

app 0.06 0.09 0.08 0.10 0.10 0.42

sk 0.18 0.09 0.08 0.10 0.10 0.54

kpk 0.18 0.06 0.08 0.10 0.10 0.51

Selanjutnya nilai masing-masing pada vector hasil perkalian tersebut dibagi dengan nilai masing-masing sel pada vektor prioritas sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :

5.37 5.43 5.39 5.31 5.43 10 . 0 10 . 0 08 . 0 17 . 0 0.18 52 . 0 54 . 0 42 . 0 91 . 0 96 . 0

Nilai λmaks dapat dicari dengan

perhitungan sebagai berikut :

λmaks = n n 3 2 1 = 5 37 . 5 43 . 5 39 . 5 31 . 5 43 . 5 = 5 93 . 26 = 5.33

Nilai Consistency Index (CI) dapat dicari dengan perhitungan sebagai berikut :

CI

=

1 n n maks

=

1 5 5 33 . 5

=

0.08 Berdasarkan Random Index (RI) untuk jumlah elemen 5 adalah 1.12 maka nilai consistency Ratio (CI) adalah

CR

=

IR CI

=

12 . 1 08 . 0

=

0.07

Nilai 0.07 menyatakan bahwa rasio

konsistensi dari hasil penelitian

perbandingan diatas mempunyai rasi sebesar 7%. Nilai ini menyebabkan penilaian tersebut dapat diterima seperti yang telah dikemukankan oleh Saaty

2. Perhitungan MAUT

Perhitungan total bobot kriteria untuk

memperoleh prioritas global global

(4)

perpaduan antara metode AHP dan metode MAUT dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Langkah pertama menentukan alternative untuk menentukan nilai Xij dapat dilihat pada table

Tabel 5 Klasifikasi Nilai

No Kriteria Klasifikasi Nilai(Xij) 1 siujk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 2 bpp a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 3 App a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 4 Sk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 5 kpk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0

Langkah kedua memberikan nilai

alternative yang ditunjukan pada tabel 5 dengan bobot kriteria yang ditunjukan pada tabel 3 dengan mengkalikan nilai masing-masing alternatif dan bobot kriteri dan menjumlahkannya prosesnya dapat dilihat pada tabel 6

Tabel 6 Perhitungan Nilai v

Kriteria Penilaian Nilai Xij Bobot (wj) Jumlah siujk Cocok 80 0.18 11.2 bpp Tidak Cocok 0 0.17 0 app Cocok 80 0.08 11.2 sk Cocok 80 0.10 11.2 kpk Cocok 80 0.10 11.2 Vi = ∑ (xij * wij) 67.2

Tabel 7 Perhitungan Nilai Akhir

Krit siujk bpp app sk kpk PG

Ket 0.18 0.17 0.08 0.10 0.10 K A 80 80 80 80 0 67.2 TR K B 80 80 80 80 0 67.2 TR K C 80 80 80 80 80 80.5 R Keterangan : Krit = Kriteria K = Kontraktor PG = Prioritas Global TR = Tidak Direkomendasikan R = Rekomendasikan

2.3 DFD(Data Flow Diagram)

administrator

Kontraktor

Pimpinan panitia

Staff admin panitia 1.0 Login

3.0 Pengolahan Data Master

5.0 Lelang pengguna Kriteria pascakualifikasi Kriteria prakualifikasi Nilai prakualifikasi Nilai Pascakualifikasi Join lelang prakualifkasi Join lelang pascakualifikasi Lo g in a dm in is tra to r v a lid Lo g in S ta ff A d m in V ali d Lo g in p im p in a n p a nit ia l e la n g Data login

Info id_pengguna, password invalid

Info id_pengguna, password invalid Data kriteria prakulifikasi Info data kriteria

prakualifikasi Data kriteria pascakuailifikasi Info data kriteria pascakualifikasi

Rekanan

Data kriteria prakulifikasi Data bobot kriteria prakualifikasi Data kriteria pascakuailifikasi Data pengguna Data rekanan Data biodata proyek Info kriteria prakulifikasi Info kriteria pascakuailifikasi Info pengguna Info rekanan Info biodata proyek Info daftar hitam Info ainwijiing Daftar hitam In fo d a ta r e ka n a n Data login Info user, password invalid

Data rekanan Info rekanan Login staff admin valid Login peserta valid

Data Lelang proyek Data Join lelang prakualfikai Data nilai kriteria prakualfikas Data Ainwijiing Data join lelang pascakualifikasi Data nilai kriteria pascakualfikasi Info lelang proyek Info join lelang prakualfikai Info nilai kriteria prakualfikasi Info ainwijiing Info Rekaanan Info nilai pascakuualifikasi Info join lelang pascakualifikasi

6.0 Pengolahan Laporan Data rekanan D ata jo in l e la n g p ra ku a lfik as

i Info join lelang prakualifikasi Info kriteria

prakualifikasi Info kriteria pascakualifikasi

Info rekanan D ata n il a i le la n g p ra ku a lifi ka si

Info nilai lelang prakualifikasi

Data nilai lelang prakualifikasi Info nilai lelang pascakualifikasi Data join lelang pascakualfikasi Info join lelang pascakualifikasi D ata p en g gu n a In fo L o g in D a ta lo g in In fo i d _p e ng g u na , pa s sw o rd in v ali d In fo d a fta r h ita m D a ta j o in le la ng p rak u ali fik as i D a ta j o in le la ng p as ca k ua lifi ka s i In fo jo in l ela n g p ra ku a lifik a si In fo jo in l e la n g p a sc ak u ali fik a si 2.0 Registrasi penyedia jasa Data rekanan Info rekanan Ainwijiing Info ainwijiing Data ainwijiing

info Join lelang prakualfikai info nilai kriteria prakualfikasi Info Ainwijiing Info nilai pascakuualifikasi info join lelang pascakualifikasi

Info rekanan Data rekanan

Info rekanan

Data pengguna yang dirubah Info pengguna yang dirubah

subkriteria pascakualifikasi

Data subkriteria Info Data subkriteria

Info nilai lelang prakualifikasi

D a ta n ila i le la n g p ra ku a lifi ka si Lelang Proyek Data lelang proyek

Info daftar hitam Info lelang proyek

Info join lelang prakualifikasi

In fo jo in l ela n g p a sc ak u ali fik as i

Data join lelang prakualifikasi Data join lelang pascakualifikasi Persetujuan Prakualifikasi Persetujuan Pascakualifikasi Info join lelang prakualifikasi Info join lelang pascakualifikasi Info Prakualifikasi Info Pascakualifikasi L o gin re k an a n

Info lelang proyek Data login Info rekanan In fo p e n gg u na D a ta P e n g gu n a Info Rekanan Data Rekanan In fo L o gin Data rekanan In fo p e n gg u n a Biodata Proyek D a ta P roy e k In fo P r oy ek Data Proyek Info Proyek 4.0 Penilaian AHP

Info nilai kriteria prakualifikasi Info nilai kriteria pascakualifikasiData nilai kriteria

pascakualifikasi D a ta n ila i s u bk rite ria pa s ca ku a lifi ka si In fo n il a i s ub k rite ria pa s ca k ua lifi ka s i D ata n ila i k rite ria p ra ku a lifi ka s i

Data nilai kriteria prakualifikasi Data nilai kriteria pascakualifikasi Info nilai kriteria prakualifikasi Info nilai kriteria pascakualifikasi Data nilai subkriteria pascakualifikasi Info nilai subkriteria pascakualifikasi

Data login useronline In fo u s ero n lin e D ata D a fta r h ita m Gambar 2 DFD Level 0

2.4 Perancangan Struktur Menu

MENU UTAMA

DATA MASTER DATA LELANG STANDAR NILAI

HOME LOGIN Daftar Rekanan Pengguna Kriteria Prakualifikasi Kriteria PAscakualifikasi Subkriteria Pascakualifikasi Info Ainwijiing Info Lelang Proyek

Info Pascakualifkasi Info Prakualifiaksi Penilaian Pascakualifiakasi Penilaain Prakualifikasi DAFTAR HITAM Logout Ganti Password MY ACCOUNT

(5)

2.5 Perancangan Antar Muka

Gambar 4 Antar Muka

2.6 Implementasi

Tahap implementasi dilakukan setelah

melakukan tahap analisis perancangan pada sistem.

Dalam pelaksanaan proses pembuatan

aplikasi pengidentifikasian kata ini penulis memerlukan peralatan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) dalam menyelesaikan penelitian ini.

1. Processor Dual Core 2.20GHZ 2. RAM 1 GB

3. VGA 256 MB

4. Monitor 15 “dengan resolusi 1024 x 768 Spesifikasi perangkat lunak (software) yang

digunakan untuk membuat aplikasi

pengidentifikasian kata ini adalah :

1. Sistem Operasi Windows XP

Profesional

2. MySQL sebagai database

3. PhpMyadmin sebagai interface

4. Macromedia Dreamweaver 8 kode

dan perancangan tampilan

5. Mozilla Firefox,Operah, Google Chrome untuk web browser

3. HASIL

Hasil dari pengidentifikasian dari penelitian ini dapat dilihat pada table-tabel dibawah ini:

1. Apakah anda setuju sistem pelelangan yang dibangun mudah dipelajari dan digunakan?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 8 80 3 Cukup Setuju 2 20 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

2. Apakah anda setuju sistem pelelangan ini dapat membantu anda dalam proses arus informasi pelelangan?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 7 80 2 Setuju 2 20 3 Cukup Setuju 1 10 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

3. Apakah anda setuju proses pelelangan pada sistem yang dibangun dilakukan secara komputerisasi?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

4. Apakah anda setuju proses penyerahan dokumen lelang pada sistem ini menggunakan media elektronik

( jaringan internet ) ?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

(6)

5. Apakah anda setuju bahwa sistem ini akan lebih mempermudah anda dalam melakukan keigatan pelelangan?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

6. Apakah anda setuju proses pendaftaraan rekanan pada sistem ini dilakukan secara elektronik (online)?

A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju

B. Setuju E. Tidak Setuju

C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0

7. KESIMPULAN DAN SARAN

7.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan selama

melakukan penilitian, dapat diambil

kesimpulan bahwa telah dianalisis,

dirancang, diimplementasi serta dilakukan

pengujian terhadap sistem pendukung

keputusan pemilihana kontraktor proyek pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu , diantaranya :

1. Sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat melakukan proses penilaian kontraktor secara cepat dan akurat dengan menggunakan Metode AHP dan MAUT.

2. Sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta

Karya kabupaten Indramayu sudah

terkomputerisasi dan dapat diakses

melalui jaringan internet.

3. Penggunaan media penyimpaman

kebutuhan data lelang pada sistem

pendukung keputusan pemilihan

kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat dilakukan secara elektronik dan tersistematis. 4. Sistem pendukung keputusan pemilihan

kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat memberikan informasi alternatif keputusan pemilihan kontraktor dengan cepat dan akurat, serta

dapat memberikan informasi dan

interaksi mengenai lelang di Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu

7.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang diharapkan yaitu dilakukan suatu pengembangan sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indaramayu

1. Menambahkan fasilitas pendukung keamanan data, seperti fasilitas

pendaftaraan Infrastruktur Kunci

Publik (IKP).

2. Menambahkan fungsi pembaharuan berita pekerjaan.

3. Menambahkan fasilitas software

client untuk kontraktor.

4. Mengintegrasikan data pekerjaan

yang akan dilelang dengan instansi yang lain di Kabupaten Indramayu.

8 DAFTAR PUSTAKA

1. Abdul, Kadir. (1998),Konsep dan

tuntunan praktis Basis data, Andi,

Yogyakarta.

2. Jogianto HM., MBA., Akt., Ph.D., (2005), Analisisdan Desain Sistem

Informasi, Andi, Yogyakarta.

3. Kusrini,M.Kom,(2007), Konsep

dan Aplikasi Sistem Pendukung Keoutusan, Andi, Yogyakarta.

4. Prasetyo, Didik, Dwi. (2003),

Administrasi Database Server MySQL, Elex Media Komputindo,

Jakarta.

5. Teguh Wahyono, (2004), Sistem

Informasi: Konsep Dasar, Analisis Desain dan Implementasi, Graha

Ilmu, Yogyakarta.

6. www.ebisnis.wordpress.com/materi

/e-procurement/,Electronic

Procurement ( Jum’at 25

Gambar

Tabel  2 Matrik perbandingan
Tabel  7 Perhitungan Nilai Akhir  Krit  siujk  bpp  app  sk  kpk  PG

Referensi

Dokumen terkait

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA (KEMENTERIAN/LEMBAGA ATAU PEMERINTAH DAERAH) DAN KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA NOMOR ……… NOMOR 02/PKS/.../2011

Sesuai dengan perumusan masalah yang telah diutarakan, maka dapat diketahui bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti apakah tingkat profitabilitas,

Walaupun terdapat kajian yang mengatakan bahawa anak-anak dan pelajar yang berhadapan dengan perceraian ibu bapa mempunyai masalah emosi seperti tertekan, marah dan sedih

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui serta memahami tentang perkembangan penggunaan kubah sebagai simbol maupun struktur, sejarah penggunaan bentuk kubah, pelestraian

Toto (2008: 1) menyatakan bahwa hasil wawancara dan studi penjajagan yang dilakukan pada mahasiswa calon guru biologi sebuah LPTK-PTS di Jawa Barat menunjukkan

Menurut Diagram 3, dapat diketahui bahwa iklan baris dalam surat kabar harian Solopos edisi 8 Mei–8 Juni 2018 telah melakukan pelanggaran Penggunaan Kata

Sedangkan Binary Search adalah algoritma pencarian yang dilakukan dengan cara menebak apakah data yang dicari berada di tengah-tengah data, kemudian membandingkan

Soci Mas Deli Serdang” maka dengan segala kerendahan hati saya mohon kepada Bapak/Ibu bersedia untuk mengisi angket ini sesuai dengan kondisi yang Bapak/Ibu alami dalam