SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KONTRAKTOR
PROYEK PADA LELANG DINAS CIPTA KARYA KABUPATEN
INDRAMAYU MENGGUNAKANAN METODE
ANALYTIC HIERARCHY PROCESS
Giana
Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No. 112-116 Bandung
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Dinas Cipta Karya di wilayah pemerintah daerah Kabupaten Indramayu memiliki kewenangan untuk menjalankan tugas berdasarkan Peraturan Daerah (PERDA) nomor 1 tahun 2001 dan PERDA nomor 7 tahun 2001. Salah satu tugas yang dilakukan Dinas Cipta Karya adalah membangun infrastruktur dan fasilitas umum serta infrastuktur pemerintahan di wilayah pemerintah daerah Kabupaten Indramayu. Proses pemilihan kontraktor yang dilakukan Dinas Cipta Karya membutuhkan waktu yang lama. Selain itu penyajian informasi mengenai pengadaaan barang / jasa masih dilakukan secara konvensional, sehingga informasi yang kurang mengenai pengadaan barang dan jasa menyebabkan keikutsertaan para kontraktor(peserta rekanan) dalam mengikuti lelang yang diadakan oleh Dinas Cipta Karya menjadi sedikit serta kurang proporsional, maka dari itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan.
Pada proses pembangunan sistem pendukung keputusan untuk pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya menggunakan teknik analisis data dengan metode pembangunan perangkat lunak secara waterfall. Untuk metode aliran data sistem menggunakan metode terstruktur yaitu menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dalam menggambarkan model fungsional dan ERD (Entity Relationship Diagram) untuk menggambarkan model data.Untuk standar penilaian kriteria menggunakan metode AHP(Analytic Hierarchy Process) dan MAUT (Multi Attribute Utility
Theory) dengan tahapan prakualifikasi dan pascakualifikasi.
Hasil dari penelitian ini menginformasikan data pelelangan, data ainwijiing, dan peserta lelang yang lolos pada tahap prakualifikasi dan tahap pascakualifikasi. Pengujian sistem terdiri dari pengujian alpha dimana pengujian ini menggunakan metode pengujian black box yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak dan pengujian beta yaitu pengujian lapangan dengan memberikan kuesioner terhadap pengguna di Seksi Survey dan Perencanaan Teknis Bangunan Dinas Cipta Karya dengan pertanyaan yang mengacu pada tujuan akhir. Setelah dilakukan pengujian alpha dan beta, dapat ditarik kesimpulan bahwa secara fungsionalitas sistem sudah dapat menghasilkan output sesuai yang diharapkan dan user dapat meggunakannya dengan mudah. Kata Kunci : Kontraktor, Lelang, Sistem Pendukung Keputusan, DFD, ERD, waterfall, AHP, MAUT.
1. PENDAHULUAN
Identifikasi masalah bagaimana
membangun dan mengimplementasikan
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kontraktor Proyek pada Lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu
Maksud dan Tujuan
Maksud dari penelitian ini adalah
Membangun Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kontraktor Proyek pada Lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu. Tujuan dari penelitian ini antara lain:
1. Menganalisis, merancang,
mengimplementasikan serta menguji
pemilihan kontraktor pada Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu, yang memiliki fitur penilaian kontraktor
yang cepat dan akurat dengan
menggunakan Metode AHP dan
MAUT, serta pengaksesan kegiatan
lelang yang dilakukan secara
komputerisasi dengan terhubung
melalui jaringan internet.
2. Penggunaan media penyimpanan data
secara elektronik yang tersistematis.
3. Memberikan informasi alternatif
keputusan untuk pemilihan kontraktor yang sesuai dengan cepat, serta memberikan informasi dan interaksi mengenai lelang di Dinas Cipta Karya.
2. MODEL ANALISA, DESAIN,
DAN IMPLEMENTASI
Pada proses pembangunan sistem
pendukung keputusan untuk pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya menggunakan teknik analisis data dengan metode pembangunan perangkat lunak secara waterfall. Untuk metode aliran data sistem menggunakan metode terstruktur yaitu menggunakan Data Flow Diagram
(DFD) dalam menggambarkan model
fungsional dan Entity Relationship Diagram (ERD) untuk menggambarkan model data
2.1 Deskripsi Umum Sistem
Proses pengidentifikasian pada sistem ini
adalah sebagai berikut
pengguna(Adminnistrator, Staff Admin,
Pimpinan, dan Rekanan) melakukan login
kedalam sistem, lalu pada halaman
Administrator tersedia lima proses
diantaranya mengolah data master, melihat informasi data lelang, mengolaha standar penilaian kriteria, melihat informasi daftar hitam, account. Pada data master akan ada proses pengolahan data rekanan, data pengguna, kriteria prakualifikasi, kriteria pascakualifikasi, subkriteria. Pada proses data lelang lelang terdapat empat proses yaitu informasi lelang, informasi ainwijiing,
informasi prakualifikasi, informasi
pascakualifikasi,, lalu pada menu
Perhitungan Standar Penilaian yang
menggunakan metode AHP (Analytic
Hierarchy Process) terdapat tiga proses
diantaranya, penilaian kriteria prakualifikasi,
penilaian kriteria pascakualifikasi dan
penilaian subkriteria pascakualifikasi. Pada halaman staff admin terdapat lima proses,
diantaranya informasi data master,
pengolahan data lelang, penilaian peserta prakualifikasi dan pascakualifikasi, info daftar hitam, account, pada penilaian peserta metode perhitungan yang digunakan antara lain MAUT (Multi Attribute Utility Theory). Pada halaman pimpinan terdapat lima proses diantaranya informasi daftar master, laporan data rekanan, laporan proyek, informasi lelang, informasi ainwijiing,
informasi prakualifikasi, informasi
pascakualifikasi, laporan lelang, laporan
ainwijiing, laporan prakualifikasi, laporan
pascakualiifikasi, approval prakualifikasi,
approval pascakualifikasi.
2.2 Analisis Sistem
1. Perhitungan AHP
Pada perhitungan standar penilaian kriteria
prakualifikasi dan pacakualifikasi
menggunakan metode AHP (Analytic
Hierarchy Process), sebagai contoh kasus
dibawah ini :
Masalah pemilihan kontraktor dilakukan oleh Dinas Cipta Karya Dinas Cipta Karya menemui kesukaran memilih satu dari tiga kontraktor yang memnuhi syarat. Cipta Karya memutuskan membuat suatu hirarki yang dapat dilihat gambar 1
SIUJK
Pemenang Lelang
KPK BPP APP SK
Kontraktor A Kontraktor B Kontraktor C
Gambar 1 Struktur Hirarki AHP
Bukti Pembayaran Pajak (BPP), Sertifikat Keterampilan(SK), Kontrak Pengalaman
Kerja (KPK), Akte Pendirian dan
Perubahannya (APP), SIUJK
Setelah penyusunan hirarki selesai maka langkah selanjutnya adalah melakukan perbandingan antara elemen-elemen dengan memperhatikan pengaruh elemen pada level
diatasnya perbadingan dilakukan dengan skala 1 sampai 9. Dapat dilihat pada tabel 1
Tabel 2 Matrik perbandingan
Krit siujk bpp app sk kpk
siujk 1 2 3 1 1 bpp 0.5 1 2 2 3 app 0.33 0.5 1 1 1 sk 1 0.5 1 1 1 kpk 1 0.33 1 1 1 ∑ 3.83 4.33 8 6 7
Nilai pada tabel 1 dapat disintesiskan dengan jalan menjumlahkan angka-angka yang terdapat pada setiap kolom, setelah itu angka dalam setiap sel dibagi dengan jumlah pada kolom yang bersangkutan. Proses ini akan menghasilkan matriks yang telah normal
Tabel 2 Matrik perbandingan level 2
Krit siujk bpp app sk kpk ∑
siujk 0.26 0.46 0.38 0.17 0.14 1.41 bpp 0.13 0.23 0.25 0.33 0.43 1.37 app 0.09 0.12 0.13 0.17 0.14 0.64 sk 0.26 0.12 0.13 0.17 0.14 0.81 kpk 0.26 0.08 0.13 0.17 0.14 0.77 TPV = ∑ baris / n Tabel 3 Nilai TPV Kriteria TPV siujk 0.18 bpp 0.17 app 0.08 sk 0.10 kpk 0.10
Nilai rata-rata dari setiap baris menunjukan bahwa tingkat kepentingan faktor untuk masing-masing kriteria adalah : 18%, 17%, 8% 10%, dan 10%. Setelah matriks level 2 selesai diisi dan dihitung bobot prioritasnya,
langkah selanjutnya membuat matriks
perbandingan antar elemen level 3 dengan memperhatilan keterkaitanya dengan level . proses ini memiliki langkah sama seperti proses yang telah dijelaskan sebelumnya.
Perhitungan Konsistensi AHP
Tabel 4 Normalisasi Matrik
Krit siujk bpp app sk kpk ∑
siujk 0.18 0.34 0.24 0.10 0.10 0.96
bpp 0.09 0.17 0.16 0.20 0.29 0.91
app 0.06 0.09 0.08 0.10 0.10 0.42
sk 0.18 0.09 0.08 0.10 0.10 0.54
kpk 0.18 0.06 0.08 0.10 0.10 0.51
Selanjutnya nilai masing-masing pada vector hasil perkalian tersebut dibagi dengan nilai masing-masing sel pada vektor prioritas sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :
5.37 5.43 5.39 5.31 5.43 10 . 0 10 . 0 08 . 0 17 . 0 0.18 52 . 0 54 . 0 42 . 0 91 . 0 96 . 0
Nilai λmaks dapat dicari dengan
perhitungan sebagai berikut :
λmaks = n n 3 2 1 = 5 37 . 5 43 . 5 39 . 5 31 . 5 43 . 5 = 5 93 . 26 = 5.33
Nilai Consistency Index (CI) dapat dicari dengan perhitungan sebagai berikut :
CI
=
1 n n maks=
1 5 5 33 . 5=
0.08 Berdasarkan Random Index (RI) untuk jumlah elemen 5 adalah 1.12 maka nilai consistency Ratio (CI) adalahCR
=
IR CI=
12 . 1 08 . 0=
0.07Nilai 0.07 menyatakan bahwa rasio
konsistensi dari hasil penelitian
perbandingan diatas mempunyai rasi sebesar 7%. Nilai ini menyebabkan penilaian tersebut dapat diterima seperti yang telah dikemukankan oleh Saaty
2. Perhitungan MAUT
Perhitungan total bobot kriteria untuk
memperoleh prioritas global global
perpaduan antara metode AHP dan metode MAUT dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Langkah pertama menentukan alternative untuk menentukan nilai Xij dapat dilihat pada table
Tabel 5 Klasifikasi Nilai
No Kriteria Klasifikasi Nilai(Xij) 1 siujk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 2 bpp a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 3 App a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 4 Sk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0 5 kpk a. Cocok 80 b. Tidak Cocok 0
Langkah kedua memberikan nilai
alternative yang ditunjukan pada tabel 5 dengan bobot kriteria yang ditunjukan pada tabel 3 dengan mengkalikan nilai masing-masing alternatif dan bobot kriteri dan menjumlahkannya prosesnya dapat dilihat pada tabel 6
Tabel 6 Perhitungan Nilai v
Kriteria Penilaian Nilai Xij Bobot (wj) Jumlah siujk Cocok 80 0.18 11.2 bpp Tidak Cocok 0 0.17 0 app Cocok 80 0.08 11.2 sk Cocok 80 0.10 11.2 kpk Cocok 80 0.10 11.2 Vi = ∑ (xij * wij) 67.2
Tabel 7 Perhitungan Nilai Akhir
Krit siujk bpp app sk kpk PG
Ket 0.18 0.17 0.08 0.10 0.10 K A 80 80 80 80 0 67.2 TR K B 80 80 80 80 0 67.2 TR K C 80 80 80 80 80 80.5 R Keterangan : Krit = Kriteria K = Kontraktor PG = Prioritas Global TR = Tidak Direkomendasikan R = Rekomendasikan
2.3 DFD(Data Flow Diagram)
administrator
Kontraktor
Pimpinan panitia
Staff admin panitia 1.0 Login
3.0 Pengolahan Data Master
5.0 Lelang pengguna Kriteria pascakualifikasi Kriteria prakualifikasi Nilai prakualifikasi Nilai Pascakualifikasi Join lelang prakualifkasi Join lelang pascakualifikasi Lo g in a dm in is tra to r v a lid Lo g in S ta ff A d m in V ali d Lo g in p im p in a n p a nit ia l e la n g Data login
Info id_pengguna, password invalid
Info id_pengguna, password invalid Data kriteria prakulifikasi Info data kriteria
prakualifikasi Data kriteria pascakuailifikasi Info data kriteria pascakualifikasi
Rekanan
Data kriteria prakulifikasi Data bobot kriteria prakualifikasi Data kriteria pascakuailifikasi Data pengguna Data rekanan Data biodata proyek Info kriteria prakulifikasi Info kriteria pascakuailifikasi Info pengguna Info rekanan Info biodata proyek Info daftar hitam Info ainwijiing Daftar hitam In fo d a ta r e ka n a n Data login Info user, password invalid
Data rekanan Info rekanan Login staff admin valid Login peserta valid
Data Lelang proyek Data Join lelang prakualfikai Data nilai kriteria prakualfikas Data Ainwijiing Data join lelang pascakualifikasi Data nilai kriteria pascakualfikasi Info lelang proyek Info join lelang prakualfikai Info nilai kriteria prakualfikasi Info ainwijiing Info Rekaanan Info nilai pascakuualifikasi Info join lelang pascakualifikasi
6.0 Pengolahan Laporan Data rekanan D ata jo in l e la n g p ra ku a lfik as
i Info join lelang prakualifikasi Info kriteria
prakualifikasi Info kriteria pascakualifikasi
Info rekanan D ata n il a i le la n g p ra ku a lifi ka si
Info nilai lelang prakualifikasi
Data nilai lelang prakualifikasi Info nilai lelang pascakualifikasi Data join lelang pascakualfikasi Info join lelang pascakualifikasi D ata p en g gu n a In fo L o g in D a ta lo g in In fo i d _p e ng g u na , pa s sw o rd in v ali d In fo d a fta r h ita m D a ta j o in le la ng p rak u ali fik as i D a ta j o in le la ng p as ca k ua lifi ka s i In fo jo in l ela n g p ra ku a lifik a si In fo jo in l e la n g p a sc ak u ali fik a si 2.0 Registrasi penyedia jasa Data rekanan Info rekanan Ainwijiing Info ainwijiing Data ainwijiing
info Join lelang prakualfikai info nilai kriteria prakualfikasi Info Ainwijiing Info nilai pascakuualifikasi info join lelang pascakualifikasi
Info rekanan Data rekanan
Info rekanan
Data pengguna yang dirubah Info pengguna yang dirubah
subkriteria pascakualifikasi
Data subkriteria Info Data subkriteria
Info nilai lelang prakualifikasi
D a ta n ila i le la n g p ra ku a lifi ka si Lelang Proyek Data lelang proyek
Info daftar hitam Info lelang proyek
Info join lelang prakualifikasi
In fo jo in l ela n g p a sc ak u ali fik as i
Data join lelang prakualifikasi Data join lelang pascakualifikasi Persetujuan Prakualifikasi Persetujuan Pascakualifikasi Info join lelang prakualifikasi Info join lelang pascakualifikasi Info Prakualifikasi Info Pascakualifikasi L o gin re k an a n
Info lelang proyek Data login Info rekanan In fo p e n gg u na D a ta P e n g gu n a Info Rekanan Data Rekanan In fo L o gin Data rekanan In fo p e n gg u n a Biodata Proyek D a ta P roy e k In fo P r oy ek Data Proyek Info Proyek 4.0 Penilaian AHP
Info nilai kriteria prakualifikasi Info nilai kriteria pascakualifikasiData nilai kriteria
pascakualifikasi D a ta n ila i s u bk rite ria pa s ca ku a lifi ka si In fo n il a i s ub k rite ria pa s ca k ua lifi ka s i D ata n ila i k rite ria p ra ku a lifi ka s i
Data nilai kriteria prakualifikasi Data nilai kriteria pascakualifikasi Info nilai kriteria prakualifikasi Info nilai kriteria pascakualifikasi Data nilai subkriteria pascakualifikasi Info nilai subkriteria pascakualifikasi
Data login useronline In fo u s ero n lin e D ata D a fta r h ita m Gambar 2 DFD Level 0
2.4 Perancangan Struktur Menu
MENU UTAMA
DATA MASTER DATA LELANG STANDAR NILAI
HOME LOGIN Daftar Rekanan Pengguna Kriteria Prakualifikasi Kriteria PAscakualifikasi Subkriteria Pascakualifikasi Info Ainwijiing Info Lelang Proyek
Info Pascakualifkasi Info Prakualifiaksi Penilaian Pascakualifiakasi Penilaain Prakualifikasi DAFTAR HITAM Logout Ganti Password MY ACCOUNT
2.5 Perancangan Antar Muka
Gambar 4 Antar Muka
2.6 Implementasi
Tahap implementasi dilakukan setelah
melakukan tahap analisis perancangan pada sistem.
Dalam pelaksanaan proses pembuatan
aplikasi pengidentifikasian kata ini penulis memerlukan peralatan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) dalam menyelesaikan penelitian ini.
1. Processor Dual Core 2.20GHZ 2. RAM 1 GB
3. VGA 256 MB
4. Monitor 15 “dengan resolusi 1024 x 768 Spesifikasi perangkat lunak (software) yang
digunakan untuk membuat aplikasi
pengidentifikasian kata ini adalah :
1. Sistem Operasi Windows XP
Profesional
2. MySQL sebagai database
3. PhpMyadmin sebagai interface
4. Macromedia Dreamweaver 8 kode
dan perancangan tampilan
5. Mozilla Firefox,Operah, Google Chrome untuk web browser
3. HASIL
Hasil dari pengidentifikasian dari penelitian ini dapat dilihat pada table-tabel dibawah ini:
1. Apakah anda setuju sistem pelelangan yang dibangun mudah dipelajari dan digunakan?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 8 80 3 Cukup Setuju 2 20 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
2. Apakah anda setuju sistem pelelangan ini dapat membantu anda dalam proses arus informasi pelelangan?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 7 80 2 Setuju 2 20 3 Cukup Setuju 1 10 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
3. Apakah anda setuju proses pelelangan pada sistem yang dibangun dilakukan secara komputerisasi?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
4. Apakah anda setuju proses penyerahan dokumen lelang pada sistem ini menggunakan media elektronik
( jaringan internet ) ?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
5. Apakah anda setuju bahwa sistem ini akan lebih mempermudah anda dalam melakukan keigatan pelelangan?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
6. Apakah anda setuju proses pendaftaraan rekanan pada sistem ini dilakukan secara elektronik (online)?
A. Sangat Setuju D. Kurang Setuju
B. Setuju E. Tidak Setuju
C. Cukup Setuju No Keterangan Responden % 1 Sangat Seuju 0 0 2 Setuju 6 60 3 Cukup Setuju 4 40 4 Kurang Sertuju 0 0 5 Tidak Setuju 0 0
7. KESIMPULAN DAN SARAN
7.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan selama
melakukan penilitian, dapat diambil
kesimpulan bahwa telah dianalisis,
dirancang, diimplementasi serta dilakukan
pengujian terhadap sistem pendukung
keputusan pemilihana kontraktor proyek pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu , diantaranya :
1. Sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat melakukan proses penilaian kontraktor secara cepat dan akurat dengan menggunakan Metode AHP dan MAUT.
2. Sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta
Karya kabupaten Indramayu sudah
terkomputerisasi dan dapat diakses
melalui jaringan internet.
3. Penggunaan media penyimpaman
kebutuhan data lelang pada sistem
pendukung keputusan pemilihan
kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat dilakukan secara elektronik dan tersistematis. 4. Sistem pendukung keputusan pemilihan
kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu dapat memberikan informasi alternatif keputusan pemilihan kontraktor dengan cepat dan akurat, serta
dapat memberikan informasi dan
interaksi mengenai lelang di Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu
7.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang diharapkan yaitu dilakukan suatu pengembangan sistem pendukung keputusan pemilihan kontraktor pada lelang Dinas Cipta Karya Kabupaten Indaramayu
1. Menambahkan fasilitas pendukung keamanan data, seperti fasilitas
pendaftaraan Infrastruktur Kunci
Publik (IKP).
2. Menambahkan fungsi pembaharuan berita pekerjaan.
3. Menambahkan fasilitas software
client untuk kontraktor.
4. Mengintegrasikan data pekerjaan
yang akan dilelang dengan instansi yang lain di Kabupaten Indramayu.
8 DAFTAR PUSTAKA
1. Abdul, Kadir. (1998),Konsep dan
tuntunan praktis Basis data, Andi,
Yogyakarta.
2. Jogianto HM., MBA., Akt., Ph.D., (2005), Analisisdan Desain Sistem
Informasi, Andi, Yogyakarta.
3. Kusrini,M.Kom,(2007), Konsep
dan Aplikasi Sistem Pendukung Keoutusan, Andi, Yogyakarta.
4. Prasetyo, Didik, Dwi. (2003),
Administrasi Database Server MySQL, Elex Media Komputindo,
Jakarta.
5. Teguh Wahyono, (2004), Sistem
Informasi: Konsep Dasar, Analisis Desain dan Implementasi, Graha
Ilmu, Yogyakarta.
6. www.ebisnis.wordpress.com/materi
/e-procurement/,Electronic
Procurement ( Jum’at 25