• Tidak ada hasil yang ditemukan

dengan pengert ian penjualan, perdagangan dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "dengan pengert ian penjualan, perdagangan dan"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 11

L A N D A S A H T E O R I

1. PEHGERTIAN PEMASARAH DA5 MANAJEMEN PEMASARAS

1 . 1 Pe.nze' .r t 1 an Pema s a r an

Fzerflasaran rnerupakan sa lah s atu dari keg iatan -keg iatart pokok yartg d i.lakukart c'leh perusahaan untuk Inerlperfahankart ke lartgsurigan h idupnya , untuk be rkemban g dark n ertd ap atk an lab a .

Art i perlûsaran serirtg dikacaukan atau disalflakan dengan pengert ian penj ualan , perdagangan dan d istribus i . Padaha 1 ist i lah- ist i. lah tersebut hanya rnerupakan salah satu bag ian dari kegia-tan peraas aran seraara kes e luruhan .

Urttuk Tlle luruskan pengert ian pernas aran rlalta beberapa a.h l i. te lah rcert-q e laekart def in is i terttang perlasaran d iarttaranya Flerturut Ph ilip Kot le r (. 1 9 8 ,7 : 3 ) s e b ag a i b e r i ku #; : '' 1'!a r k e't ing i s s o c:i a l artd rrlanage r ia l procle s s by uh ich ind i.v iqlua. ls and g rcaups clb'tatin uha't they need and 5.7an't 1;h rough creat i.ng ari exrahang irig arid va lu e u ith o'ther'' .

Penge rt iartrty a petnasarart ad a lah sllct1,u p roses 1 2

(2)

managerial dan sosial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan mempertukarkan produk

dan nilai dengan individu dan kelompok lain .

Sedangkan def inis i pemasaran lain menurut Hi l liam J . Stanton yaltu 2 ''Harketing is a total system of bus iness activ ities di s ignned to plan , pr ice .

promote , and distribute want satisf ying goods , and services t,o present customer and potential customer . '' ( 198 1 : 4 ) .

Dari def l14lsi 1ni dapat diartlkan bahwa pemasaran adalah sesuatu s ls tem kese luruhan dari kegiatan-kegia tan usaha yang d itul ukan unttlk merencanakan , menentukan harga , mempromosikan , dan mendistribus ikan barang dan J asa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada

maupun pembeli potens ia 1 .

Dari def inisi diatas dapat diterangkan bahwa arti pemasaran adalah J auh leb ih luas daripada art 1 penl ualan . Pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai dengan mengldentif ikas i kebutuhan dan keinginan konsumen untuk dipuaskan , menentukan produk yang tepat , harga yang sesuai , mempromos ikan dan penyaluràn atau penl ualan produk tersebut, . Pemasaran mencakklp semtla keglatan yang menunl ukkan semtla kegiatan yang berkaitan dengan

pasar ,

yaknl mencoba untuk megul

udkan pertukaran

(3)

14 kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan sebagai suatu slstem .

1.2 Pencertian Hana.l'emen Pemasaran

Def ïrtie;i dari manalemert pemasaran menurut Phtlip Kot 1er yaitu :

'

'Harketing ( management ) is the process of

planning and executing the conception , pric ing , promotion , and distribution of ideas , goods and services to create exehanges that satisf y

individual and organizational obJ ectives .

'

'

( 1988 :

1 1 ) .

Def inlsi ini menyatakan bahwa manalemen pemasaran adalah suatu proses yang meliputi analisis , perencanaan , pelaltsanaan , dan pengapasan yang meliputi gagasan , barang , dan J asa ; yang mana ha1 in1 diletakkan pada gagasan pertultaran ; dan

tuluannya adalah untuk menghasilkan kepuaean bagi

kelompok yang terlibat .

Hal â ni sangat tergantung pada penawaran organlsasi dalam memenuhi kebutuhan dan keinglnan pasar tersebtlt serta menentukan harga , mengadakan komunlkasi , dan distribusi yang ef ektif untuk memberitahu , mendorong serta melayani pasar .

Selain itu manal emen pemaearan mempunyai tugas

untuk mempengaruhi tingkat ,

J

angkauan waktu ,

dan

kompos isi permlntaan dalam suatu cara sehlngga

membantu organisasi mencapal sasarannya .

Hanal

er

pemasaran mengelola semua tugas in1 dengan melakukan penelitian , perencanaan , penerapan , dan pengawasan pemasaran . D 1s 1n1 ketrampllan dasar s 1

(4)

pemasar terletak dalam upaya mempengaruhi tingkatan , waktu dan komposisi permintaan atas

suatu produk,

Jasa,

organisasi,

tempat,

pribadi

atau ide .

2 . PEHGERTIAH PEMASARAH JASA

2 1 Pen/ertian dan Klasi'ft'k-asi Jasa

Defin tsi dari suatu yang d inamakan Jasa menurut Phtlip Kot ler adalah sebagai berikut :

''A service ts any act of performance that one party can offer to another that is essent ially intangib le and does noY resu lt in %he ownersh ip of artything . Its production may or m&y not to be tied to physical product .'' (1988 : 47T).

Yenurut definisi tersebut bahwa Jasa adalah setiap keg iatan atau martfaat yang dttauarkart oleh suatu pihak yang lain yang pada dasarnya ttdak bervulud dan tidak menghasilkan kepem ilikan sesuatu . Proses produksinya mungkin d&n mungk in

Juga tidak dikaitkan dengan suatu produk Tisik . Pada hakekatnya bukan sesuatu yang mudah untuk menyamaratakan pemasaran Jasa , karena lrtdustri

jasa sendirt sangat beragam . âda beberapa cara dalam pengelompokan Jasa .

Pertama-tama , Jasa dapat dik lasiftkasikan menuruf lartdasannya yaitu Jasa dengan sumber daya marzusia dan Jash dkdasarkan atas peralatan .

Jasa bisa dibedakan menjadi Jasa yang memenuhi

(5)

16 kebutuhan bisnis . Femberi Jasa pada umumnya mengembangk an strategi pemasaran yang berbeda bagi pasar perseorangan dan pasar blsnis .

Akh lrnya , pemberi Jasa berbeda-beda dalam sasarannya (laba atau nirlaba ) dan dalam kepemlllkannya (sgasta atau pemerintah ) . Program

pemasaran antara pemberi Jasa tersebut berbeda .

2.2 Hakekat Jasa

M enurut pendapat Phllip Kotler , dalam menyusun berbagai program pemasaran harus dipertimbangkan 4 karakteristik yang dlmilikl oleh oleh suatu Jasa , yaitu : '' a . lntanglb ility b . lnseparability c . Variability d . Perishability .nllg68 : 478 ). ad .a . Intang ibility

Jasa mempunyai sifat yang tidak berwulud ,

karena tidak bisa dilihat , dirasa , diraba , dldengar, atau dicium sebelum ada transak si pembellan .

ad .b . Inseparabillty

Suatkl bentuk Jasa tidak dapat dipisahkan dari sumbernya , apak ah sumber 1tu mesin atau

(6)

ad . c . Variability

Bidang J

asa sebenarnya mudah berubah-ubah ,

karena J asa ini sangat tergantung pada s lapa yang menyal ikan , kapan dan dimana

disaj ikan . ad , d . Perishabi lity

Jasa Jelas tidak dapat disimpan .

Apabila

permintaan tetap atau stabil maka daya tahan J asa tidak jad i masalah , dan seba liknya .

3 . PENGERTIAH PRODPK

3 . 1 P e n u.'r e 1't 1 an 17 r uo duk

Untuk memperle las pengert,ian produk , penul i.s akan mengemtlkakan beberapa pendapat para a1R11 ,

diantaranya menurut Drs . Agus Ahyari sebagai ber ikut, :

'' Produl: adalah merupakan has il dari kegiatan yang mempunyai s1f at-s l.f at phlysik dan kimia . D isamping itu mempunyai tenggang waktu antara saat berproduksi dengan saat dlkonsumsikannya produk

tersebut, . '' ( 198 3 : 7 4 ) .

Sedangkan menurut Drs . Basu Svastha D . H . , HBA . , adalah :

''Produk adalah suatu sif at yang kompleks baik dapat diraba mauptln tidak dapat dlraba , termasuk bungkus , warna harga prestlse perusahaan dan pengeeer , yang diterima oleh pembell untuk memuaakan keinglnan a tau kebutuhannya . '' ( 1964 : 9 4 ) . N enurut deflnis i tersebut , konsumen membe li

selçumpu lan f ie llç dan k imia sebagai alat pemuae kebu tuhan . Setiap kombinas i 'daripada s i f a t- s if a t

(7)

18 tersebut merupakan produk tersendiri . eebab setiap kombinas i akan memberikan kepuasan yang ber lainan . Dan pada dasarnya mereka membe 11 1eb ih da ri apa yang nampak pada atr ibut f is iknya , mela inltan menginginkan kepuasan dari apa yang tel ah mereka be l 5. . Jad i setiap pe rusahaan harus dapat, membuat produknya berbeda dari perusahaan pesa ingnya .

Sedangkan tlef inis i produk mentlrut Ph ilip Kotler yaitu : ''A product is anyth lng that can be of f ered to a marke t f or attentlon , acqu is ition , use , or consumptlon that m-ight, sa ti s f y a want or need . ''

( 19 8 8 : 4 4 5 ) .

De f in i s i te rsebut, d iatas dapa't. d is impu lkan bahua produk ada lah apa saj a yang dapat d itauarkan ke pasar untult mendapa tkan pe rha t ian , pembe l i an , atau konsums 1 yang dapat memenuh 1 keinginan atau kebutuhan , termasuk J uga didalamnya adalah benda

f

is

ik ,

J asa ,

tempat ,

organisas

i dan gagsan .

3 . 2 Produk l nt l . Produk Berwu n' ud dan P roduk Tambahan D'!itlam mertgembangkart suatu produk , perertcûna produk harlas memba.g i produk menj adi t iga t lrzgkatan .

T ingkatart yang pa lirtg mendasar ada lah produk lnt i (.core -produca't ) , yang merupakari kebutuhan yang

te

rs

elnbuny

i d

iba

l

ik s

e%

iap produk dan men

/

ua l

Tnanf aa't , bukannya berttuk lah i r iah .

(8)

men/ adi prodult berwu/ ud . Contoh dari produk berwulud dapat saJ a berupa J am tangan , sabun ,

ataupun semlna

r pend

idikan .

Produk bergu/

ud in

i

dapat mempunyai sampai l 1ma karakteristik , yaitu : tingkat mutu , ciri , mode , merlt dan kemasan .

Akhirnya , perencana produk dapat menawarkan manf aat, dan servis tambahan yang membentuk apa yang diltenal dengan produk tambahan .

Konsep prodtlk tambahan ini mendorong setiap pemasar untuk mengamat i se luruh s ist 1m konsums i yaittl pola pembelian suatu produk dengan memperl ihatkan seluruh f ungs 1 apapun J uga yang ingin ia peroleh J ika menggunakan produk tersebut . Dengan J alan pemllq iran ini , maka seorang pemasar akan banyak men/ umpai peluang pasar untuk menambah segala produknya dengan cara yang ef ektif .

4 . SIKLPS HIDUP PEODUK

Konsep hidup prodult memainkan peranan yang penting dalam pengembangan strategi bauran produk . Konsep ini berguna untklk mengenali arti persaingan dar i kecenderungan penl ualan untuk produk yang sudah ada dan untuk mel ihat lingkungan persaingan alternatif bag i produk bartl . Jadi kegunaan utama s i1t lus hidup produk

adalah untuk membantu menllai perubalzan-peruballan s if at persaingan , biaya dan peluang-peluang pasar sepanl ang Wak tu . S ik lus hidup produk ini menggamba rltan po la

(9)

fy ('j

ktu ,

d imana pt

'

l

la 1331 biae

anhra

pen

x

i

ua lal: sepan

.

1

ang ga

-.. . . : . . A di empat tahap ,

yang dapaf;

digambarlran

dibagi penl a

sebagai ber iktlt :

' : ! .a ' Y = O Q c

r

t

I

I

, D

.

2

l

l

(

k

)

6

I

c

f

I

%

I

I

5

.

.

(

-!

D

.

j

I

I

I

t

,

>

I

l

I 1 .

!

-vaktu Perkenalan Pertum - Kedewas

aan

Kemunduran

buha

n .

Gambar 2.1

Siklus Hidup Produk

(10)

Keempat tahap tersebtlt biasanya didef inls lkan eebagai : - Tahap perkenalan

- Tahap pertumbuh an - Tahap kedewasaan

- Tahap kemundurunan '

4 . l Taha p Pe rk ena 1an

Setiap produk baru yang diproduks i perusahaan , memerlukan uak tu untuk dapat d il< ena 1 d i masyarakat . Dalam tahap 1n1 tentu saJ a pen/ ualan produk yang bersangkutan be lklm dapat meneapa i J um lah un.i t yang besar , karena masa lah keterlambatan da lam perluasan k a pa s i t a s p rodult s i .

Jtlmlah keuntungan yang dldapat pada tahap in1 sangat sed-iklt a tau bahkan merug.i dlkarenakan oleh rendahnya hasil pen / ualan yang disertai dengan tingginya biaya distribusl dan promosi yang d ilakukan . Biaya yang dlkeltlarkan untuk promos i merupakan biaya yang te 1't ingg i , ha l in i d i lakuk an untuk :

- membez'itahu kepada konsumen keberadaan produk baru yang selama ini be lum dikenal .

-

membkll

uk kepada konsumen agar mau mencoba dan

membelinya .

Jumlah pesaing dalam tahap ini mas ih re latif sed ik it dan produk yang dihas i lkan mas il4 dalam vers i yang mendasar karena pasar memang be lum membutuhkan penye mpu rn aan p ro duk .

(11)

2 2 4 . 2 Tahap Pertumknuhan

Dalam tahap in1 , pasar dari produk perusahaan mulai meningkat . llal ini karena produk yang ditawarkan oleh perusahaan mulal dikenal masyarakat dan semakin banyak yang menggunakan produk tersebut . Penlualqn segera menlngkat dengan cepat . Bertambahnya penlualan dengan cepat 1ni dapat menurunkan rasio promosi terhadap penl ualannya , sehlngga akan

meningltatkan keuntungan selama per iode tertentu . Perusahaan mulai mengadakan perbaikan-perbalkan terhadap produknya ataupun menambah kelengkapan seg i produk yang sudah ada . Harga produk cenderung tetap . Hamun demik 1an ada kemungk inan harga akan turun sedllçlt karena adanya persaingan . Kegiatan promos i , terutama perlklanan dapat dikurangi . Tetapi munculnya pesalng-pesalng baru memaksa mereka untuk men ingkatltan promos i mesk lpun hanya sedik it .

Pesalng mula 1 bermuncu lan tertarik untuk lkut terl un ke pasar dengan memperltenalkan ciri-cirl produk baru . Ha1 1n1 dlsebabkan karena pesaing tertarik pada kesempatan bisnis yang ada maupun labanya .

4 .3 Tahap Kedewasaan

Setelah melalul tahap pertumbuhan , maka produk perusahaan akan memasuk i tahap berikutnya yaltu tahap kedewasaan . Ditinlau leblh Jauh , sebenarnya tahap ltedegasaan ini dapat dibagi menladl tiga tahap ,

(12)

- Tahap kedewasaan yang meningkat ( Grouh maturity )

. $

Pada tahap ini penlualan total meningkat, dengan lambat . Kelambatan 1ni dlsebabkan karena sebagian permlntaan berasal dari langganan (pembeli lama ),

sedangkan pembeli baru yang masuk hanya sedikit .

- Tahap kedepasaan yang stabil (Stable maturity)

Tahap kedewasaan yang stabll 1n1 dlsebut pula tahap kelenuhan (saturatlon ). Sekarang volume

penjualannya sudah tidak meningkat lagi tetapi

ltonstan . Ini disebabkan karena seluruh permlntaannya berasal darl pembeli lama/langganan . Jadi sudah tidak ada lagi pembeli baru yang masuk .

-

Tahap kedewasaan yang menurun (Daeaying Haturity)

Pada tahap ini tingkat penlualan secara absolut

mulal menurun . Hal 1n1 dlsebabkan karena beberapa langganan sudah mulai menlnggalkan produk perusahaan dan membeli prodult yang lain (produk saingan termasult produk pengganti). Jadi sebagian langganan sudah tidak berminat lagi terhadap produk perusahaan .

Tahap kedewasaan 1n1 blasanya berlangsung leblh lama daripada tahap-tahap sebelumnya dan mertlpakan tahap penuh tantangan bagi perusahaan . Penurunan tingltat pertumbuhan dalam pen jualan in1 men lmbulkan kapasltas leblh dalam lndustrlnya . Tetapl keleblhan

kapasitas produksi tersebut Justru

dapat mendorong

untuk bersaing secara lebih intensif . Laba menlad i stabil atau menurun karena meningkatnya biaya

(13)

24 pemasaran untuk mempertabankan produk ini dari ancaman persaingan . Untuk ltu perusahaan seharusnya sudah siap memperkenalltan produk baru

, atau produk yang sama dengan motif/corak yang baru untuk menarik selera konsumen. iemproduksl hanya pada satu produk

tertentu saja pada tahap 1n1 lambat laun akan merugikan perusahaan. Dengan kata laln , perusahaan

tidak dapat menggantungkan kelangsungan h id

u pnya

dengan satu produk sala,

apablla produk tersebut

sudah memasuki tahap kedewasaan. Pada akh irnya pesaing-pesaing yang lemah akan Jatuh dan lndustrinya hanya terdlri atas pesaing- pesaing yang ku at .

4 ,5 Tahap Remunduran

Fada tahap terakh lr 1n1 hamplr semua produk mengalamlnya , yaltu tahap kemunduran dalam siklu

s

hidupnya . Pan.lang/lamanya tahap kemunduran 1n1 lni

ditentukan oleh beberapa faktor yaltu : - perubahan dalam selera konsumen

- perubahan keglatan pesaing

- ltebll altsanaan men lngga lkan produk oleh pesaing

.

Tidalt banyak yang bisa di lakukan agar pen l ualan dan keun tungan tldalt menurun . Penl ualan bisa J atuh sampai ke titllt nol , sehingga banyak perusahaan yang men inggalkan pasar untuk mencari kesempatan y

ang

leblh menguntungltan . Perusahaan yang mas ih bertahan

secara perlahan- lahan akan mengurangl produknya

(14)

nggaran perik lanan . Xeglatan perlk lanan Trang d i l

akukan hanyalah

un tuk mengingatkan konaumen b

ahpa produk tersebut

masih $ tersedla di pasar

, mesklpun relatif sangat

sedik it J um lahnya . Keuntungan ya

ng diperoleh semak ln m

e n u ru n

J

uga

dikarenakan

kap

as itas yang dlprod uks i berleb ihan selzingg

a pengurangan harga sem akin banyak .

Bagaimanapun J

uga

, karena banyak produk

akan mencapai tahap kehldupan

nya , perusahaan harue

senantiasa bekerla pada peng

embangan produk-produk baru untuk menggantikan

produk-prodult lana .

5 . PENGEETIAH DIVERSIFIXASI

Pada sebuah perekon

omian d imana terdapat

adanya tendensi uaJ ar bahga p

ara penl ua1 mendlverslf iltas ika

n

produk-produk merelta

. Ada maeam-macam al

asan logis nengapa ha l tersebut d ilakuk

an .

Pertama : dapat dik

atakan bahwa perkembang

an tekhnolog i baru menciptakan prod

uk -prodult baru

.

Xedua : perusahaan

yang mencapai sukses seeara k

onstan mencari produk yang dapat

menarik pembeli-pembeli b

a ru

sehlngga dengan dem iklan

menciptakan pasar-pasar ba

ru .

Seorang produsen se

ring menghadapi res ik

o bahga akibat perubahan- pez-ubahan selera konsum

en dan nodel produk yang ada di pasa

r mengakibatkan hasil darip ada produk-produk tertentu

yang d ihasllkan olehnya tld ak memenuhl selera ltonsumen

nya . Perusahaan t ldak ha

(15)

26

terpaku pada satu Jenis produk sala

, namun karena

menyadari adanya resiko-resiko yang cukup besar. Karena 1tu pendlverslflkasian produk sangat bermanfaat untuk membuat produk-produk baru yang kerapkali merupakan sasaran tersendiri.

D lsinl penulls akan kemukaltan beberapa definisi tentang dlversifikasi . Diantaranya adalah menurut Philip Kotler yang mendefinisikan dlversiflkasl sebagai: ''Suatu peluang dimana lndustri itu adalah tinggl daya tariknya dan perusahaan telah menggabungkan keg iatan- keglatan usaha yang dlbutuhkan agar berhasil.'' (1986 : 87)

Dr . Hinardi , SE Juga mengemukakan pendapatnya mengenal diversiflkasi sebagai berikut :

''Suatu politik bilamana produk-produk baru berhubungaan dekat dengan prodtlk-produk yang ada dan b llamana terdapat adanya usaha terus-menerus untuk

menladakan produk-produk yang menladl usang atau tidak

mengun tunglt an l ag i . '' ( 19 8 0 : 2 31 ) .

Sedangkan menurut Joseph P. Guiltinan & Gordon H Paul:

'

'Diversifikasi adalah suatu kebilaksanaan menambahkan

produk-produk baru guna melayani pasar yang baru pula

. ''

(1987 : 191).

Yang dimaksud produk baru disini dapat bermacam- m a c a m : - Produk yang baru sama sekali bagi masyarakat (ada

penemuan baru ) dan masyaraltat belum pernah melihat atau mem pergun ak ann ya .

- Produk yang hanya baru modelnya tetapl mempunyai slfat dan penggunaan yang sama.

(16)

- Prodtlk yang baru modelnya dengan penggunaan yang berbeda tetapi mempunyai sifat yang sama .

6 . MACAM-MACAN DIVERSIFIKASI

k

Ada berbagai macam pembagian diversifikasi . Dalam

bukunya Manalemen Pemasaran Analisis,

Perencanaan dan

Pengendalian,

Philip Kotler membagi diversifikasi menladi

3 macam , yaitkzz

'' a . Diverslf ikas i konsentris

b . Divers if ikas i hor izonta 1

c . Divers if lkas i konglomerat '' . ( 19 86 : 102- 10 3 ) .

ad a . D lvers i f lkas i ltonsentri s

Diversif

ikasi konsentris ini disebut J

uga eebagai

dlverslflkasl slnerglstls , artlnya usaha perusahaan menambah Jenis produk baru yang mempunyal sinergl balk tekhnologi maupun dibidang pemasaran dengan J alur produksi yang sudah ada . ad b . D lverslf ikasi llorizontal

Usaha perusahaan untuk menambah prodult baru yang dapat menarlk langganan walaupun secara tekhnologls tldak berhubungan dengan hasil produks inya sekarang .

ad c . Dlvers i f lkas 1 Konglomerat

llsaha peruzahaan untklk menambah produk baru bag i kelompok langganan baru dengan mengabaikan

(17)

2 tik Sed angk an d 1ve z's i f ik a s i mellu ru t Joseph F , Gu i14 inan dan Go rdon % . Pau 1 ada dua macam , ya i tu '.

'' a . D lvel's lf llças 1 Sinez'gi.s tls

b . D i ve r ks i f i 1< a s i k ong l ome 1*a t '' . ( 1 9 fî7 '. 3 3- 3 4 ) .

ad a , lllvers i f 1l( as i Sinergi st i s

Da l am 14 a 1 i 1ï i p ro dulc ba r u yan g d .i.J' ua l k e pa s a r yang baru ptlla , dimana sumber daya yang diperlultan unttàk mengllas llkan atau memasarkan l in i produk ba ru i tu sangat se s ua i dengan s umbe 1' d aya yang d lrrzil 1lI j. pertlsahaan . Sinerg i me rupakan tata hubtlllgan yang s a l ing mempe rk uat dan men lngk a t,k an e f & s i en s i. a t a u e f ek t i v i t a s d engan m em an f a a tk an s umbe 1. d a ya yalàg d i.m .i. l ik i pe rkls ah a an . S ine rg i d a pa t d i s ebablc a n o l eh pel) ggun a an be rs am a pe): e ).i t 1an & pengembangan atatl k e t ramp i l an

mana

J e

me

11

t

e

1*

t

en

'

t

u

be

z's

ama

f

a

s -

i.

l i t

a

s

p

r

o

s

e

s

13 r o d t ) lk s i .

ad b . 1) i ve r s i f ik a s -i. Kong lome rat

S th a 't.u s t ra teg i d ima 14 a p rc'Lluk ba ru (:1 i J'u a l 1(e 13a5 a r b a ru t,alïJ.7 a mem I.D e r h a t i k an pe ng a r uh s i ne rg i s t ls .

Wa l a ! 1pun ta t a 1)ubtpngan s in e rg i s t i s d i i ng i nk an , n amun pe lu ang ya )àg p a l i ng mena 1-i k un t uk

pe 1-t umbuhan dau s 1.ab i.l i t a s s e r ingk a 1 i ada d i p z-o d u1< d an pa s a 1* yang sam a s elc a 2 i t i d ak ad a k a i.t ann ya .

(18)

7 . TDJUA: DIVERSIFIKABI

TuJ uan divers lf ikas 1 menurut Dr . Rus tam Ef f endy adalah :

''

- Perusahaan dapat mengerj akan f ull capac 1ty karena

tidak tergantung pada satu maeam prodult saJ a .

- Dapat memaxlmumkan prof i'bnya dengan cara mengadaltan expans 1 perusahaan .

- Penemuan-penemuan baru yang menguntungkan bagl calon

konsumen /

- Dengan mengadakan ha1 1n1 perusahaan tidak tergantung

pada satu pasar sa/a . '' ( 1982 : 19 ) .

Sedangkan tuJ uan divers lf ikas i menurut Dr . Hinardi :

''

- Hodal lebih sedikit tertanam dalam

pereediaan-persedlaan

- Tenaga kerl a dapat, d igunakan seeara lebih ef is 1en ,

ak ibat spes ialisas i usaha

- Aktlvitaz-aktivitas produks 1 dan marketing dapat

secara leb lh ef ek t if '' . ( 198 0 : 2 31 ) .

0 . ALASAX MELAKDKAH DIVEESIFIKASI

Karena divers if ikasi merupakan unsur penting dalam melakukan strategl perusahaan , tlndakan dlverslf lkas i tersebut secara lthas mencermlnkan persepsl kesempatan dan kelemahan dari perusahaan . Adapun alasan- alasan perusahaan untuk melakukan dlverslf ikasl produk dapat berupa alasan yang berslf at umum maupun alasan yang bers lf at khusus .

Alasan zang berslf at umum adalah : - Untuk mengurangi s if at kepekaan - (lntuk mengusahakan kestabi 1an - tlntuk memper luas perusahaan

(19)

3 0 - Pn tuk memalts 1ma lkan penggunaan sumber daya perusahaan - tlntuk menggunakan has i l '-has i 1 darl penemuan baru yang

menguntunglçan

- Untul: mengef lslens ikan marketlng .

9 . METODE EEGRESI-KORELASI

lletode in1 mendasarkan dlri pada hubungan sebab ak ibat atas ter J ad inya var ias i darl sua tu varlabe 1 , dan hubungan sebab akibat tersebut nampak dalam f ungs 1 persamaan regres 1. ; sedangkan korelas i merupakan a lat pembantu yang berguna untuk mengetahui seJ auh mana intens ltas hubungan yang terl ad1 antara variabel-variabe 1 yang be rsangk utan .

Adapun alat analisis yang dipakai dalam penulisan sltripsl 1ni adalah :

Regresl Linier Bergand: x ? #

Persamaan dari analisa regresi berganda 1n1 adalah : Y r b p + b 1 x 1 + b 2 x 2 + e

dimana :

X = variable bebas/independent

Y = variable terikat/dependent b = koef is 1en regres i

e c standa rd er ro r

Untuk mengetahui apakah mode 1 ana 1is is yang dialukan diatas mempunyai kemampuan untult men l elaskan varias i variabel bergantung yang disebabkan oleh var ias i variabel-variabel bebas , akan dlhltung Xoef lsien korelas 1 berganda ( li ) . er

(20)

Apabila R mendekati 1 (satu ), maka menunlukkan bahî4a hubungan antara variabel-variabel independent dengan variabel dependent adalah sangat kuat seh ingga model anallsis yang dlgunakan mempunyai ltemampuan untuk

menlelaskan variasi variabel tergantung yang disebabkan

oleh variasi variabel-varlabel bebas . Seballknya , apabila nilal R mendekati 0 (nol), maka berarti bahga hubungan antara variabel-variabel independent dengan variabel dependent adalah lemah sehingga model analisis yang dialukan tidalç dapat menlelaskan variasi variabql independent yang disebabkan oleh variabe l-variabel dependent , yaitu dengan menggunakan formula :

r 2 lz + r2 13 - 2 r 12 r 13 r 2 3 1 - z'2 23

. d iman a :

r12 = koeflsien korelasi antara variabe l terikat dengan variabel bebas 1.

r 13 = k oef is ien ko relas i an ta ra var iab e l ter ika t dengan variabel bebas 2.

rz3 = koefisien korelasi antara variabel bebas 1 dan 2 .

Pntuk mengetahul pengaruh secara bersama dari semua variabel bebas terhadap variabel bergan tung , maka rumus yang dlgunakan adalah :

SSR total S3

(21)

3 2

d imana :

R 2 = ltoef is ien determinas i berganda SSR = Sum of Squares Regres s ion

SS = Sum of Squares

Onttlk mengtll i kemaknaan da r i penga z'uh var iabe l -variabel bebas terhadap variabe 1 bergantung , akan

digunakan u

J i-

F dengan rumus :

li 2 / k

( 1 - R 2 ) / ( 11 - k - 1 )

dlmana t

F z kemaltnaan n â.l a i koef i s ien determ inae â. berganda R 2 = Koe f is ien de te rm inas i be rganda

k = Banyaknya variabe l bebas

n = Jklm lah data yang d ipe ro leh ' Un tuk menge tahu i k emaknaan n i l a i koef i.s 1en determinas i tersebut , ak an d i lakukan perbandingan antara n i. l a i F -h ltung dengan 'A .i.la 1 F- tabe l pada leve 1 of

s

ign if

ican

t,

k = O ,

0

5 .

B

i

la F-

h i

tung p F

-

tabe

l ,

maka

bera rt i semua var iabe l bebas , secaz'a bersama- sama mempunya i pengaruh yang be rmakna terhadap var iabe 1 terganttlng . Ha l in i berart.i sectara bersama- sama , pe l al& sanaan divers if ikas i produk dengan produk sebe lumnya

mempunya i pengaruh yang bermakna terhadap tota l laba pe rus ah a an ( H lpote s i s I ) .

Un tult menge tahtl1 penga ruh ind i vidua 1 t i ap- t iap va r i abel bebas terhadap vari abe 1 bergantsung , akan

(22)

digunakan Koef isien Determinas i Parsial dengan menggunakan rumus : b i :12: = - - - > - - --t 2 b + n - k - 1 d i m a n a : r 2 b z k o e f i s le n d e t e 1*m i n a s i p a r s i a 1

tb :7 adalah statlstik t dar i koe f is len xb 14 = ulturan sampel

tlntuk mengetahui ltemaknaan Koef i.s ien Determinas i Pars ia1 . akan digunalcan UJ i- t dengan rumus :

b i Y,h c ----

-w---S b i

dlmana : th u t-hitung

S = Standard Error

Xemaknaan dari ltoef is 1en determinas.i pars ia1 dapat diketahul dengan membandingkan nilai t-hlt,ung yang didapat dengan nilai t- tabel pada level of sign if icant

X c:

O 05

.

Bi la nilai t-hitung > t- tabel , maka berarti

1

laba dari plong memptlnyai pengaruh dominan terhadap total

Gambar

Gambar 2.1  Siklus Hidup Produk

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen, menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, menentukan tingkat harga,.. mempromosikannya

Bauran pemasaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh pengusaha sebagai sarana dalam melayani kebutuhan dan keinginan konsumen dimana didalam baurannya

Digital Marketing merupakan suatu cara pemasaran yang memudahakan para petani memantau dan menyediakan segala kebutuhan dan keinginan calon konsumen, calon konsumen juga

Implikasi penting perilaku konsumen dalam menentukan strategi pemasaran antara lain: mendefinisikan dan mensegmentasi pasar, menentukan kebutuhan dan keinginan segmen pasar

Pemasaran merupakan proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan, serta pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen akan produk dan jasa. Cakupan kegiatan pemasaran

Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam melakukan pemasaran produk yang akan dijual adalah dengan memahami kebutuhan konsumen, mengetahui keinginan

Dalam menentukan harga sebuah produk, perusahaan atau manajer pemasaran perlu memperhatikan tidak hanya biaya produksi tetapi juga persepsi konsumen terhadap nilai produk.5 Perusahaan

Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa pemasaran mencakup usaha perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan memilih produknya adalah dengan mengidentifikasi produk yang