• Tidak ada hasil yang ditemukan

By: Eva Yuniritha. Anak Stunted. Sirup Biliszinc. Ikan Bilih. Danau Singkarak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "By: Eva Yuniritha. Anak Stunted. Sirup Biliszinc. Ikan Bilih. Danau Singkarak"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

Anak Stunted Sirup “Biliszinc”

Ikan Bilih

Danau Singkarak

FORMULA SIRUP ZINK DARI EKSTRAK IKAN BILIH

(

Mystacoleucus-padangensis

) SEBAGAI ALTERNATIF

SUPLEMEN ZINK ORGANIK PADA ANAK PENDEK

(

STUNTED

) USIA 12-36 BULAN

(2)

N A M A

Keterangan

Eva Yuniritha, SST, M. Biomed

Program Doktor Ilmu Kedokteran dan

Kesehatan (S3) FK UGM, Jl. Sekip Utara

Yogyakarta ,

Prof. dr. Mohammad Juffrie, Sp.A (K),

Ph.D

Dosen Fak.Kedokteran Universitas Gadjah

Mada Yogyakarta (spesifikasi Ilmu Kesehatan

Anak)

Prof. Dr. Suwijiyo Pramono, DEA, Apt Dosen Fak.Farmasi Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta (Spesifikasi Biologi Farmasi)

Prof. dr. Djauhar Ismail, Sp.A (K),

Ph.D

Dosen Fak.Kedokteran Universitas Gadjah

Mada Yogyakarta (spesifikasi Tumbuh

Kembang Anak)

(3)

Latar Belakang

MASALAH :

Prevalensi Anak Pendek (Stunted) ???

(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

Kebutuhan zink anak

6-24 bln: 2,8 mg/hr

(Brown&Horzt, 2004)

1-3 tahun: 4 mg/hr

(AKG 2012)

Defisiensi Zat Gizi Kronis

Zat Gizi Mikro: Zink

(Ramakrishnan, 2009; Ejaz, et al., 2010)

Penyebab Anak Pendek ( Stunted)

Bahan mknan

hati/daging 50-70 gr

Cendrung mahal

MP-ASI

tdk cukup zink

(9)

Akibat Defisiensi Zink:

Pertumbuhan terhambat (intra uterin)

Morbiditas dan mortalitas anak baru lahir

Gangguan pertumbuhan linear (stunted)

Rendahnya kekebalan tubuh thd infeksi

(risiko diare dan ISFA )

Gangguan kompetensi kognitif/ kecerdasan

Penyebab:

Konsumsi diet rendah Zink,

Konsumsi serat dan phytat,

Adanya penyakit malabsorbsi,

Kebutuhan tubuh meningkat

Kejar tumbuh

(10)

Fungsi Zinc

> 300 enzim, (struktur,aksi katalitik dan regulator)

• Mengaktifkan 100 sistem enzim penting

Berperan dalam:

Eksperesi gen, sintesis DNA, RNA dan pembelahan

sel, regulasi nukleo protein, pertumbuhan tulang,

fungsi endokrin, respon imun dan fungsi kognitif

anak (Harijono, 2002; Salqueiro, 2002, Brown, et al,

2007).

(11)

Smste,

appetite DNA, RNA synthesis

Other hormones Hormonal

mediation

Food

comsumption

• Cell replication and differentiation of :

 Chondrocytes  Osteoblasts  Fibroblast

• Cell transcription and synthesis of  Somatomedine  Alkaline phosphatase  Collagen • Metbolism of  Carbohydrates  Lipids  Proteins • GH syntthesi synthesis  Sectretion

 Action on liver somatidin-c production • Activation of somatomedin-c in bone cartilage

• Testoteron

• Thyroid hormones • Insulin

• Vitamin D

Peran Zink

pada pertumbuhan

(12)

• Asupan Zink makanan kurang (masalah kesehatan

penting di neg. berkembang, Gibson, 2007, Abrams, 2011)

• MP-ASI tdk cukup mengandung zinc (Abrams,2011)

Perlu Suplementasi Zink

( Salqueiro, 2002, Goolden, 2009)

SUPLEMENTASI ZINK WHY ??????

Kebijakan Pemerintah (Depkes, 2004). :

•Peningkatan ketahanan pangan

tingkat rumah tangga

•Sistem pangan berbasis keluarga dan

keragaman sumber daya bahan pangan lokal

Pemanfaatan

bahan pangan

(13)

TUJUAN PENELITIAN

Mengembangkan formula sirup zink dari ekstrak

ikan bilih (mystacoleucus-padangensis)

sebagai alternatif suplementasi zink organik

pada anak pendek (stunted

(14)

Potensi Ikan Bilih Sebagai Bahan Pangan

Lokal Untuk suplementasi Zink

Kriteria Bahan Pangan Suplementasi:

1. Nilai suplementasi

2. Keawetan, mudah diproduksi,

disimpan dan didistribusikan.

3. Mudah penyajian

4. Harganya relatif murah

( Gibson, 2010).

IKAN BILIH

(15)

Jenis

pengolahan

Ikan Bilih

Komposisi Zat Gizi (per 100 gram)

Protein

(g)

Lemak

(g)

Calsium

(g)

Posphor

(g)

Magnesi

um (g)

Zink*

(mg)

Ikan Bilih

segar

13.02 4.62

2.2

1.2

0.18

17,33

Ikan Bilih

goreng

19.86 6.2

1.52

1.05

0.36

-

Ikan Bilih

bakar

22.66 7.6

3.86

1.93

0,24

-

Tepung Ikan

Bilih*

55.97

15

2.79 9.35

-

28.23

Komposisi Zat Gizi Ikan Bilih

(Mystacoleucus Padangensis)

(16)

• Kadar zink Ekstrak ikan bilih > tinggi

• Satu alternatif untuk suplementasi zink dalam

upaya percepatan penanggulangan masalah

anak pendek (stunted) umur 1 - 3 tahun.

• Suplementasi zink dari ekstrak ikan bilih di

berikan dalam bentuk sirup suspensi karena

diberikan dlm waktu lama, dan agar bisa

(17)

Tujuan Penelitian

• Menyusun formula sirup dari ekstrak ikan bilih

(mystacoleuseus padangensis)

• Mengetahui potensinya sebagai suplementasi zink

organik untuk menanggulangi defisiensi zink pada anak

pendek (stunted)

(18)

METODE PENELITIAN

Desain Penelitian

• Penelitian

eksperimental laboratorium

• Bagian dari penelitian dengan judul “Efikasi Suplementasi

Zink dari Ekstrak Ikan Bilih (

Mystacoleucus-padangensis

)

Terhadap Pertumbuhan Fisik, Morbiditas, Psikomotor dan

Kognitif Anak Pendek (

Stunted

) Usia 12-36 Bulan di

Kabupaten Solok, seperti terlihat pada gambar 1.

Tahapan Penelitian:

 Menyiapkan ekstrak ikan bilih sebagai bahan suplemen

zink organik

(19)

Analisa Sifat Fiksik

dan Kimia Tepung Ikan Bilih

Uji Organoleptik

Sirup Zink

(Bilihzinc Syrup) Kadar Protein Pemblenderan Pengayakan Kadar Air Mekanisme/ Proses

Ekstraksi Zink Pengabuan

Pembersihan Pembasaan Serbuk Zink Pengembangan formula Sirup (Formulasi) Uji toksisitas in vitro Tekstur Total Plate Count Konsentrat Vit Penguapan Kadar Vit A, D Kadar Abu Ikan Bilih

Uji Mikrobilogi dan keamanan pangan

Pengemasan

Kadar serat

Maserasi Ethanol 96 %

Ampas

Mekanisme Penelitian Tahap I

Rasa Kadar Lemak Kosentrat Protein Pemanasan Uji Daya Terima Anak Warna Aroma Rasa Melon Rasa Strawberi Rasa Jeruk HCl o,1 N Pelabelan Bahan Utama Bahan Tambahan Penjgeringan

(20)

Pembuatan produk dan analisis zat gizi :

 Laboratorium Biologi Farmasi dan Sediaan Cair

Fakultas Farmasi UGM

 Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu

(LPPT) UGM

 Laboratorium Chem-mix Pratama Yogyakarta.

Lokasi dan Waktu

Uji Daya Terima :

Anak usia 12-36 bulan di Kecamatan Junjung

Sirih Kabupaten Solok propinsi Sumatera Barat

(21)
(22)

KEGIATAN PENELITIAN

1.

Persiapan bahan bahan dasar (tepung ikan Bilih)

2.

Ekstraksi ikan bilih

3.

Analisis kadar zink dan zat gizi lain .

4.

Pengembangan Formula (Formulasi) sirup zink

5.

Formulasi Sirup Sesuai Dosis

6.

Formulasi, Produksi, Pengemasan dan pelabelan

(23)

1. Persiapan Bahan Dasar (Pembuatan Tepung Ikan Bilih)

Ikan Bilih Segar dan Bersih Penjemuran Ikan Bilih

Ikan Bilih Kering

Mesin Penggiling Ikan Bilih Kering Tepung Ikan Bilih

(24)

2. Mekanisme Proses Ekstraksi Zink

artikel utk

Jurnal\Kerangka Teori dll, 2013.doc

(25)

1). Maserasi dengan Ethanol 96%

Persiapan perenendaman Perendaman 2 x 24 jam (1:7)

Pengepresan Ethanol 96% Larutan Vitamin dalam Ethanol Penguapan Ethanol

Ekstrak Vitamin

(K3)

Ekstraksi

(26)

Ampas Ekstrak 1

Ekstrak Protein (K2)

Perendaman dengan NaOH NaOH Encer

Ekstraksi ...

Pemanasan dgn suhu 600 C

(27)

Ampas 2

Serbuk mineral

Crematorium

3. Pengabuan

(28)

HCl 0,01 N Perendaman dgn HCl 0,01 N

Penyaringan larutan Zink

4. Pelarutan Zink

(29)

Kelompok Pangan

Kandungan Zink

mg/100g

Ikan Bilih segar

Tepung Ikan Bilih

Ekstrak Ikan Bilih

17,39

28.26

161.9

Ikan Bada

12,65

Ikan Gabus

1,74

Hati, ginjal (sapi,unggas)

4,2-6,1

Daging (sapi, babi)

2,9-4,7

Unggas (ayam,itik, dll)

1,8-3,0

Kacang merah

2,75

Kacang kedele putih

3,065

Beras merah

1,20

3. Analisa Kandungan Zink Ikan Bilih dgn Pangan Lain

(30)

Komposisi Zat Gizi Ikan Bilih

(Mystacoleuseus Padangensis)

Sumber: Eva Yuniritha, 2012

.

Bahan (100 g) Energi Protein Lemak Zink Calsium Pospor Ferum Vit. A Vit. E Serat ksr Kar Abu Kdr Air

kkal % % mg mg g mg RE mg gr % %

Ikan Bilih segar 13,02 4,62 17,33 2200 1200

Tepung Ikan Bilih 387,21 55,97 15,01 28,23 4,37 12,79 8,65

Ampas Tepung Ikan Bilih 20,7 2785 935,65 104,665

Ekstrak Ikan Bilih

(K1+2+3) 167,74 49,68 161,97 21792 7321 819 38999 2,65

Angka Kecukupan Gizi 2004

Umur Energi Protein Lemak Zink Calsium Pospor Ferum Vit. A Vit. E

kkal gr mg mg mg mg RE mg

(31)

4. Pengembangan Formula sirup

(Formulasi)

(32)

Tabel 4: KOMPOSISI BAHAN DALAM 100 ML SIRUP

Komposisi Bahan Sirup

Satuan

Formula

Kandungan Zat Gizi

Std

Zink

E

Pr

Zn

Ca

P

Fe

Vit

A

Vit

E

Bahan Utama : kkal g mg mg mg mg RE mg

Ekstrak Zink (KI) gr 0 37,04 62,14 0,50 60,0 8072,6 2712 303 19,5 0,01

Ekstrak Protein (K II) gr 0 1,00

Ekstrak Vitamin A & E (K

III) gr 0 0,50

Bahan Tambahan:

Sirup Simplek ml 50,0 50,00 1,2

Na-CMC gr 0,5 0,80

Pewarna (kuning, merah,

hijau) ml 0,1 0,40 Perasa (jeruk,strawbery, melon) ml 0,6 1,60 Asam Citrat gr/100ml 1,3 1,30 Nipagin gr 0 0,10 52,5 54,20 Aquades ml 47,5 45,80

(33)

4. Tahap Pengembangan Formula (Formulasi)

)ir

Bahan Tambahan

Bahan Utama

Formula Sirup

Formulasi

(34)

Komposisi Bahan Sirup

Satuan

FORMULA

I(Standar)

II

III

IV

Bahan Utama

Ekstrak Zink Citrat (K I):

gr

0,00

6,60

6,60

6,60

Ekstrak Protein (K II)

gr

0,00

1,50

2,50

1,50

Ekstrak Vitamin A & E (KIII)

gr

0,00

1,50

1,50

2,50

Bahan Tambahan

Gula pasir

gr

55,00

55,00

55,00

55,00

Sorbitol

gr

5,00

5,00

5,00

5,00

CMC

gr

0,50

0,50

0,50

0,50

PGA

gr

0,50

0,50

0,50

0,50

Pewarna (kuning, merah, hijau)

tetes

2

2

2

2

Perasa (jeruk,strawbery, melon)

tetes

5

5

5

5

Asam Citrat

gr/100ml

1,00

1,00

1,00

1,00

Aquades

ml

31,00

21,40

20,40

20,40

Total

100,00

100,00

100,00

100,00

(35)

Uji Coba (Formulasi Sirup...)

Komposisi

Bahan Sirup

Satuan

FORMULA

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 4 + KII 4 + KIII 4 + K III Heksan 4 + Vit.C 4 + Sari Nenas 5 Modif Bahan Utama :

Ekstrak Zink (KI) gr 0 38,46 38,46 38,46 38,46 0,0 0 38,46 38,46 38,46 38,46 38,46 38,46

Ekstrak Protein (K II) gr 0 1,5 2,5 1,5 0 1,5 0 1,5 0 1,5 1,5 1,5 0

Ekstrak Vitamin A & E (K III) gr 0 1,5 1,5 2,5 0 0,0 1,5 0 2,5 2,5 2,5 2,5 0

Bahan Tambahan:

Sirup Simplek gr 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0 50,0

CMC gr 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5 0,5

Pewarna (kuning, merah,

hijau) ml 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,1 0,4 0,4 1,2 1,2 1,2 0,6 Perasa (jeruk,strawbery, melon) ml 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 0,6 1,6 1,6 1,6 1,6 1,6 1,0 Asam Citrat gr/100ml 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 Nipagin gr 0 0 0 0 0 0 0 0,20 0,20 0,20 0,20 0,20 0,2 52,5 52,5 52,5 52,5 52,5 52,5 52,5 54,0 54,0 54,8 54,8 54,8 54,8

Vitamin C (Asam Ascorbut) mg 50,0 50,0

Sari Nenas ml 25,0

Aquades ml 47,5 47,5 47,5 47,5 47,5 47,5 47,5 46,0 46,0 45,2 45,2 20,2 45,2

Total 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0

(36)

Bahan Utama

 5. Formulasi Sirup Sesuai Dosis Pemberian

Bahan Tambahan

Formulasi Sirup

(37)

Tabel 4: KOMPOSISI BAHAN DALAM 100 ML SIRUP

Komposisi Bahan Sirup

Satuan

Formula

Kandungan Zat Gizi

Std

Zink

E

Pr

Zn

Ca

P

Fe

Vit

A

Vit

E

Bahan Utama : kkal g mg mg mg mg RE mg

Ekstrak Zink (KI) gr 0 37,04 62,14 0,50 60,0 8072,6 2712 303 1,9 0,01

Ekstrak Protein (K II) gr 0 1,00

Ekstrak Vitamin A & E (K III) gr 0 0,50

Bahan Tambahan:

Sirup Simplek ml 50,0 50,00 1,2

Na-CMC gr 0,5 0,80

Pewarna (kuning, merah,

hijau) ml 0,1 0,40 Perasa (jeruk,strawbery, melon) ml 0,6 1,60 Asam Citrat gr/100m l 1,3 1,30 Nipagin gr 0 0,10 52,5 54,20 Aquades ml 47,5 45,80

(38)

6. Produksi, Pengemasan dan

pelabelan

(39)
(40)
(41)
(42)

Komposisi Zat Gizi “Bilihzinc Syrup” dalam 100 ml

Umur Energi Protein Zink Calsium Pospor Ferum Vit. A Vit. E

kkal gr mg mg mg mg RE mg

Anak 1-3 thn 1000 25

8,2

500 400 60,00 400 6

Kandungan Zat Gizi Jumlah Jumlah Satuan

(100 ml sirup) (5 hr) (dosis/ 1 hari)

Energi 63,77 12,75 kkal Protein 0,50 0,1 g Zink 60,00

12

mg Kalsium 8072,5 1614,5 mg Pospor 2710,2 542,04 mg Ferum 303,0 60,6 mg Vitamin A 19,5 3,9 RE Vitamin E 0,01 0,002 mg

(43)

Umur/ sex Dosis (mg/hari) Takaran

Bayi > 6-12 bulan 5 mg : 1 x 1 sendok takar

Anak usia 1-10 tahun 5 mg : 1 x 1 sendok takar

Anak laki-laki usia > 11 tahun 15 mg : 3 x 1 sendok takar Anak Perempuan usia >11 tahun 10 mg : 2 x 1 sendok takar

Ibu Hamil 15 mg : 3 x 1 sendok takar

Ibu Menyusui ( 6 bulan pertama) 20 mg : 4 x 1 sendok takar Ibu Menyusui ( setelah 6 bulan) 15 mg : 3 x 1 sendok takar Anak malnutrisi berat < 4 tahun 10 mg : 2 x 1 sendok takar

(44)

Kebutuhan Bahan Dasar (Ikan Bilih)

K1

(Zink) Tpg Ikan

Ikan

kering Ikan basah Harga

gram gram gram gram kg (Rp)

1 botol sirup (100 ml) utk 5 hr

37,04

841,82

926

2778

2,78

22224

Kebutuhan 1 orang anak/ hari

7,41

168,36

185,20

555,60

0,56 4444,80

Perkiraan Biaya Bahan Dasar (Ikan Bilih)

(45)

Simpulan

Formula sirup suplementasi zink ini memenuhi syarat

International Zink Nutrition Consultatif Group (IZiNCG),

dengan 3 formulasi terbaik berdasarkan uji organoleptik,

yaitu formula F 4.1, F 2.2 dan F 2.3

Formula sirup zink dari ektrak ikan bilih dapat dijadikan

sebagai alternatif suplementasi zink organik untuk

menanggulangi defisiensi zink pada anak pendek

(stunted).

(46)

Alhamdulillah…

.

TERIMA KASIH ,

Gambar

Tabel 4: KOMPOSISI BAHAN DALAM 100 ML SIRUP
Tabel 2: Uji Coba Formulasi  Sirup 1
Tabel 4: KOMPOSISI BAHAN DALAM 100 ML SIRUP

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Jika Jepang melakukan propaganda melalui berbagai media, seperti media massa (cetak dan elektronik) dan seni (film, sastra, pertunjukan), Lekra melakukan

Diagram alir produksi dijelaskan pada gambar. Pada menu produksi berisi informasi hasil tangkapan. Produksi Usaha Perikanan start stop login Username dan password benar Kapal

Hal ini merupakan suatu adab dalam bicara dan juga harus diterapkan oleh murid jangan sampai mendahului dan memotong pembicaraan guru, karena hal ini bedampak negatif yaitu

Untuk Mendikripsikan penerapan model pembelajaran Inkuiri berbantuan media Papan Putar Pintar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis Bahasa Indonesia dan IPA

1. Model pembelajaran ini merupakan model yang menekankan kepada pengembangan aspek koknitif afektik,dan psokomorik secara seimbang,sehingga pembelajaran melalui model

Adapun faktor eksternalnya adalah faktor po litis, yaitu masih dirasakan adanya hambatan dari se golongan masyarakat yang berpikiran sekuler atau pe nganut agama lain,

Manajemen pemeliharaan ternak babi pada penelitian ini sudah dilaksanakan dengan baik dan secara optimal dilihat dari pertambahan bobot badan babi dengan perlakuan D paling