L K J I P
2020
LAPORAN KINERJA
INSTANSI PEMERINTAH
DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
PROVINSI JAWA TIMUR
Page | ii
Kata Pengantar
Segala puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan rahmat dan karunia-Nya
sehingga Laporan Kinerja Instansi
Pemerintah (LKjIP) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 dapat diselesaikan. Laporan Kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim Tahun 2020 ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas semua kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim yang telah dilakukan melalui pelaksanaan program dan kegiatan selama periode tahun 2020.
Penyusunan Laporan Kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim Tahun 2020 berpedoman pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan Kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim ini menyajikan hasil capaian kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim tahun 2020 berdasarkan realisasi dan capaian target yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim Tahun 2020. Dari Laporan Kinerja ini diharapkan dapat memberikan informasi atas kinerja Dinas Kominfo Prov. Jatim yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai serta sebagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kinerja di Dinas Kominfo Prov. Jatim pada masa yang akan datang.
Page | iv
Ikhtisar Eksekutif
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Komunikasi dan
Informatika Provinsi Jawa Timur ini merupakan bentuk
pertanggungjawaban atas perjanjian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur yang memuat rencana, capaian, dan realisasi indikator kinerja dari sasaran strategis. Sasaran dan indikator kinerja termuat dalam Review Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim Tahun 2019-2024. Untuk mencapai sasaran tersebut, ditempuh dengan melaksanakan strategi, kebijakan, program dan kegiatan seperti telah dirumuskan dalam rencana strategis.
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memiliki peran strategis dalam pembangunan TIK, menyediakan infrastruktur TIK, pengelolaan datra dan statistik secara sektoral, keamanan informasi dan persandian serta menyebarluaskan informasi di Jawa Timur. Penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance) memiliki 3 (tiga) landasan utama yaitu : transparansi, akuntabilitas dan partisipatif. Akuntabilitas dalam hal ini merupakan perwujudan kewajiban seseorang atau unit organisasi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Laporan Kinerja ini disusun dengan mengacu kepada ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Pemerintah serta berpedoman pada Rencana Strategis (Renstra) Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 – 2024 serta dokumen perencanaan turunannya.
Untuk mengukur keberhasilan atau kegagalan Dinas Kominfo Prov. Jatim telah menetapkan 4 (dua) sasaran strategis yang akan dicapai dalam tahun 2020 dengan alat ukur 5 (lima) Indikator Kinerja
Page | v
Utama (IKU). Secara umum kinerja dapat berhasil dicapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Rincian capaian kinerja masing-masing indikator tiap sasaran strategis tersebut adalah sebagai berikut 1. Sasaran 1 : Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah.
Indikator : Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah, target di tahun 2020 83,5 sedangkan realisasi di tahun 2020 82.46 sehingga capaian di tahun 2020 98,8%. 2. Sasaran 2 : Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur.
Indikator 1 : Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi, target pada tahun 2020 sebesar 62% sedangkan realisasi di tahun 2020 41,93% sehingga capaian di tahun 2020 67,6%.
Indikator 2 : Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online, target ditahun 2020 25% sedangkan realisasi tahun 2020 27,27% sehingga capaian pada tahun 2020 109,08%. 3. Sasaran 3 : Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang
terpercaya dan berkualitas
Indikator : Persentase data statistik pembangunan yang
dipublikasikan target pada tahun 2020 sebesar 62,5% sedangkan realisasi di tahun 2020 21,9% sehingga capaian di tahun 2020 35,0%.
4. Sasaran 4 : Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi,
Indikator : Persentase aplikasi yang memenuhi standart Keamanan informasi target ditahun 2020 25% sedangkan realisasi tahun 2020 12,72% sehingga capaian pada tahun 2020 sebesar 50,9%
Page | vi
Daftar Isi
KATA PENGANTAR ... ii IKHTISAR EKSEKUTIF... iv DAFTAR ISI ... vi BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. STRUKTURORGANISASI... 1B. TUGASDANFUNGSIDINASKOMINFOPROV.JATIM ... 2
C. ISUSTRATEGIS... 3
D. CASCADINGKINERJA ... 10
E. PETAPROSESBISNIS ... 17
F. RINGKASANLAPORANHASILEVALUASI ... 20
BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 21
A. INDIKATORKINERJAUTAMA ... 25
B. RENCANAKINERJATAHUN2020 ... 29
C. PERJANJIANKINERJATAHUN2020 ... 30
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 32
A. CAPAIANKINERJADINASKOMINFOPROV.JATIM ... 32
B. ANALISACAPAIANKINERJADINASKOMINFOPROVINSIJAWATIMUR TAHUN2020 ... 37
C. REALIASIANGGARAN ... 45
D. TINDAKLANJUTHASILEVALUASI ... 50
BAB IV PENUTUP ... 51 LAMPIRAN
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 1 OF 54
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. STRUKTUR ORGANISASI
Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor : 83 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Sekretariat, Bidang, Seksi/Subbag Dinas Kominfo Provinsi Jatim sesuai Struktur Organisasi dan tata kerja (SOTK) terdiri dari 1 unit eselon II, 7 unit eselon III yang terdiri dari 1 sekretariat dan 6 bidang serta Kelompok Jabatan Fungsional dengan bagan organisasi sebagai berikut :
Tugas pokok masing-masing unit kerja seusai Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor : 80 Tahun 2016 adalah sebagai berikut : (1) Sekretariat mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan,
mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan administrasi umum, kepegawaian, perlengkapan, penyusunan program, keuangan, hubungan masyarakat dan protokol;
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 2 OF 54 (2) Bidang Informasi Publik mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan layanan informasi publik, pengelolaan informasi publik dan media publik;
(3) Bidang Komunikasi Publik mempunyai tugas menyusun dan melaksanakan kebijakan pengelolaan opini publik, sumber daya komunikasi publik dan kemitraan komunikasi publik;
(4) Bidang Aplikasi Informatika mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinasikan e-Government dan Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pengembangan Aplikasi serta Persandian dan Keamanan Informasi; (5) Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi mempunyai
tugas merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinasikan Infrastruktur TIK, Pemeliharaan Infrastruktur TIK dan Pengendalian Infrastruktur TIK;
(6) Bidang Pengelolaan Data dan Statistik mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan dan mengkoordinasikan Pengelolaan Data, Statistik, Evaluasi dan Informasi.
B. TUGAS DAN FUNGSI DINAS KOMINFO PROV. JATIM
Tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur sesuai Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 11 Tahun 2016 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 80 tahun 2016 sebagai berikut :
1. Tugas
Sesuai Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 11 Tahun 2016 dalam bab IV pasal 4 huruf b nomor 14 disebutkan bahwa : “Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan urusan pemerintahan”.
2. Fungsi
Selanjutnya dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 80 tahun 2016 Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan fungsi : 1. Perumusan kebijakan teknis dibidang Komunikasi dan Informatika; 2. Pelaksanaan kebijakan di bidang komunikasi dan informatika; 3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang komunikasi dan
informatika;
4. Pelaksanaan administrasi dinas di bidang komunikasi dan informatika; dan
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsinya.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 3 OF 54
C. ISU STRATEGIS
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dalam melaksanakan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika memiliki isu-isu strategis yang akan dihadapi pada rentang waktu 2019-2024 antara lain :
1. Menyebarluaskan informasi dengan memanfaatkan TIK
Tuntutan Publik pada Keterbukaan Informasi dan Transparansi, dengan diberlakukannya Undang-Undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menjadikan tantangan besar bagi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mampu melaksanakannya serta menjadi wajib hukumnya bagi badan publik untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
2. Mengelola Isu Publik melalui Monitoring Media a. Penyebarluasan Informasi Palsu
Beberapa waktu terakhir, seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi khususnya perkembangan media sosial yang demikian pesat lahir apa yang disebut dengan hoax. Sebuah informasi berupa gambar, suara, video, broadcast message dan lain-lain yang tidak mempunyai rujukan atau referensi apapun.
Semua informasi tersebut dilahirkan berdasarkan fantasi dan khayal si pembuat. Setidaknya ada beberapa hal yang menyebabkan kenapa hoax tersebar sedemikian massifnya.
Pertama, perkembangan media sosial yang begitu pesat. Media sosial dan aplikasi messager semacam Whatsapp, Telegram dan sejenisnya kini masuk ke dalam ruang-ruang paling privat khalayak. Jika dahulu media masih dikonsumsi secara massal misalnya menonton televisi atau mendengar radio bersama-sama kini media dinikmati secara privat. Di dalam genggaman masing-masing. Dengan demikian, proses konfirmasi juga semakin lemah. Informasi yang masuk lewat gawai masing-masing ditelan bulat-bulat dan mentah-mentah karena tidak ada tukar pikiran sesama khalayak setelah mengkonsumsi media.
Kedua, rendahnya tingkat literasi dan konfirmasi. Rendahnya angka buta huruf tidak berbanding lurus dengan minat baca masyarakat. Budaya lisan semacam ngobrol masih lebih unggul di masyarakat kita.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 4 OF 54 Aktivitas lisan semacam itu kemudian dibawa ke media sosial. Kita lupa bahwa obrolan di media sosial dan grup aplikasi pesan singkat itu bukanlah obrolan di warung kopi yang bisa menguap begitu saja. Percakapan di media sosial itu menyimpan jejak digital yang tak mudah dihapus begitu saja. Tidak hanya disimpan, percakapan itu bahkan bisa disebarluaskan ulang ke berbagai media sosial dan aplikasi pesan singkat lainnya.
Ketiga, era post-truth atau masa pasca-kebenaran yang kini melanda kita. Orang tidak lagi menyetujui untuk kemudian menyebarluaskan sebuah informasi karena informasi itu benar melainkan karena informasi itu sesuai dengan keyakinannya dan keyakinan kelompoknya. Tidak peduli informasi tersebut tidak memiliki rujukan yang benar.
Dengan demikian maka tidak heran jika informasi palsu, berita bohong, hoax atau apapun namanya dapat terdiseminasi sedemikian massif. Media yang beragam, tingkat literasi khalayak yang rendah dan sisi emosi yang lebih menonjol ketimbang rasionalitas sedikitnya turut menyumbang kenapa hoax bisa tersebar sangat luas.
Setidaknya ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyebaran hoax. Sebab hoax kini tidak hadir dengan intensitas yang rendah namun sudah bertubi-tubi dengan frekuensi yang sangat tinggi. Hoax kini hadir dalam bentuk firehose of falsehood atau semburan kebohongan yang jika diumpamakan hujan bukan lagi setetes demi setetes namun sudah berupa hujan deras nan lebat. Hal yang bisa dilakukan ketika hujan melanda bukanlah menepis setiap tetes hujan namun mengembangkan payung atau mengenakan jas hujan yang bisa melindungi kita dari tiap tetes hujan tersebut.
b. Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital
Memberikan perhatian lebih pada Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital saat ini dirasa sangat relevan dengan kondisi komunikasi publik pemerintah yang dewasa ini mendapat sorotan lebih dari masyarakat. Terutama dengan berkembang pesatnya teknologi informasi dan penyebarluasan informasi yang luar biasa massif melalui
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 5 OF 54 media sosial serta tentu saja informasi palsu (hoax) yang tampaknya semakin tak terbendung.
3. Mengimplementasikan e-Government/Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
a. Implementasi e-Government/Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
Untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, yang selanjutnya disingkat SPBE, di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah ditujukan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI melakukan evaluasi implementasi SPBE bagi Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 5 tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Tujuan dilakukan evaluasi SPBE adalah :
a. Mengetahui capaian kemajuan pelaksanaan SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah;
b. Memberikan saran perbaikan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan SPBE;
c. Menjamin kualitas pelaksanaan evaluasi SPBE pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.
Ruang lingkup pedoman evaluasi SPBE meliputi:
a. Penilaian tingkat organisasi mencakup Instansi Pusat (Kementerian dan Lembaga) dan Pemerintah Daerah (pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota);
b. Penilaian domain mencakup kebijakan internal SPBE, tata kelola SPBE, dan layanan SPBE.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 6 OF 54 Diharapkan pemanfaatan TIK yang efektif dan efisien dapat dicapai melalui integrasi infrastruktur, sistem aplikasi, keamanan informasi, dan layanan TIK. Tren TIK di masa depan dapat diadopsi secara selektif yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan internal dan eksternal Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mendukung SPBE.
Diantara teknologi masa depan yang mendorong perubahan SPBE adalah:
a. Mobile internet merupakan akses internet yang menggunakan gawai personal. Dengan semakin meningkatnya pengaksesan internet melalui gawai personal, layanan SPBE harus dapat diakses oleh para pengguna dalam bentuk layanan bergerak tanpa batas waktu dan lokasi.
b. Cloud computing merupakan teknologi layanan berbagi pakai yang dapat diakses melalui internet untuk memberikan layanan data, aplikasi, dan infrastruktur kepada pengguna. Teknologi ini memberikan efektifitas dan efisiensi yang tinggi untuk melakukan integrasi TIK.
c. Internet of Things (IoT) merupakan perangkat elektronik yang dilengkapi dengan perangkat lunak, sensor, aktuator, dan konektivitas internet sehingga mampu melakukan pengiriman atau pertukaran data melalui akses internet. Dengan semakin meningkatnya pemanfaatan IoT dalam kehidupan sehari-hari, layanan SPBE diharapkan bersifat adaptif dan responsif terhadap kebutuhan kustomisasi layanan yang diinginkan oleh pengguna dengan memperluas ketersediaan kanal-kanal Layanan SPBE yang dapat diakses oleh perangkat-perangkat IoT.
d. Big Data Analitics merupakan teknologi analisis terhadap data yang berukuran sangat besar, tidak terstruktur, dan tidak diketahui pola, korelasi ataupun relasi antar data. Dengan memanfaatkan teknologi ini, layanan SPBE diharapkan mampu memberi dukungan pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 7 OF 54 e. Artificial Intelligence (Al) merupakan teknologi kecerdasan buatan pada mesin yang memiliki fungsi kognitif untuk melakukan pembelajaran dan pemecahan masalah sebagaimana halnya dilakukan oleh manusia. Pemanfaatan AI dalam SPBE berpotensi membantu pemerintah dalam mengurangi beban administrasi seperti menjawab pertanyaan, mengisi dokumen, mencari dokumen, menerjemahkan suara/tulisan, dan membuat draf dokumen. Dalam hal pelayanan publik, AI dapat membantu memecahkan permasalahan yang kompleks seperti permasalahan sosial, kesehatan, dan transaksi keuangan
.
b. Keamanan Informasi.
Keamanan informasi menjadi isu strategis yang perlu segera direspon mengingat serangan siber saat ini semakin masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting). Permenkominfo Nomor 4 tahun 2016 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi Pasal 7 mengatur :
a. Penyelenggara Sistem Elektronik yang menyelenggarakan Sistem Elektronik strategis harus menerapkan standar SNI ISO/IEC 27001 dan ketentuan pengamanan yang ditetapkan oleh Instansi Pengawas dan Pengatur Sektornya.
b. Penyelenggara Sistem Elektronik yang menyelenggarakan Sistem Elektronik tinggi harus menerapkan standar SNI ISO/IEC 27001. c. Penyelenggara Sistem Elektronik yang menyelenggarakan Sistem
Elektronik rendah harus menerapkan pedoman Indeks Keamanan Informasi.
Berdasarkan peraturan ini maka sudah menjadi kewajiban Penyelenggara Sistem Elektronik strategis untuk mensertifikasian SNI ISO/IEC 27001 layanannya, dan bagi Penyelenggara Sistem Elektronik rendah harus menerapkan pedoman Indeks Keamanan Informasi.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 8 OF 54
4. Meningkatkan Infrastruktur dan Pengintegrasian Data Di Seluruh OPD
a. Data Center
Telah terbangunnya data center yang baik dan terintegrasi diharuskan mempunyai beberapa sarana penunjang yang dapat diintegrasikan antara peralatan satu dengan peralatan yang lainnya dan berfungsi sesuai dengan standarisasi yang berlaku. Manfaat data center sebagai upaya mendorong percepatan pelaksanaan e-government di Jawa Timur yang semakin berkembang, serta memberikan akses data dan informasi bagi aparatur dan masyarakat yang mudah, cepat, efektif dan efisien. Pada tahun 2015 Dinas Kominfo Prov. Jatim telah membangun data center secara terintegrasi antara data dan informasi yang memberikan rasa aman bagi jajaran pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah melakukan hosting sebanyak 416 account dan 3 collocation yaitu Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Madiun tahun 2015. Pada tahun 2016 telah melakukan hosting yaitu P2T dan ITS.
b. Konsolidasi Distribusi Bandwith di lingkungan SKPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Perkembangan di bidang TIK yang semakin maju, dan kebutuhan data dan informasiPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memerlukan sarana prasarana yang lebih efisiensi dan dijamin keamanannya (security) guna melakukan penyimpanan yang aman dari segala gangguan dalam lalu lintas data. Dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, hamper semua PD telah memiliki dukungan jaringan TIK guna menunjang kegiatan operasional sehari-hari, meski demikian, inisiatif keberadaan fasilitasi nfrastruktur tersebut tidak serupa karena masing-masing instansi memiliki latar belakang yang berbeda-beda dalam mengembangkan system TIK-nya.
Perkembangan di bidang TIK yang semakin maju, dan kebutuhan data dan informasiPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memerlukan sarana prasarana yang lebih efisiensi dan dijamin keamanannya (security) guna melakukan penyimpanan yang aman dari segala gangguan dalam lalu lintas data. Dalam penyelenggaraan kegiatan
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 9 OF 54 pemerintahan, hamper semua PD telah memiliki dukungan jaringan TIK guna menunjang kegiatan operasional sehari-hari, meski demikian, inisiatif keberadaan fasilitasi nfrastruktur tersebut tidak serupa karena masing-masing instansi memiliki latar belakang yang berbeda-beda dalam mengembangkan system TIK-nya.
5. Mewujudkan Satu Data di Jawa Timur
Dengan adanya UU no. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah no. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat daerah mengemban tugas Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral serta Peraturan Daerah Provinsi Jatim No. 11 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika mendapat tambahan urusan statistik dan persandian. Dalam kegiatan statistik sektoral fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur adalah sebagai wali data yang memiliki tugas pengumpulan, pengolahan, analisis dan diseminasi data dan informasi seluruh Perangkat Daerah (PD) yang melaksanakan kewenangan daerah.
Menjadi tantangan bagi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur untuk pemenuhan data statistik sektoral yang cepat, akurat, dan akuntabel sebagai pendukung perencanaan pembangunan maupun sebagai layanan kepada masyarakat.
Data statistik sektoral yang dipublish harus memenuhi standar Data, dilengkapi dengan metadata dan harus memenuhi prinsip interoperabilitas data.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 10 OF 54
D. CASCADING KINERJA
Sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan sesuai tugas dan fungsi setiap perangkat daerah dengan berpedoman pada visi dan misi RPJMD.Visi, Misi Jawa Timur 2019-2024.
Tugas pokok dan fungsi Dinas Kominfo Prov. Jatim terkait erat dalam pencapaian sasaran ke-6.4 PJMD Jawa Timur 2019-2024 : Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi Komunikasi, dengan indikator pencapaian sasarannya yaitu “Indeks SPBE”.
Berdasarkan sasaran RPJMD Jawa Timur 2019-2024 di atas, maka tujuan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dapat dirumuskan sebagai berikut : “Mewujudkan Transparansi, Akses dan Data Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik”
Dinas kominfo prov. Jatim mendukung pada misi ke 3 (tiga) RPJMD yaitu “Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Inovatif, Terbuka, Partisipatoris Memperkuat Demokrasi Kewargaan untuk Menghadirkan Ruang Sosial yang menghargai prinsip Kebhinekaan”. Dinas Kominfo Prov. Jatim juga mendukung di tujuan 6 RPJMD “Terwujudnya Pemerintahan yang Baik” dan juga mendukung di sasaran 6.4 RPJMD “Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi”.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 11 OF 54 Cascading adalah proses manajemen kinerja organisasi dan bagaimana cara melakukannya. Cascading Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur sebagai berikut :
INDIKATOR
TUJUAN 1 SASARAN 1 PROGRAM KEGIATAN
ANGGARAN (RP) KETERANGAN Indeks SPBE Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah Indikator : Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah Program Kesekretariatan Indikator : - Persentase indikator program yang tercapai - Persentase realisasi anggaran - Indeks Profesional ASN 1. Kegiatan Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Anggran Perangkat Daerah Indikator : - Jumlah Dokumen 649.715.800 2. Kegiatan Pengelolaan Administrasi Keuangan Indikator : - Jumlah Laporan 1.174.871.500 3. Kegiatan Ketatausahaan dan Kepegawaian Indikator : - Jumlah Dokumen 9.278.216.900
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 12 OF 54
SASARAN 2 PROGRAM KEGIATAN ANGGARAN (RP) KETERANGAN
Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur Indikator 1 : Persentase Perangkat Daerah Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang Memenuhi Standart Layanan Informasi 1. Program Pelayanan Informasi Publik dalam rangka Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik Indikator : Persentase PD Pemprov Jtim dan Kab/Kota yang telah mengimplementa sikan UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik 1. Pelayanan Informasi Publik dalam rangka pelaksanaan keterbukaan informasi publik Indikator : Persentase tindak lanjut pengaduan masyarakat 792.839.000 2. Produksi Konten Informasi Publik Indikator : Jumlah produksi Informasi Publik 1.271.600.000 3. Penyebarluasan Informasi Publik Indikator : - Jumlah penyebaran informasi melalui media cetak - Jumlah penyebaran informasi melalui media elektronik - Jumlah penyebaran informasi melalui media luar ruang 5.347.710.000 4. Pelayanan sengketa informasi publik Indikator : Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi 1.713.850.000 2. Program Pengelolaan Komunikasi Publik Indikator : Persentase Lembaga publik yang aktif dalam pengelolaan komunikasi publik 1. Penyusunan agenda Setting dan Strategi komunikasi pemerintah daerah Indikator : Jumlah dokumen laporan strategi komunikasi 3.210.838.500
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 13 OF 54 pemerintah daerah 2. Penyelenggaraan Hubungan Masyarakat dan Manajemen Krisis Komunikasi Publik Indikator : Jumlah Perangkat Daerah yang mengimplementa ikan strategi komunikasi publik 569.852.000 3. Penyelenggaraan Kemitraan Komunitas dan Media Komunikasi Publik Indikator : Jumlah komunitas yang meimplementasik an strategi komunikasi pemerintah daearah 4.182.721.000 Indikator 2 : Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online 1. Program Pengelolaan Aplikasi Informatika Indikator : Persentase Aplikasi yang memenuhi standart teknis pembangunan aplikasi 1. Penyelenggaraan e-Government (SPBE) Indikator : Jumlah kebijakan tata kelola TIK
36.680.000 2. Layanan Pengembangan dan Pengelolaan Aplikasi Umum dan Aplikasi Khusus yang Terintegrasi Indikator : - jumlah agen TIK yang terlatih - jumlah aparatur pengelola TIK yang terlatih 365.574.843 3. Layanan Akses Internet, Intranet dan Komunikasi Intra Pemerintah Daerah 6.692.675.000
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 14 OF 54 Indikator : - Jumlah aplikasi yang terbangun - Jumlah aplikasi yang terintegrasi 2. Program Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Indikator : Persentase Perangkat Daerah yang terlayani infrastruktur TIK 1. Layanan Akses Internet, Intranet dan Komunikasi Intra Pemerintah Daerah Indikator : - Jumlah perangkat daerah yang terkoneksi jaringan backbone Pemprov Jatim - Jumlah perangkat daerah yang terlayani bandwitdh - Jumlah aparatur pengelola jaringan TIK yang terlatih 6.692.675.000 2. Layanan Infrastruktur Dasar Data Center, Disaster Recovery Center dan TIK
Indikator : Persentase downtime/ava ilability 984.300.000 3. Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Infrastruktur Indikator : Jumlah hasil laporan pengelolaan infrastruktur TIK 524.200.000
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 15 OF 54 Presentase Release data statistik akurat yang tepat waktu
SASARAN 3 PROGRAM KEGIATAN ANGGARAN (RP) KETERANGAN
Persentase pemenuhan ketersediaan data statistik sektoral Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral Indikator : Persentase data statistik sektoral yang tersedia 1. Pengumpulan Data Statistik Sektoral Indikator : Persentase pemasukan data (response rate) statistik sektoral 27.570.000 2. Kegiatan Kemitraan Lembaga Kehumasan Pemerintah Indikator : Jumlah perangkat daerah yang mengimplement asikan strategi komunikasi publik 384.150.000 3. Kegiatan Penguatan Sumber Daya Komunikasi Publik Indikator : Jumlah komunitas yang mengimplement asikan strategi komunikasi pemerintah daerah 315.400.000 Presentase Informasi Persandian yang Diamankan
SASARAN 4 PROGRAM KEGIATAN ANGGARAN (RP) KETERANGAN
Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi Indikator : Persentase Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Jatim yang Mematuhi Kebijakan Keamanan Informasi Program Penyelenggaraan Pengamanan Informasi Pemerintah Indikator : Persentase Aplikasi yang diamankan 1. Peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur pemerintah daerah dibidang keamanan informasi Indikator : - Jumlah aparatur pengelola persandian dan keamanan informasi - Jumlah Alat peraga keamanan 25.300.000
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 16 OF 54 informasi 2. Pengembangan Layanan Keamanan Informasi Indikator : Jumlah aplikasi yang terlindungi 133.523.500 3. Penyelenggaraan jaring komunikasi sandi Indikator : Jumlah komunikasi persandian dan keamanan informasi 149.111.000
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 17 OF 54
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 20 OF 54
F. RINGKASAN LAPORAN HASIL EVALUASI
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memperoleh nilai 82,46 atau predikat A dengan interpretasi memuaskan. Penilaian tersebut menunjukkan tingkat efetivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya sudah cukup memadai, serta kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menunjukkan hasil yang memuaskan. Rincian penilaian tersebut adalah sebagai berikut :
No Komponen Bobot Nilai 2019 Nilai 2020
1. Perencanaan Kinerja 30% 23,78 23,78
2. Pengukuran Kinerja 25% 20,94 20,94
3. Pelaporan Kinerja 15% 12,94 12,94
4. Evaluasi Kinerja 10% 8,21 8,42
5. Pencapaian Kinerja 20% 16,38 16,38
6. Nilai Hasil Evaluasi 100% 82,25 82,46
Tingkat Akuntabilitas Kinerja A
(Memuaskan)
B (Memuaskan)
Tim evaluasi merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut :
1. Menerapkan Performance Based Organization dengan menjadikan Renstra tahun 2019-2024 sebagai acuan dalam membangun Organisasi. Apabila diperlukan perlu dilakukan pemutakhiran perencanaan menyesuaikan dengan kondisi terkini;
2. Lebih mendorong penerpan budaya kinerja dengan menyusun indikator kinerja individu yang selaras dengan kinerja organisasi serta dijadikan acuan dalam penyusunan SKP;
3. Pimpinan Perangkat Daerah agar memastikan pada setiap jenjang jabatan selalu dilakukan monitoring, mengukur, dan menagih dan menyimpulkan kinerja sebagaimana yang disepakati pada tiap tingkatan. Pemanfaatan TI yang telah ada agar bisa dioptimalkan. Memastikan seluruh jajaran agar dapat memanfaatkan aplikasi dengan baik;
4. Meningkatkan kapasitas SDM dalam hal implementasi dan evaluasi akuntabilitas manajemen kinerja di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur;
5. Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur agar senantiasa melakukan peningkatan capaian kinerja secara berkelanjutan.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 21 OF 54
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
PERENCANAAN KINERJA
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Jawa Timur Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Pergub Jatim No. 80 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur sesuai tugas pokok dan fungsinya adalah melaksanakan urusan pemerintah daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dibidang komunikasi dan informatika, statistic dan persandian yang berpedoman pada misi ke empat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yaitu “meningkatkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik” dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bidang komunikasi dan informatika.
Rencana Strategis
Sasaran yang hendak dicapai oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dalam kurun waktu 5 (lima) tahun sesuai dengan Renstra tahun 2019 – 2024, dapat dirumuskan berdasarkan tujuan yang ada, yaitu :
Tujuan Renstra tersebut dengan di dukung 3 (tiga) indikator sebagai berikut : “Mewujudkan Transparansi, Akses dan Data
Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik”
INDIKATOR TUJUAN 1 “Indeks SPBE”
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 22 OF 54
No Tujuan Indikator Tujuan Target
2020 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 1. Mewujudkan Transparansi, Akses dan Data Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik
Indeks SPBE 3,2 3,40 106%
Pada Tahun 2020 ada peningkatan capaian Indeks SPBE tahun 2020 karena pada layanan managemen perencanaan dan keuangan sudah memanfaatan aplikasi yang terintegrasi secara nasional, namun demikian capaian dari sisi kebijakan masih harus ditingkatkan dengan menyusun kebijakan yang mendukung kebutuhan integrasi sistem layanan dengan sistem aplikasi lain. Dengan target 3,2 dan realisasi 3,4 dibandingkan dengan tahun lalu dengan nilai SPBE 3,1.
No Tujuan Indikator Tujuan Target
2020 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 1. Mewujudkan Transparansi, Akses dan Data Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik
Persentase release data statistik akurat yang tepat waktu 66% 0,37% 0,6% 3,2 3,4 Target 2020 Realisasi 2020
Indeks SPBE
Target 2020 Realisasi 2020 INDIKATOR TUJUAN 2“Persentase release data statistik akurat yang tepat waktu”
Capaian 2020
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 23 OF 54 Pada tahun 2020 jumlah data yang akurat tepat waktu (data infografis) 70 data sedangkan jumlah seluruh data yang terpublish 320. Pada tahun 2020 data yang disampaikan tepat waktu mengalami pengurangan sebesar 0,6% dikarenakan pada tahun 2020 dampak pandemi sehingga tidak bisa menerbitkan buku infografis. Maka dari itu Tahun 2020 tidak ada anggaran untuk pengembangan sistem big data. Dengan memanfaatkan sistem yang ada, maka telah dilakukan:
1. Pemadanan data penerima bantuan sosial (BST, BPNT, PKH dan JPS) berbasis NIK;
2. Pemadanan data driver online roda 2 dan roda 4 yang terdampak Covid-19 dengan data DTKS;
3. Pendefinisian tingkat kesadaran pendidikan dan rasio kasus kesehatan terhadap kesejahteraan/tingkat kemiskinan.
No Tujuan Indikator Tujuan Target
2020 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 1. Mewujudkan
Transparansi, Akses dan Data Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik Persentase Informasi Persandian yang Diamankan 35% 35,4% 101,1% 0,37% 66% Realisasi 2020 Target 2020
Persentase release data statistik akurat yang tepat waktu
INDIKATOR TUJUAN 3
“Persentase Informasi Persandian yang Diamankan”
Capaian 2020
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 24 OF 54 Persentase informasi persandian yang diamankan target 35% realisasi 35,4% sehingga capaian 100,1 %. Informasi persandian yang telah diamankan dengan Pola Hubungan Komunikasi Sandi (PHBS) dalam Jaringan Komunikasi Sandi (JKS) Internal Organisasi Perangkat Daerah melalui sanapati sebanyak 200 informasi dari total 565 Informasi yang masuk.
Informasi Persandian yang diamankan berdasarkan jenis klasifikasinya menjadi tiga yaitu berita biasa, terbatas dan rahasia. Berdasarkan metode transimisnya di kategorikan menjadi tiga yaitu derajat kecepatan segera, sangat segera dan Kilat. Sepanjang tahun 2020, dimana informasi persandian yang telah diamankan dengan Pola Hubungan Komunikasi Sandi (PHBS) dalam Jaringan Komunikasi Sandi (JKS) Internal Organisasi Perangkat Daerah melalui sanapati sebanyak 200 informasi persandian yang telah di amankan dari total 565 berita yang ditujukan dan bersumber dari sekretariat daerah.
Pemprov. Jawa Timur telah membentuk GOV CSIRT (Computer Security Incident Response Team) yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/26/KPTS/013/2020 tentang Tim Respon Insiden Keamanan Komputer Provinsi Jawa Timur, dan merupakan provinsi pertama yang telah membentuk dan melaunching GOV CSIRT. Urusan persandian dan keamanan informasi dapat mengoptimalkan pengamanan informasi elektronik dan non elektronik yang ada di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan memanfaatkan JatimProv-CSIRT yang terbentuk tahun 2020.
Untuk mewujudkan Tujuan yang di capai oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur perlu di tententukan Sararan Strategis, yaitu sebagai berikut :
35%
35,4%
Target 2020 Realisasi 2020
Persentase Informasi Persandian yang Diamankan
Capaian 2020
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 25 OF 54 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur;
3. Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas;
4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi.
Sebagai tolak ukur untuk tercapainya sasaran kinerja maka Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menetapkan 5 (lima) Indikator Kinerja Utama sebagai berikut :
1. Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah;
2. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi;
3. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online;
4. Persentase pemenuhan ketersediaan data statistik sektoral;
5. Persentase Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Jatim yang Mematuhi Kebijakan Keamanan Informasi.
A. INDIKATOR KINERJA UTAMA
Dinas Kominfo Prov. Jatim telah menetapkan Indikator Kinerja (IKU) untuk mengukur keberhasilan organisasi dalam mencapai sasaran strategis organisasi. Penetapan Indikator Kinerja Utama telah mengacu pada RPJMD dan Renstra Tahun 2019-2024.
Adapun Indikator kinerja utama Dinas Kominfo Prov. Jatim yang menjadi acuan untuk periode waktu tahun 2019-2024, sebagai berikut :
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 26 OF 54
Tabel 2.1
Indikator Kinerja Utama Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Timur tahun 2019 – 2024 telah menetapkan arah kebijakan yang terkait langsung dengan bidang komunikasi dan informatika, dengan arah kebijakan/strategi yaitu : ”Mengembangkan konsep reformasi birokrasi sebagai reformasi administrasi yang terdiri dari elemen regulasi, sumber daya manusia, teknologi informasi dan kontrol masyarakat, untuk menghasilkan pelayanan publik yang lebih jelas tolak ukurnya”.
Strategi pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran serta indikator kinerja utama, Dinas Kominfo Prov. Jatim di implementasikan melalui 7 program yang didukung 22 kegiatan :
Program prioritas :
1) Program Pengelolaan Informasi Publik
Program ini bertujuan untuk penyebarluasan informasi dalam rangka memberikan layanan informasi dan pengaduan masyarakat melalui kegiatan
TUJUAN INDIKATOR TUJUAN SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA 1. Mewujudkan Transparansi, Akses dan Data Sektoral dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Publi
Indeks SPBE Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah
Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi 2. Persentase Perangkat
Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online Persentase Release Data Statistik Akurat yang Tepat Waktu Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas Persentase pemenuhan ketersediaan data statistik sektoral Persentase Informasi Persandian yang Diamankan Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Jatim yang Mematuhi Kebijakan Keamanan Informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 27 OF 54 PPID Provinsi Jawa Timur yang membentuk Forum Komunikasi PPID sebagai wadah konsultasi dan sharing knowledge dan permasalahan dengan PPID Pembantu di Kabupaten/Kota. PPID Provinsi Jawa Timur mengembangkan aplikasi SIKIPO (Sistem Keterbukaan Informasi On Line) yang menyediakan Daftar Informasi dan Dokumentasi Publik (DIDP) Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota.
2) Program Pengelolaan Komunikasi Publik
Program ini bertujuan dalam rangka melaksakan kebijakan kerjasama antar lembaga komunikasi dan informasi dalam rangka pemberdayaan dan peran aktif masyarakat dalam penyebarluasan informasi, antara lain Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK), forum bakohumas, ngopi bareng pak de karwo, festival Pertunjukan Rakyat (Pertura) dan pengelolaan issue aktual. 3) Program Pengelolaan Aplikasi Informatika
Program ini bertujuan untuk mendorong seluruh OPD Pemerintah Prov. Jatim dan Kabupaten/Kota dalam ketersediaan website untuk memberikan informasi pemerintahan dan pembangunan di Jawa Timur, antara lain :
- Implementasi Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE), aplikasi e-sakip, hosting collocation melalui data center.
- Melakukan integrasi aplikasi
- Menyusun kebijakan di bidang keamanan informasi
- Mengadakan pelatihan/sertifikasi bagi personil yg menangani persandian dan keamanan informasi
- Mengikutsertakan karyawan Dinas Kominfo Prov. Jatim pada pelatihan/sertifikasi (Pendidikan dan Pelatihan Sandiman) dengan predikat : Terbaik Pertama yang diadakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
4) Program Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Program ini bertujuan dalam pengembangan, pengendalian dan pemeliharaan infrastruktur jaringan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Jawa Timur, antara lain :
- Pengendalian dan pendistribusian bandwidth oleh Dinas Kominfo Prov. Jatim
- Keterlibatan tim TIK Dinas Kominfo dalam penelitian anggaran APBD, PABBD, layanan TIK melalui Network Operations Center (NOC).
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 28 OF 54 - Melaksanakan FGD “Pemanfaatan Hosting dan Colocation bagi OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur”. Pada FGD tersebut disosialisasikan tentang kualitas dan kapasitas Data Center Pemprov Jatim, mengenai tingkatan (tier) serta sertifikat standardisasi yang telah didapatkan oleh Data Center Pemprov Jatim.
5) Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral
Program ini bertujuan untuk menyajikan data statistik sektoral sebagai pendukung perencanaan pembangunan agar lebih terarah, efektif dan efisien.
- Bidang Pengelolaan Data dan Statistik berkomitmen terus dalam penguatan Statistik Sektoral dalam mewujudkan Satu Data Jawa Timur. - Melakukan bentuk pendampingan dan kerjasama dengan akademisi
dalam hal ini dengan ITS dan UNAIR Surabaya dalam pengembangan capacity building dalam pengelolaan statistik sectoral di Jawa Timur. - Penguatan sumber daya manusia yang mempunyai latar belakang statistik
(tenaga fungsional statistisi)
- Memaksimalkan penggunaan Aplikasi integrasi.jatimprov.go.id/ dalam proses pengumpulan data statistik sektoral.
6) Penyelenggaraan Pengamanan Informasi Pemerintah
Program ini bertujuan untuk menyajikan data aplikasi yang diamankan seiring dengan semakin maraknya serangan siber terhadap situs pemerintah maka keamanan informasi harus mendapatkan perhatian utama. Beberapa hal yang harus dilakukan adalah meningkatkan awarness tentang keamanan informasi kepada Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim dan Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Program Penunjang :
1) Program Pelayanan Pelayanan Kesekretariatan
Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan administrasi kantor dalam mewujudkan tertib administrasi di lingkungan Dinas Kominfo Prov. Jatim.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 29 OF 54
B. RENCANA KINERJA TAHUN 2020
Perencanaan kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis dan akan dilaksanakan oleh instansi pemerintah melalui berbagai program dan kegiatan tahunan. Dokumen Rencana Kinerja memuat informasi tentang sasaran yang ingin dicapai dalam tahun yang bersangkutan, Indikator Kinerja Sasaran, dan Rencana Capaiannya. Indikator Kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian tujuan dan sasaran organisasi.
Dalam tahun 2020 Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim menetapkan rencana kinerja sebagai berikut :
NO SASARAN INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) TARGET 2020
1 2 3 4
1. Meningkatnya
Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah
83,5
2.
Meningkatnya
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi
62%
2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online
25%
3. Meningkatnya
ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas
Persentase pemenuhan ketersediaan data statistik sektoral 62,5% 4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Jatim yang Mematuhi Kebijakan Keamanan Informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 30 OF 54 C. PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020
Perjanjian Kinerja merupakan instrumen pelaksanaan Peraturan Menteri Pendayagunaan Apara-tur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja.
Sebagai wujud pernyataan komitmen atau tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya, maka rencana kinerja tahunan ditetapkan sebagai penetapan Perangkat Daerah dengan rumusan program kegiatan yang akan dilaksanakan.
Tujuan dibuatnya Penetapan Kinerja adalah untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur.
Dalam Perjanjian Kinerja terdapat penyataan kesepakatan kinerja yang akan dicapai antara pimpinan unit kerja yang menerima amanah/tanggung jawab dengan pihak yang memberikan amanah/tanggung jawab. Perjanjian Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2020, secara rinci adalah sebagai berikut:
LAMPIRAN
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020
DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TIMUR
NO SASARAN
STRATEGIS
INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)
TARGET 2020 PROGRAM ANGGARAN 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah 83,5 Pelayanan Kesekretariatan Rp 11.102.804.200 2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur 1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi 62% - Pengelolaan Informasi Publik - Pengelolaan Komunikasi Publik Rp 17.089.410.500 2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik 25% - Pengelolaan Aplikasi Informatika - Pengelolaan Infrastruktur Teknologi Informasi Rp 8.744.379.843
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 31 OF 54
online dan Komunikasi
3. Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas
Persentase aplikasi yang memenuhi standart keamanan informasi 25% Pengelolaan Aplikasi Informatika Rp 543.204.843 4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase data statistik pembangunan yang dipublikasikan 62,5% Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral Rp 975.120.000
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 32 OF 54
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
AKUNTABILITAS KINERJA
A. CAPAIAN KINERJA DINAS KOMINFO PROV. JATIM
Pengukuran capaian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi dengan rencana berdasarkan target yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja selama satu tahun. Capaian kinerja tersebut akan memberikan jawaban terhadap keberhasilan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam melakukan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika.
Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika selama Tahun 2020 dapat dilihat dari beberapa perspektif yang meliputi Pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), pelaksanaan kinerja anggaran, dan kinerja lainnya yang menunjukkan achievement dan penghargaan yang diperoleh Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas. Selain itu pelaksanaan evaluasi internal yang dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam upaya meningkatkan pengelolaan kinerja.
Pengukuran Kinerja digunakan sebagai dasar untuk penilaian keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang dimaksud, yang ditetapkan dalam Visi dan Misi Dinas Kominfo Prov. Jatim. Pengukuran yang dimaksud itu merupakan suatu hasil dari suatu penilaian yang sistematis dan didasarkan pada kelompok pengukuran yang telah tercantum dalam Renstra SKPD.
Penilaian dimaksud tidak terlepas dari kegiatan mengolah masukan menjadi keluaran dan penilaian dalam proses penyusunan/ kegiatan yang dianggap penting dan berpengaruh terhadap pencapaian sasaran tujuan.
Agar mencapai hasil maka pengukuran kinerja ini digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan program/kegiatan pada tahun 2020 sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Dinas Komuniksi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 33 OF 54 Adapun Tabel Pengukuran Kinerja disajikan sebagai berikut :
Tabel 3.1 Pencapaian Kinerja
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2020 Realisasi 2020 % Capaian 1 2 3 4 5 6 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah 83,5 82.46 98,8% 2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi
62% 41,93% 67,6%
2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online
25% 27,27% 109,08%
3. Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas
Persentase data statistik pembangunan yang dipublikasikan
62,5% 21,9% 35,0% 4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase aplikasi yang memenuhi standart keamanan informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 34 OF 54
Tabel 3.2
Perbandingan Realiasi Kinerja
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2020 Realisasi
2017 2018 2019 2020 1 2 3 4 5 6 7 8 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah 83,5 81,39 82,05 82,25 82,46 2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi 62% - 32,2 % 37,6% 41,93 % 2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online 25% - - - 27,27 % 3. Meningkatnya ketersediaan data statistik pembangunan provinsi yang di publikasikan
Persentase data statistik
pembangunan yang dipublikasikan 62,5% - - 65,7% 21,9%
4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase aplikasi yang memenuhi standart keamanan informasi
25% - 20,6 % 41,06 % 12,72 %
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 35 OF 54
Tabel 3.3
Perbandingan Realiasi Kinerja s/d Akhir Periode RPJMD
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Akhir RPJMD Realisasi Tingkat Kemajuan 1 2 3 4 5 6 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah
85,5 82,46 96,4% 2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi
70% 37,6% 53,7%
2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online 45% 27,27% 60,6% 3. Meningkatnya ketersediaan data statistik pembangunan provinsi yang di publikasikan
Persentase data statistik pembangunan yang dipublikasikan 70% 21,9% 31,3% 4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase aplikasi yang memenuhi standart keamanan informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 36 OF 54
Tabel 3.4
Perbandingan Realiasi Kinerja dengan Realisasi Nasional
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Realisasi Tahun 2020 Realisasi Nasional Ket. (+/-) 1 2 3 4 5 6 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah
82,46 2. Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi
37,6% - -
2. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online 27,27% - - 3. Meningkatnya ketersediaan data statistik pembangunan provinsi yang di publikasikan
Persentase data statistik pembangunan yang dipublikasikan 21,9% - - 4. Meningkatnya Kepatuhan Perangkat Daerah terhadap Kebijakan Keamanan Informasi
Persentase aplikasi yang memenuhi standart keamanan informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 37 OF 54
B. ANALISA CAPAIAN KINERJA DINAS KOMINFO PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2020
Pengukuran capaian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi dengan rencana berdasarkan target yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja selama satu tahun. Capaian kinerja tersebut akan memberikan jawaban terhadap keberhasilan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam melakukan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika.
Akuntabilitas Kinerja organisasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur merupakan kinerja secara kolektif dari seluruh unit kerja di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Dengan didasarkan atas Perjanjian Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur tahun 2020, telah dilakukan pengukuran dan evaluasi kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Metode pengukuran capaian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 adalah dengan cara membandingkan antara realisasi kinerja dengan target kinerja yang ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur Tahun 2020. Capaian kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur tahun 2020 dapat disampaikan sebagai berikut :
Sasaran 1 : Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah
Indikator Sasaran 1 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2020 Realisasi 2019 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 1. Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Perangkat Daerah 1. Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah layanan informasi 83,5 82,25 82,46 98,8%
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 38 OF 54 Pada tahun 2020 berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur memperoleh nilai 82,46 atau dengan predikat A dengan intepretasi Memuaskan. Penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efesiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerjanya sudah cukup memadai, serta kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur.
Rekomendasi Berita Acara Evaluasi SAKIP 2019 :
1. Dalam penyajian pemaparan belum tersampaikan secara konkrit, penggunaan aplikasi untuk dapat meningkatkan effisiensi kinerja perencanaanpenganggaran-pelaksanaan kegiatan;
2. Membuat pemetaan Crosscutting Kolaborasi program antar Stakeholder sebagai upaya keberlangsungan program, factor Pengganda dan factor laverage untuk meningkatkan dampak dan manfaat;
3. Menyempurnakan kembali dokumen mitigasi risiko agar dikaitkan dengan kinerja yang akan dicapai;
4. Menyempurnakan kembali perencanaan kinerja dilihat kembali indikator kinerja pada tujuan dan sasaran yang dituangkan dalam draft reviu renstra.
Sasaran 2 : Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
Indikator Kinerja 1 82,46 82,25 83,5 Realisasi 2020 Realisasi 2019 Target 2020
Nilai Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah layanan informasi
Capaian 2020 Berdasarkan Target
Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 39 OF 54 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2020 Realisasi 2019 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 7 1. Meningkat nya diseminasi informasi, dan 1. Persentase OPD Prov. Jatim dan Kab/Kota di Jawa Timur yang memenuhi standart layanan informasi 25% 37,6% 25,4% 101,6%
Hasil dari monev oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur tahun 2020 serta Perangkat Daerah yang menyerahkan data berupa SK dan DIP terkait Pejabat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) ada 27 Perangkat Daerah, sedangkan Hasil dari monitoring dan Evaluasi Komisi Informasi tahun 2020 kab/kota yang memenuhi standar layanan informasi ada 12 kab/kota.
Upaya yg dilakukan PPID Prov. Jatim, dengan mengirimkan surat ke Perangkat Daerah dan Kab/ kota untuk menyerahkan update SK, DIP tahun 2021 dan Laporan layanan informasi publik tahun 2020 ke PPID Prov. Jatim. PPID Prov. Jatim juga telah melaksanakan monev khusus kepada beberapa kab/kota yg memiliki nilai rendah dalam pemeringkatan monev KI (kurang memenuhi standart layanan informasi) pada bulan Oktober 2020 yang lalu.
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡 𝐷𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑃𝑟𝑜𝑣𝑖𝑛𝑠𝑖 𝐽𝑎𝑤𝑎 𝑇𝑖𝑚𝑢𝑟 𝑑𝑎𝑛 𝐾𝑎𝑏𝑢𝑝𝑎𝑡𝑒𝑛/𝐾𝑜𝑡𝑎 𝑑𝑖 𝐽𝑎𝑤𝑎 𝑇𝑖𝑚𝑢𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑠𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎𝑟𝑡 𝑙𝑎𝑦𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑓𝑜𝑟𝑚𝑎𝑠𝑖 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡 𝐷𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑃𝑟𝑜𝑣𝑖𝑛𝑠𝑖 𝐽𝑎𝑤𝑎 𝑇𝑖𝑚𝑢𝑟 𝑑𝑎𝑛 𝐾𝑎𝑏𝑢𝑝𝑎𝑡𝑒𝑛/𝐾𝑜𝑡𝑎 𝑑𝑖 𝐽𝑎𝑤𝑎 𝑇𝑖𝑚𝑢𝑟 𝑥100% 27 + 12 55 + 38 𝑥 100% = 41,93% Capaian 2020 Berdasarkan Target
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 40 OF 54 Pada tahun 2020 jumlah Perangkat Daerah yang memenuhi standart layanan informasi sejumlah 27 PD sedangkan Kab/Kota yang memenuhi standart layanan informasi 12. Data tersebut diambil dari Perangkat Daerah Prov. Jatim dan Kab/Kota yang telah menyerahkan SK dan DIP serta hasil Monev di tahun 2020.
Sasaran 2 : Meningkatnya Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transparansi, Akses, Interaktivitas Publik dan layanan infrastruktur di Jawa Timur
Indikator Kinerja 2 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target 2020 Realisasi 2019 Realisasi 2020 Capaian 2020 1 2 3 4 5 6 7 1. Meningkatnya diseminasi informasi, dan keterbukaan informasi publik 1. Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online 25% 25,4% 27,27% 109,08 %
Daftar Perangkat Daerah Yang Memiliki Pelayanan Publik Online pada tahun 2020, sebagai berikut :
1. Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur 2. Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur
3. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur
Capaian 2020 Berdasarkan Target
Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online
Dinas Kominfo Prov. Jatim | Jl. Ahmad Yani No. 242-244 Surabaya PAGE 41 OF 54 4. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur
5. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur
6. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur
7. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur 8. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
9. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur 10. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur 11. Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur
12. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar Malang Provinsi Jawa Timur 13. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedono Madiun Provinsi Jawa Timur 14. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Provinsi Jawa Timur 15. Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Provinsi Jawa Timur
Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang Memiliki Pelayanan Publik Online :
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡 𝐷𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑙𝑎𝑦𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑝𝑢𝑏𝑙𝑖𝑘 𝑜𝑛𝑙𝑖𝑛𝑒 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢ℎ 𝑃𝐷 𝑑𝑖 𝐿𝑖𝑛𝑔𝑘𝑢𝑝 𝑃𝑒𝑚𝑝𝑟𝑜𝑣. 𝐽𝑎𝑡𝑖𝑚 𝑥100%
Jumlah Perangkat daerah yang memiliki layanan publik online ada 15 PD, dengan formulasi perhitungan sebagai berikut :
15
55 𝑥 100% = 27,27%
Persentase Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Jatim yang memiliki layanan publik online target tahun 2020 25% realisasi di tahun 2020 sebesar 27,27% sehingga capaiannya 109,08 %. Dengan fasilitas hosting, domain dan konsultasi pengembangan aplikasi dari Dinas Kominfo Prov Jatim, semakin banyak Perangkat Daerah yang melaksanakan pelayanan publik online.
Sasaran 3 : Meningkatnya ketersediaan dokumen statistik yang terpercaya dan berkualitas
Indikator Kinerja
Persentase pemenuhan ketersediaan data statistik sektoral