• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROMOSI DAN OMZET PENJUALAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROMOSI DAN OMZET PENJUALAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PROMOSI DAN OMZET PENJUALAN

(SUATU STUDI PADA PT SINAR GALESONG PRATAMA GORONTALO)

Mohamad Amirudin R Yunus

Jurusan Manajemen Program Studi Sarjana Manajemen

ABSTRAK

Mohamad Amirudin R Yunus, NIM 931 410 060. 2014. “Promosi dan Omzet Penjualan (Suatu Studi Pada PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo)”. Skripsi, Program studi S-1 Manajemen Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Gorontalo. Dibawah bimbingan Irwan Yantu S.pd,. M.Si selaku pembimbing I dan Andi Juanna S.Pd,. M.Sc selaku pembimbing II.

Penelitian ini didasarkan pada rumusan masalah yaitu seberapa besar Pengaruh Promosi terhadap Omzet Penjualan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo. Adapun yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Promosi terhadap Omzet Penjualan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo.

Metode Yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode ini digunakan untuk meramalkan pengaruh variabel X (Promosi) merupakan variabel dependen (Bebas) dan variabel Y (Omzet Penjualan) merupakan variabel independen (Terikat). Instrument yang digunakan adalah data sekunder serta untuk menganalisis data digunakan analisis regresi Linear.

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh antara Promosi terhadap Omzet Penjualan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo dengan hasil diperoleh persamaan regresi linier yaitu Y = 1.3643 + 0.487X. dan variabel Promosi memiliki koefisien regresi sebesar 0.710 artinya apabila terjadi peruabahan variabel Promosi , akan mempengaruhi Omzet Penjualan sebesar 71%. Serta sisanya sebesar 29% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

(3)

PENDAHULUAN

Pada era modern dimana persaingan terjadi sangat ketat, menuntut untuk setiap orang untuk dapat melakukan segala aktivitas dengan efektif dan efisien, termasuk dalam melakukan perjalanan dari tempat satu ketempat yang lain. Hal ini akan berpengaruh terhadap jenis kendaraan atau alat tranportasi yang digunakan.. Dalam kondisi sekarang, sepeda motor menjadi kendaraan favorit masyarakat selain efektif dan efisien di jalanan umum harganya juga dapat terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat.

Hal ini tentu menjadi peluang yang sangat menarik bagi pelaku usaha yang bergerak dalam dunia otomotif, khususnya yang bergerak dalam kenderaan roda dua untuk terus mengeluarkan inovasi-inovasi yang terbaru sehingga dapat menarik minat pembelian masyarakat sehingga dapat mendatangkan keuntungan ataupun income pada perusahaan tersebut. Selain itu pula penetapan strategi pemasaran yang tepat harus dilakukan untuk meningkatkan omzet perusahaan.

Definisi penjualan menurut Mulyadi (2008:202), “Penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalam menjual barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjual ke pembeli.”.

Dalam meningkatkan omzet perusahan, diperlukan strategi atau cara untuk dapat meningkatkan penjualan, Sehingga perusahaan dapat bertahan lebih lama dalam menghadapi competitor atau para pesaing yang bergerak dalam bidang yang

(4)

sama. Strategi dalam penjualan dapat digunakan dengan berbagai cara salah satunya yaitu promosi yang diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan.

Simorangkir mendefiniskan bahwa promosi merupakan suatu bagian yang penting, bukan hanya bagi bank saja, akan tetapi juga bagi perusahaan jenis lainnya (1985: 98). Betapapun canggihnya atau bagusnya suatu produk jika konsumen belum pernah melihat ataupun mendengar suatu produk yang dipasarkan oleh suatu perusahaan secara otomatis konsumen tidak akan membelinya.

Begitu pula yang telah diterapkan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo. Perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif khusunya dalam penjualan sepeda motor selalu bersaing untuk meningkatkan omzet penjualannya. Berikut data penjualan unit sepeda motor antara tahun 2012-2013 :

(5)

Tabel 1 : Penjualan Motor Suzuki Cash Dan Kredit Tahun 2012 TYPE CASH KREDIT

FK-D 0 0 SDK/TITAN 16 223 SDK/TITAN CW 35 475 SCDZ 0 0 FVLB 0 0 FVLE 0 0 FL SD 0 0 RCD/Axelo RCD 12 88 RCDZ/RCD F 0 1 RCMD/Axelo RCMD 4 56 AXELO SCDXL 12 35 UY CW/CZ 10 117 Nex 27 315 UK/UKZSC 13 70 UW SC/HAYATE 2 18 UW-SZ 0 0 FU CD/ Z 215 535 EN 125 15 95 UF NE & NZ 0 2 GW 250 0 0 TOTAL 361 2030

(6)

Tabel 2 : Penjualan Motor Suzuki Cash Dan Kredit Tahun 2013 TYPE CASH KREDIT

SDK/TITAN 24 103 SCDKA/TITIAN CW 35 222 SCDZ 35 73 FVLB 3 9 FVLE 20 11 FL SD RCD/Axelo RCD 11 17 RCD/RCD F RCMD/Axelo RCMD 2 10 AXELO SCDXL 1 UY CW/CZ Nex 41 159 UK/UKSZC 13 UW SC/HAYATE 6 UW-SZ 5 FU CD/Z 38 464 EN 125 20 31 UF NE & NZ 2 12 GW 250 2 TOTAL 221 1138

Berdasarkan data penjualan per unit di atas yakni pada tahun 2013 mengalami penurunan penjualan melalui cash ataupun kredit. Untuk menaikkan omzet penjualan PT. Sinar Galesong Pratama melakukan berbagai promosi antara lain memberikan potongan harga jika ada suatu lembaga atau instansi yang ingin

(7)

membeli motor di tempat tersebut untuk dijadikan motor dinas. Selain itu, PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mempromosikan produk diataranya yakni dengan melakukan acara grebek kampung yang bekerja sama dengan karang taruna Bone Pantai. Namun yang disayangkan dari kegiatan tersebut, dalam melaksanakan kegiatan promosinya PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo tidak menggunakan jasa SPG melainkan jasa sales force yang memiliki resiko tidak memiliki kecakapan ataupun keahlian dalam menjelaskan atau menggambarkan keuntungan-keuntungan jika membeli di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo.

Yang akibatnya berdampak pada naik turunnya omzet penjualan, karena yang dapat mempengaruhi naik ataupun turunnya omzet penjualan adalah promosi yang baik. Semakin baik promosi yang dilakukan maka minat beli yang dilakukan oleh konsumen juga naik sehingga dapat memberikan dampak kenaikan omzet penjualandi PT. Sinar Gelesong Pratama Gorontalo, namun jika promosi yang dilakukan tidak berjalan dengan baik maka minat beli konsumen juga rendah sehingga mengakibatkan penurunan omzet penjualan di PT. Sinar Galesong Pratam Gorontalo.

Berdasarkan penjelasan latar belakang di atas, peneliti ingin meneliti seberapa besar pengaruh promosi terhadap omzet penjualan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo. Oleh karena itu peneliti mengambil judul “Promosi dan Omzet Penjualan di PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo”

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil pengujian regresi dan hipotesis menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan antara variabel

(8)

Promosi terhadap Omzet Penjualan. Hasil ini menunjukan bahwa penilaian yang baik mengenai indikator Promosi akan mendorong Omzet Penjualan akan produk PT. Sinar Galesong Pratama Cabang Gorontalo. Hal ini ditunjukkan dengan Hasil pengujian hipotesis uji t dengan nilai thitung 10.099 dan ttabel sebesar 2.353, dari hasil tersebut maka kriteria pengujiannya yaitu thitung > ttabel artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya bahwa Promosi berpengaruh terhadap Omzet Penjualan.

Dengan hasil regresi yang telah dilakukan, maka hal ini selaras dengan apa yang dilakukan oleh pihak PT. Sinar Galesong Pratama Cabang Gorontalo dimana berbagai macam usaha telah ditempuh oleh perusahaan dalam meningkatkan penjualan dengan berbagai cara salahnya melalui Promosi.

Dari persamaan regresi Y = 1.3643 + 0.487X dapat diartikan bahwa:

1. Konstanta = 1.3643

Jika variabel Promosi dalam model tidak berpengaruh secara signifikan,atau dengan kata lain konstan maka rata-rata nilai Omzet Penjualan adalah sebesar 1.3643 satuan

2. Koefisien X (Promosi) = 0.487

Jika Promosi mengalami peningkatan sebesar 1 (satu) point maka menyebabkan kenaikan Omzet Penjualan sebesar 0.487 point.

Hasil dari pengujian uji t dengan nilai thitung 10.099 dan ttabel sebesar 2.353, dari hasil tersebut maka kriteria pengujiannya yaitu thitung > ttabel artinya Ho ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya bahwa Promosi berpengaruh terhadap Omzet Penjualan.

(9)

Berdasarkan hasil mutiple R¬2 ( R Square) sebesar 0.710 (71%). Hal ini berarti 71% variabel Omzet Penjualan dapat dijelaskan oleh variabel Promosi. Sedangkan sisanya 29% dijelaskan oleh variabel lain diluar model pengujian ini, jelas bahwa variabel X (Promosi) memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap omzet penjualan PT. Sinar Galesong Pratama Gorontalo.

Berdasarkan hasil perhitungan SPSS (Statistical Product Service Solution) diperoleh persamaan regresi linear sederhana dimana Y= 1.3643 + 0.487X hal ini menunjukkan Jika variabel Promosi dalam model tidak berpengaruh secara signifikan,atau dengan kata lain konstan maka rata-rata nilai Omzet Penjualan adalah sebesar 1.3643 satuan. Sedangkan Koefisien Promosi mengalami peningkatan sebesar 1 (satu) point maka menyebabkan kenaikan Omzet Penjualan sebesar 0.487 point

. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana, maka penelitian ini dengan judul Promosi Dan Omzet Penjualan pada PT. Sinar Galesong Pratama Cabang Gorontalo dapat diambil kesimpulan bahwa

1. Promosi secara efektif dan efisien mempunyai pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap Omzet Penjualan. Hal ini dinyatakan dengan persamaan analisis regresi sederhana.

2. Dalam perhitungan keofisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 71% variabilitas mengenai Omzet Penjualan terhadap PT. Sinar Galesong Pratama Cabang Gorontalo dapat dijelaskan melalui Promosi, Sedangkan yang 29% dipengaruhi oleh variabel lain yang bukan menjadi variabel dalam penelitian ini dan diharapkan untuk dapat diteliti bagi yang berkepentingan.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahmat Fathoni. 2006. Metodologi Penelitian & Teknik Penyusunan Skripsi. Jakarta. PT Rineka Cipta.

Adhi Candra Rosa Putra. “Pengaruh promosi terhadap volume penjualan produk dana tabungan pada pt. Bank riau-kepri cabang utama pekanbaru”

Ardiansyah Rizky. Januari 2013. “Pengaruh harga, produk, dan promosi terhadap volume penjualan sepeda motor Honda.” Volume 1 Nomor 1, Januari 2013

Boyd, Walker dan Larreche. 2000. Manajemen Pemasaran : Suatu Pendekatan Strategis dengan Orientasi Global, Edisi Kedua.Jakarta : Erlangaa

Dwitha Ririn Triyani. 2012. Judul Skripsi “Analisis Bauran Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Mobil Daihatsu Pada PT. Jujur Jaya Sakti Makassar.” Skripsi : Makassar

Ghozali, Imam. 2001. Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang. Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Kotler , Philip, and Amstrong. 2006. Principles of Marketing. Tenth Edition. Pearson Education International

Kotler dan Keller. 2007. “Manajemen Pemasaran, edisis 12.” Indonesia. PT Indeks

Kotler Philip, (2001), Marketing Management, Analisis Planning, Impelementation and Control, Prentice Hall

Laksana, Fajar. 2008. Manajemen Pemasaran; Pendekatan Praktis. Yogyakarta. Garaha Ilmu

(11)

Schiffman and Lazar Kanuk, 2000, Costumer behaviour, Internasional Edition, Prentice Hall

Simorangkir, O.P, 1985. Pengantar Pemasaran Bank. Penerbit Aksara ersada Pers, Jakarta.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Alfabeta

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung. Alfabeta

Swastha Basu dan Irawan, 1990. Manajemen Pemasaran Modern, Liberty Yogyakarta.

Gambar

Tabel 1 : Penjualan Motor Suzuki Cash Dan Kredit Tahun 2012  TYPE  CASH  KREDIT
Tabel 2 : Penjualan Motor Suzuki Cash Dan Kredit Tahun 2013  TYPE  CASH  KREDIT

Referensi

Dokumen terkait

Rancang Bangun Ekonomi Mikro Islam 13 “Jika harga -harga gandum turun, pembebanan pajak dalam bentuk sejumlah uang tertentu (sebagai pengganti dari sejumlah gandum

Hasil wawancara dengan Bapak Yasin Yusuf selaku kepala madrasah MTs Mifatahul Falah Pati pada tanggal 19 November 2016.. Anak merupakan makhluk sosial yang tidak bisa

Dari hasil perlakuan yang sudah diberikan, dapat diketahui bahwa dengan adanya pemberian bimbingan kelompok teknik sosiodrama pada siswa maka perilaku prososial

Maka dari hasil perhitungan diatas dapat disimpulkan bahwa Total Asset Turnover (TATO) tahun 2015-2017 mengalami penurunan pada setiap tahunnya.Pada tahun 2016

Dalam kurikulum K13 tujuan pembelajaran IPA adalah untuk memberikan pengetahuan tentang konsep IPA, meningkatkan sikap ilmiah, mengembangkan keterampilan proses

Pada grafik laju alir yang ditunjukkan pada gambar 2 dapat diketahui hubungan laju aliran udara terhadap moisture ratio yaitu semakin tinggi laju aliran udara

 Untuk teman-teman UKM Paduan Suara STIE Perbanas Surabaya yang sudah memberikan pengalaman berorganisasi serta doa dan dukungan kepada saya selama penyelesaian skripsi

Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Pengetahuan Akhlakul Karimah Siswa.. Kompetensi guru pendidikan agama Islam dalam