PERANCANGAN PREVENTIVE MAINTENANCE
PADA MESIN BALL TEASTANDAR DI PABRIK TEH HIJAU
( STUDI KASUS DI PT. MITRA KERINCI )
TUGAS AKHIR
Disusun Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Diploma III (Ahli Madya) Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang
Oleh
Nama : Eko Tri Saputra
Nomor Bp : 1301011016
Pogram Studi : Teknik Mesin
Konsentrasi : Perawatan dan Perbaikan
KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI POLITEKNIK NEGERI PADANG
Tugas Akhir ini telah dipertahankan didepan sidang penguji dan dinyatakan lulus pada tanggal : 7 September 2016
Abstrak telah disetujui penguji :
Tanda Tangan 1 2 3 4
Nama Terang Rino Sukma,
ST.,MT Hendra, ST.,MT Rakiman, ST.,MT
Ruzita Sumiati, ST.,MT Mengetahui :
Ketua Jurusan Teknik Mesin :Hanif, ST.,MT
No. Alumni Politeknik Eko Tri Saputra
BIODATA
(a) Tempat / Tgl Lahir : Balai Gurah / 20 Desember 1994(b)Nama Orang Tua: M. Suwirdan Nurhaziza(c) Jurusan : Teknik Mesin.
(d) Program Studi : DIII Teknik Mesin (e) Konsentrasi:Perawatan dan Perbaikan (f) No. BP: 1301011016 (g) Tanggal Lulus: 7 September 2016(h)Prediket Lulus: ... (i) IPK: ... (j) Lama Studi: 3 Tahun
0 Bulan(k) Alamat Orang Tua : Jorong Balai Gurah, Kanagarian Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek,Kabupaten Agam, Sumatera Barat
Perancangan Preventive Maintenance Pada Mesin Ball Tea Standar Di Pabrik Teh Hijau (Studi Kasus Di PT. Mitra Kerinci)
Tugas Akhir D-III Oleh : Eko Tri Saputra
Pembimbing I: Rino Sukma, ST.,MT. dan Pembimbing II: Ichlas Nur, ST.,MT
ABSTRAK
Pengolahan teh hijau dilakukan melalui beberapa proses pengolahan yang dimulai dari pelayuan pucuk teh hingga proses sortasi. Mesin Ball Tea merupakan salah satu mesin yang sangat penting dalam proses pengolahan teh hijau. Karena sebelum dikeringkan menggunakan ball tea pucuk teh belum dapat dipasarkan. Akan tetapi, pucuk teh yang telah selesai dikeringkan pada ball tea telah dapat dipasarkan walaupun belum masuk ke tahap sortasi.
Untuk menjamin kondisi ball tea yang selalu siap pakai dan menghindari kerusakan tiba- tiba maka perlu disusun preventive maintenance. Preventive maintenace merupakan suatu kegiatan perawatan yang dilakukan secara berkala yang bertujuan untuk mencegah kerusakan- kerusakan yang dapat terjadi pada saat mesin digunaakan.
Sebelum menyusun preventive maintenance dibutuhkan beberapa data penting untuk mengetahui kondisi kerja dari ball tea seperti spesifikasi mesin, data pemeliharaan, data jam operasi, dan data penggantian spare partserta SOP perawatan mesin. Preventive maintenance yang dirancang yaitu jadwal perawatan, spesifikasi kerja perawatan daninspection checklist. Pereventive maintenance yang dirancang disesuaikan dengan kondisi kerja dari ball tea seperti jam operasi dari mesin. Sehingga waktu perawatan yang dibutuhkan nantinya tidak akan mengganggu proses produksi teh hijau.
19710902 199802 1 001 Tanda Tangan
Alumni telah mendaftar ke Politeknik Negeri Padang dan mendapatakan nomor alumni : Petugas Nomor Alumni Politeknik
1601035
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat serta karunianya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan semua proses kegiatan perkuliahan dan penyusunan Tugas Akhir ini.
Tugas Akhir ini disusun untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Diploma III (Ahli Madya) pada Jurusan Teknik Mesin Konsentrasi Perawatan dan Perbaikan di Politeknik Negeri Padangdengan judul ”Perancangan Preventive
Maintenance Pada Mesin Ball Tea Standar di Pabrik Teh Hijau (Studi Kasus di
PT. Mitra Kerenci)”.
Penyusunan laporan ini tidak lepas dari bimbingan dan bantuan berbagai pihak, baik secara moril maupun materil. Oleh karena itu, penulis mengucapaka terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:
1. Orang tua dan keluarga yang selalu memberikan dukungan kepada penulis. 2. Bapak Rino Sukma, ST., MT, selaku pembimbing I yang telah membimbing
penulis dalam membuat dan menyusun Tugas Akhir ini.
3. Bapak Ichlas Nur, ST., MT, selaku pembimbing II yang telah membimbing penulis dalam membuat dan menyusun Tugas Akhir ini.
4. Bapak Rivanol Chadry, ST., MT, selaku Kepala Konsentrasi Perawatan dan Perbaikan Jurusan Teknik Mesin.
5. Bapak Sir Anderson, ST., MT, selaku Kepala Program Studi Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang.
6. Bapak Hanif, ST., MT, selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang.
7. Bapak Aidil Zamri, ST., MT, selaku Direktur Politeknik Negeri Padang 8. Bapak Ronny Syaflen, ST, selaku Manager Teknik PT. Mitra Kerinci
9. Bapak Agus Wibowo, ST, selaku Asisten Teknik PT. Mitra Kerici dan telah banyak membantu penulis selama observasi dan pengumpulan data.
10. Bapak Eliono, selaku Mandor Teknik Pabrik Teh Hijau PT. Mitra Kerinci yang telah banyak membantu penulis selama observasi lapangan dan pengumpulan data.
11. Rekan- rekan mahasiswa dan semua pihak yang telah memberikan masukan dan dorongan serta bantuan dalam pembuatan Tugas Akhir ini.
Semoga amal baik Bapak dan Ibu serta seluruh pihak yang membantu penulis dalam penyusunan Tugas Akhir ini mendapatkan balasan dan pahala sebesar besarnya dari Allah SWT.
Penulis meyadari bahwa dalam penyusunan Tugas Akhir ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan, dikarenakan keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun sebagai bahan masukan untuk penulis pada masa yang akan datang agar menjadi lebih baik.
Akhir kata, penulis mengharapkan Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan sebagaimana dalam menambah ilmu pengetahuannya. Khususnya bagi penulis tentunya.
Padang, Agustus 2016
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
LEMBARAN PENGESEHAN ABSTRAK
LEMBARAN URAIAN TUGAS AKHIR LEMBARAN ASISTENSI
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR GAMBAR ... v DAFTAR TABEL ... vi BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Tujuan ... 2 1.2.1 Tujuan Umum ... 2 1.2.2 Tujuan Khusus ... 2 1.3 Batasan Masalah ... 2 1.4 Metode Penulisan ... 3 1.5 Sistematika Penulisan ... 3
BAB II LANDASAN TEORI ... 5
2.1 Mesin Ball Tea ... 5
2.1.1 Peranan Mesin Ball Tea ... 5
2.1.2 Komponen Mesin Ball Tea Standar ... 6
2.1.3 Prosedur Kerja Mesin Ball Tea... 12
2.2 Preventive Maintenance ... 14
BAB III METODOLOGI ... 17
3.2 Objek Perancangan Preventive Maintenance ... 17
3.3 Metodologi Perancangan ... 18
3.4 Diagram Alir Kegiatan ... 20
BAB IV PERANCANGAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN BALL TEASTANDAR ... 21
4.1 Pengumpulan dan Analisa Data ... 21
4.2 Perancangan Jadwal Preventive Maintenance ... 23
4.3 Perancangan Spesifikasi Kerja Preventive Maintenance ... 25
4.3.1 Spesifikasi Kerja Perawatan Harian ... 25
4.3.2 Spesifikasi Kerja Perawatan Mingguan ... 26
4.3.3 Spesifikasi Kerja Perawatan Bulanan ... 27
4.3.4 Spesifikasi Kerja Perawatan Tiga Bulanan... 28
4.3.5 Spesifikasi Kerja MinorOverhoul ... 29
4.3.6 Spesifikasi Kerja Mayor Overhoul ... 31
4.4 Perancangan Form Inspection List Preventive Maintenance ... 33
BAB V PENUTUP ... 34
5.1 Kesimpulan ... 35
5.2 Saran ... 36
DAFTAR PUSTAKA ... 37 LAMPIRAN
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Mesin Ball Tea ... 6
Gambar 2.2 Ruang Pengering ... 7
Gambar 2.3 Ducting ... 7
Gambar 2.4 Motor ... 8
Gambar 2.5 Elemen Pemanas ... 8
Gambar 2.6 Blower ... 9
Gambar 2.7 V- belt dan Pulley ... 9
Gambar 2.8 Roda Landasan ... 10
Gambar 2.9 Saringan ... 10
Gambar 2.10 Sprocket dan Rantai ... 11
Gambar 2.11 Bearing ... 11
Gambar 2.12 Shaft ... 12
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Skema Pengolahan Teh Hijau ... 1
Tabel 2.1 Pengelompokan pemeliharaan ... 14
Tabel 3.1 Diagram Alir Kegiatan ... 20
Tabel 4.1 Rata- rata Jam Operasi Mesin Ball Tea Standar ... 22
Tabel 4.2 Rancangan Jadwal Preventive Maintenance Mesin Ball TeaStandar ... 23
Tabel 4.3 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Harian Mesin Ball Tea Standar... 25
Tabel 4.4 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Mingguan Mesin Ball Tea Standar... 26
Tabel 4.5 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Bulanan Mesin Ball Tea Standar ... 27
Tabel 4.6 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Tiga Bulanan Mesin Ball Tea Standar ... 29
Tabel 4.7 Rancangan Spesifikasi Kerja Minor Overhoul Mesin Ball Tea Standar ... 30
Tabel 4.8 Rancangan Spesifikasi Kerja Mayor Overhoul Mesin Ball Tea Standar ... 31
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar BelakangPengolahan teh hijau melalui beberapa tahapan, dimana setiap tahapan tersebut menggunakan mesin yang berbeda- beda. Mesin Ball Tea digunakan dalam proses pengeringan tahap kedua setelah pucuk teh melewati proses pengeringan tahap pertama menggunakan Mesin Endless Chain Pressure.
PUCUK SEGAR PELAYUAN CEPAT PENDINGINAN PENGGULUNGAN PENGERINGAN I PENGERINGAN II TEH KERING Rotary Panner (RP) Suhu : 90 - 110 0 C Waktu : 5 – 7 menit Kapasitas input : 2100 kg/jam Kadar air output : 65 - 70 %,
Open Top Roller (OTR)
Suhu : 25 0 C (kamar)
Waktu : 20- 40 menit Kapasitas input : 1485 kg/jam Kadar air output : 70%
Endless Chain Pressure (ECP)
Suhu : 135 0 C – 150 0 C
Waktu : 20 – 30 menit Kapasitas input : 1.350 kg/jam Kadar air output :40–42%
Ball Tea
Suhu : 120 0C – 150 0C
Waktu : 8 – 12 jam
Kapasitas output : 252 kg/jam Kadar air output :5 - 6%
Rotary Cooling
Mendinginkan teh agar warna tetap hijau saat digulung
Tabel 1.1 Skema Pengolahan Teh Hijau
Mengingat peranannya yang sangat vital dalam proses pengolahan teh hijau, maka perawatan mesin ini sangat perlu untuk disusun dan dirancang secara tepat agar mesin dapat beroperasi secara maksimal dan tidak mengganggu proses produksi.
Kenyataan dilapangan kegiatan perawatan mesin sering terabaikan, karena kegiatan perawatan terhadap unit belum tersusun sedemikian rupa. Maka penulis mencoba menyusun dan merancang preventive maintenance yang dapat diimplementasikan terhadap Mesin Ball Tea dengan harapan dapat digunakan dan diterapkan di Pabrik Pengolahan Teh Hijau PT. Mitra Kerinci.
Perancangan preventive maintenance ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi kerusakan- kerusakan yang dapat terjadi saat mesin beroperasi serta dapat memperpanjang lifetime dari mesin itu sendiri, sehingga tidak hanya tercapainya target produksi tetapi juga akan menambah lifetime atau usia pakai dari mesin itu sendiri serta biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan mesin dapat diminimalisir.
1.2 Tujuan
Dalam pembuatan tugas akhir ini, ada dua tujuan yang hendak dicapai, yaitu:
1.1.1.1 Tujuan Umum
a. Dapat melakukan perancangan preventive maintenance pada Mesin
Ball Tea Standar. 1.1.2 Tujuan Khusus
a. Dapat menjelaskan tentang peranan penting ball tea dalam proses pengolahan teh hijau.
b. Dapat merancang jadwal preventive maintenance Mesin Ball Tea Standar.
c. Dapat meyususn spesifikasi kerja preventive maintenance berdasarkan jadwal perawatan yang telah dirancang.
d. Dapat membuat form inspection list dari spesifikasi kerja perawatan yang telah disusun.
1.3 Batasan Masalah
Dalam penyusunan dan penulisan tugas akhir ini penulis hanya membahas tentang perancangan preventive maintenance pada Mesin Ball Tea Standar.
1.4 Metode Penulisan
Adapun metode penulisan yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah:
1.4.1 Metode Literatur
Merupakan metode yang digunakan penulis untuk memperoleh data dari buku-buku literatur yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas sehingga data yang didapat akurat.
1.4.2 Metode Observasi
Merupakan suatu metode dimana penulis mengadakan pengamatan langsung sehingga akan memperjelas penulisan karena dihadapkan pada unit yang dibahas secara langsung
1.4.2 Metode Konsultasi
Merupakan metode yang dilakukan dengan cara wawancara atau konsultasi langsung dengan dosen pembimbing mengenai Laporan Akhir penulis.
1.4.4 Metode Cyber
Merupakan metode yang dilakukan dengan cara mencari informasi dan data melalui internet sebagai bahan referensi.
1.5 Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan dalam memahami tugas akhir ini, maka penulis menguraikan sistematika penulisan sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Bab pendahuluan ini menjelaskan tahap awal dari penulisan berupa latar belakang, tujuan, batasan masalah, metode penulisan tugas akhir dan sistematika penulisan.
Bab II Landasan teori
Menjelaskan tentang landasan teori-teori yang berkaitan dengan tugas akhir yang penulis buat.
Bab III Metodologi
Berisi sistematika yang penulis lakukan terkait dengan penulisan laporan dan metodelogi perancangan yang penulis gunakan dalam Tugas Akhir.
Bab IV Pembahasan
Berisi pembahasan tentang perancangan preventive maintenance pada Mesin Ball Tea Standar.
Berisi kesimpulan yang diambil berdasarkan hasil analisa, serta saran-saran untuk penyempurnaan tugas akhir ini di masa depan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Mesin Ball Tea2.1.1 Peranan Mesin Ball Tea
Ball tea merupakan mesin pengeringan yang bertujuan untuk mengurangi
kadar air sampai tinggal 5% sehingga daya simpan teh kering meningkat, dan membantu memperbaiki atau meningkatkan betuk gulungan teh kering. Pengeringan teh hijau pada umumnya dilakukan dengan dua tahap, masing – masing menggunakan mesin pengering yang berbeda. Titik berat selain mengurai kandungan kadar air, memekatkan cairan sel yang menempel dipermukaan daun sampai berbentuk perekat dan untuk memperbaiki bentuk gulungan teh jadi.
Selain untuk mengurangi kadar air ball tea juga untuk memperbaiki bentuk gulung dari keringan teh hijau, kadar air tersisa pada output ball tea adalah sebanyak 5%, penggeringan kedua ini dilakukan dengan suhu berkisar 120 – 150 ̊ C dan waktu maksimal pengeringan 15 jam. ball tea masing-masing berbentuk silinder berputar yang digerakkan oleh elektromotor.
Alat ini mempunyai kapasitas kerja sebesar 12 kg/jam teh kering utuk tipe
ball tea mini, 22 kg/jam teh kering utuk tipe ball tea standar, 30 kg/jam teh kering
untuk tipe ball tea jumbo. masukan hasil keringan ECP ke dalam Mesin Ball Tea seberat 200 – 600 kg/jam . ( 80 – 85 % ) dari volume mesin. Kriteria keringtan yang baik adalah apabila fraksi teh diremas menjadi bubuk, apabila fraksi tulang dipatahkan patah, dan aroma teh kering harum dan tidak berbau asap dan terbakar ( overfired ). Di PT . Mitra Kerinci terdapat 32 unit Mesin Ball Tea yang beroperasi dan terdapat 3 jenis yaitu, tipe jumbo 6 unit, standar 21 unit, dan mini Taiwan sebanyak 5 unit.
2.1.2 Komponen Mesin Ball Tea Standar 4 3 2 1 5 6 7 8 9 10 11 12
Gambar 2.1 Mesin Ball Tea
Keterangan bagian-bagian mesin : 1. Pintu ruang pengering
2. Ruang pengering
3. Tempat pembuangan debu 4. Roda landasan
5. Kedudukan mesin 6. Papan catatan 7. Sprocket dan rantai
8. Saluran pemanas (ducting) 9. Termometer
10. Panel kontrol 11. Ruang elemen
Komponen Utama Mesin Ball Tea Standar yaitu:
1. Ruang Pengering
Gambar 2.2 Ruang Pengering
Ruang pengering adalah ruangan berbentuk silinder yang berfungsi sebagai tempat proses pengeringan teh.
2. Saluran Pemanas (Ducting)
Gambar 2.3 Ducting
Ducting merupakan bagian yang berfungsi untuk menyalurkan udara panas
dari ruang elemen menuju ruang pengering mesin ball tea. Jenis ducting yang digunakan adalah ducting seng dengan isolasi dimana ducting ini dapat mempertahankan kestabilan suhu udara yang akan disalurkan.
3. Motor
Gambar 2.4 Motor
Motor merupakan sumber putaran atau penggerak dari Mesin Ball Tea, biasanya pada sebuah ball tea terdapat dua buah motor dngan daya 2 HP/ 1445
rpm sebagai penggerak ball tea dan motor 2 HP/ 1425 rpm sebagai penggerak blower.
4. Elemen Pemanas
Elemen pada ball tea berfungsi sebagai penghasil panas yang dimanfaatkan dalam proses pengeringan teh. Elemen ini berjenis satu phase yang dirangkai sedemikian rupa sehingga menjadi 3 phase.
5. Blower
Gambar 2.6 Blower
Pada Mesin Ball Tea, blower berfungsi sebagai sumber udara untuk menyalurkan panas dari elemen menuju ruang pengering. Blower diputar menggunakan motor dengan daya 2 HP/ 1425 rpm.
6. V- belt dan Pulley
Gambar 2.7 V- belt dan Pulley
V-belt berfungsi sebagai penyambung daya poros yang satu ke poros yang
lain melalui pulley seiring mengikuti laju putaran pada mesin atau alat yang dikaitkan.
Gambar 2.8 Roda Landasan
Roda bantalan ini berfungsi landalasan untuk menjaga keseimbangan putaran ruang pengering dan juga sebagai penahan beban pada saat mesin beroperasi..
8. Mesh/ Saringan
Saringan
Gambar 2.9 Saringan
Saringan ini berfungsi untuk menyaring debu yang dikeluarkan dari ruang pengering. Debu dapat dipisahkan dari pucuk teh memanfaatkan aliran udara yang ditiupkan oleh blower. Dengan menggunakan saringan, maka pucuk teh tidak akan ikut terbawa keluar.
Gambar 2.10 Sprocket dan Rantai
Sprocket dan rantai berfungsi sebagai penyalur tenaga untuk
menggerakkan ruang pengering pada ball tea. Penggunaan sprocket dan rantai dikarenakan beban yang besar pada ruang pengering sehingga lebih baik daripada menggunakan v- belt dan pulley.
10. Bearing (Bantalan)
Gambar 2.11 Bearing
Bearing atau bantalan adalah elemen mesin yang menumpu poros berbeban sehingga putaran dapat berlangsung dengan halus, aman dan poros berumur panjang.
Gambar 2.12 Shaft
Poros berfungsi untuk meneruskan momen puntir dari penggerak selama beroperasi dan sebagai dudukan bagian- bagian mesin yang berputar lainnya seperti pulley dan bearing. Shaft/ poros merupakan bagian terpenting dari setiap mesin, karena hampir semua mesin meneruskan tenaga bersama-sama dengan putaran. Peranan utama dalam transmisi seperti itu dipegang oleh shaft/ poros.
2.1.3 Prosedur Kerja Mesin Ball Tea
1 Yakinkan Mesin Ball Tea dalam kondisi siap pakai.
2 Cek panas yang dihasilkan elemen ball tea dengan cara
menghidupkan elemen tersebut kemudian perhatikan agka yang ditunjukkan ada termometer.
3 Masukkan hasil keringan Endless Chain Pressure (ECP) kedalam
Mesin Ball Tea seberat 200 – 600 kg ( 80% -85% volume mesin).
4 Bersihkan sisa bahan input ball tea yang tercecer sebelum mesin
diputar.
5 Putarlah mesin dan nyalakan blower.
6 Atur suhu berkisar dari 100 ˚C – 130 ˚C selama maksimal 15 jam. 7 Catat waktu awal operasi ball tea dipapan tulis yang telah
disediakan.
8 Ambil contoh keringan teh dari mesin Ball tea, apabila kadar
airnya lebih dari 6 % maka pemanasan harus dilanjutkan sampai keringan teh mancapai kadar air 5 % - 6 %.
10 Tampung abu yang keluar dari lubang uap air dan keringkan di Rotary Drier (RD).
11 Kritreria keringan yang baik
- Apabila fraksi teh diremas menjadi bubuk - Apabila fraksi tulang dipatahkan patah
- Aroma teh kering harum dan tidak berbau asap dan terbakar (overfired)
12 Kriteria hasil polesan yang baik
- Warna teh keabu – abuan dan mengkilap - Aroma harum
- Fraksi teh telah dingin
- Unsur tulang telah lapas dari fraksi daun.
13 Keluarkan fraksi teh dengan car membuka pintu dan putarlah mesin hingga keringan tumpah.
14 Segera masukkan kedalam karung keringan teh yang keluar dari Mesin Ball Tea dan ambil sampelnya untuk dianalisa.
15 Timbang dan catat hasil keringan.
16 Yakinkan bahwa dinding, tutup ujung, dan pangkal Ball tea sebelum diisi dengan teh keringan Endless Chain Pressure (ECP) berikutnya.
Apabila pelaksanaan pengeringan sudah selesai, yakinkan mesin yang ditinggalkan dalam kondisi off.
2.2 Preventive Maintenance
Planed maintenance (pemeliharaan terencana) merupakan pemeliharaan
yang dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan kesuatu peralatan produksi untuk menunjang hasil produksi dari suatu perusahaan.
Dimana planed maintenance ini terbagi menjadi tiga yaitu: Preventive maintenance
Corektive maintenance Predektive maintenance
Adapun jenis pemeliharaan yang akan dibahas dan dirancang pada Tugas Akhir ini adalah preventive maintenance.
Preventive maintenance adalah suatu pengamatan secara sisitematik
disertai analisis teknis-ekonomis untuk menjamin berfungsinya suatu peralatan produksi dan memperpanjang umur peralatan yang bersangkutan. Tujuan dari
preventive maintenance ini adalah untuk dapat mencapai suatu tingkat
pemeliharan terhadap semua perlatan produksi agar diperoleh suatu kualitaas produk yang optimum. Adapun kegiatan preventive maintenance ini dilakukan berdasarkan :
Pembersihan (Cleaning), kegiatan perawatan dapat dilakukan langsung oleh operator mesin.
Pelumasan (Lubrication), penambahan dan penggantian pelumas secara terjadwal.
Inspeksi dengan cara melihat, mendengar,dan merasa/meraba. Penyetelan mesin (small repair) pada selang waktu yang telah
ditentukan.
Pergantian suku cadang yang telah usang tapi belum rusak.
Dengan memanfaatkan prosedur maintenace yang baik, dimana terjadi koordinasi yang baik antara bagian produksi dan maintenance maka akan diperoleh :
Kuantitas stop peralatan produksi dapat dikurangi (down time peralatan diperkacil).
Biaya perbaikan yang mahal dapat dikurangi.
Interupsi terhadap jadwal yang telah direncanakan waktu produksi maupun pemeliharaan dapat dihilangkan atau dikurangi.
BAB III
METODOLOGI
3.1 Waktu dan Tempat
Observasi lapangan tugas akhir ini dilaksanakan mulai bulan Februari 2016 sampai dengan bulan April 2016. Bertempat di Pabrik Teh Hijau PT. MITRA KERINCI, Solok Selatan.
Penyusunan tugas akhir ini dilaksanakan mulai bulan Juni 2016 sampai dengan bulan Agustus 2016.
3.2 Objek Bahan Perancangan Preventive Maintenance
Pada penulisan tugas akhir ini sesuai dengan judulnya yang menjadi objek bahan penelitian penulis adalah Mesin Ball Tea Standar yang terdapat di Pabrik Teh Hijau PT. Mitra Kerinci.
Spesifikasi dari Mesin Ball Tea Standar adalah sebagai berikut : - Tinggi 200 cm - Panjang alat 270 cm - Lebar 110 cm - Panjang BT 160 cm - Diameter BT Ø 150 cm - Blower Ø 38 cm, Motor 2 HP, 1425 rpm - Motor penggerak 2 HP, 1445 rpm
Kapasitas teh kering dari Ball tea standard adalah 220 kg/ 8 -15 jam
Data- data yang digunakan sebagai bahan acuan perancangan preventive maintenance pada Mesin Ball Tea Standar ini adalah sebagai berikut :
1. Data spesifikasi Mesin Ball Tea Standar
2. Data jam operasi ball tea standar di Pabrik Teh Hijau Mitra Kerinci 3. Data perawatan dan perbaikan yang dilakukan terhadap ball tea
standar
4. Data penggantian spare part pada ball tea standar
5. SOP perawatan mesin Pabrik Teh Hijau, PT. Mitra Kerinci
Data- data tersebut kemudian digunakan untuk merancang preventive maintenanca sesuai dengan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan dan buku- buku yang telah penulis baca serta arahan dari pembimbing.
3.3 Metodologi Perancangan
Berikut adalah tahapan yang penulis lakukan dalam membuat rancangan preventive maintenance pada Mesin Ball Tea Standar :
1. Observasi Lapangan
Observasi penulis lakukan selama melakukan praktek kerja lapangan di Pabrik Teh Hijau PT. Mitrs Kerinci, Solok Selatan. Observasi ini bertujuan untuk mengetahui tentang perawatan dan perbaikan yang dilakukan pada ball tea standar dengan jelas.
2. Konsultasi dan diskusi dengan dosen pembimbing
Konsultasi ini dilakukan dengan tujuan agar memperoleh arahan dari pembimbing mengenai judul dan bahan- bahan yang penulis butuhkan dalam merancang preventie maintenance.
3. Pengumpulan bahan referensi
Bahan referensi yang dikumpulkan yaitu referensi yang berkaitan dengan ball tea serta buku tentang preventive maintenance.
4. Mengumpulkan data pemeliharaan
Data pemeliharaan yang dikumpulkan berupa daftar komponen dan spesifikasi mesin, perbaikan dan penggantian spare part yang pernah dilakukan serta cara- cara pemeliharaan ball tea standar
5. Menyusun jadwal preventive maintenance
Jadwal preventive maintenance yang disusun berisikan : a. Kegiatan perawatan yang dilaksanakan
b. Cara pelaksanaan kegiatan perawatan c. Waktu pelaksanaan
6. Membuat spesifikasi kerja perawatan yang akan dilakukan Rincian kegiatan ini berisi :
a. Instruksi kerja bagi pelaksana kegiatan pemeliharaan
b. Urutan kegiatan yang efisien dan sesuai dengan standar pemeliharaan
c. Rincian kegiatan perawatan haruslah menjamin keselamatan dan kesehatan kerja bagi pelaksana kegiatan pemeliharaan.
3.4 Diagram Alir Kegiatan
Tabel 3 1 Diagram Alir Kegiatan
Pemilihan Judul
Studi Literatur
Pembuatan Proposal Tugas Akhir
Mulai
Data spesifikasi mesin Data SOP perawatan
mesin di pabrik Data perawatan dan
perbaikan mesin Data penggantian spare
part
Data jam operasi mesin
Jadwal preventive maintenance Spesifikasi kerja
perawatan
Form inspection List Penyusunan Tugas Akhir Pengumpulan dan Analisa Data Perancangan Preventive Maintenance Pembuatan Laporan Tugas Akhir Selesai
BAB IV
PERANCANGAN PREVENTIVE MAINTENANCE
PADA MESIN BALL TEA STANDAR
4.1 Pengumpulan dan Analisa Data
Sebelum melakukan perancangan preventive maintenance hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengumpulkan beberapa data penting sebagai acuan dalam melakukan perancangan perawatan. Berikut beberapa data yang telah penulis kumpulkan selama melaksanakan observasi lapangan di PT. Mitra Kerinci :
1. Data jam operasi Mesin Ball Tea Standar di Pabrik Teh Hijau, PT. Mitra Kerinci
2. Data spesifikasi Mesin Ball Tea Standar
3. Data penggantian spare part Mesin Ball Tea Standar tahun 2015- 2016 di Pabrik Teh Hijau, PT. Mitra Kerinci (lampiran 1)
4. Data perawatan dan perbaikan yang pernah dilakukan terhadap Mesin Ball
Tea Standar di Pabrik Teh Hijau (lampiran 2)
5. Data SOP perawatan mesin di Pabrik Teh Hijau (lampiran 3).
Dari beberapa data diatas, dapat diambil informasi mengenai kondisi kerja dan pemakaian dari Mesin Ball Tea Standar. Secara umum informasi kondisi kerja dan pemakaian ball tea standar di Pabrik Teh Hijau, PT. Mitra Kerinci adalah sebagai berikut :
1. Jenis kegiatan pemeliharan yang pernah dilakukan terhadap mesin ball tea standar.
a. Pekerjaan mekanik
- Memeriksa suhu pada ruangan pengering pemanas
- Membersihkan debu teh yang mengendap ruangan transmisi - Memperbaiki dan mengganti mesh/ saringan
- Memeriksa kondisi poros transmisi
- Memeriksa kondisi bearingas transmisi, bearingmotor, dan
- Mengganti bearingas transmisi, bearing motor, bearingasblower dan bearing roda landasan.
- Memeriksa dan mengganti v- belt transmisi - Memeriksa dan mengganti rantai
- Memeriksa dan mengganti sprocket
- Memeriksa, memperbaiki dan mengganti roda landasan b. Pekerjaan Pelumasan
- Melumasi bearingas transmisi, bearing motor, bearingasblower dan bearing roda landasan
- Melumasi sprocket dan rantai - Melumasi roda landasan c. Pekerjaan elektrik
- Memeriksa panel kontrol
- Mengganti komponen- komponen pada panel kontrol seperti kontaktor dan MCB.
- Mengganti dan merangkai ulang elemen pemanas - Melakukan perbaikan dan penggulungan pada motor
2. Mesin Ball Tea Standar digunakan dalam proses pengeringan tahap II dengan jam operasi dapat dilihat pada tabel berikut:
Nomor Waktu
Pengoperasian
Rata- rata lama
operasi Keterangan
1 Satu Hari 10- 15 jam rata- rata
2 Satu Minggu 60- 90 jam 15 jam
3 Satu Bulan 240- 360 jam untuk 1,5
4 Tiga Bulan 720- 1080 jam kali
5 Enam Bulan 1140- 2160 jam Pengeringan
6 Satu Tahun 2280- 4320 jam Perhari
Tabel4.2 Rata- rata Jam Operasi Mesin Ball Tea Standar
3. Standard Operational Procedure perawatan mesin di Pabrik Teh Hijau memuat interval waktu penggantian dan pelumasan pada interval tertentu, belum berisi kegiatan perawatan secara menyeluruh.
4.2 Perancangan Jadwal Preventive Maintenance
Untuk merancang jadwal preventive maintenance pada ball tea standar disesuaikan dengan kondisi dan jam operasi mesin di pabrik. Jadwal perawatan yang dirancang juga mempertimbangkan efesiensi waktu, dimana waktu yang digunakan untuk melakukan perawatan tidak mengganggu jalannya proses produksi. Hal ini juga bergantung pada jadwal pemetikan teh yang biasanya dilakukan pada pagi hari setiap hari Senin sampai Sabtu.
Maka dari itu, waktu untuk melakukan perawatan cukup banyak yaitu setiap pagi hari pada saat proses pengolahan teh masih pada tahap pelayuan hingga pengeringan tahap I pada Mesin Endless Chain Pressure.. Untuk perawatan mingguan dapat dilakukan setiap hari Minggu atau Senin.
Berdasarkan jadwal produksi di pabrik dan data pemeliharaan ( lampiran 2) maka dapat disusun rancangan jadwal preventive maintenance sebagai berikut :
NO Item Cara Perawatan Jenis Perawatan
1 Panel Kontrol Pemeriksaan fungsi kerja Harian
2 Elemen Pemanas Pengukuran suhu Harian
3 Sprocket& Rantai Pemeriksaan dan Pelumasan Harian
4 Body Mesin
Pembersihan dan pemeriksaan Harian
Melakukan pengecatan Tahunan
5 Ruangan Pemanas Lakukan pemeriksaan Harian
6 Roda Landasan
Lakukan pemeriksaan Mingguan
Lakukan pelumasan Mingguan
7 Shaft/ Poros Lakukan pemeriksaan mingguan/ Bulanan
8 Ruangan
Transmisi Lakukan pembersihan Bulanan
9 Bearing Lakukan pemeriksaan mingguan/
Lakukan Pelumasan Bulanan
Lakukan penggantian Tahunan
10 V- Belt
Memeriksa kondisi v- belt Bulanan
Lakukan penggantian Tahunan
11 Blower Lakukan Pembersihan dan
Pemeriksaan
Bulanan/ 3 Bulanan
12 Mesh/ saringan
Memeriksa kebocoran 3 Bulanan
Lakukan Penggantian Tahunan
13 Motor Pelumasan bearing motor 3 Bulanan
14 Ducting Lakukan pemeriksaan
kebocoran 6 Bulanan
15 kotak elemen Lakukan pembersihan dan
pemeriksaan 6 Bulanan
Tabel4.3 Rancangan Jadwal Preventive Maintenance Mesin Ball Tea Standar
4.3 Perancangan Spesifikasi Kerja Preventive Maintenance 4.3.1 Spesifikasi Kerja Harian
Dalam merancang instruksi kerja perawatan harian mengacu kepada jam operasi Mesin Ball Tea Standar per hari juga pada jadwal perawatan yang telah disusun. Perawatan harian pada umumnya dilakukan pada saat mesin belum beroperasi untuk mengeringkan pucuk teh.
Perawatan harian yang dilakukan meliputi beberapa kegiatan pembersihan, kegiatan pemeriksaan, pengukuran suhu, dan pelumasan rutin pada rantai dan roda landasan.
Instruksi kerja perawatan harian dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Spesifikasi Kerja Perawatan Harian/ Sebelum Dioperasikan Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Operator
Peralatan : Majun/ Kain Lap, Set Tool Box
Piranti spesial : Oli Rantai
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1
Periksa tombol on/ off pada panel kontrol dengan cara mencoba menghidupkan motor dan elemen pemanas
2 Lakukan pembersihan debu yang menempel
pada body dan ruang pemanas
3 Lakukan pengecekan suhu yang dihasilkan
elemen pemanas ± 130 ᵒC
4 Lakukan pemeriksaan body, jika terdapat baut yang longgar maka pengencangan baut body.
5 Lakukan pemeriksaan dengan cara memeriksa
ketegangan rantai dan lakukan pelumasan.
7 Perhatikan balancing putaran antara ruang
pemanas dan roda landasan secara visual
Tabel4.4 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Harian Mesin Ball Tea Standar
4.3.2 Spesifikasi Kerja Perawatan Mingguan
Instruksi kerja perawatan mingguan disusun berdasarkan jadwal pemetikan teh per minggu dan juga jam operasi mesin ball tea selama seminggu serta data perawatan dan perbaikan yang pernah dilakukan.Dimana pemetikan pucuk teh berlangsung selama 6 hari yaitu hari senin- sabtu, jadi perawatan mingguan ini dapat dilakukan pada hari minggu setelah selesai pengolahan pucuk teh yang dipetik pada hari sabtu.
Spesifikasi kerja perawatan mingguan dapat dilihat pada tabel di bawah ini
Spesifikasi Kerja Perawatan Mingguan Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Teknisi
Peralatan :
Piranti spesial : Grease
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1 Pastikan spesifikasi kerja perawatan harian telah dilaksanakan dengan benar
2
Lakukan pemeriksaan putaran dan kelurusan serta kondisi fisik roda landasan dengan cara melihat secara visual
3 Lakukan pelumasan pada roda landasan menggunakan grease
4
Lakukan pemeriksaan kondisi poros dan bearing transmisi dengan cara mendengar bunyi mesin dan merasakan getaran mesin
Tabel5.4 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Mingguan Mesin Ball Tea Standar
4.3.3 Spesifikasi Kerja Perawatan Bulanan
Instruksi kerja perawatan bulanan disusun berdasarkan jadwal operasi mesin selama sebulan serta data perawatan dan perbaikan yang oernah dilakukan pada Mesin Ball Tea Standar. Dalam spesifikasi kerja bulanan ini juga harus memastikan bahwa kegiatan perawatan mingguan telah dilakukan. Dalam kegiatan perawatan bulanan dilakukan pembongkaran body untuk dapat melakukan pembersihan tumpukan debu yang berada di dalam ruang transmisi. Pembersihan ini harus dilakukan karena tumpukan debu dapat mengganggu kinerja dari beberapa komponen seperti blower, bearing, poros dan
v- belt. Pada saat membersihkan ruangan transmisi ini juga dilakukan pengecekan
Spesifikasi perawatan bulanan daat dilihat pada tabel dibawah ini :
Spesifikasi Kerja Perawatan Bulanan Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Teknisi
Peralatan : Set Tool Box, Majun/ Kain Lap, Kuas Piranti spesial : Vibration Meter, Infrared Thermography, Grease,
Steam Pump
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1 Pastikan spesifikasi kerja perawatan mingguan telah dilaksanakan denga benar
2 Lakukan pembersihan secara menyeluruh pada mesin
Gunakan Steam
Pump
3
Lakukan pembersihan ruang transmisi dengan cara membuka body mesin kemudian keluarkan semua tumpukan debu teh yang berada didalam ruang transmisi
4 Lakukan pengecekan kondisi v- belt pada saat ruang transmisi dibersihkan
5
Lakukan pengecekan vibrasi bearingas transmisi dengan cara menempelkan vibration meter pada bearing.
Menggunakan
Vibration Meter
6
Lakukan pengecekan temperaturbearingas transmisi menggunakan Infrared
Thermography sesuai standarisasi ISO
(lampiran 4). Posisi alat ukur tidak boleh lebih dari 2m dari bearing agar mendapat hasil pengukuran yang akurat.
Normal 40- 77 ᵒC
7 Lakukan pelumasan pada semua bearingas transmisi dengan grease
8 Lakukan pemeriksaan kondisi blowersecara menyeluruh dan bersihkan dari debu
4.3.4 Spesifikasi Kerja Perawatan Tiga Bulanan
Instruksi kerja perawatan tiga bulanan ini dilakukan lebih mengacu kepada SOP perawatan mesin yang telah ditetapkan di Pabrik Green Tea, seperti pelumasan pada elektromotor.
Spesifikasi kerja tiga bulanan dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Spesifikasi Kerja Perawatan Tiga Bulanan Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Teknisi
Peralatan : Set Tool Box
Piranti spesial : Grease
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1 Pastikan spesifikasi kerja perawatan bulanan telah dilaksanakan dengan benar
2
Lakukan pengecekan kebocoran pada saringan. Apabila terdapat kebocoran maka lakukan penambalan
3
Lakukan pemeriksaan dan pelumasan pada elektromotor sesuai dengan SOP perawatan mesin pabrik green tea
Tabel4.7 Rancangan Spesifikasi Kerja Perawatan Tiga Bulanan Mesin Ball Tea Standar
4.3.5 Spesifikasi Kerja Minor Overhoul
Penyusunan spesifikasi kerja minir overhoul disesuaikan dengan jam operasi total mesin selama enam bulan serta mengacu kepada data perawatan dan perbaikan yang pernah dilakukan terhadap Mesin Ball Tea Standar serta kecilnya kemungkinan terjadi suatu kerusakan seperti kebocoran.
Spesifikasi kerja minor overhoul dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Spesifikasi Kerja Perawatan Minor Overhoul (Enam Bulanan) Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Teknisi
Peralatan : Set Tool Box
Piranti spesial :
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1 Pastikan spesifikasi perawatan tiga bulanan telah dilaksanakan dengan benar
2
Lakukan pembersihan dan periksa kebocoran pada kotak elemen dengan cara:
- membuka bagian samping dari kotak elemen
- lepaskan elemen pemanas - periksa seluruh bagian kotak
secara menyeluruh
- jika terdapat kebocoran maka lakukan pengelasan pada bagian yang bocor tersebut.
3
Lakukan pemeriksaankebocoran dan pembongkaran pada ductingdengan cara:
- lakukan setelah pemeriksaan kebocoran kotak elemen - periksa ducting secara
menyeluruh
- jika terdapat kebocoran maka lakukan pengelasan pada bagian yang bocor
- pasang embali elemen setelah kegiatan perawatan dilakukan.
4.3.5 Spesifikasi Mayor Overhoul
Instruksi kerja mayor overhoul ini disusun lebih mengacu kepada SOP perawatan mesin di Pabrik Green Tea yang meliputi penggantian beberapa komponen pada ball tea. Penggantian komponen ini pada dasarnya tidak mesti harus dilakukan, melainkan disesuaikan dengan kondisi daripada komponen- komponen tersebut apakah sudah harus dilakukan atau belum, mengingat SOP perawatan mesin di Pabri Green Tea ditetapkan sebelum adanya perancangan
preventive maintenance ini.
Spesifikasi kerja perawatan tahunan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Spesifikasi Kerja Mayor Overhoul (Tahunan) Mesin Ball Tea Standar NO 10
Pelaksana : Teknisi
Peralatan : Set Tool Box, Trackle, Kuas
Piranti spesial : Bearing Heater, Trackle, dan Cat
NO Spesifikasi Perawatan Keterangan
1
Lakukan pembongkaran secara keseluruhan pada ruangan pengering ( saringan), ruang transmisi (bearing dan poros, serta v- belt)
2
Lakukan penggantian atau penambalan
saringan sesuai SOP perawatan mesin di pabrik
green tea dengan cara :
- Buka saringan dengan melepas semua baut
- Lepas penutup saringan
- Periksa kondisi saringan, apabila terdapat sedikit kebocoran maka lakukan penambalan sarimgan. - Lakukan penggantian jika
saringan mengalami kerusakan yang tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan - Setelah selesai pasang kembali
saringan. Pastikan saringan terpasang dengan benar.
3
Lakukan penggantian bearing sesuai SOP perawatan mesin di pabrik green teadengan cara :
- Lepas semua baut pengikat
bearing pada poros.
- Lepaskan bearing pada poros menggunakan trackle.
- Setelah bearing dilepas,
kemudian pasang bearing yang baru. Panaskan bearing
menggunakan bearing heater terlebih dahulu untuk
mepermudah pemasangan. - Pasang kembali semua baut
dudukan bearing dan pastikan posisi kelurusan poros sudah benar.
Gunakan Bearing
Heater
4
Lakukan penggantian v- belt seuai dengan SOP perawtan mesin di pabrik green teadengan cara :
- Longgarkan baut dudukan poros - Kemudian lepas v- belt yang
telah usang dan patut diganti - Pasang v- belt baru pada pulley - Kencangkan kembali baut
sambil memperhatikan posisi poros telah benar- benar lurus
5
Setelah semua kegiatan selesai bersihkan mesin secara menyeluruh dan kemudian lakukan pengecatan terhadap body mesin untuk menjaga kondisi mesin,
Tabel4.9 Rancangan Spesifikasi Kerja Mayor Overhoul Mesin Ball Tea Standar
4.4 Perancangan Form Inspection List Preventive maintenance
Perancangan Form Inspection List ini dibuat berdasarkan spesifikasi perawatan yang telah dilakukan.Form Inspection List ini sangat penting dalam perancangan sebuah preventive maintenance karena memiliki beberapa kegunaan, yaitu :
2. Sebagai dokumen pengumpul data perawatan 3. Untuk mengetahui kondisi mesin secara berkala
4. Sebagai sumber informasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan
preventive maintenance yang telah dilakukan
5. Sebagai bahan analisa untuk mengoreksi kesalahan pada preventive
maintenance yang telah dilakukan.
Semua jenis kegiatan perawatan pada perawatan harian, mingguan, bulanan, tiga bulanan, enam bulanan dan tahunan dirangkum pada form inspection list ini dengan mengisi kolom checklistsetelah melakukan perawatan tersebut. Kemudian pada kolom kondisi berfungsi untuk mencatat kondisi bagian yang diperiksa, jika kondisi normal maka checklist pada kolom N dan jika terdapat kondisi yang tidak normal maka checklist pada kolom AB. Kemudian dilengkapi dengan kolom defect yang berfungsi untuk mencatat kendala atau permasalahan yang ditemui selama melakukan perawatan. Selanjutnya pada kolom keterangan diisi tentang bagaimana cara penanganan dari permasalahan yang ditemui tersebut, seperti melakukan penggantian suku cadang, melakukan perbaikan kecil dan sebagainya sehingga Mesin Ball Tea Standar dapat kembali beroperasi dengan normal.
Form inspection checklist ini disusun sesuai dengan frekuensi dan interval waktu perawatan yang telah disusun karena form ini akan dibawa pada saat melakukan perawatan dan diisi setelah perawatan dilakasanakan.
Berikut form inspection checklist Mesin Ball Tea Standar yang telah penulis rancang :
1. Form Inspection List Harian (lampiran 5) 2. Form Inspection List Mingguan (lampiran 6) 3. Form Inspection List Bulanan (lampiran 7) 4. Form Inspection List Tiga Bulanan (lampiran 8) 5. Form Inspection List Enam Bulanan (lampiran 9) 6. Form Inspection List Tahunan (lampiran 10)
BAB V
PENUTUP
5.1 KesimpulanSetelah melakukan perancangan preventive maintenance pada Mesin Ball
TeaStandar di Pabrik Teh Hijau PT. Mitra kerinci, penulis dapat mengambil
beberapa kesimpulan berikui :
1. Mesin Ball Tea memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pengolahan teh hijau karena teh tidak dapat dipasarkan dan dilanjutkan proses pengolahannya jika belum dilakukan pengeringan tahap II pada ball
tea.
2. Dalam penyusunan jadwal preventive maintenancepada Mesin Ball Tea Standar ini diperlukan beberapa data sebagai bahan acuan penyusunan jadwal tersebut. Data tersebut adalah data perawatan dan perbaikan yang pernah dilakukan, jam operasi mesin, data pergantian spare part dan standar operasional perawatan mesin di pabrik. Jadwal perawatan dapat disusun dengan beberapa interval waktu mulai dari harian, mngguan, bulanan, tiga bulanan, enam bulanan (minor overhoul) dan tahunan (mayor
overhoul),
3. Spesifikasi kerja perawatan dirancang untuk memudahkan dalam melaksanakan perawatan karena berisi tentang instruksi bagaimana melakukan perawatan berdasarkan jadwal yang telah disusun sebelumnya. 4. Hasil akhir dari perancangan preventive maintenance yaitu form isnpection
list yang berfungsi sebagai laporan perawatan bagi teknisi kepada atasan,
dokumen pengumpul data perawatan, untuk mengetahui kondisi mesin secara berkala, sumber informasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan
preventive maintenance yang telah dilakukan serta sebagai bahan analisa
untuk mengoreksi kesalahan pada preventive maintenance yang telah dilakukan.
5.2 Saran
Berikut beberapa saran yang dapat penulis berikan setelah menyelesaikan tugas akhir ini :
1. Penulis mengharapkan agar rancangan preventive maintenance pada Mesin Ball Tea Standar ini dapat diterapkan di Pabrik Teh Hijau, PT. Mitra Kerinci dan dilanjutkan dengan analisa mengenai tingkat keberhasilan dari rancangan ini serta evaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan rancangan preventive maintenance yang lebih efektif.
2. Penulis berharap agar rancangan yang telah disusun dapat dijadikan pedoman untuk menyusun rancangan preventive maintenance untuk mesin lain yang digunakan di PT. Mitra Kerinci, baik di Pabrik Teh Hijau maupun di Pabrik Teh Hitam.
DAFTAR PUSTAKA
- Corder, Antoni, S. (1992), Teknik Manajemen Pemeliharaan. Penerbit Erlangga: Jakarta.
- Efendi, Jun. (2015). Peranan Mesin Ball Tea Dalam Proses Produksi Teh
Hijau (Green Tea) Di PT. Mitra Kerinci Kebun Liki Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat, http:// repository.politanipyk.ac.id/270/
- Mayandri Rahmat, Arif.(2012).Perancangan Preventive Maintenance
Pada Excavator 320D Bengkel Alat Berat Politeknik Universitas Andalas:
Padang
- Politeknik Negeri Padang. 2013. Course Note Teknik Perawatan Dasar
Semester III. Politeknik Negeri Padang: Padang.
- PT. Mitra Kerinci. 2013. Data Mesin Teh Hijau: Solok Selatan, Sumatera Barat.
- PT. Mitra Kerinci. 2013. Proses Pengolahan Teh Hijau: Solok Selatan, Sumatera Barat.
- Vibrasindo. (2015). Manajemen Pemeliharaan Mesin Pabrik, http://www.vibrasindo.com/blogvibrasi/detail/26/manajemen-pemeliharaan-mesin-pabrik .
Lampiran 1
Data Pergantian Spare Part
Data Pergantian Spare Part Mesin Ball Tea Standar No 10 Tahun 2015
NO Tanggal Kebutuhan Barang Keterangan
Nama Barang Jumlah
1 14/01/2015 Contactor SN- 2 buah 2 09/03/2015 Contactor SN- 1 buah 3 06/04/2015 Bearing 6306 1 buah 4 17/06/2015 V- belt B85 2 buah 5 17/06/2015 V- belt B82 2 buah 6 10/07/2015 V- belt B99 1 buah 7 10/07/2015 V- belt B95 1 buah 8 12/08/2015 Sprocket T- 13- 80 1 buah 9 21/10/2015 Bearing 6310- ZZ 4 buah 10 23/11/2015 V- belt B82 1 buah 11 11/11/2015 Rantai RS- 80 1 set 12 14/12/2015 V- belt B- 82 2 buah
Data Pergantian Spare Part Mesin Ball Tea Standar No 10 Tahun 2016
NO Tanggal Kebutuhan Barang Keterangan
Nama Barang Jumlah
1 07/01/2016 Bearing 6310- ZZ 1 buah
2 07/01/2016 Bearing ucp 208 3 buah
3 07/01/2016 Bearing ucp 207 1 buah
4 07/01/2016 Bearing P 6207- ZZ 1 buah
5 20/03/2016 Elemen Pemanas 1500 watt 5 buah
Lampiran 2
Data Pemeliharaan
NO Tanggal Jenis Kegiatan Pelaksana Keterangan
1 14/01/2015 Mengganti kontaktor
elemen pemanas Teknisi Listrik
2 09/03/2015 Mengganti kontaktor
elektromotor Teknisi Listrik
3 06/04/2015 Mengganti bearing landasan Teknisi 4 17/06/2015 Mengganti v- belt transmisi Teknisi 5 17/06/2015 Mengganti v- belt transmisi Teknisi 6 10/07/2015 Mengganti v belt- blower Teknisi 7 10/07/2015 Mengganti v belt- blower Teknisi 8 12/08/2015 Menggantri sprocket
silinder Teknisi
9 21/10/2015 Mengganti bearing as
blower Teknisi
10 23/11/2015 Mengganti v- belt transmisi Teknisi 11 11/11/2015 Mengganti rantai penggerak
silinder Teknisi
12 22/12/2015 Mengganti v- belt transmisi Teknisi
13 29/12/2015 Pengelasan pada blower Teknisi
14 07/01/2016 Mengganti bearing roda
landasan Teknisi
15 07/01/2016 Mengganti bearing as
transmisi Teknisi
16 07/01/2016 Mengganti bearing as
sprocket bawah Teknisi
17 20/03/2016 Elemen Pemanas 1500 watt Teknisi Listrik 18 28/03/2016 Mengganti mesh/ saringan Teknisi
19 05/04/2016 Mengganti as transmisi Teknisi
20 20/07/2016 Mengganti baut body yang
Lampiran 3
SOP Perawatan Mesin Ball Tea
1. Pembersihan dari debu / kotoran : 1 x 3.000 jam 2. Penggatian bearing : 1 x 6.000 jam 3. Pemeriksaan dinding dari kebocoran udara panas : 1 x 6 bulan 4. Pelumasan roda landasan dan ring busbar : 1 x 1 bulan 5. Penggantian bearing : 1 x 3.500 jam 6. Penggantian Roda : 1 x 3.000 jam 7. Penggantian Rantai transmisi : 1 x 10.000 jam 8. Penggantian Bearing As Pejal : 1 x 6.000 jam 9. Pengaman (Zekring) : 1 x 500 jam
10. Pengecatan : 1 x 1 tahun
11. Pelumasan Elektromotor : 1 x 1.500 jam
12. Penggantian Mesh : 1 x 10.000 jam
13. Service electromotor : 1 x 1.500 jam 14. Penggantian contactor : 1 x 6.000 jam 15. Pelumasan rutin / harian : 1 x 20 jam 16. Penggantian V - belt / drive belt : 1 x 6.000 jam 17. Penggantian Contactor : 1 x 6.000 jam
Lampiran 4
International Standard Organization For Bearing
Temperature
Lampiran 5
Form Inspection List Harian
Inspection List Perawatan Harian
Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB
1 Pemeriksaan Panel
Kontrol
2 Bersihkan debu pada
mesin
3 Pengecekan suhu
4 Pengecekan body dan
getaran mesin 5 Pelumasan Rantai 6 Pengecekan putaran silinder Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik
Lampiran 6
Form Inspection List Mingguan
Inspection List Perawatan Mingguan
Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB 1 Inspeksi Harian 2 Peeriksaan roda landasan 3 Pemeriksaan vibrasi
dan bunyi mesin
4 Pemeriksaan poros secara visual Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik
Lampiran 7
Form Inspection List Bulanan
Inspection List Perawatan Bulanan
Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB 1 Perawatan Mingguan 2 Pembersihan mesin secara keseluruhan
(body & ruang transmisi)
3 Pemeriksaan vibrasi
bearing dan poros
4 Pemeriksaan suhu
bearing
5 Pelumasan bearing as
transmisi dan as blower
6 Pemeriksaan V- belt
pada ruang transmisi
7 Pemeriksaan blower
Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik
Lampiran 8
Form Inspection List Tiga Bulanan
Inspection List Perawatan Tiga Bulanan
Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB 1 Pemeriksaan elektromotor 2 Pemeriksaan saringan 3 Pelumasan elektromotor Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik
Lampiran 9
Form Inspection List Enam Bulanan
Inspection List Perawatan Enam Bulanan Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB
1 Bersihkan ducting
2
Bersihkan elemen pemanas dan ruang
elemen pemanas 3 Periksa kebocoran ducting/ saluran pemanas 4 Periksa kebocoran
ruang elemen pemanas
Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik
Lampiran 10
Form Inspection List Tahunan
Inspection List Perawatan Tahun
Ball Tea Standar Pabrik Green Tea PT. Mitra Kerinci̽
Tempat
Tanggal̽
Jam Mulai Nomor
Jam Selesai Pelaksana
̽NO Inspection List
Check
List Kondisi Defect Keterangan Yes No N AB
1 Penggantian saringan
2 Penggantian bearing as
transmisi dan blower
3 Penggantian v- belt 4 Pengecatan Catatan :
a. Beri tanda () pada kolom Ya jika melakukan pemeriksaan
b. Beri tanda () pada kolom N jika kondisi baik atau pada kolom AB jika kondisi tidak baik b. Tuliskan kendala/ masalah yang terjadi pada kolom Defect
c. Tuliskan tindakan yang dilakukan pada kolom keterangan
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Diketahui Oleh
Mandor Teknik Asisten Teknik Manager Teknik