Vol. 12 No. 1 Juni 2017 33
PEMANFAATAN DATA
PESAWAT TERBANG TANPA
AWAK UNTUK MENDUKUNG DATA
SATELIT PENGINDERAAN JAUH
Penggunaan PTTA
Adapun penggunaan PTTA berdasarkan informasi dari https:// sainsforhuman.blogspot.co.id adalah: Bidang Sipil, pesawat terbang tanpa awak ini digunakan untuk:
•
Melihat luas lahan dan kontur yang ada sehingga memudahkan dalam perencanaan pembangunan lahan tersebut,•
Membantu pemerintah dalam membuat tata kota yang lebih teratur,•
Mengetahui luas lahan kebakaran hutan,•
Menciptakan peta tambang 3 dimensi yang telah digarap dalam bidang pertambangan.Bidang Militer, pesawat terbang tanpa awak memiliki kegunaan, diantaranya:
•
Pesawat penyerang kamp-kamp musuh•
Pesawat pengintai atau mata-mataPesawat kamikaze (untuk ditabrakkan ke musuh)
•
Pesawat patroli perbatasan atau pesawat terbang tanpa awak dapat digunakan untuk menyerang kamp-kamp musuh karena ada PTTA yang mampu membawa berbagai roket dan rudal, selain itu dapat mengurangi kerugian dibanding menggunakan pesawat konvensional ataupun helikopter.R. Johannes Manalu, Sri Harini – Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh [email protected]
P
esawat Terbang Tanpa Awak(PTTA) adalah mesin pesawat yang dapat terbang tanpa dikendarai oleh manusia, atau dalam bahasa Inggris disebut Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau sering juga disebut sebagai drone. Pesawat terbang tanpa awak atau UAV bisa dikendalikan dengan remote control, melalui satelit, ataupun secara otomatis. Pesawat terbang tanpa awak mulai mendapat banyak perhatian diera modern ini karena memiliki banyak fungsi dan kegunaan yang beragam baik untuk ilmu pengetahuan, sipil, maupun untuk militer. Kemampuannya yang bisa dikendalikan tanpa awak sehingga dapat menghindarkan korban jiwa manusia apabila digunakan pada tempat-tempat atau area yang sangat beresiko. Selain itu, bentuknya yang kecil dan mudah dibuat juga menjadikannya lebih ekonomis (lebih murah biayanya). Kamera PTTA harus disesuaikan dengan informasi yang dibutuhkan. Contohnya Thermal Camera disarankan untuk pengamatan spesies karena dapat membaca thermal dari spesies yang akan diamati dimana dapat membeda-kan dari thermal tumbuhan di dalam hutan. Tahapan selanjutnya adalah pengolahan data (processing) yang diunduh dari payload kamera. Hasil pengolahan ini yaitu gabungan mosaic dari sejumlah foto udara (ratusan bahkan ribuan foto udara) yang biasa kita sebut Peta Orthophoto, lalu dilanjutkan dengan proses pengolahan fotogrametri.
34 Vol. 12 No. 1 Juni 2017
Bidang Ilmu Pengetahuan, pesawat terbang tanpa awak ini dapat digunakan untuk:
•
Media mempelajari aerodinamika dan penerapannya,•
Untuk pemetaan,•
Penelitian atmosfer,•
Penyebaran benih,•
Pengamatan mitigasi daerah kritis yang sulit,•
Pengawasan bencana,•
Membuat hujan buatan.Dengan memiliki kemampuan untuk membawa beban hingga ratusan kilogram, maka UAV atau pesawat tanpa awak bisa digunakan untuk membawa muatan lain seperti muatan benih ataupun bubuk kimia tertentu dan untuk penyebaran benih dan membuat hujan buatan. Selain itu juga UAV ini dapat membawa berbagai sensor yang diperlukan untuk penelitian atmosfer dan sebagainya.
Beberapa lembaga pemerintah di Indonesia, sudah memanfaatkan drone seperti BNPB untuk mitigasi bahaya gunung api untuk memantau kondisi gunung api (Gunung Kelud). Bagi ilmuwan Indonesia drone bukanlah hal asing. Drone sudah dikembangkan dan sudah diuji cobakan serta layak terbang oleh beberapa Universitas dan lembaga riset di Indonesia seperti LAPAN dan BPPT.
Program pengembangan Pesawat Terbang Tanpa Awak LAPAN Surveillence UAV (LSU) di desain sebagai sarana pembelajaran yang praktis mengenai teknologi pesawat terbang. Program ini juga ditujukan untuk mengembangkan teknologi PTTA untuk berbagai misi. Misi yang telah dijalani juga beragam, seperti pemantauan mitigasi bencana (gunung-api dan banjir), pemantauan untuk pertanian, operasi pengamanan dan latgab TNI hingga misi terbang jauh untuk mencatatkan rekor MURI dengan terbang nonstop sejauh ratusan kilometer.
sosialita
LSU 01 LSU 02 LSU 04 LSU 03 LSU 05Vol. 12 No. 1 Juni 2017 35 Alhasil, program LSU ini telah menghasilkan 5
jenis prototipe UAV, yaitu LSU-01, LSU-02, LSU-03, LSU-04 dan LSU-05.
o Pengolahan data foto udara oleh PTTA. Berdasarkan Module Processing Agisoft, software yang digunakan : Agisoft Photoscan. Minimal configuration:
o Windows XP or later (32 or 64 bit), Mac OS X Snow Leopard or later, Debian/Ubuntu (64 bit)
o Intel Core 2 Duo processor or equivalent o 2GB of RAM
Recommended configuration:
o Windows XP or later (64 bit), Mac OS X Snow Leopard or later, Debian/Ubuntu (64 bit)
o Intel Core i7 processor o 12GB of RAM
Jumlah foto yang dapat diproses oleh Agisoft Photoscan tergantung pada RAM yang tersedia dan parameter rekonstruksi foto yang digunakan. Sebagai contoh sebuah foto tunggal dengan resolusi 10 Megapiksel, maka pada komputer dengan RAM 2GB bisa mengolah sekitar 20 sampai 30 foto, sementara komputer dengan RAM 12GB dapat mengolah 200 sampai 300 foto.
37 SOSIALITA
o Pengolahan data foto udara oleh PTTA.
Berdasarkan Module Processing Agisoft,
software yang digunakan : Agisoft Photoscan.
Minimal configuration:
o Windows XP or later (32 or 64 bit), Mac OS X Snow
Leopard or later, Debian/Ubuntu (64 bit)
o Intel Core 2 Duo processor or equivalent o 2GB of RAM
Recommended configuration:
o Windows XP or later (64 bit), Mac OS X Snow
Leopard or later, Debian/Ubuntu (64 bit)
o Intel Core i7 processor o 12GB of RAM
Jumlah foto yang dapat diproses oleh Agisoft Photoscan tergantung pada RAM yang tersedia dan parameter rekonstruksi foto yang digunakan. Sebagai contoh sebuah foto tunggal dengan resolusi 10 Megapiksel, maka pada komputer dengan RAM 2GB bisa mengolah sekitar 20 sampai 30 foto, sementara komputer dengan RAM 12GB dapat mengolah 200 sampai 300 foto.
Proses pengolahan data PTTA : 1. Memasukkan data foto
2. Menyelaraskan foto
3. Membangun Dense Point Cloud
4. Membangun Mesh
5. Membangun Texture
6. Mengekspor Orthophoto
o Akuisisi data-data foto udara oleh PTTA. o Berdasarkan Module Processing Agisoft,
software yang digunakan: Mission Planner versi 1.3.5
o Pengaturan beberapa parameter yang digunakan untuk perencanaan terbang PTTA :
Ketinggian terbang Jalur Penerbangan ( track ) Kecepatan terbang
Selang waktu pemotretan udara oleh PTTA PTTA sebagai pendukung data satelit penginderaan jauh.
Hasil pemotretan yang dilakukan menggunakan PTTA dapat digunakan mendukung data satelit
38
SOSIALITA
o Akuisisi data-data foto udara oleh PTTA.
o Berdasarkan Module Processing Agisoft, software yang digunakan: Mission Planner versi 1.3.5 o Pengaturan beberapa parameter yang digunakan untuk perencanaan terbang PTTA : Ketinggian terbang Jalur Penerbangan ( track ) Kecepatan terbang
Selang waktu pemotretan udara oleh PTTA
PTTA sebagai pendukung data satelit penginderaan
jauh
.Hasil pemotretan
yang dilakukan menggunakan PTTA dapat
digunakan mendukung data satelit penginderaan jauh. Gambar 2 menunjukkan data satelit Ikonos dan hasil pemotretan di sekitar kota Batam, citra yang dari data satelit Ikonos tidak terlalu jelas objek apa saja yang ada. Dengan melakukan pemotretan menggunakan PTTA objek yang ada di sekitar kota Batam dapat dilihat dengan jelas. Dari foto PTTA dapat dilihat dengan jelas objek kendaraan (jumlahnya dapat dihitung), bangunan (jumlahnya dapat dihitung), vegetasi/ tumbuhan, jalan, permukaan air/ danau dan lain-lain.
Citra Ikonos
Foto PTTA Foto PTTA Terkoreksi
Gambar 2. Citra Ikonos dan Foto PTTA Kota Batam
Sumber : Google Earth Sumber : PT GEN Bandung
38
SOSIALITA
o Akuisisi data-data foto udara oleh PTTA.
o Berdasarkan Module Processing Agisoft, software yang digunakan: Mission Planner versi 1.3.5 o Pengaturan beberapa parameter yang digunakan untuk perencanaan terbang PTTA : Ketinggian terbang Jalur Penerbangan ( track ) Kecepatan terbang
Selang waktu pemotretan udara oleh PTTA
PTTA sebagai pendukung data satelit penginderaan
jauh
.Hasil pemotretan
yang dilakukan menggunakan PTTA dapat
digunakan mendukung data satelit penginderaan jauh. Gambar 2 menunjukkan data satelit Ikonos dan hasil pemotretan di sekitar kota Batam, citra yang dari data satelit Ikonos tidak terlalu jelas objek apa saja yang ada. Dengan melakukan pemotretan menggunakan PTTA objek yang ada di sekitar kota Batam dapat dilihat dengan jelas. Dari foto PTTA dapat dilihat dengan jelas objek kendaraan (jumlahnya dapat dihitung), bangunan (jumlahnya dapat dihitung), vegetasi/ tumbuhan, jalan, permukaan air/ danau dan lain-lain.
Citra Ikonos
Foto PTTA Foto PTTA Terkoreksi
Gambar 2. Citra Ikonos dan Foto PTTA Kota Batam
Sumber : Google Earth Sumber : PT GEN Bandung
penginderaan jauh. Gambar 2 menunjukkan data satelit Ikonos dan hasil pemotretan di sekitar kota Batam, citra yang dari data satelit Ikonos tidak terlalu jelas objek apa saja yang ada. Dengan melakukan pemotretan menggunakan PTTA objek yang ada di sekitar kota Batam dapat dilihat dengan jelas. Dari foto PTTA dapat dilihat dengan jelas objek kendaraan (jumlahnya dapat dihitung), bangunan (jumlahnya dapat dihitung), vegetasi/ tumbuhan, jalan, permukaan air/ danau dan lain-lain.
36 Vol. 12 No. 1 Juni 2017
sosialita
Vol. 12 No. 1 Juni 2017 37
39
40
SOSIALITA
Gambar 4. Foto PTTA Wilayah Kota Batam 38 Vol. 12 No. 1 Juni 2017
41
Gambar 5. Foto PTTA Wilayah Kota Batam
Sumber : PT GEN Bandung
Vol. 12 No. 1 Juni 2017 39