• Tidak ada hasil yang ditemukan

SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

SMA MTA Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018

(2)

Visi SMA MTA Surakarta

Terwujudnya Generasi Islam yang Berakhlaq,

Berilmu dan Berprestasi

(3)

Kurikulum SMA MTA Surakarta

1. Struktur Kurikulum 2. Peminatan 3. Lintas Minat 4. Pembelajaran 5. Penilaian

6. Laporan Hasil Belajar (Rapor) 7. Kenaikan Kelas

(4)

Struktur Kurikulum

A.

Mata Pelajaran

1.

Mata Pelajaran Wajib A (6 Mapel)

2.

Mata Pelajaran Wajib B (4 Mapel)

3.

Mata Pelajaran Peminatan MIPA (4 Mapel)

4.

Mata Pelajaran Peminatan IPS (4 Mapel)

5.

Mata Pelajaran Peminatan Bahasa dan Budaya

(4 Mapel)

6.

Mata Pelajaran Lintas Peminatan

(5)

Peminatan

 Peminatan meliputi MIPA, IPS, Bahasa dan Budaya Peminatan didasarkan pada:

1. Minat Peserta Didik

2. Nilai Tes Potensi Akademik (IQ) 3. Nilai Tes penempatan

4. Nilai Rapor SMP/MTs 5. Kuota:

a. Peminatan MIPA

i. Putra (3 Kelas) ii. Putri (3 Kelas)

b. Peminatan IPS

i. Putra (2 Kelas) ii. Putri ( 3 Kelas)

(6)

Pengolahan Komponen Peminatan

1. Nilai Rapor Matematika dan IPA masing-masing dihitung rata-ratanya dari semester 1 s.d. 5 (NRM dan NRP)

2. NRM dan NRP dirata-rata menghasilkan rata-rata rapor (NRR)

3. Nilai tes akademik

 matematika x 3 = NM

IPA x 2 = NP

4. Nilai Potensi Akademik (IQ)

(7)

Peminatan Matematika dan

Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)

Langkah menentukan siswa masuk MIPA

1. Dikelompokan/disort berdasarkan pilihan minat yang pertama

2. Setelah mengelompok berdasarkan pilihan minat yang pertama diperingkat berdasarkan nilai akhir (NA)

3. Berdasarkan kuota maka diambil 3 kelas putra (107 siswa) dan 3 kelas putri (108 siswa)

(8)

Peminatan Bahasa dan Budaya

(BB)

Peserta didik dinyatakan masuk kelompok peminatan Bahasa dan Budaya (Kuota 1 kelas : 36 siswi) apabila:

Pilihan pertama peminatan Bahasa

Pilihan pertama peminatan MIPA dan pilihan kedua

(9)

Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial

(IPS)

Peserta didik dinyatakan masuk kelompok

peminatan IPS apabila:

Pilihan pertama peminatan IPS atau

Pilihan pertama peminatan MIPA tetapi tidak

memenuhi persyaratan masuk peminatan

kelompok MIPA.

(10)

Kelas Program Khusus

Menindaklanjuti keputusan Seksi Pendidikan Yayasan Majlis Tafsir Al Qur`an Surakarta Nomor: 32/K1/PP-02/VI/2012,

tentang Pembentukan Kelas Program Khusus di SMA MTA Surakarta

 maka pada tahun pelajaran 2017/2018 SMA MTA masih membuka kelas program khusus dengan perekrutan

didasarkan pada IQ, Tes Peminatan, Rapor, Jumlah hafalan dari SMP/MTS

 Kelas program khusus adalah kelompok peminatan (MIPA) dengan penambahan penguatan Tahsin, Tahfidz (6), Bahasa Arab(4) dan Bahasa Inggris (4)

Target lulus dari SMA MTA hafalan Al Qur`an minimal

bertambah 3 juz untuk kelas prog khusus

(angkatan tahun 2016/2017 sekarang kelas XI ada yang memapu menambah hafalan 5 juz selama 1 tahun)

(11)

• Selain mengikuti seluruh matapelajaran di

Kelompok Peminatan, setiap peserta didik

harus mengikuti matapelajaran tertentu

untuk lintas minat

dan/atau

pendalaman

minat

 Jumlah jam untuk lintas minat sebanyak

6 jam pelajaran (2 Mapel) di Kelas X dan

 4 jam pelajaran (1 Mapel) di Kelas XI dan

XII.

• Mata pelajaran lintas minat yang dipilih

tetap dari Kelas X sampai dengan XII.

(12)

Lintas Peminatan

Untuk memudahkan pengelolaan dan mendukung visi missi pendidikan yayasan MTA lintas minat diatur sebagai berikut:

Kelas X MIPA Putra mapel lintas minat Bahasa Arab dan Ekonomi

Kelas X MIPA Putri mapel lintas minat Bahasa Arab dan Geografi

Kelas X IPS mapel lintas minat Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

(13)

Penilaian

 Penilaian hasil belajar oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara

berkesinambungan.

 Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan dalam

bentuk ulangan, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan.

 Penilaian hasil belajar oleh pendidik digunakan untuk:

a. mengukur dan mengetahui pencapaian kompetensi Peserta Didik;

b. memperbaiki proses pembelajaran; dan

c. menyusun laporan kemajuan hasil belajar harian, tengah semester, akhir semester, akhir tahun. dan/atau kenaikan kelas.

 Lingkup Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

(14)

Penilaian Sikap

 Penilaian sikap adalah penilaian terhadap

kecenderungan perilaku peserta didik sebagai hasil pendidikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

 Penilaian sikap memiliki karakteristik yang berbeda dengan penilaian pengetahuan dan keterampilan, sehingga teknik penilaian yang digunakan juga berbeda.

 Dalam hal ini, penilaian sikap ditujukan untuk

mengetahui capaian dan membina perilaku serta budi pekerti peserta didik.

(15)

PROSEDUR PENILAIAN SIKAP

 Mengamati perilaku peserta didik selama pembelajaran;

 Mencatat perilaku peserta didik dengan menggunakan lembar observasi/pengamatan;

 Mendeskripsikan perilaku peserta didik.

 Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan PPKn dibelajarkan secara langsung (direct teaching) maupun tidak langsung (indirect teaching)

(16)

Penilaian sikap ...

 Penilaian sikap spiritual dan sikap sosial harus dilakukan secara

berkelanjutan oleh semua guru, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan wali kelas, melalui observasi dan informasi lain yang valid dan relevan dari berbagai sumber.

 Penilaian sikap merupakan bagian dari pembinaan dan

penanaman/pembentukan sikap spiritual dan sikap sosial peserta didik yang menjadi tugas dari setiap pendidik. Penanaman sikap diintegrasikan pada setiap pembelajaran KD dari KI-3 dan KI-4. Selain itu, dapat dilakukan penilaian diri (self assessment) dan penilaian antarteman (peer

assessment) dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik, yang hasilnya dapat dijadikan sebagai salah satu data untuk

konfirmasi hasil penilaian sikap oleh pendidik.

Hasil penilaian sikap selama periode satu semester dilaporkan dalam bentuk predikat sangat baik, baik, cukup, atau kurang serta deskripsi yang menggambarkan perilaku peserta didik.

(17)

Penilaian Pengetahuan

 Penilaian pengetahuan merupakan penilaian untuk mengukur

kemampuan peserta didik berupa pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif, serta kecakapan berpikir tingkat rendah sampai tinggi. Penilaian ini berkaitan dengan ketercapaian KD pada KI-3 yang dilakukan oleh guru mata pelajaran. Penilaian pengetahuan

dilakukan dengan berbagai teknik penilaian.

 Penilaian pengetahuan, selain untuk mengetahui apakah peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar, juga untuk mengidentifikasi

kelemahan dan kekuatan penguasaan pengetahuan peserta didik dalam proses pembelajaran (diagnostic). Oleh karena itu, pemberian umpan

balik (feedback) kepada peserta didik oleh pendidik merupakan hal yang sangat penting, sehingga hasil penilaian dapat segera digunakan untuk perbaikan mutu pembelajaran.

(18)
(19)

Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan adalah penilaian yang dilakukan untuk menilai

kemampuan peserta didik menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu.

Keterampilan dalam Kurikulum 2013 meliputi keterampilan abstrak (berpikir) dan keterampilan konkret (kinestetik).

Kaitannya dalam pemenuhan kompetensi, penilaian keterampilan merupakan penilaian untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik terhadap kompetensi dasar pada KI-4.

Penilaian keterampilan menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu.

Penilaian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah pengetahuan (KD pada KI-3) yang sudah dikuasai peserta didik dapat digunakan untuk mengenal dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sesungguhnya (real life).

(20)
(21)

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

KKM Pengetahuan dan Keterampilan = 68

(22)

Skala Penilaian

Nilai Ketuntasan

Pengetahuan dan Keterampilan

Rentang Angka Huruf

KKM : 68 N < 68 D (kurang) 68 < N < 78 C (cukup) 78 < N < 89 B (baik) 89 < N < 100 A (sangat baik) KKM : 70 N < 70 D (kurang) 70 < N < 80 C (cukup) 80 < N < 90 B (baik) 90 < N < 100 A (sangat baik)

(23)

Penilaian Lanjutan

(24)

Kenaikan Kelas

Peserta didik dinyatakan naik ke kelas diatasnya apabila telah memenuhi syarat sbb. :

1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam 2 (dua)

semester pada tahun pelajaran yang diikuti.

2. Predikat sikap minimal Baik yaitu memenuhi indikator

kompetensi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh SMA MTA Surakarta.

3. Predikat kegiatan ekstrakurikuler wajib pendidikan kepramukaan

minimal Baik.

4. Tidak memiliki lebih dari 2 (dua) mata pelajaran yang

masing-masing capaian pengetahuan dan/atau keterampilan di bawah KKM. Apabila ada mata pelajaran yang tidak mencapai KKM pada semester ganjil dan/atau semester genap, maka ketuntasan mata pelajaran diambil dari rata-rata nilai setiap aspek mata pelajaran pada semester ganjil dan genap.

5. Ketidakhadiran peserta didik tanpa keterangan maksimal 10%

(25)
(26)

PENGEMBANGAN PRESTASI

- TAHSIN (2 x 45’) - TAHFIDZUL QUR’AN (2 x 75’ ; 1 x 75’) - BAHASA ARAB (2 x 75’ ; 1 x 75’) - BAHASA INGGRIS (2 x 75’ ; 1 x 75’) - PEMBINAAN OSN - BIMBINGAN MASUK PTN

- KEIKUTSERTAAN BERBAGAI LOMBA AKADEMIK DAN NON AKADEMIK

(27)

EKSTRAKURIKULER

Kegiatan Ekstrakurikuler dilaksanakan di luar Intrakuler, meliputi:

Pramuka (Ekstra Wajib)

Olah Raga (Sepak Bola, Bola Volly, Bulu Tangkis,

Sepak Takraw)

Bela Diri (Karate, Pencak Silat, Kungfu)PALASTAKIRPMRBAHASA JEPANGTATA BOGAORSESI

(28)

KEGIATAN DI ASRAMA DAN TARGETNYA

QIRAATUL QUR’AN

 (Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar)

 TAHFIDZUL QUR’AN

 BAHASA ARAB

 (Mampu berbahasa Arab Harian)

 KHITOBAH

 (Mampu menjadi khotib/kultum di kelompok belajar)

HADITS ARBAIN

 (Mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Sunnah Nabi)

 FIQIH IBADAH

 Mampu Thaharoh dengan baik dan benar  Mampu sholat denga baik dan benar

 Terbiasa menjalankan sholat sunah rawatib

 AQIDAH AKHLAQ

 Mempunyai keyakinan yang kuat terhadap rukun iman yang 6  Berperilaku sopan

(29)

KANTOR SMA MTA FAX SMA MTA

: (0271) 634822 : (0271) 634862 WALI KELAS X SMA MTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2017/2018

No KELAS NAMA WALI NO TELEPON

1 Wali X MIPA 1 Suminto, S.Pd. 085102075947 2 Wali X MIPA 2 Muhammad Rifqi, S. Pd. 085728510067 3 Wali X MIPA 3 Widodo, S.Sn. 081328553552 4 Wali X MIPA 4 Siti Rofi’ah, S.Pd. 085229352239 5 Wali X MIPA 5 ‘Aisyah Ika Wardani, S.Pd 085725004812 6 Wali X MIPA 6 Wahyurini Suprihati, S.Pd. 081393146107 7 Wali X IPS 1 Drs. Muhammad Wasita Lelana 085100070346 8 Wali X IPS 2 Hendrik Boby Hertanto, S.Pd. M. Si. 085647290769 9 Wali X IPS 3 Weni Sulistyowati, S.S. 082727393342 10 Wali X IPS 4 Siti Syaroh, S.Pd., M.Pd 085646610980 11 Wali X IPS 5 Dra. Wiji Handayati 082226088110 12 Wali X IBB Eka Mega Cynthia, S.Pd. 081915343655

Referensi

Dokumen terkait

1) Penilaian hendaknya didasarkan atas hasil pengukuran yang komprehensif, artinya penilaian didasarkan atas sampel prestasi yang cukup banyak, baik macamnya

Pada hasil angket siswa menyatakan bahwa pengelolaan laboratorium biologi di SMA Negeri 5 Surakarta menunjukkan hasil yang cukup baik, karena dari hasil data angket

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah: menyelesaikan seluruh program pembelajaran;.. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; mengikuti Ujian

SMK Negeri 1 Tempel memiliki standar sikap penilaian untuk aspek keterampilan dengan rincian rentang nilai 86-100 memperoleh predikat A (amat baik), rentang nilai 70-85

Berikut ini akan diuraikan beberapa contoh bahasan hasil tes siswa menyajikan latar cerpen berdasarkan kategori sangat baik, cukup, dan sangat kurang sesuai

SIKAP SPIRITUAL Predikat Deskripsi BAIK Sikap spiritual yang ditunjukkan baik dalam menghargai perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di

Rubrik Penilaian Sikap Sosial Aspek Penilaian Kriteria Sangat Baik 4 Baik 3 Cukup 2 Kurang 1 Berkebhinekaan Global Peserta didik sangat menunjukkan sikap

Hasil penilaian baik penilaian akademik maupun penilaian sikap dilaporkan kepada kepala sekolah maupun orang tua siswa dalam bentuk raport setiap tengah semester, akhir semester dan