Pengaruh Penambahan Beberapa Esens Buah pada Perangkap Metil Eugenol terhadap Ketertarikan Lalat Buah Bactrocera Dorsalis Kompleks pada Pertanaman Mangga di Desa Pasirmuncang, Majalengka
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Janter Simarmata, “ Uji Efektifitas Model Perangkap Menggunakan Atraktan Dalam Mengendalikan Hama Lalat Buah ( Bactrocera dorsalis Hendel) Pada Tanaman Jambu Biji
gulu batu, campuran metil eugcool dengan mclindo dan lem kuning. Penelitian berlangsung dari bulan Juli hingga Agustus 2008. lni berarti, lalat buah Bacrrocera
Hasil penelitian terhadap populasi lalat buah berdasarkan perlakuan jenis perangkap selama pengamatan dari minggu ke 1 sampai dengan minggu ke 7 menunjukkan bahwa rata-
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis lalat buah yang didapat dari lapangan dengan menggunakan botol perangkap yang dimodifikasi dan di beri metil
Di sekitar lokasi penelitian banyak terdapat tanaman seperti sukun dan cempedak sehingga lalat buah jenis B.curvifera berasal sekeliling tempat penelitian karena
Rataan jumlah lalat buah jantan yang tertang- kap dari masing-masing perangkap per hari, yaitu pada perangkap bekas botol air mineral sebanyak 37 ekor, modifikakasi perangkap
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi fluktuasi populasi lalat buah pada pertanaman pepaya dengan faktor curah hujan, jumlah hari hujan,
Kata kunci: atraktan trap, lalat buah, senyawa metil eugenol, tanaman cabai PENDAHULUAN Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman jenis buah, akan tetapi kegunaanya masih