• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Asuransi (Telaah Atas Hukum Islam)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kedudukan Asuransi (Telaah Atas Hukum Islam)"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

Loading

Referensi

Dokumen terkait

Perjanjian Asuransi diatur dalam Pasal 246 Kitab Undang – Undang Hukum Dagang ( KUHD ) adalah Suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada

Pengertian asuransi atau pertanggungan menurut Pasal 246 Kitab Undang Undang Hukum Dagang (KUHD) Buku I Bab .IX adalah suatu persetujuan dimana penanggung dengan menikmati suatu

Pasal pertama dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) yang mengatur perjanjian asuransi dimulai dalam Pasal 246 yaitu dengan memberikan batasan perjanjian asuransi

Dalam Pasal 246 KUHD memberikan batasan perjanjian asuransi sebagai berikut; Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, dengan mana seorang penanggung

Pasal 246 Kitab Undang-undang Hukum Dagang( KUHD) di sebutkan “ Asuransi adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seseorang

Pengertian Asuransi tercantum dalam Bab IX Pasal 246 Kitab Undang- undang Hukum Dagang (KUHD) 8 adalah sebagai berikut : Asuransi atau pertanggungan adalah suatu

27 Sedangkan pengertian otentik asuransi sendiri terdapat dalam Pasal 246 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, yaitu:28 “ Asuransi atau pertanggungan adalah suatu persetujuan, di mana

Dalam pasal 246 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang KUHD atau Wetboek Van Koophandle, bahwa asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan