Geologi, Alterasi Hidrotermal, dan Mineralisasi Daerah Onto dan Sekitarnya, Kecamatan Hu\u27u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Daerah Rorahkadal secara geologi terletak pada komplek batuan beku Honje dan disusun oleh batuan beku vulkanik Miosen yang mengalami alterasi dan mineralisasi.. Penelitian mencakup
Dari hasil penentuan zona alterasi yang terdiri dari alterasi silisifikasi, alterasi argilik lanjut, alterasi argilik, dan alterasi propilitik serta keseluruhan kumpulan
Sistem alterasi dan mineralisasi yang berkembang di daerah ini adalah epithermal sulfidasi rendah, berada pada posisi dangkal dekat dengan permukaan bumi yaitu termasuk
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka menarik untuk membahas mengenai sistem endapan epitermal di daerah penelitian yang mencakup karakteristik alterasi, paragenesa
Indikasi mineralisasi di daerah Lepadi berupa urat-urat kuarsa mengandung bijih sulfida logam dasar, yang menembus batuan induk batugamping biomikrit yang menurut hasil
Alterasi argilik di cirikan dengan kehadiran mineral kaolin pada batuan tuff yang diikuti dengan proses mineralisasi dibuktikan dengan dijumpainya mineral pirit
Berdasarkan karakteristik alterasi dan mineralisasi bijih daerah penelitian yang kemudian dibandingkan dengan model endapan oleh Corbett dan Leach (1997) diperoleh
Secara umum terdapat 4 tipe alterasi hidrotermal yang dijumpai pada daerah penelitian yaitu (a) alterasi silika vuggy - silika masif (silisifikasi), (b) alterasi