• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prevalensi Low Back Pain Pada Tenaga Kerja Perusahaan Pengolahan Teh PT. "X" Di Kota Garut.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Prevalensi Low Back Pain Pada Tenaga Kerja Perusahaan Pengolahan Teh PT. "X" Di Kota Garut."

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

iv ABSTRAK

PREVALENSI LOW BACK PAIN PADA TENAGA KERJA PERUSAHAAN PENGOLAHAN TEH PT. “X” DI KOTA GARUT

.,

Marchel S.Y, 2011; Pembimbing I : July Ivone, dr., M.K.K., M.Pd.Ked. Pembimbing II : Dedeh Supantini, dr., Sp.S., MPd.Ked.

Low back pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Faktor risikonya adalah tegangnya postur tubuh, obesitas, kehamilan, faktor psikologi, dan beberapa aktivitas yang dilakukan dengan tidak benar seperti mengangkat barang yang berat dan duduk yang lama.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui angka kejadian LBP pada tenaga kerja perusahaan pengolahan teh PT. “X” di kota Garut, sikap tenaga kerja dalam menghadapi timbulnya gejala LBP, waktu yang dibutuhkan dari mulai bekerja sampai timbulnya gejala, dan mengetahui pengaruh LBP terhadap aktivitas di luar jam kerja.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan penelitian cross-sectional. Responden berjumlah whole sample yaitu 30 orang tenaga kerja PT. “X” di kota Garut. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan kuesioner.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angka kejadian LBP pada tenaga kerja perusahaan pengolahan teh PT. “X” di kota Garut sebanyak 29 orang (96,67%). Mayoritas memilih untuk memijat bagian yang nyeri untuk menghilangkan gejala. Mayoritas mengalami awitan nyeri setelah bekerja selama 2–3 jam. Seluruh tenaga kerja dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu oleh gejala LBP.

Kesimpulan penelitian ini adalah angka kejadian LBP pada tenaga kerja di perusahaan “X” sangat tinggi, oleh karena itu perusahaan harus mengubah pola kerjanya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kerja dan menghindari terjadinya kecelakaan kerja.

(2)

v ABSTRACT

PREVALENCE OF LOW BACK PAIN AMONGST LABORERS OF TEA COMPANY “X” IN GARUT CITY

Marchel S.Y, 2011; 1st Tutor : July Ivone, dr., M.K.K., M.Pd.Ked. 2nd Tutor : Dedeh Supantini, dr., Sp.S., MPd.Ked

Low back pain (LBP) is one of the musculoskeletal disorders that is caused by poor body activity. Some risk factors associated with LBP include: body strain, obesity, pregnancy, psychological factors, and other activities associated with increased strain on the body like sitting and improper body positioning when lifting heavy objects.

The goal of this study is to determine the prevalence of LBP within laborers of company "X" in the city of Garut, their attitude towards the emergence of the symptoms, the time required before the onset of symptoms and the impact of LBP on the laborer's lives outside of work.

This was a descriptive study using the cross-sectional method. There were a total of 30 subjects (whole sample), all derived from labors of company "X" in Garut. Data was primarily acquired using a questionnaire through interviews directly with the laborers.

Results of the study indicated that the prevalence of LBP amongst the laborers of company "X" was 96.67% or 29 of the 30 people interviewed. It was also found that a majority of the laborers with symptoms preferred massages of the affected areas to relieve the symptoms. The symptoms most commonly appeared 2 - 3 hours after beginning work. All the laborers were able to continue leading normal lives without being bothered by the symptoms.

From this study, it can be concluded that the prevalence of LBP amongst the laborers of company "X" is very high. Therefore, there must be a change in company work procedures that would decrease new incidences of LBP and increase the quality of work done by their laborers

(3)

viii DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

SURAT PERNYATAAN ... iii

ABSTRAK ... iv

ABSTRACT ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 2

1.3.1 Maksud Penelitian ... 2

1.3.2 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah ... 3

1.4.1 Manfaat Akademis ... 3

1.4.2 Manfaat Praktis ... 3

(4)

ix BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Struktur Punggung ... 5

2.2 Low Back Pain / (LBP) ... 6

2.2.1 Definisi ... .6

2.2.2 Dasar Diagnosis ... 7

2.2.3 Etiologi dan Klasifikasi LBP ... 9

2.2.3.1 Etiologi LBP ... .9

2.2.3.2 Klasifikasi LBP ... 11

2.2.4 Penatalaksanaan dan Pencegahan LBP ... 14

2.3 Faktor Risiko Masa Kerja dan Umur Karyawan ... 16

2.4 Faktor Risiko Sikap dan Posisi Kerja terhadap Alat Kerja ... 17

2.5 Ergonomi ... 20

2.5.1 Definisi ... .20

2.5.2 Metode Ergonomi ... .21

2.5.3 Aplikasi/Penerapan Ergonomi ... .21

2.5.4 Posisi Duduk ... .24

2.5.5 7 Aturan Dasar Ergonomi ... .24

2.6 Kelelahan/fatique ... 27

2.7 Istirahat ... 29

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian... 30

3.2 Rancangan Penelitian ... 30

3.3 Populasi dan Sampel ... 30

(5)

x

3.3.2 Sampel ... 30

3.4 Kriteria Pemilihan Subjek ... 31

3.4.1 Inklusi ... 31

3.4.2 Eksklusi ... 31

3.5 Instrumen Penelitian... 31

3.6 Pengumpulan Data ... 31

3.6.1 Sumber Data ... 31

3.7 Rencana Analisis Yang Digunakan ... 31

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Perusahaan ... 32

4.2 Hasil Penelitian ... 33

4.2.1 Pengaruh LBP Terhadap Aktivitas Di Luar Jam Kerja ... 37

4.2 Pembahasan ... 38

BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 40

5.2 Saran ... 40

DAFTAR PUSTAKA ... 41

(6)

xi

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 4.1 Data Responden ... 33

Tabel 4.2 Keterangan Pekerjaan ... 34

Tabel 4.3 Angka Kejadian LBP ... 34

Tabel 4.4 Kondisi LBP ... 35

Tabel 4.5 Respon Karyawan Terhadap Timbulnya Rasa Nyeri ... 37

(7)

xii

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Otot Punggung ...7

Gambar 2.2 Posisi Tubuh Saat Mengangkat Beban Berat ... 23

Gambar 2.3 Posisi Kerja ... 25

Gambar 2.4 Daerah Jangkauan Tangan ...25

Gambar 2.5 Peletakan Barang Pekerjaan ... 26

Gambar 2.6 Posisi Tangan Saat Bekerja ... 26

Gambar 2.7 Jangkauan Daerah Penglihatan... 27

(8)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Komisi Etik Penelitian ... 43

Lampiran 2 Kuisioner Prevalensi Low Back Pain ... 44

Lampiran 3 Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire ... 47

(9)
(10)

44 LAMPIRAN II

Kuisioner Prevalensi Low Back Pain

1. Berapa usia anda ? ______ tahun

2. Apa jenis kelamin anda ? □ Laki-laki

□ Perempuan

3. Sudah berapa lama anda bekerja di perusahaan ini ? ____________________

4. Berapa lama anda bekerja setiap hari nya ? (sebutkan juga jam masuk dan jam keluar)

____________________

5. Berapa lama waktu istirahat yang diberikan dalam 1 hari kerja, dan diberikan pada jam berapa ?

____________________

6. Bagaimana posisi tubuh anda pada saat bekerja ? (beri sedikit penjelasan mengenai pekerjaan yang dilakukan)

____________________

7. Apabila pekerjaan anda berupa mengangkat beban berat, berapa berat beban yang anda angkat dan berapa lama anda melakukan hal tersebut?

(11)

45

8. Apakah anda sering mengalami nyeri punggung bawah? □ Ya

□ Tidak

9. Jika jawaban No.8 ya, apakah nyeri punggung bawah dirasakan ketika anda sedang bekerja ?

□ Ya □ Tidak

10.Jika jawaban No.8 ya, berapa lama waktu yang dibutuhkan dari mulai bekerja sampai timbulnya nyeri punggung bawah ?

____________________

11.Adakah penjalaran rasa nyeri yang dirasakan ? □ Ya

□ Tidak

12.Jika jawaban No.11 adalah ya, kemanakah penjalaran rasa nyerinya? ____________________

13.Apakah nyeri terasa di dalam? Di luar? Menyengat seperti terbakar? ____________________

14.Apakah nyeri membaik? Bertambah buruk? Atau tetap sama? ____________________

15.Apakah terjadi peningkatan nyeri saat batuk? Bersin? Menarik nafas dalam? Tertawa?

(12)

46

16.Apakah rasa nyeri memburuk saat pagi atau sore hari? ____________________

17.Adakah anggota tubuh yang terasa pegal saat timbulnya nyeri ? □ Ada

□ Tidak ada

18.Jika jawaban No.17 ada, sebutkan daerah mana yang terasa pegal. ____________________

19.Apakah anda mengalami kelemahan otot? □ Ya

□ Tidak

20.Apakah anda mengalami gangguan BAB/BAK? □ Ya

□ Tidak

21.Ketika gejala nyeri pinggang muncul, apakah yang saudara lakukan (terutama untuk menghilangkan rasa nyeri)?

____________________

22.Apakah anda menggunakan obat-obatan untuk menghilangkan rasa nyeri punggung bawah ?

□ Ya □ Tidak

(13)

47

LAMPIRAN III

Pemeriksaan Fungsional Dengan Menggunakan “Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire

Berikan tanda √ pada salah satu pilihan jawaban yang paling menggambarkan keadaan anda.

Intensitas nyeri

 Saat ini saya tidak nyeri (Nilai : 0)

 Saat ini nyeri terasa sangat ringan (Nilai : 1)  Saat ini nyeri terasa ringan (Nilai : 2)

 Saat ini nyeri terasa agak berat (Nilai : 3)  Saat ini nyeri terasa sangat berat (Nilai : 4)  Saat ini nyeri terasa amat sangat berat (Nilai : 5)

Perawatan diri (mandi, berpakaian dll)

 Saya merawat diri secara normal tanpa disertai timbulnya nyeri (Nilai : 0)  Saya merawat diri secara normal tetapi terasa sangat nyeri (Nilai : 1)  Saya merawat diri secara hati-hati dan lamban karena terasa sangat nyeri

(Nilai : 2)

 Saya memerlukan sedikit bantuan saat merawat diri (Nilai : 3)  Setiap hari saya memerlukan bantuan saat merawat diri (Nilai : 4)

 Saya tidak bisa berpakaian dan mandi sendiri, hanya tiduran di bed (Nilai : 5)

Aktifitas Mengangkat

 Saya dapat mengangkat benda berat tanpa disertai timbulnya nyeri (Nilai : 0)

(14)

48

 Nyeri membuat saya tidak mampu mengangkat benda berat dari lantai, tetapi saya mampu mengangkat benda berat yang posisinya mudah, misalnya di atas meja. (Nilai : 2)

 Nyeri membuat saya tidak mampu mengangkat benda berat dari lantai, tetapi saya mampu mengangkat benda ringan dan sedang yang posisinya mudah, misalnya di atas meja. (Nilai : 3)

 Saya hanya dapat mengangkat benda yang sangat ringan (Nilai : 4)

 Saya tidak dapat mengangkat maupun membawa benda apapun (Nilai : 5)

Berjalan

 Saya mampu berjalan berapapun jaraknya tanpa disertai timbulnya nyeri (Nilai : 0)

 Saya hanya mampu berjalan tidak lebih dari 1 mil karena nyeri (Nilai : 1)  Saya hanya mampu berjalan tidak lebih dari 1/4 mil karena nyeri (Nilai :

2)

 Saya hanya mampu berjalan tidak lebih dari 100 yard karena nyeri (Nilai : 3)

 Saya hanya mampu berjalan menggunakan alat bantu tongkat atau kruk (Nilai : 4)

 Saya hanya mampu tiduran, untuk ke toilet dengan merangkak (Nilai : 5)

Duduk

 Saya mampu duduk pada semua jenis kursi selama aku mau (Nilai : 0)  Saya mampu duduk pada kursi tertentu selama aku mau (Nilai : 1)

 Saya hanya mampu duduk pada kursi tidak lebih dari 1 jam karena nyeri (Nilai : 2)

 Saya hanya mampu duduk pada kursi tidak lebih dari 1/2 jam karena nyeri (Nilai : 3)

 Saya hanya mampu duduk pada kursi tidak lebih dari 10 menit karena nyeri (Nilai : 4)

(15)

49

Berdiri

 Saya mampu berdiri selama aku mau (Nilai : 0)

 Saya mampu berdiri selama aku mau tetapi timbul nyeri (Nilai : 1)  Saya hanya mampu berdiri tidak lebih dari 1 jam karena nyeri (Nilai : 2)  Saya hanya mampu berdiri tidak lebih dari 1/2 jam karena nyeri (Nilai : 3)  Saya hanya mampu berdiri tidak lebih dari 10 menit karena nyeri (Nilai :

4)

 Saya tidak mampu berdiri karena nyeri (Nilai : 5)

Tidur

 Tidurku tak pernah terganggu oleh timbulnya nyeri (Nilai : 0)  Tidurku terkadang terganggu oleh timbulnya nyeri (Nilai : 1)  Karena nyeri tidurku tidak lebih dari 6 jam (Nilai : 2)

 Karena nyeri tidurku tidak lebih dari 4 jam (Nilai : 3)  Karena nyeri tidurku tidak lebih dari 2 jam (Nilai : 4)  Saya tidak bisa tidur karena nyeri (Nilai : 5)

Aktifitas Seksual (bila memungkinkan)

 Aktifitas seksualku berjalan normal tanpa disertai timbulnya nyeri (Nilai : 0)

 Aktifitas seksualku berjalan normal tetapi disertai timbulnya nyeri (Nilai : 1)

 Aktifitas seksualku berjalan hampir normal tetapi sangat nyeri (Nilai : 2)  Aktifitas seksualku sangat terhambat oleh adanya nyeri (Nilai : 3)  Aktifitas seksualku hampir tak pernah karena adanya nyeri (Nilai : 4)  Aktifitas seksualku tidak pernah bisa terlaksana karena nyeri (Nilai : 5)

Kehidupan Sosial

 Kehidupan sosialku berlangsung normal tanpa gangguan nyeri (Nilai : 0)  Kehidupan sosialku berlangsung normal tetapi ada peningkatan derajat

(16)

50

 Kehidupan sosialku yang aku sukai misalnya olahraga tidak begitu terganggu adanya nyeri (Nilai : 2)

 Nyeri menghambat kehidupan sosialku sehingga aku jarang keluar rumah (Nilai : 3)

 Nyeri membuat kehidupan sosialku hanya berlangsung di rumah saja (Nilai : 4)

 Saya tidak mempunyai kehidupan sosial karena nyeri (Nilai : 5)

Bepergian / Melakukan Perjalanan

 Saya bisa melakukan perjalanan ke semua tempat tanpa adanya nyeri (Nilai : 0)

 Saya bisa melakukan perjalanan ke semua tempat tetapi timbul nyeri (Nilai : 1)

 Nyeri memang mengganggu tetapi saya bisa melakukan perjalanan lebih dari 2 jam (Nilai : 2)

 Nyeri menghambatku sehingga saya hanya bisa melakukan perjalanan kurang dari 1 jam (Nilai : 3)

 Nyeri menghambatku sehingga saya hanya bisa melakukan perjalanan pendek kurang dari 30 menit (Nilai : 4)

 Nyeri menghambatku untuk melakukan perjalanan kecuali hanya berobat (Nilai : 5)

Interpretasi Hasil

Dari 10 pertanyaan, jumlahkan seluruh nilai yang didapat, lalu dihitung dengan rumus :

(17)

51

21% - 40%  Moderate disability : Pasien merasakan nyeri yang lebih dan mulai kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti duduk, mengangkat barang dan berdiri.

41% - 60%  Severe disability : Nyeri terasa sepanjang waktu dan aktivitas sehari-hari mulai terganggu karena rasa nyeri.

61% - 80%  Crippled : Nyeri yang timbul mengganggu seluruh aktivitas sehari-hari.

(18)

52

LAMPIRAN IV

(19)
(20)

54

RIWAYAT HIDUP

Nama : Marchel Sudibio Yapar

NRP : 0710108

Tempat dan Tanggal Lahir : Bandung, 8 Maret 1986

Alamat : Jl. Pasirkaliki No. 183, Bandung 40173 Riwayat Pendidikan :

TK Daya Susila Garut, 1992 SD Daya Susila Garut, 1998 SMP Daya Susila Garut, 2001 SMAK Trimulia Bandung, 2004

(21)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu

gangguan muskuloskletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik (Maher, 2002). LBP dapat disebabkan oleh berbagai penyakit muskuloskletal, gangguan psikologis dan mobilisasi yang salah (Rakel, 2002).

LBP adalah nyeri punggung bawah yang berasal dari tulang belakang, otot,

saraf atau struktur lain pada daerah tersebut. Otot-otot punggung biasanya mulai letih setelah duduk selama 15-20 menit, sehingga mulai dirasakan LBP. LBP diklasifikasikan ke dalam 2 kelompok yaitu akut dan kronik. LBP akut terjadi dalam waktu kurang dari 12 minggu (Samara, 2004). Sedangkan LBP kronik terjadi dalam waktu 3 bulan. Dengan demikian LBP adalah gangguan muskuloskeletal yang pada daerah punggung bawah yang disebabkan oleh berbagai penyakit dan aktivitas tubuh yang kurang baik (Rogers, 2006).

Faktor risiko terjadinya LBP karena tegangnya postur tubuh, obesitas, kehamilan, faktor psikologi, dan beberapa aktivitas yang dilakukan dengan tidak benar seperti mengangkat barang yang berat dan duduk yang lama. Duduk lama pada murid sekolah atau mahasiswa pada saat perkuliahan berlangsung juga dapat mengakibatkan terjadi nyeri punggung (Klooch, 2006).

(22)

2

menghabiskan waktu lebih dari 10 jam sehari untuk duduk di depan meja kerja. Separuh dari populasi tersebut tidak pernah meninggalkan meja kerja, bahkan saat makan siang. Sementara itu, dua pertiga populasi menambah porsi duduk tegak saat berada di rumah. Hal tersebut memicu timbulnya keluhan LBP (Chang, 2006).

Masalah nyeri pinggang yang timbul akibat duduk lama menjadi fenomena yang sering terjadi saat ini. Ternyata 60 % orang dewasa mengalami LBP karena masalah duduk yang terjadi pada mereka yang bekerja atau yang aktivitasnya lebih banyak dilakukan dengan duduk. Duduk lama dengan posisi yang salah dapat menyebabkan otot-otot pinggang menjadi tegang dan dapat merusak jaringan lunak sekitarnya (Chang, 2006).

Berdasarkan uraian tersebut di atas, peneliti merasa tertarik untuk mengambil judul :

“Prevalensi Low Back Pain Pada Tenaga Kerja Perusahaan Pengolahan Teh PT. “X” Di Kota Garut”

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka identifikasi masalahnya adalah : 1. Berapa besar angka kejadian LBP pada tenaga kerja perusahaan

pengolahan teh PT. ”X”.

2. Bagaimana respon tenaga kerja dalam menghadapi timbulnya gejala LBP.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari mulai bekerja sampai timbulnya gejala LBP.

4. Bagaimana pengaruh LBP terhadap aktivitas di luar jam kerja.

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1 Maksud Penelitian

(23)

3

1.3.2 Tujuan Penelitian

1. Mengetahui angka kejadian LBP pada tenaga kerja perusahaan pengolahan

teh PT. ”X”.

2. Mengetahui respon tenaga kerja dalam menghadapi timbulnya gejala LBP. 3. Mengetahui waktu yang dibutuhkan dari mulai bekerja sampai timbulnya

gejela LBP.

4. Mengetahui pengaruh LBP terhadap aktivitas di luar jam kerja.

1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah

1.4.1 Manfaat Akademis

Memberi masukan pada institusi perusahaan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian LBP pada pekerja sehingga informasi ini dapat digunakan untuk menyusun langkah-langkah strategi dalam mencegah terjadinya LBP yang diakibatkan oleh duduk dan berdiri yang lama pada saat bekerja, serta akibat seringnya mengangkat beban berat.

1.4.2 Manfaat Praktis

1. Bagi perusahaan, dapat dijadikan masukan sebagai informasi kesehatan para tenaga kerjanya pada saat bekerja, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerja para tenaga kerjanya.

2. Bagi tenaga kerja, dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka, dan mengetahui apa saja yang dapat dilakukan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kerjanya.

3. Bagi peneliti, dapat mengetahui angka kejadian LBP serta bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sehari-hari.

4. Bagi universitas, dapat dijadikan sumber untuk penelitian lebih lanjut.

1.5Metodologi Penelitian

(24)

4

Rancangan penelitian : Cross sectional Instrumen : kuesioner.

Teknik pengumpulan data : survey, melalui wawancara langsung dengan responden.

Populasi : tenaga kerja perusahaan pengolahan teh PT. “X” di kota Garut. Sampel : seluruh tenaga kerja tetap perusahaan teh PT. “X” di kota Garut (whole sample).

Lokasi dan waktu penelitian

(25)

40 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

1. Angka kejadian LBP pada tenaga kerja perusahaan pengolahan teh PT. “X” di kota Garut sebesar 96,67 %.

2. Sebagian besar tenaga kerja memilih untuk memijat bagian tubuh yang nyeri untuk menghilangkan gejala LBP.

3. Waktu tersering yang dibutuhkan dari mulai bekerja hingga timbulnya gejala LBP adalah 2 – 3 jam.

4. Seluruh tenaga kerja dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari tanpa terganggu oleh gejala LBP yang timbul.

5.2 Saran

1. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui :

o Seberapa besar pengaruh posisi tubuh saat bekerja terhadap prevalensi LBP.

o Apakah terdapat penyakit lain yang timbul selain LBP pada PT. “X”.

2. Bagi tenaga kerja dengan posisi duduk di lantai, sebaiknya diberikan meja kerja dan kursi kerja, dengan waktu istirahat kurang lebih 30 menit setelah 4 jam bekerja.

(26)

41

DAFTAR PUSTAKA

Andersson G.B.J. 2001. The Epidemiology of Spinal Disorder. In : Frymoyer J.W., Ed. The Adult Spine : Priciples and Practice. Edisi 2. New York: Raven Press. page 93-141.

Anies. 2005. Penyakit Akibat Kerja. Jakarta : PT. Gramedia.

Budiono, S. 2005. Higiene Perusahaan, Bungai Rampai Hiperkes dan KK. Edisi Kedua (Revisi). Semarang: Universitas Diponegoro.

Deyo, Richard and James, Weinstein. 2001. Low Back Pain. New England Journal Med. Vol 344 No. 5. 2001

Evelyn C Pearce, 2004. Anatomi dan Fisiologi Untuk Para Medis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Hartvigsen J., Lings C., dan Bakketeig L. 2004. Psychosocial Factors at Work in Relation to Low Back Pain and Consequences of Low Back Pain; a Systematic Review, Critical Review of Prospective Cohort Studies. Occupational Environment Med. 61: 2-8

http://www.sehatdikantor.com/tag/ergonomi/. 10 Januari 2011

Jellema, van Tulder M.W., van Poppel M.N.M., Nachemson A.L., Bouter L.M., Lumbar Support for Prevention and Treatment of Low Back Pain. Spine. 2001; 26(4) : 377-386

(27)

42

Konradus, Danggur. 2006. Kesehatan Keselamatan Kerja. Penerbit Litbang Danggur & Partners.

LaDou, Joseph. 2004. Current Occupational & Environmental Medicine. Third Edition. United States: Lange McGraw-Hill. Medical Publishing Division.

Magge, D.J. 2000. Orthopedic Physical Assessment, 4th Edition. Philadelphia: W.B. Saunders Co.

Manek, Nisha dan Mac Gregor. 2005. Epydemiology of Back Disorder : Prevalence, Risk Factors and Prognosis. Curr Opin Rheumatol. Lippincot Williams & Wilkins. 17(2) : 134-140.

Mansjoer et all. 2007. Ilmu Penyakit Saraf. Dalam : Kapita Selekta Kedokteran. Edisi III, Jilid Kedua. Cetakan Keenam. Jakarta . h 54-9.

Mauritz, Tulder dan Bart, Koes. 2002. Low Back Pain and Sciatica. Clinical Evidence Physician. 6: 864-883

Murtagh, John. 2003. Low Back Pain in : General Pratice. Third Edition. Australia: The McGraw- Hill Companies.

National Institute for Occupational Safety and Health. 2010. Musculoskeletal Disorders and Workplace Factors

Rajnarayan T. Tiwari, Mrinalini C. Pathak dan Sanjay P. Zodpey. 2003. Low Back Pain among Textile Workers. Indian Journal of Occupational and Environmental Medicine. 1(7).

Sidharta, Priguna. 2006. Sakit Pinggang. Dalam : Neurologi Klinis Dalam Praktik Umum. Edisi III. Cetakan kelima. Jakarta : PT Dian Rakyat. h 203-205

Sunarto. 2005. Latihan pada Penderita Nyeri Punggung Bawah. Edisi 3. Jakarta: Medika Jelita.

Referensi

Dokumen terkait

Karakteristik Responden Pedagang Besar Berdasarkan Tingkat Umur di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Tenda Kota Gorontalo, 2013... Berdasarkan Tabel

Tugas Akhir ini disusun dalam rangka memenuhi persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana (S-1) pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Katolik

Dan Bagaimana hubungan komitmen yayasan dan efektivitas pengelolaan wakaf yayasan secara bersama sama dengan kesejahteraan pegawai yayasan Nurul Ulum Kutamandala

Kendala-kendala yang dihadapi orang tua dalam membentuk sikap birrul walidain pada anak terdapat pada kendala internal atau kendala yang berasal dari dalam diri anak,

Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan memegang peranan penting dalam proses menanamkan nilai religius terhadap siswanya. Untuk keberhasilan tersebut,

(1974), penurunan konsentrasi ion hidrogen dalam alat pencernaan akibat infeksi E. necatrix adalah karena tidak adanya makanan d i dalamnya, degradasi jaringan dalam

“I’m already seeing a half a dozen things I know we’re going to want at the inn when we start accessorizing.” She was still trying to scan when Avery pulled her out the