IGA AWARDS
2022
PROGRAM:
Program Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT
KATEGORI:
REKAYASA TEKNOLOGI
DALAM MENGHEMAT ENERGI
INDONESIA GREEN AWARDS 2022
Kategori : Rekayasa Teknologi Dalam Menghemat Energi
Judul Program : Program Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB
1. LATAR BELAKANG PROGRAM
Dengan semakin berkembangnya perusahaan dan terbatasnya sumber energi yang akhirnya berdampak pada mahalnya biaya energi, mengharuskan PT. Petrokimia Gresik melakukan upaya-upaya penghematan energi secara terprogram dan berkelanjutan.
Manajemen PT. Petrokimia Gresik berkomitmen penuh untuk melaksanakan sistem manajemen energi secara berkelanjutan yang sejalan dengan visi, misi, dan sistem manajemen perusahaan. Manajemen energi di perusahaan meliputi konservasi energi pabrik dan gedung/perkantoran yang dikelola oleh Manager Proses & Pengelolaan Energi - Kompartemen Teknologi. Secara umum program konservasi energi di PT. Petrokimia Gresik meliputi dua area konservasi yaitu : Penggunaan bahan bakar alternatif dan Optimalisasi proses, efisiensi peralatan dan energy loss.
PT. Petrokimia Gresik memiliki komitmen dalam melakukan upaya perbaikan lingkungan khususnya terkait upaya efisiensi energi dari kegiatan Pabrik Amoniak IB. Pada tahun 2021, PT Petrokimia Gresik melakukan implementasi program unggulan di bidang Efisiensi Energi yaitu program Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB.
Pengembangan program inovasi Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB berasal dari perusahaan sendiri dimana ide program inovasi ini muncul karena adanya kondisi Konsumsi Energi pada Pabrik Amoniak IB tinggi pada PT Petrokimia Gresik. Ide perubahan atau inovasi yang dilakukan perusahaan berasal dari adanya peluang untuk mengatasi permasalahan yang ada. Masalah utama adalah gas yang tidak dapat terkondensasi dari 101-JTC harus dikeluarkan atau dibuang dari dalam condensor dengan menggunakan air ejector 101-JCC1/JCC2.
Kemudian gas tersebut dikondensasikan kembali di sisi Inter condenser 101-JCC1 dan hasil kondensasi kembali ke flash chamber 101-JTC, Gas yang tidak dapat terkondensasi di sisi Inter Condenser akan dikondensasikan lagi di sisi After Condenser 101-JCC2 dan hasil kondensasinya dikembalikan ke flash chamber 101-JTC.
2. DESKRIPSI PROGRAM
Penentuan Penyebab yang Dominan menggunakan metode FMEA (Failure Modes And Effects Analysis)
Dari pareto di atas didapatkan bahwa “Kondensasi sisi after 101-JCC2 panas” memiliki nilai RPN tertinggi yaitu 1000 atau setara 81,2 % dan menjadi akar penyebab paling dominan dari tingginya tekanan surface condenser 101-JTC.
Rencana Perbaikan dengan metode 5 W + 2 H
Faktor
Penyebab Why What Where When Who How How
Much Kondensasi
sisi after 101-JCC2 panas
Agar tekanan surface condenser turun
Mengalirkan hasil kondensasi ke sewer bukan kembali ke flash
chamber 101-JTC
Amoniak IB
2020 Andre Kristanto
• Menambahkan line drain trap after condenser ke sewer
• BV d/s trap after condenser yang kembali ke flash chamber di posisikan close, drain trap menuju ke sewer diposisikan open
100%
3. IMPLEMENTASI PROGRAM
Mengacu pada permasalahan di atas PT Petrokimia Gresik melakukan inovasi perubahan komponen yaitu membuat line baru untuk drain Condensate dari 101-JCC2 After Condenser ke Sewer, melalui program tersebut Konsumsi Energi Turbin 101 – JT di Pabrik Amoniak IB turun.
Rincian material perbaikan sebagai berikut :
1. Penambahan interkoneksi pipa pada Block Valve drain trap ke sewer 2. Block Valve u/s trap diposisikan open
3. Block Valve d/s trap dibuka hingga full open 4. Block valve d/s trap dan b/p trap diposisikan close
Dari hasil process improvement tersebut dimana aliran hasil kondensasi dibuang semuanya ke sewer maka aliran panas yang Kembali ke flash chamber tidak ada sehingga tidak terjadi build up pressure pada surface condenser condenser dan menyebabkan penurunan signifikan pada tekanan surface condenser 101 – JTC. Sebelum program berjalan Condensate dari After Condenser 101- JCC2 di transfer ke Flash Chamber 101-JTC, kemudian setelah program berjalan Condensate dari After Condenser 101JCC2 di alirkan ke sewer. Inovasi ini pertama kali diimplementasikan di Pabrik Amoniak di Indonesia pada Sektor Pupuk atau Menurut Best Practice 2017-2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum pernah diimplementasikan di sektor Pupuk.
a. Perubahan Sistem dari Program Inovasi
Program Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB berdampak pada perubahan komponen dimana terjadi perubahan alur proses yang dilakukan oleh perusahaan dengan penjelasan sebagai berikut:
i. Kondisi sebelum adanya program:
• Analisa steam import : - pH : 9,3 - Cond : 3 µs/cm
- SiO2 : 0,01 ppm
• Flow steam inlet Turbin 101-JT rata – rata di atas nilai data sheet yaitu 65,93 ton/jam
• Total energy Pabrik Amoniak IB di atas desain 32,9 MMBTU/ton ii. Kondisi setelah adanya program:
• Analisa steam import : - pH : 9,1 - Cond : 4,7 µs/cm - SiO2 : 0,012 ppm
• Flow steam inlet Turbin 101-JT rata – rata yaitu 56,64 ton/jam
• Total energy Pabrik Amoniak IB mengalami penurunan setelah dilakukan perbaikan di bawah desain 32,9 MMBTU/ton yaitu rata – rata 32,58 MMBTU/ton. Dengan menurunnya tekanan surface condenser 101-JTC maka konsumsi penggerak turbin 101-JT juga ikut turun sehingga berpengaruh pada steam energy yang digunakan.
b. Dampak Lingkungan dari Program Inovasi
Dampak lingkungan yang dihasilkan adalah efisiensi energi pada tahun 2021 sebesar 91.366 GJ yang setara dengan penghematan biaya sebesar Rp 9.062.162.433. Perhitungan nilai absolut dan penghematan anggaran program inovasi adalah sebagai berikut:
i. Perhitungan hasil absolut
Perhitungan Absolut Tahun 2021
CR Losses energi Turbin 101 JT = 0,12 mmbtu/ton
Produksi Amoniak IB = 721.656 GJ/ton steam
Penurunan losses energi Turbin 101 JT = 0,12 x 721.656
= 86.599 mmbtu x 1,055056
= 91.366 GJ
ii. Perhitungan penghematan anggaran
Penghematan Pemanfaatan Steam dari WHB Asam Sulfat sebagai Drying di Unit Purified Gypsum
Efisiensi Energi Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101-JT dengan = 91.366 GJ Menurunkan Tekanan Surface Condenser tahun 2021
Harga 1 GJ = Rp. 100.279
Penghematan Kotor = Rp. 100.279 x Rp.91.366
= Rp. 9.162.162.433
Anggaran Program = Rp. 100.000.000 Penghematan Bersih = Rp. 9.062.162.433
c. Nilai Tambah Program Inovasi
Nilai tambah dari program inovasi ini adalah berupa perubahan rantai nilai (value chain optimisation) dan keuntungan yang diperoleh dari program Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB adalah
i. Produsen/perusahaan
- Kualitas produk Amoniak dari Pabrik Amoniak IB lebih baik dan realisasi produksi Pabrik Amoniak IB meningkat 109 % atau total produksi meningkat dari 660.000 ton/tahun menjadi 721.656 ton/tahun.
- Steam yang digunakan turbin 101-JT dibawah nilai data sheet turbin dapat digunakan untuk proses lainya.
- Konsumsi energi yang dibutuhkan sesuai dengan spesifikasi data sheet.
- Mengurangi dampak kerugian akibat steam yang berlebih pada turbin 101-JT - Pencapaian total energy Pabrik Amoniak I B sesuai atau dibawah desain yang
berdampak pada penghematan perusahaan.
ii. Konsumen
index kepuasan pelanggan terhadap produk Amoniak naik dari 90 % menjadi 92 % pada tahun 2021 karena pelanggan tambah puas dengan kualitas Produk Amoniak.
iii. Suplier
memasok secara terus menerus sebesar 19.592.128 MMBTU/tahun untuk bahan baku Pabrik Amoniak IB
Gambaran Skematis atau Visual Program Inovasi:
SEBELUM SESUDAH
4. KESIMPULAN
Program efisiensi energi melalui Penurunan Konsumsi Energi Turbin 101 – JT dengan menurunkan Tekanan Surface Condenser 101-JTC di Pabrik Amoniak IB I pada tahun 2021 memiliki hasil penghematan sebesar 91.366 GJ yang setara dengan penghematan biaya sebesar Rp 9.062.162.433.