• Tidak ada hasil yang ditemukan

REVITALISASI SISTEM AGRIBISNIS DALAM RANGKA MENINGKATKAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) DI KABUPATEN GROBOGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "REVITALISASI SISTEM AGRIBISNIS DALAM RANGKA MENINGKATKAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) DI KABUPATEN GROBOGAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Konsumsi Tempe Tahu serta Kebutuhan Kedelai Tahun 1999 - 2011 di Jawa  Tengah
Tabel 3. Analisa Biaya Produksi dan Penerimaan Usahatani Kedelai               di Kabupaten Grobogan
Tabel 5. Analisa Biaya dan Penerimaan pada Pedagang Besar
Gambar 1. Value chain agribisnis kedelai di Kabupaten Grobogan Produksi Pengumpul Penjualan kedelai Pedagang Besar Pedagang Kecil Petani Kios, Toko, Pengecer Pengolahan Penjualan Hasil Olahan PRIMKOPTI Pedagang Luar Kota Pengolah Tahu Tempe Pedagang Tahu

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih kedelai Varietas Grobogan yang berasal dari pemupukan NPK majemuk yang ditingkatkan dosisnya sampai dengan 300 kg/ha menghasilkan

Adapun judul dari skripsi ini adalah “ Respons Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Varietas Grobogan Dengan Pemberian Asam Askorbat Pada

Rata-Rata Jumlah Kebutuhan dan Biaya Pupuk untuk Usahatani Kedelai di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang Per Musim Tanam Tahun 2016. Rata-Rata

Komoditi Andalan dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Petani di Desa sambueja, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Tasman, Aulia dan

Apa saja lembaga pendukung kegiatan usahatani dan pemasaran kedelai di.

ANANTA KHARINA POHAN : Sebaran normal karakter-karakter pertumbuhan dan produksi hasil persilangan tanaman kedelai (glycine max L. Merril) varietas grobogan dengan genotipa

Persilangan antara kedelai hasil transformasi genetik galur Gm2 dan Gm5 sebagai donor gen toleransi Al dengan kedelai budidayavarietas Anjasmoro dan Grobogan

Pertumbuhan dan produksi kedelai varietas Grobogan dan Anjasmoro di lahan bekas sawah menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap jumlah biji per polong dan bobot