• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKIP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKIP)"

Copied!
92
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH

(LKIP)

(2)

Publiced By :

DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUTAI BARAT

TAHUN 2015

(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas perkenanNya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017 ini dapat disusun.

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat ini disusun pada bulan Januari 2017 karena Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai barat baru terbentuk pada bulan Desember tahun 2016 sesuai Peraturan Bupati Kutai Barat nomor 32 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Kutai Barat.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Pemuda dan Olahraga Tahun 2017 ini disusun berpedoman pada Rencana Strategis ( RENSTRA ) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017 - 2021 adalah merupakan dokumen perencanaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat periode 4 (empat) tahun yang memuat seluruh program yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga dalam rangka pencapaian Visi, Misi, tujuan dan sasaran yang berpedoman pada Strategi dan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2017 ini disusun berdasarkan Instruksi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah. Beradasarkan intruksi Permen bahwa pada setiap akhir tahun anggaran setiap instansi pemerintah diharuskan menyampaikan laporan kinerja instansi pemerintah (LKIP) yang bertujuan untuk mengetahui kemampuannya dalam pencapaian visi, misi dan tujuan organisasi yang lebih berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada semua pihak yang berkepentingan tentang rencana kinerja dan capaian kinerja pada tahun anggaran 2017, yang selanjutnya akan dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan, dengan memperhatikan target-target yang harus dicapai pada tahun 2017. Selain itu manfaat dari

(4)

laporan ini juga untuk melakukan langkah-langkah strategis apa yang perlu diambil dalam pelaksanaan program-program dan kegiatan selanjutnya.

Ucapan terima kasih tidak lupa kami sampaikan kepada pihak-pihak, yang telah banyak membantu sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) ini dapat diselesaikan. Kami menyadari bahwa Laporan ini masih jauh dari sempurna, masih banyak terdapat kekurangan dalam penyajian maupun substansi materi yang ingin disampaikan.

Kami berharap kritikan dan masukan dari berbagai pihak demi sempurnanya laporan ini dan perbaikan dalam penyusunan laporan sejenis selanjutnya. Semoga Laporan ini dapat bermanfaat terutama bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat, sebagai pertanggujawaban penggunaan anggaran secara transparansi dan akuntabel.

Sendawar, Januari 2017 Kepala Dinas,

YULIUS MIMPHIN. SH., MM Pembina TK. I (IV.b) NIP. 19590704 198403 1 007

(5)

Ringkasan Eksekutif

Sesuai dengan Instruksi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah. Beradasarkan intruksi Permen bahwa pada setiap akhir tahun anggaran setiap instansi pemerintah diharuskan menyampaikan laporan kinerja instansi pemerintah (LKIP) yang pada dasarnya merupakan wujud pertanggungjawaban kinerja Instansi Pemerintah dalam penggunaan uang negara guna mencapai misi dan tujuan organisasi. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2017 bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada semua pihak tentang kinerja pemuda dan olahraga kabupaten kutai barat selama tahun 2017, capaian kinerja (performance result) tahun 2017; terus dilakukan perbandingan dengan Penetapan Kinerja atau Rencana Kerja (Performance Plan) 2017 sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan dilakukan identifikasi sejumlah celah kinerja (performance gap) atau apa-apa yang belum tercapai sesuai dengan target pada penetapan atau rencana kinerja yang selanjutnya akan dilakukan evaluasi guna perbaikan kinerja masa datang.

Mengacu kepada Visi dan Misi Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat yang tertuang dalam RPJMD Kab.Kutai Barat Tahun 2016 – 2021, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat perlu menetapkan Visi sebagai berikut :

“ Terwujudnya Kemampuan Kepemudaan Dan Keolahragaan Di Kabupaten Kutai Barat Yang Kreatif, Produktif Dan Berdaya Saing ”

Misi :Untuk mewujudkan Visi diatas, perlu ditetapkan rumusan dalam bentuk Misi mewujudkan Visi atau harapan sebagai berikut :

1. Mewujudkan Pemuda yang mandiri dan berkualitas.

2. Mewujudkan atlet olahraga yang profesional dan berkualitas.

3. Mewujudkan Ketersediaan prasarana dan sarana olahraga.

(6)

1. Tujuan dan Sasaran a. Tujuan

Memperhatikan visi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan tersebut diatas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah:

1. Meningkatkan kemampuan pemuda untuk memberikan suatu gagasan baru dan terus berkarya dan berkelanjutan yang memberikan manfaat untuk masa depan.

2. Meningkatkan kemampuan Tenaga keolahragaan yang berkualitas sehingga menghasilkan atlet yang berprestasi dan memiliki daya saing.

3. Ketersediaan Prasarana dan sarana olahraga yang memadai sesuai dengan standarisasi.

b. Sasaran

Mengacu kepada Misi yang telah ditetapkan, maka sasaran yang ingin dihasilkan sampai dengan tahun 2021 adalah:

1. Misi : Mewujudkan Pemuda yang mandiri dan berkualitas dengan sasaran yang ingin dicapai sebagai berikut:

a. Meningkatnya jumlah pemuda yang memiliki keteladanan dan kepemimpinan.

b. Meningkatnya jumlah pemuda yang terampil dan mandiri dalam berwirausaha.

c. Meningkatnya jumlah sentra pemberdayaan Kepemudaan.

2. Misi : Mewujudkan atlet olahraga yang profesional dan berkualitas dengan sasaran yang ingin dicapai atau dihasilkan sebagai berikut:

a. Meningkatnya jumlah atlet olahraga yang berprestasi.

b. Meningkatnya jumlah dan kualitas tenaga keolahragaan.

c. Meningkatnya jumlah Klub Olahraga.

d. Meningkatnya frekwensi kejuaraan dan kompetisi olahraga.

3. Misi: Mewujudkan Ketersediaan prasarana dan sarana olahraga dengan sasaran yang ingin dihasilkan atau dicapai sebagai berikut:

(7)

a. Tersedianya sentra pembinaan olahraga.di Kabupaten

b. Tersedianya prasarana dan sarana olahraga di 16 kecamatan.

(8)

D A F T A R I S I

Hal

KATA PENGANTAR.……….………… i

RINGKASAN EKSEKUTIF……… iii

DAFTAR ISI ……… vi

DAFTAR GAMBAR.……….. vii

DAFTAR TABEL………... viii

BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang……… I - 1

B. Maksud dan Tujuan………. I - 1 C. Aspek Strategis Organisasi………. I - 2 D. Asas dan Tujuan Pembangunan Kepemudaan………. I - 3 E. Keolahragaan……….. I -6 F. Susunan Organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Kutai Barat…….. I - 7 G. Tugas Pokok dan Fungsi Dinas………. I - 7 H. Sumber Daya SKPD……….. I - 29 I. Sarana dan Prasarana………. I – 32 J. Alur Pikir Pelaporan……….. I - 33 BAB II. PERENCANAAN KINERJA

A. Rencana Strategis (RENSTRA 2017 – 2021)………. II - 1 B. Perjanjian Kinerja……….. II - 7

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

A. Capaian Kinerja... III - 1

B. Realisasi Anggaran Tahun 2017... III - 9

(9)

C. Permasalahan Dan Solusi... III - 17

BAB IV. PENUTUP... IV -

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Struktur Organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat... I - 28 Gambar 2. Flowchart Alur Pikir Penyajian Laporan……… I - 39

(10)

DAFTAR TABEL

Hal

1. Tabel 1 : Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga………. I-29 2. Tabel 2 : Jumlah Golongan Dinas Pemuda dan Olahraga……….. I-30

3. Tabel 3 : Jumlah Pegawai Berdasarkan Pendidikan……….. I-31 4. Tabel 4 : Jumlah Pegawai DISPORA Berdasarkan Mngikuti Diklat……….. I-31 5. Tabel 5 : Jumlah Pegawai Berdasarkan Eselon………. I-32 6. Tabel 6 : Daftar Aset Dinas Pemuda dan Olahraga……… I-32 7. Tabel 7 : Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran……… II-5 8. Tabel 8 : Rencana Kineja Tahunan………. II-8 9. Tabel 9 : Capaian Kinerja Program………. II-16 10. Tabel 10 : Skala Nilai Peringkat Kinerja……… III-1 11. Tabel 11 : Perolehan Medali (Prestasi) Urusan Pemuda dan

Olahraga………....……….. III-8 12. Tabel 12 : Capaian Kinerja 2017, Target dan Realisasi Per Program Kegiatan

DISPORA………. III- 11 13. Tabel 13 : Penambahan Pagu Dana Kegiatan dan Pergeseran Kegiatan…………. III- 16 4.

(11)

Lampiran

Perjanjian Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga 2017

(12)

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat dilakukan dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (Good Governance). Sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

kemudian ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Beradasarkan intruksi Permen bahwa pada setiap akhir tahun anggaran setiap instansi pemerintah diharuskan menyampaikan laporan kinerja instansi pemerintah (LAKIP) yang bertujuan untuk mengetahui kemampuannya dalam pencapaian visi, misi dan tujuan organisasi yang lebih berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab.

B. Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan Instruksi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP pada dasarnya merupakan wujud pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah dalam penggunaan keuangan negara guna mencapai misi dan tujuan organisasi.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017 bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada semua pihak tentang kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat selama tahun 2017, capaian kinerja (performance result) tahun 2017; terus dilakukan perbandingan dengan Penetapan Kinerja atau Rencana Kerja (Performance Plan) sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

(13)

Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan dilakukan identifikasi sejumlah celah kinerja (performance gap) atau apa-apa yang belum tercapai sesuai dengan target pada penetapan atau rencana kinerja yang selanjutnya akan dilakukan evaluasi guna perbaikan kinerja masa datang.

C. Aspek Strategis Organisasi

1. KEPEMUDAAN:

1. Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.

2. Kepemudaan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan potensi, tanggung jawab, hak, karakter, kapasitas, aktualisasi diri, dan cita-cita pemuda.

3. Pembangunan kepemudaan adalah proses memfasilitasi segala hal yang berkaitan dengan kepemudaan.

4. Pelayanan kepemudaan adalah penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan, serta kepeloporan pemuda.

5. Penyadaran pemuda adalah kegiatan yang diarahkan untuk memahami dan menyikapi perubahan lingkungan.

6. Pemberdayaan pemuda adalah kegiatan membangkitkan potensi dan peran aktif pemuda.

7. Pengembangan kepemimpinan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keteladanan, keberpengaruhan, serta penggerakan pemuda.

8. Pengembangan kewirausahaan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian berusaha.

9. Pengembangan kepeloporan pemuda adalah kegiatan mengembangkan potensi dalam merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan, dan memberikan jalan keluar atas pelbagai masalah.

(14)

10. Kemitraan adalah kerja sama untuk membangun potensi pemuda dengan prinsip saling membutuhkan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

11. Organisasi kepemudaan adalah wadah pengembangan potensi pemuda.

12. Penghargaan adalah pengakuan atas prestasi dan/atau jasa di bidang kepemudaan yang diwujudkan dalam bentuk materiel dan/atau nonmaterial.

D. Asas Dan Tujuan Pembangunan Kepemudaan

1. ASAS:

a. Ketuhanan Yang Maha Esa;

b. Kemanusiaan;

c. Kebangsaan;

d. Kebhinekaan;

e. Demokratis;

f. Keadilan;

g. Partisipatif;

h. Kebersamaan;

i. Kesetaraan; dan j. Kemandirian 2. TUJUAN:

Pembangunan kepemudaan bertujuan untuk terwujudnya pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulai, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggungjawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuaan Republik Indonesia.

(15)

E. Keolahragaan

1. Keolahragaan adalah segala aspek yang berkaitan dengan olahraga yang memerlukan pengaturan, pendidikan pelatihan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan.

2. Keolahragaan nasional adalah keolahragaan yang berdasarkan Pancasila dan Udang-Udang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai keolahragaan, Kebudayaan nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perkembangan olahraga.

3. Sistem keolahragaan nasional adalah keseluruhan aspek keolahragaan yang saling tekait secara terencana, sistimatis, terpadu, dan berkelanjutan sebagai satu kesatuan yang meliputi pengaturan, pendidikan, pelatihan, pengelolaan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan untuk mencapai keolahragaan nasional.

4. Olahraga adalah segala kegiatan yang sistematis untuk mendorong, membina, serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, dan sosial.

5. Pelaku olahraga adalah setiap orang dan /atau kelompok orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan olahraga yang meliputi pengolahragaan, Pembina olahraga, dan tenaga keolahragaan.

6. Pengolahragaan adalah orang yang beolahraga dalam usaha pengembangan potensi jasmani, rohani, dan sosial.

7. Pengolahraga yang meliputi pelatihan secara teratur dan kejuaraan dengan penuh dedikasi untuk mencapai prestasi.

8. Pembina olahraga adalah orang yang memiliki minat dan pengetahuan, kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan/atau pendanaan yang didedikasikan untuk kepentingan pembinaan dan pengembangan olahraga.

(16)

9. Tenaga keolahragaan adalah setiap orang yang memiliki kualifikasi dan sertifikat kompentensi dalam bidang olahraga.

10. Masyarakat adalah kelompok warga Negara Indonesia nonpemerintah yang mempunyai perhatian dan peranan dalam bidang keolahragaan.

11. Olahraga pendidikan adalah pendidikan jasmani dan olahraga yang dilaksanakan sebagai sebagian proses pendidikan yang teratur dan berkelanjutan untuk memperoleh pengetahuan, kepribadian, keterampilan, kesehatan, dan kebugaran jasmani.

12. Olahraga rekreasi adalah olahraga yang dilakukan oleh masyarakat dengan kegemaran dan kemampuan yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi dan nilai budaya masyarakat setempat untuk kesehatan, kebugaran, dan kegembiraan.

13. Olahraga prestasi adalah olahraga yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan.

14. Olahraga amatir adalah olahraga yang dilakukan atas dasar kecintaan atau kegemaran berolahraga.

15. Olahraga profesional adalah olahraga yang dilakukan untuk memperoleh pendapatan dalam bentuk uang atau bentuk lain yang didasarkan atas kemahiran berolahraga.

16. Olahraga penyandang cacat adalah olahraga yang khusus yang dilakukan sesuai dengan kondisi kelainan fisik dan/atau mental seseorang.

17. Prestasi adalah hasil upaya maksimal yang dicapai olahragawan atau kelompok olahragawan (Tim) dalam kegiatan olahraga.

18. Industri olahraga adalah kegiatan bisnis bidang olahraga dalam bentuk produk barang dan/atau jasa.

(17)

19. Penghargaan olahraga adalah pengakuan atas prestasi dibidang olahraga yang diujudkan dalam bentuk material dan/atau nonmaterial.

20. Prasarana olahraga adalah tempat atau ruang termasuk lingkungan yang digunakan untuk kegiatan olahraga dan/atau penyelenggaraan keolahragaan.

21. Sarana olahraga adalah peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan olahraga.

22. Doping adalah penggunaan zat dan/atau metode terlarang untuk meningkatkan prestasi olahraga.

23. Pembinaan dan pengembangan keolahragaan adalah usaha sadar yang dilakukan secara sistematis untuk mencapai tujuan keolahragaan.

24. Organisasi olahraga adalah sekumpulan orang yang menjalin kerjasama dengan membentuk organisasi untuk penyelenggaraan olahraga sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang- undangan.

25. Induk organisasi cabang olahraga adalah organisasi olahraga yang membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan satu cabang/jenis olahraga atau gabungan organisasi cabang olahraga dari satu jenis olahraga yang merupakan anggota federasi cabang olahraga internasional yang bersangkutan.

A. Dasar, Fungsi dan Tujuan Keolahragaan

Dasar Keolahragaan Nasional diselenggarakan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Fungsi Keolahragaan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani, dan social serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat. Keolahragaan Nasional bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi, kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas,

(18)

disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkukuh ketahanan nasional, serta mengangkat harkat, martabat, dan kehormatan bangsa.

F. Susunan Organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga KAB.KUTAI BARAT ( PERBUP NOMOR 32 TAHUN 2016 )

2.3.1. Susunan organisasi : a. Kepala Dinas;

b. Sekretariat membawahi :

1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

2. Sub Bagian Perencanaan, Program dan Keuangan;

c. Bidang Layanan Kepemudaan membawahi:

1. Seksi Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda ; 2. Seksi Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda;

d. Bidang Pembudayaan Olahraga membawahi : 1. Seksi Pengelolaan dan Pembinaan Olahraga;

2. Seksi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga;

e. Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga membawahi : 1. Seksi Promosi Olahraga dan Tenaga Keolahragaan ; 2. Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga ; f. UPT Dinas.

g. Kelompok Jabatan Fungsional.

G. Tugas Pokok dan Fungsi Dinas

1. Dinas Pemuda dan Olahraga, mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan konkuren wajib non pelayanan dasar bidang pemuda dan olahraga yang menjadi kewenangan kabupaten dan tugas pembantuan yang diberikan pada kabupaten;

2. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Dinas

(19)

a. Perumusan kebijakan dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

b. Pelaksanaan kebijakan dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kebijakan dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

d. Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya;

e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait dengan tugas dan fungsinya

1.Tugas Pokok dan Fungsi Pejabat Struktural pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Peraturan Bupati Kutai Barat Nomor 28 Tahun 2017 tentang TugasPokok, Fungsi dan Uraian Tugas Jabatan Struktural pada Dinas Daerah) sebagai berikut:

KEPALA DINAS:

1. Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis dibidang pemuda dan olahraga;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga mempunyai fungsi:

a. Perumusan kebijakan teknis dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

b. Penyelenggaraan kebijakan teknis dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

c. Pelaksanaan monitoring,evaluasi dan pelaporan dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas fungsinya.

(20)

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut:

a. Merumuskan kebijakan teknis dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

b. Menyelenggarakan pengembangan, pemberdayaan, insfrastruktur dan kemitraan pemuda;

c. Menyelenggarakan pengelolaan,pembinaan,kemitraan, dan penghargaan olahraga;

d. Menyelenggarakan standarisasi, insfrastruktur, promosi olahraga dan tenaga keolahragaan;

e. Memimpin, membina, mengawasi dan mengendalikan kegiatan pada Dinas Pemuda dan Olahraga yang meliputi pelaksanaan kesekretariatan, layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

f. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dibidang layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

g. Mengoordinasikan pelaksanaan norma, standar, prosedur, dan kretaria bidang layanan kepemudaan,pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga;

h. Memberikan rekomendasi dan pertimbangan teknis kepada Bupati dibidang pemuda dan olahraga sesuai dengan kewenangannya;

i. Melaksanakan monitoring,evaluasi dan pelaporan pelaksanaan layanan kepemudaan, pembudayaan olahraga dan meningkatkan prestasi olahraga;

j. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Bupati berdasarkan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

SEKRETARIS;

(21)

1. Sekretaris mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dalam menyelenggarakan, mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan kesekretariatan yang meliputi administrasi umum, kepegawaian,perlengkapan dan rumah tangga,penyusunan program dan penatausahaan keuangan;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), sekretaris mempunyai fungsi;

a. Penglolaan dan pelayanan admistrasi umum, kepegawaian, perlengkapan dan rumah tangga, penyusunan program dan penatausahaan keuangan;

b. Pengoordinasian penyelenggaraan tugas bidang-bidang;

c. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kesekretariatan;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan rencana strategis Dinas Pemuda dan Olahraga dengan berpedoman pada dokumen rencana pembangunan daerah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah;

b. Mengoordinasikan penyusunan rencana kerja, program kegiatan dan anggaran Dinas Pemudan dan Olahraga sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan;

c. Mengoordinasikan penyiapan bahan dan penyusunan dokumen Akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Dinas Pemuda dan Olahraga;

d. Menyelenggarakan pelayanan surat menyurat, kearsipan dan dokumentasi,administrasi kepegawaian,perlengkapan dan rumah tang;

(22)

e. Melaksanakan pembinaan kepegawaian dilingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga;

f. Mengoordinasikan penyusunan bahan rancangan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum, penyusunan bahan publikasi dan hubungan masyrakat dibidang pemuda dan olahraga;

g. Mengoordinasikan penyusunan laporan keuangan Dinas Pemuda dan Olahraga;

h. Mengoordinasikan pelaksanaan perencanaan kebutuhan barang, pengadaan, pendistrubusian dan pencatatan barang inventaris Dinas Pemuda dan Olahraga;

i. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas-tugas kesekretariatan;

j. Pemuda dan Olahraga;dan

k. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peranturan perundang – undangan yang berlaku.

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

1. Kepala Sub Bagian Umum dan kepegawaian mempunyai tugas pokok membantu Sekretaris dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan pelayanan administrasi umum, rumah tangga dan perlengkapan serta pembinaan kepegawaian;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Sub Bagian Umum dan kepegawaian mempunyai fungsi:

a. Penyelenggaraan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan;

b. Penyelenggaraan keprotokolan dan hubungan masyrakat;

c. Penyelenggaraan administrasi kepegawaian;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

(23)

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Melaksanakan administrasi surat menyurat, kearsipan dan ketatalaksanaan;

d. Mengola administrasi perlengkapan yang meliputi perencanaan kebutuhan,pengadaan,pendistribusian dan pencatatan barang inventaris;

e. Menyelenggarakan pelayanan kebersihan, keamanan dan ketertiban kantor,penyediaan listrik dan air serta pemeliharaan peralatan kantor, penyediaan listrik dan air serta pemeliharaan peralatan kantor dan kendaraan dinas;

SUB BAGIAN PERENCANAAN PROGRAM DAN KEUANGAN

1. Kepala Sub Bagian Perencanaan program dan keuangan mempunyai tugas pokok membantu sekretaris dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan penyusunan program kerja, kegiatan dan anggaran serta melaksanakan penatausahaan dan pelaporan keuangan;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Sub Bagian Perencanaan Program dan Keuangan mempunyai fungsi :

a. Penyelenggaraan penyusunan program,kegiatan dan anggaran;

b. Penyelenggaraan penatausahaan dan pelaporan keuangan;

c. Penyelenggaraan monitoring,evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program,kegiatan dan anggaran;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

(24)

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2),dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan Sub Bagian Perencanaan Program dan Keuangan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina,Membagi tugas,memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan bahan dan menyusun dokumen rencana strategis;

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi penyusun rencana kerja tahunan;

e. Menyusun laporan realisasi fisik dan keuangan Dinas Pemuda dan Olahraga secara berkala;

f. Menyiapkan bahan dan menyusun dokumen akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Dinas Pemuda dan Olahraga;

g. Menyiapkan bahan dan melakukan koordinasi dengan bidang- bidang dan unit-unit kerja dalam penyusunan rencana program,kegiatan dan anggaran;

h. Melaksanakan penatausaan keuangan yang meliputi perhitungan anggaran,perbendaharaan,verifikasi,pembukuan dan pertanggungjawaban keuangan;

i. Melaksanakan administrasi gaji;

j. Menyusun laporan keuangan Dinas Pemuda dan Olahraga secara berkala;

k. Melakukan monitoring,evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan;

l. Menyiapkan dan menyampaikan bahan penyusunan dokumen LAKIP,LPPD,dan LKPJ Bupati;dan

m. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BIDANG LAYANAN KEPEMUDAAN

(25)

1. Kepala bidang layanan Kepemudaan Mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga dalam merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan teknis dibidang layanan kepemudaan;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), kepala Bidang layanan Kepemudaan mempunyai fungsi :

a. Penyusunan rumusan kebijakan dan pengoordinasian pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan dan permendayaan pemuda serta infratruktur dan kemitraan pemuda;

b. Pemberian bimbingan teknis dan dupervisi dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda serta insfratruktur dan kemitraan pemuda;

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda serta insfrastruktur dan kemitraan pemuda;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ,dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda serta insfrastruktur dan kemitraan pemuda;

b. Menyelenggarakan bimbingan teknis dan supervisi dibidang pengembangan dan permberdayaan pemuda serta infrastruktur dan kemitraan pemuda;

c. Menyusun norma, standar, prosedur dan kretria dibidang pengembangan dan pemerdayaan pemuda serta infrastruktur dan kemitraan pemuda;

(26)

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda serta infrastruktur dan kemitraan pemuda;

e. Melaksanakan pemantauan dan analisis dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda serta infrastruktur dan kemitraan pemuda;

f. Mengoordinasikan pelaksanaan inventarisir jumblah pemuda pelopor, pemuda wirausaha dan pemuda kader kabupaten;

g. Mengoordinasikan penyajian informasi dibidang organisasi kepemudaan dan kepramukaan;

h. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dibidang pengembangan dan pemerdayaan pemuda serta infrastruktur dan kemitraan pemuda;

i. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan praturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PEMUDA

1. Kepala seksi pengembangan dan pemberdayaan pemuda mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang layanan kepemudaan dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan dibidang pengembangan dan pemerdayaan pemuda;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala seksi pengembangan dan pemerdayaan pemuda mempunyai fungsi :

a. Penyusunan kebijakan teknis dibidang pengembangan dan pemerdayaan pemuda;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda;

(27)

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pemuda;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan seksi pengembangan dan pemerdayaan pemuda sebagai pedoman pelaksaan tugas;

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan perumusan kebijakan fasilitas pengembangan pemuda dan pemberdayaan pemuda;

d. Menyiapkan bahan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan pemuda dan pemberdayaan pemuda;

e. Melaksanakan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang pengembangan pemuda dan pemerdayaan pemuda;

f. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang pengembangan pemuda dan pemerdayaan pemuda;

g. Melaksanakan pengembangan dan pemerdayaan pemuda pelopor, pemuda wirausaha dan pemuda kader Kabupaten h. Melaksanakan pemberdayaan dan Pembinaan organisasi

kepemudaan;

i. Melakukan sosialisasi dan promosi pengembangan kapasitas kepeloporan pemuda dalam pembangunan;

j. Melaksanakan pendataan dan pengumpulan informasi organisasi kepemudaan dan kepramukaan;

(28)

k. Melaksanakan monitoring,analisis, evaluasi dan pelaporan peleksanaan pengembangan pemuda dan pemberdayaan pemuda; dan

l. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI INFRASTRUKTUR DAN KEMITRAAN PEMUDA

1. Kepala seksi infrastruktur dan kemitraan pemuda mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Layanan Kepemudaan dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Seksi Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda mempunyai fungsi :

a. Penyusunan kebijakan teknis dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan seksi infrastruktur dan kemitraan pemuda sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

(29)

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

e. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

f. Melaksanakan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

g. Menyiapkan bahan pelaksanaan kerjasama antar lembaga/

intansi dan stakeholder kepemudaan;

h. Melakukan sosialisasi kebijakan dan regulasi dibidang kepemudaan;

i. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan dibidang infrastruktur dan kemitraan pemuda;

j. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BIDANG PEMBUDAYAAN OLAHRAGA

1. Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dalam merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan teknis didalam pembudayaan olahraga.

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga mempunyai fungsi:

a. Penyusunan rumusan kebijakan teknis dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

b. Penyelenggaraan kebijakan teknis dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

c. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

(30)

d. Pelaksanaan fungsi lainnya yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

b. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, penglolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

c. Menyusun norma, standar, prosedur dan kreteria dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga,pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

d. Menyelenggarakan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

e. Melaksanakan pemantauan dan analisis dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan Pembinaan sentra olahraga, penglolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

(31)

f. Mengoordinasikan pengumpulan informasi dibidang organisasi olahraga;

g. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dibidang pengelolaan olahraga pendidikan dan pengelolaan pembinaan sentra olahraga, pengelolaan olahraga rekreasi, pengembangan olahraga tradisional dan layanan khusus, serta kemitraan dan penghargaan olahraga;

h. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI PENGELOLAAN DAN PEMBINAAN OLAHRAGA

1. Kepala Seksi Pengelolaan Dan Pembinaan Olahraga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Seksi Pengelolaan dan Pembinaan Olahraga mempunyai fungsi :

a. Penyusunan kebijakan teknis dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga;

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang pengelolaan dan pembinaan olahraga;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan Seksi Pengelolaan dan Pembinaan Olahraga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

(32)

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitasi dibidang pengelolaan olahrag pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional dan layanan khusus serta pembinaan sentra olahraga;

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pengelolaan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional dan layanan khusus serta pembinaan layanan olahraga

e. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kreteria dibidang pengelolaan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional dan layanan khusus serta pembinaan sentra olahraga;

f. Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang penglolaan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional dan layanan khusus serta pembinaan sentra olahraga;

g. Melaksanakan monitoring, analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan dibidang pengelolaan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga tradisional dan layanan khusus serta pembinaan sentra olahraga;

h. Melaksanakan pengumpulan data dan menyiapkan bahan informasi dibidang organisasi olahraga;

i. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI KEMITRAAN DAN PENGHARGAAN OLAHRAGA

1. Kepala Seksi Kemitraan dan penghargaan olahraga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga

(33)

dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala seksi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga mempunyai fungsi :

a. Menyusun kebijakan teknis dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya;

3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan Seksi kemitraan dan penghargaan olahraga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil bawahan;

c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

e. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

f. Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

g. Melaksanakan monitoring, analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan dibidang kemitraan dan penghargaan olahraga;

(34)

h. Melaksanakan kerjasama dengan organisasi olahraga terkait pemudayaan olahraga; dan

i. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BIDANG PENINGKATAN PRESTASI OLAHRAGA

1. Kepala Peningkatan Prestasi Olahraga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dalam merumuskan dan menyelenggarakan kebijakan teknis dibidang peningkatan prestasi olahraga;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga mempunyai fungsi : a. Menyusun rumusan kebijakan dan pengoordinasian pelaksanaan

kebijakan dibidang peningkatan prestasi olahraga;

b. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi dibidang peningkatan prestasi olahraga;

c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan dibidang peningkatan prestasi olahraga;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan dan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta setandarisasi dan infrastruktur olahraga;

b. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga;

(35)

c. Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga;

d. Menyelenggarakan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga;

e. Melaksanakan pemantauan dan analisis dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga;

f. Mengoordinasikan inventarisir kejuaraan/kompetesi olahraga yang diikuti oleh Kabupaten serta inventarisir tenaga keolahragaan Kabupaten;

g. Mengoordinasikan pengumpulan dan pengolahan data dan informasi kejuaraan olahraga pelajar dan olahraga tetap tingkat Kabupaten;

h. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dibidang pembibitan, iptek, tenaga keolahragaan, promosi olahraga dan olahraga prestasi serta standarisasi dan infrastruktur olahraga; dan i. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai

dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI PROMOSI OLAHRAGA DAN TENAGA KEOLAHRAGAAN

1. Kepala Seksi Promosi Olahraga dan Tenaga Keolahragaan mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga dalam menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan di bidang promosi olahraga dan tenaga keolahragaan;

(36)

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Promosi Olahraga dan Tenaga Keolahragaan mempunyai fungsi :

a. Penyusun kebijakan teknis dibidang promosi olahraga dan tenaga keolahragaan;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang promosi olahraga dan tenaga keolahragaan;

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang promosi olahraga dan tenaga keolahragaan;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

a. Menyusun program dan kegiatan seksi promosi olahraga dan tenaga keolahragaan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina, membagi tugas, memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas dibidang pembibitan, iptek, promosi olahraga, olahraga prestasi dan tenaga keolahragaan;

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang pembibitan, iptek, promosi olahraga, olahraga prestasi dan tenaga keolahragaan;

e. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria bidang pembibitan, iptek, promosi olahraga, olahraga prestasi dan tenaga keolahragaan;

f. Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang pembibitan, iptek, promosi olahraga, olahraga prestasi dan tenaga keolahragaan;

(37)

g. Melaksanakan monitoring,analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan dibidang pembibitan, iptek, promosi olahraga, olahraga prestasi dan tenaga keolahragaan;

h. Mengumpulkan dan mengolah data dan informasi kejuaran olahraga pelajar dan olahraga tetap tingkat kabupaten;

i. Melaksanakan inventarisir kejuaraan/ kompetisi olahraga yang diikuti oleh Kabupaten serta inventarisir tenaga keolahragaan Kabupaten; dan

j. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

SEKSI STANDARISASI DAN INFRASTRUKTUR OLAHRAGA

1. Kepala Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga dalam menyiapkan bahan prumusan kebijakan dan melaksanakan kebijakan dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

2. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Kepala Seksi Standarisasi dan Infrastruktur olahraga mempunyai fungsi :

a. Penyusunan kebijakan teknis dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

b. Pengoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

c. Pemantauan dan evaluasi serta pelaporan dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

d. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.

3. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut :

(38)

a. Menyusun program dan kegiatan Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. Membina, membagi tugas memberi petunjuk dan menilai hasil kerja bawahan;

c. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan fasilitas dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

d. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

e. Menyiapkan bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

f. Menyiapkan bahan pembinaan, bimbingan teknis dan supervisi dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

g. Melaksanakan monitoring, analisis, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kebijakan dibidang standarisasi dan infrastruktur olahraga;

h. Melaksanakan inventarisir infrastruktur olahraga di Kabupaten,dan

i. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan sesuai dengan bidang tugasnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(39)

STRUKTUR ORGANISASI DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

KABUPTEN KUTAI BARAT

KEPALA DINAS

SUBBAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN

SUBBAG PERENCANAAN,PROGRAM DAN KEUANGAN

SEKRETARIS

BIDANG LAYANAN KEPEMUDAAN BIDANG PENINGKATAN PRESTASI

OLAHRAGA BIDANG PEMBUDAYAAN OLAHRAGA

SEKSIPENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PEMUDA

SEKSI INFRASTRUKTUR DAN KEMITRAAN

PEMUDA SEKSI KEMITRAAN DAN PENGHARGAAN

OLAHRAGA

SEKSI PENGELOLAAN DAN PEMBINAAN OLAHRAGA

SEKSI STANDARISASI DAN INFRASTRUKTUR OLAHRAGA

SEKSI PROMOSI DAN TENAGA KEOLAHRAGAAN

UPTD JABATAN FUNGSIONAL

(40)

H. Sumber Daya SKPD

1.Sumber Daya Manusia Keadaan Pegawai:

A. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat sebanyak 73 orang, terdiri dari 45 orang pegawai laki-laki dan 28 orang pegawai perempuan:

Tabel 1. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan OlahRaga

NAMA JABATAN

JENIS

KELAMIN JUMLAH

L P L P

Kepala Dinas Sekretaris

Kabid Layanan Kepemudaan Kabid Pembudayaan Olahraga Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga

Kasubbag Perencanaan,Program dan Keuangan Kasubbag Umum dan Kepegawaian

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Kasi Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda

Kasi Pengelolaan dan Pembinaan Olahraga Kasi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Kasi Promosi Olahraga dan Tenaga Keolahragaan Kasi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga Staf Seski Pengembangan dan Pemberd Pemuda Staf Seski Infrastruktur dan Kemitraan Pemuda Staf Seksi Pengelolaan dan Pembinaan Olahraga Staf Seksi Kemitraan dan Penghargaan Olahraga Staf Seksi Promosi Olahraga dan Tenaga Keolahragaan

L L L L L L - L L L L L L L L L L L L

- - - - - - P - - - - - - P P P P P P

1 1 1 1 1 1 - 1 1 1 1 1 1 4 4 1 2 2 4

- - - - - - 1 - - - - - - - 1 4 3 3 1

(41)

Staf Seksi Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga Staf subbag umum dan kepegawaian

Staf Subbag Perencanaan,Program dan Keu

L L

P P

12 4

14 1

JUMLAH L P 45 28

B. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat menurut Golongan/Ruang:

Tabel 2. Jumlah Golongan Dinas Pemuda dan Olahraga

GOLONGAN/RUANG JUMLAH ORANG KET

I/a I/b I/c I/d

- - - -

(42)

II/a II/b II/c II/d III/a III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d

- - 3 - - 4 1 6 2 - 1 -

C. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat berdasarkan tingkat pendidikan :

Tabel 3. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Beradsarkan Pendidikan

PENDIDIKAN JUMLAH ORANG KET

Sekolah Dasar SLTP/Sederajat SLTA/Sederajat D3

S1 S2 S3

1 0 52

2 16

4 0

(43)

D. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat yang sudah mengikuti diklat structural :

Tabel 4. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga berdasarkan mengikuti Diklat Struktural

DIKLAT STRULTURAL JUMLAH ORANG

Diklat Pim.IV Diklat Pim.III Diklat Pim.II

7 2 1

E. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat menurut eselon :

Tabel 5. Jumlah Pegawai Berdasarkan Esselon

ESELON JUMLAH ORANG

Eselon II b Eselon III a Eselon III b Eselon IV a

1 1 3 8

i.Sarana dan Prasarana:

Dinas Pemuda dan Olahraga sejak berdiri bulan Januari 2017 menempati Gedung Kesenian Kab.Kutai Barat yang beralamat di Jalan Sendawar 3 Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Kode Pos 75576

(44)

Tabel 6. Daftar aset Dinas Pemuda dan Olahraga

NO NAMA BARANG JLH/SATUAN KETERANGAN

1 2 3 4 5 6

Tanah

Gedung Kantor Mobil Operasional Mobil Jabatan Roda dua

Peralatan Kantor - Printer laser jet - PC

- Printer Canon 2770 Perlengkapan kantor

0 0 1 Unit

0 0 0 1 1 4

Aset BKAD Aset BKAD

j. Alur Pikir Pelaporan

Sesuai dengan Instruksi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) merupakan wujud pertanggungjawaban kinerja Instansi Pemerintah dalam penggunaan uang negara guna mencapai misi dan tujuan organisasi. LKIP Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017 ini dibuat bertujuan untuk mengkomunikasikan kepada semua pihak tentang kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga selama tahun 2017 tentang capaian kinerja (performance result) tahun 2017 terus dilakukan perbandingan dengan Rencana Kerja (Performance Plan) sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan dilakukan identifikasi sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja masa datang.

Pada LKIP dinas pemuda dan olahraga kabupaten kutai barat tahun 2017 ini hanya dibahas program-program dan kegiatan pokok saja yang mendukung Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Visi dan Misi Dinas; tentang capaian kinerja

(45)

(performance result) tahun 7terus dilakukan perbandingan dengan Rencana Kerja (Performance Plan)

Alur pikir penyajian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) dinas pemuda dan olahraga kabupaten kutai barat selama tahun 2017 dalam bagan berikut ini.

Gambar 2. Flowchart Alur Pikir Penyajian Laporan

ALUR PIKIR PENYAJIAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA

KABUPATEN KUTAI BARAT TAHUN 2017

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD)

2016 - 2021

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DISPORA KAB. KUTAI BARAT

TAHUN 2017 - 2021

RENCANA KINERJA DISPORA KAB. KUTAI BARAT

TAHUN 2017

CAPAIAN KINERJA TAHUN 2017

ANALISIS CAPAIAN KINERJA

TAHUN 2017

REFERENSI BAB

BAB II

BAB III

(46)

KESIMPULAN DAN SARAN

(47)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A. Rencana Strategis (Renstra 2017 -2021)

Salah satu konsekwensi dari ditetapkannya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 adalah diwajibkannya bagi setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menyusun rencana kerja sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembangunan, dan ditetapkannya ketentuan umum mengenai ”Renstra SKPD sebagai dokumen perencanaan Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) Tahun”.

Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat disusun dengan berpedoman pada RPJMD Kabupaten Kutai Barat Tahun 2016 – 2021 yang merupakan penjabaran dari visi,misi dan program Kepala Daerah memuat: Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan, Program, dan Kegiatan disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif yang disusun sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pemuda dan Olahraga tahun 2017 - 2021 yang merupakan dokumen perencanaan Dinas Pemuda dan Olahraga untuk Periode 4 (empat) tahun.

Sejalan dengan diberlakukannya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pembangunan Nasional, maka proses Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan di Kabupaten Kutai Barat selama ini, selain telah menghasilkan kemajuan juga masih menyisakan berbagai permasalahan baik permasalahan yang mendasar maupun permasalahan yang berkembang saat ini.

1. Landasan Hukum

Dasar Hukum yang melandasi pembuatan Rencana Strategi (RENSTRA) adalah:

1. Undang Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 4 ayat (1) ;

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

(48)

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomer 21, Tambahan Lembaga Negara Reublik Indonesia Nomor 4817);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887)

7. Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat nomor 3 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Kutai Barat Tahun 2016 – 2021.

8. Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Kutai Barat Tahun 2016 Nomor 183, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kutai Barat Nomor 183)

(49)

a). Maksud dan Tujuan

Penyusunan Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat Tahun 2017 - 2021 dimaksudkan untuk Menjadi acuan dan pedoman bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan di Kutai Barat.

Untuk itu tujuan penyusunan Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat adalah sebagai berikut:

1.3.1. Menetapkan Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan Dinas Pemuda dan Olahraga dalam menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya selama periode Tahun 2017-2021;

1.3.2. Menetapkan program dan indikasi kegiatan dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten KutaBarat periode Tahun 2017-2021.

Sebagai acuan dan pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan serta menjadi dasar dalam pengendalian dan evaluasi rencana kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat baik tahunan maupun lima tahunan.

Bertitik tolak dari kondisi nyata dimasyarakat dan arah pembangunan yang harus dilaksanakan oleh Kabupaten Kutai Barat, yang tertuang didalam RPJMD Pemerintah Kabupaten Kutai Barat periode 2016 – 2021, maka dibutuhkan solusi- solusi strategis yang dirumuskan dari berbagai urusan pembangunan yang harus dijalankan untuk mengatasi berbagai permasalahan pembangunan di Kabupaten Kutai Barat selama kurun waktu 5 tahun.

Untuk dapat merangkai perencanaan yang tersusun dalam Rencana Strategis Dinas Pemuda dan OLahraga Kabupaten Kutai Barat, maka perlu adanya penelaahan yang cermat terhadap Visi dan Misi yang ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat terpilih, untuk kemudian diadopsi serta dirangkum hingga menjadi rumusan yang digunakan sebagai latar belakang dan acuan dalam menyusun

(50)

bagan-bagan program kegiatan dan merumuskan perencanaan didalam Renstra Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kutai Barat tahun 2017-2021

Mengacu kepada Visi dan Misi Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat yang tertuang dalam RPJMD Kab.Kutai Barat Tahun 2016 – 2021, maka Dinas Pemuda dan OLahraga Kabupaten Kutai Barat perlu menetapkan Visi sebagai berikut:

“TERWUJUDNYA KEMAMPUAN KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN DI KABUPATEN KUTAI BARAT YANG KREATIF, PRODUKTIF DAN BERDAYA SAING”

Visi tersebut merupakan telaahan serta cita-cita dari visi pembangunan Kabupaten Kutai Barat poin Peningkatan Kualitas sumber daya Manusia serta merupakan tindaklanjut dari Misi pembangunan yang ke 7 yaitu “Pemberdayaan peran kampung, pemuda dan perempuan sabagai basis pembanguan masyarakat”

Visi Dinas Pemuda dan olahraga Kabupaten Kutai Barat tahun 2017 – 2021 mengandung makna bahwa pada akhir tahun 2021 mendatang Pemuda dan Pengolahraga akan menjadi:

a. Pemuda yang memliki kemampuan untuk daya cipta (kreatif), menghasilkan (Produktif) yang positif dan memiliki nilai persaingan (kompetitif).

b. Diharapkan para Pengolahraga semakin memiliki kompetensi dan daya saing sehingga dapat menjadi atlet yang berprestasi.

MISI; Untuk mewujudkan Visi diatas, perlu ditetapkan rumusan dalam bentuk Misi mewujudkan Visi atau harapan sebagai berikut:

1. Mewujudkan Pemuda yang mandiri dan berkualitas.

2. Mewujudkan atlet olahraga yang profesional dan berkualitas.

3. Mewujudkan Ketersediaan prasarana dan sarana olahraga

(51)

C. Tujuan dan Sasaran

a. Tujuan

Memperhatikan visi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan tersebut diatas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah:

1. Meningkatkan kemampuan pemuda untuk memberikan suatu gagasan baru dan terus berkarya dan berkelanjutan yang memberikan manfaat untuk masa depan.

2. Meningkatkan kemampuan Tenaga keolahragaan yang berkualitas sehingga menghasilkan atlet yang berprestasi dan memiliki daya saing.

3. Ketersediaan Prasarana dan sarana olahraga yang memadai sesuai dengan standarisasi.

b. Sasaran

Mengacu kepada Misi yang telah ditetapkan, maka sasaran yang ingin dihasilkan sampai dengan tahun 2021 adalah:

1. Misi : Mewujudkan Pemuda yang mandiri dan berkualitas dengan sasaran yang ingin dicapai sebagai berikut:

a. Meningkatnya jumlah pemuda yang memiliki keteladanan dan kepemimpinan.

b. Meningkatnya jumlah pemuda yang terampil dan mandiri dalam berwirausaha.

c. Meningkatnya jumlah sentra pemberdayaan Kepemudaan.

2. Misi : Mewujudkan atlet olahraga yang profesional dan berkualitas Dengan sasaran yang ingin dicapai atau dihasilkan sebagai berikut:

a. Meningkatnya jumlah atlet olahraga yang berprestasi.

b. Meningkatnya jumlah dan kualitas tenaga keolahragaan.

c. Meningkatnya jumlah Klub Olahraga.

d. Meningkatnya frekwensi kejuaraan dan kompetisi olahraga.

3. Misi: Mewujudkan Ketersediaan prasarana dan sarana olahraga dengan sasaran yang ingin dihasilkan atau dicapai sebagai berikut:

Gambar

Tabel 1. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan OlahRaga
Tabel 2. Jumlah Golongan Dinas Pemuda dan Olahraga
Tabel 4. Jumlah Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga berdasarkan  mengikuti Diklat Struktural
Tabel 6. Daftar aset Dinas Pemuda dan Olahraga
+6

Referensi

Dokumen terkait

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang baik, dimana instansi

pencapaian target kinerja.Terutama fasilitas kamar asrama yang belum dilengkapi Televisi (TV), belum tersedianya ruang kelas yang memadai dalam proses

Sehubungan dengan hal tersebut Sekretariat Daerah Kota Bandung diwajibkan untuk menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP). Penyusunan LKIP Sekretariat

Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.. Kamu

Program PPL yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kalasan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya

Panen dilakukan setelah tanaman berumur 5 minggu, panen dilakukan pada waktu pagi hari dengan cara menyobek polybag dan membersihkan tanah pada akar, ciri- ciri

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bontang Tahun 2020 No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi Capaian