• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi i

(2)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi ii

DAFTAR ISI

Daftar Isi ... ii

Kata Pengantar ... iii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Pengertian Tesis ... 1

B. Tujuan Tesis ... 1

C. Isi Tesis ... 1

D. Bentuk Tesis ... 1

BAB II PERSYARATAN DAN PROSEDUR ... 3

A. Persyaratan ... 3

B. Prosedur Pengajuan Tesis ... 3

BAB III PEMBIMBINGAN TESIS... 9

A. Pembimbing ... 9

B. Tugas dan Kewajiban Pembimbing ... 9

C. Pemilihan dan Penggantian Pembimbing ... 10

D. Penguji Tesis ... 10

BAB IV SISTEMATIKA DAN TATA LETAK PENULISAN ... 12

A. Sistematika Proposal ... 12

B. Sistematika Tesis ... 20

C. Tampilan dan Tata Letak Penulisan ... 25

D. Penulisan Naskah Publikasi ... 27

LAMPIRAN ... 28

(3)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi iii

(4)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 1 BAB I

PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN TESIS

Tesis adalah karya ilmiah hasil penelitian di bawah bimbingan dosen yang dilaksanakan oleh calon magister khususnya dalam Program Magister Epidemiologi, yang berisi sumbangan bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun aplikasi praktis untuk perbaikan pelayanan kualitas pelayanan kesehatan. Karya ilmiah ini merefleksikan kompetensi mahasiswa dalam metodologi penelitian dan substansi keilmuan, pada aplikasinya dalam memecahkan masalah-masalah kesehatan yang terjadi riil di masyarakat.

Untuk dapat melaksanakan penelitian bagi penyusunan Tesis, perlu disusun proposal tesis yang berisikan rencana lengkap dan rinci tentang kegiatan penelitian, yang hasilnya nanti berupa laporan penelitian yang disebut tesis. Pada hakekatnya proposal adalah Tesis itu sendiri, dikurangi Hasil, Pembahasan dan Kesimpulan dan Saran.

B. TUJUAN TESIS

Tujuan kegiatan tesis adalah untuk menentukan bahwa mahasiswa telah menyelesaikan program riset yang mengikuti kaidah ilmiah yang ketat dalam pendidikan Pascasarajana dalam waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam buku peraturan akademik.

C. ISI TESIS

Isi Tesis dapat menunjukkan :

a. Keaslian dalam penemuan riset maupun analisis atau evaluasinya b. Berkapasitas tinggi dalam menampilkan argumentasi dan

presentasi/penyajian

c. Berkapasitas tinggi dalam menata hasil dalam konteks yang tepat d. Berkompetensi dalam menganalisis data/konsep – konsep yang penting

D. BENTUK TESIS

Tesis sebaiknya menunjukkan bentuk atau format yang sama dan konsisten sesuai dengan standar jurnal ranking terbaik. Tesis bukan merupakan tempat untuk menulis panjang lebar dan tempat berspekulasi tanpa dukungan data, karena tujuan utama penulisan adalah untuk

(5)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 2 mengkomunikasikan ilmu yang didapat dari riset tanpa menampilkan materi – materi yang tidak diperlukan.

(6)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 3 BAB II

PERSYARATAN DAN PROSEDUR

A. PERSYARATAN

Dalam rangka pengajuan dan penyusunan tesis, seorang mahasiswa harus memenuhi persyaratan tertentu, meliputi persyaratan akademik maupun persyaratan administrasi.

1. Persyaratan Akademik

a. Terdaftar sebagai mahasiswa dalam tahun akademik yang bersangkutan

b. Telah menyelesaikan secara lengkap mata kuliah semester I dan II dengan IPK minimal 3,00 tanpa nilai C.

c. Telah lulus (Pre-Requisite / PR) mata kuliah Metodologi Penelitian (MP)

2. Persyaratan Administrasi

Telah lunas membayar biaya pendidikan (SPP) untuk semester yang bersangkutan, yang dibuktikan dengan fotocopy bukti pembayaran.

B. PROSEDUR PENGAJUAN TESIS 1. Pengajuan Judul Tesis

Topik kajian tesis setiap tahun dapat berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan saat itu. Judul tesis disesuaikan dengan minat mahasiswa dan roadmap pengembangan penelitian Program Studi Magister Epidemiologi. Pada mata kuliah Pengembangan Proposal di semester II mahasiswa membuat rencana penelitian tesisnya. Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa harus sudah mempunyai judul dan draft rencana penelitian tesis (pra-proposal).

2. Pembimbingan Tesis

Pada awal semester III sesuai dengan judul proposal, mahasiwa berhak mengusulkan calon pembimbing kepada pengelola Program Studi Magister Epidemiologi. Selanjutnya dalam menentukan pembimbing Ketua Program Studi Magister Epidemiologi bersama dengan Komisi Pembimbing dan Penguji Tesis (Ketua, Sekretaris Program Studi dan tim pengajar mata kuliah tesis) menentukan tim pembimbing (pembimbing I dan II) serta

(7)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 4 penguji. Pengelola Prodi selanjutnya akan mengirimkan “Surat Penunjukan Pembimbing” pada masing-masing Pembimbing (form 1) untuk membimbing tesis mahasiswa yang bersangkutan. Sebelum proses pembimbingan dilakukan, mahasiswa terlebih dahulu mengambil “Kartu Konsultasi Tesis” di Bagian Akademik Program Studi (Form 2) yang nantinya digunakan sebagai bukti proses pembimbingan tesis. Setelah ditetapkan pembimbing tesis, mahasiswa yang bersangkutan selanjutnya berkonsultasi dengan pembimbing untuk memantapkan tesis dan mulai menyusun proposal tesis.

3. Ujian Proposal

Ujian proposal bertujuan untuk mendapatkan masukan guna penyempurnaan penulisan proposal, khususnya dalam segi metodologi penelitian sebelum pengambilan data. Ujian proposal sebaiknya sudah dilaksanakan pada semester III sesuai dengan kalender akademik. Jadwal pengajuan ujian proposal dibuat setelah proposal disahkan oleh pembimbing minimal 7 hari sebelumnya. Ujian proposal sifatnya terbuka yang dihadiri oleh pembimbing I, pembimbing II, tim penguji yang telah ditetapkan sebelumnya dan mahasiswa lainnya. Pada ujian proposal, wajib dihadiri oleh minimal 1 pembimbing dan 1 penguji. Apabila ada pembimbing maupun penguji yang berhalangan hadir, diharapkan memberikan surat kepada Ketua Program Studi yang dilampiri masukan atas perbaikan proposal mahasiswa secara tertulis untuk dapat dibacakan moderator.

Prosedur persiapan pelaksanaan Ujian Proposal adalah sebagai berikut a. Persiapan Ujian Proposal :

i. Mahasiswa menyerahkan form pemberitahuan siap ujian proposal, dimana didalamnya telah tertulis bahwa mahasiswa tersebut telah siap untuk melakukan ujian Proposal yang ditandatangani oleh pembimbing dan disetujui oleh Ketua Program Studi

ii. Bagian Akademik Program Studi membuat “Surat Undangan Ujian Proposal” yang selanjutnya dikirimkan oleh mahasiswa bersangkutan sekurang-kurangnya 3 hari sebelum ujian kepada pembimbing dan penguji disertai dengan proposal yang akan diujikan.

(8)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 5 b. Pelaksanaan Ujian Proposal

i. Ujian proposal dilaksanakan secara terbuka antara pembimbing, penguji dan mahasiswa lainnya di dalam kampus.

ii. Waktu pelaksanaan dialokasikan 2 jam (120 menit) dengan ketentuan:

a) Pembukaan oleh moderator ( 5 menit) b) Penyajian oleh mahasiswa (15 menit)

c) Diskusi (80 menit)

d) Diskusi Tim Penguji untuk penentuan hasil (10 menit) e) Ikhtisar-komentar moderator untuk penentuan (10 menit) iii. Tidak dilakukan penilaian terhadap hasil ujian, namun penentuan hasil

tindak lanjut diputuskan dalam 4 kategori : a) Dapat dilaksanakan sepenuhnya tanpa revisi

b) Dapat dilaksanakan melalui perbaikan sesuai masukan penguji c) Perbaikan proposal, namun harus diajukan kembali

dalam ujian berikutnya

d) Tidak dapat diproses lanjut untuk penelitian Tesis, sehingga harus mengulang.

4. Pelaksanaan Penelitian

Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan diawali uji coba instrumen yang telah disusun. Kegiatan tersebut dapat dilakukan setelah mahasiswa memperbaiki proposal dan mengumpulkannya di Bagian Akademik Program Studi dengan disertai bukti “Pengesahan Ujian Proposal” yang telah ditandatangani oleh pembimbing dan penguji serta disetujui oleh Ketua Program Studi. Untuk mendapatkan data lapangan, mahasiswa harus melengkapi perijinan sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Seminar Hasil

Seminar hasil penelitian dapat dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan lapangan dan menuliskan hasilnya sesuai dengan sistematika penulisan tesis, mendapat persetujuan siap seminar hasil dari Pembimbing I dan II serta disetujui oleh Ketua Program Studi. Ketentuan prosedur pelaksanaan bersifat terbuka dan dihadiri oleh kedua pembimbing (tanpa penguji) dengan peserta seminar. Bagian Akademik Program Studi membuat “Surat Undangan Seminar Hasil” dan mahasiswa yang bersangkutan harus menyerahkannya kepada pembimbing beserta Tesis yang akan diseminarkan minimal 1 minggu sebelum jadwal seminar hasil.

(9)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 6 Mahasiswa yang mengulang, jadwal pelaksanaan seminar ulangan maksimal 1 bulan dari tanggal dilaksanakannya seminar hasil yang telah dilakukan.

Akhir kegiatan ujian proposal sampai dengan pengumpulan data lapangan maksimal waktunya 1 tahun. Bilamana dalam waktu tersebut mahasiswa belum melakukan seminar hasil tanpa adanya bimbingan, maka mahasiswa tersebut harus mengulang ujian proposal.

6. Ujian Tesis

Ujian Tesis merupakan tahap penyelesaian tugas akhir dalam Program Studi Magister Epidemiologi yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa dengan bobot 5 SKS. Jadwal pengajuan ujian Tesis dibuat setelah mendapat persetujuan dari pembimbing dan disetujui oleh Ketua Program Studi. Syarat yang harus dipenuhi mahasiswa saat mengajukan ujian Tesis adalah :

a. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan b. Memasukkan mata kuliah “Tesis” dalam Kartu Rencana Studi (KRS) c. Telah menempuh dan lulus semua mata kuliah yang dibebankan d. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 tanpa nilai C

e. Menyerahkan Sertifikat hasil ujian TOEFL yang masih berlaku dengan skor minimal 475 dari instansi penyelenggara yang sudah ditunjuk / ditetapkan

f. Telah mempublikasikan sekurang-kurangnya 1 (satu) karya ilmiah yang relevan dengan bidang keilmuannya dan diterbitkan pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional atau proseding terindeks data base internasional bereputasi

g. Tesis telah disetujui dan ditandatangani oleh para pembimbing I dan II serta Ketua Program Studi

h. Telah melunasi seluruh biaya pendidikan

i. Tidak mempunyai tanggungan pinjaman perpustakaan dan tanggungan administratif lainnya

Prosedur persiapan pelaksanaan Ujian Tesis adalah sebagai berikut : a. Persiapan Ujian Tesis

i. Mahasiswa menyerahkan form pemberitahuan siap ujian tesis, dimana didalamnya telah tertulis bahwa mahasiswa tersebut

(10)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 7 telah siap untuk melakukan ujian tesis yang ditandatangani oleh pembimbing.

ii. Bagian Akademik Program Studi membuat “Surat Undangan Ujian Tesis dan Kesediaan Penguji Ujian Tesis” yang selanjutnya dikirimkan oleh mahasiswa bersangkutan sekurang- kurangnya 3 hari sebelum ujian kepada pembimbing dan penguji disertai dengan tesis yang akan diujikan

b. Pelaksanaan Ujian Tesis

i. Ujian Tesis dilaksanakan secara tertutup, hanya dihadiri oleh mahasiswa yang diuji, pembimbing dan tim penguji

ii. Tim Penguji berjumlah 4 (empat) orang sesuai ketentuan yang berlaku, terdiri dari :

a) Dua (2) orang Pembimbing yang telah memenuhi syarat sebagai penguji

b) Dua (2) orang Penguji bukan Pembimbing yang telah memenuhi syarat sebagai penguji yang ditunjuk

iii. Dalam Ujian Tesis, Pembimbing I dan II sekaligus menjadi penguji. Bagi penguji lainnya yang berhalangan, wajib mengirimkan soal / pertanyaan dalam amplop tertutup untuk dibacakan oleh moderator.

iv. Waktu pelaksanaan Ujian Tesis dialokasikan 2 jam (120 menit) dengan ketentuan acara :

a) Pembukaan oleh moderator ( 5 menit) b) Penyajian oleh mahasiswa (15 menit)

c) Diskusi (80 menit)

d) Diskusi Tim Penguji untuk penentuan hasil (10 menit) e) Ikhtisar-komentar moderator untuk penentuan (10 menit) v. Obyek penilaian ujian Tesis meliputi 3 aspek, yaitu :

a) Tulisan / Tesis, (bobot 40%) mencakup : Sistematika/

Konsistensi, Bahasa dan Tata Tulis serta Isi dan Materi b) Penyajian, (bobot 20%) mencakup : Penampilan,

Penggunaan AVA, Penggunaan Waktu dan Kejelasan Pengungkapan.

c) Tanya Jawab, (bobot 40%) mencakup : Kelancaran, Penguasaan Isi Tesis dan Pengetahuan Penunjang.

(11)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 8 d) Penilaian hasil ujian Tesis merupakan rangkuman penilaian

dari masing – masing dosen penguji yang hadir

e) Hasil ujian tesis mahasiswa dan konversinya adalah sebagai berikut:

1. Nilai A (3,51 s/d 4,00) 2. Nilai B (2,51 s/d 3,50) 3. Nilai C (2,00 s/d 2,50)

f) Nilai ujian Tesis yang diperoleh mahasiswa disampaikan secara langsung (dinyatakan) pada saat ujian

g) Bilamana terdapat perbaikan atau revisi dari tesis, maka materi perbaikan dituliskan sesuai masukan para penguji yang nantinya menjadi syarat pengesahan dan persetujuan diterimanya hasil Tesis mahasiswa yang bersangkutan.

c. Ujian Ulang Tesis

Mahasiswa yang mengulang, jadwal pelaksanaan ujian ulang Tesis maksimal 1 bulan dari tanggal dilaksanakannya ujian Tesis.

(12)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 9 BAB III

PEMBIMBINGAN TESIS

A. PEMBIMBING

1. Pembimbing Tesis terdiri dari pembimbing I dan pembimbing II 2. Pembimbing adalah dosen tetap maupun tidak tetap

3. Pembimbing tesis :

a. Pembimbing I berpendidikan Doktor (S3) dan atau dengan jabatan fungsional Lektor Kepala/bergelar Doktor (S3) dengan jabatan fungsional Lektor/Guru Besar (Profesor)

b. Pembimbing II berpendidikan Doktor (S3) dan atau dengan jabatan fungsional Lektor Kepala/bergelar Doktor (S3) dengan jabatan fungsional Lektor/Guru Besar (Profesor) atau bergelar Doktor (S3) dengan jabatan fungsional Asisten Ahli.

B. TUGAS DAN KEWAJIBAN PEMBIMBING TESIS

1. Secara umum tugas pembimbing dalam penulisan Tesis adalah :

a. Mengarahkan mahasiswa dalam mempersiapkan proposal, menentukan waktu untuk melakukan ujian proposal, seminar hasil dan ujian tesis.

b. Menjaga hubungan dalam suasana akademik

c. Menjunjung tinggi norma, etika dan peraturan pendidikan yang berlaku

2. Secara khusus tugas pembimbing adalah : a. Pembimbing I :

i. Sebagai penanggung jawab bimbingan Tesis, membantu mahasiswa memilih topik dan membuat proposal sesuai dengan minat mahasiswa

ii. Membantu mahasiswa dalam melihat alternatif pendekatan masalah sehingga dapat menentukan kerangka konsep dan mengembangkan model teoritis sebelum ia memulai penulisan / penelitian

iii. Membantu mahasiswa dalam melihat alternatif metode penguasaan analitik untuk menguji kerangka konsep, pemecahan masalah dan atau model teoritis yang dikembangkan

(13)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 10 iv. Memberi petunjuk kepada mahasiswa dalam mencari bahan

pustaka dan atau pengumpulan data

v. Bertanggung jawab atas pelaksanaan ujian proposal, seminar hasil dan ujian tesis, serta perbaikan Tesis

vi. Menjadi moderator pada saat ujian proposal maupun ujian Tesis.

b. Pembimbing II :

i. Membantu mahasiswa dalam menyusun metodologi yang selanjutnya dikonsultasikan kepada pembimbing I

ii. Membantu dan bertanggung jawab kepada pembimbing I atas tata tertib penulisan dan kelancaran bimbingan Tesis

iii. Membantu dan bertanggung jawab kepada pembimbing I atas pelaksanaan ujian proposal, seminar hasil dan ujian tesis serta perbaikan Tesis

Pembimbing I dan II wajib menghadiri ujian proposal, seminar hasil dan ujian Tesis serta wajib mengisi kartu konsultasi pada waktu pembimbingan. Apabila ada masalah dalam proses pembimbingan maka tindak lanjut penyelesaian diserahkan kepada Komisi Pembimbing dan Penguji serta Ketua Program Studi.

C. PEMILIHAN DAN PENGGANTIAN PEMBIMBING

Pembimbing Tesis dipilih oleh Ketua Program Studi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan disesuaikan dengan topik Tesis yang diajukan mahasiswa.

Pergantian pembimbing dimungkinkan apabila terjadi hal – hal sebagai berikut :

a. Pada saat pembimbing berhalangan secara tetap seperti menderita sakit atau meninggal dunia sehingga proses pembimbingan tidak dapat dilaksanakan

b. Pembimbing sedang menjalankan program postdoc ke Luar Negeri selama kurang lebih 6 bulan

c. Terdapat konflik internal antara pembimbing dan mahasiswa yang tidak dapat didamaikan kembali.

D. PENGUJI TESIS

a. Penguji I dan II berpendidikan S3 sesuai dengan bidang peminatan maupun tenaga profesional dari instansi kesehatan.

(14)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 11 b. Penggantian penguji diserahkan kepada Komisi Pembimbing dan

Penguji serta Ketua Program Studi

(15)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 12 BAB IV

SISTEMATIKA DAN TATA LETAK PENULISAN

A. SISTEMATIKA PROPOSAL

Sistematika proposal Tesis terdiri dari 3 bagian, yaitu Bagian awal, Bagian inti, dan Bagian akhir

1. Bagian Awal Proposal

Bagian awal proposal terdiri dari : a. Halaman judul/sampul depan

Contoh : lampiran 1

Di Sampul Depan ditulis di tengah (secara berurutan):

1) Judul

Disusun sesingkat-singkatnya dalam huruf besar (kapital), maksimum 12 kata. Apabila diperlukan lebih banyak informasi ditulis sebagai Sub-Judul dengan menggunakan huruf kecil. Di belakang judul diberi tanda titik dua (:) untuk memisahkannya dari Sub Judul.

2) Lambang Universitas Diponegoro, berbentuk oval berukuran 4,7 cm x 5,5 cm, berwarna.

3) Kata : “PROPOSAL TESIS”

4) Nama Calon MAGISTER, ditulis lengkap. Nama kecil, (Nama Tengah), Nama Keluarga, tanpa gelar kesarjanaan.

5) NIM mahasiswa 6) Nama Instansi :

Pada bagian bawah ditulis : Program Studi Magiater Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Di bawahnya ditulis tahun proposal tesis dipertahankan.

b. Halaman sampul dalam = sampul depan tetapi diatas kertas HVS putih dan diberi halaman

c. Halaman pengesahan proposal Berurutan dari atas ke bawah:

i. Kata : “HALAMAN PENGESAHAN”

ii. Kata : “PROPOSAL TESIS”

iii. Judul

(16)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 13 iv. Kata : “Oleh” (Dibawahnya ditulis Nama Lengkap tanpa gelar,

dibawahnya lagi ditulis NIM mahasiswa)

v. Telah diujikan pada tanggal...bulan...tahun...oleh tim penguji Program Studi Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro dan dapat melaksanakan penelitian tesis.

vi. Tempat dan Tanggal pengesahan

vii. Kata : Pembimbing I dan Pembimbing II, serta ruang kosong untuk tanda tangan para Tim Pembimbing, dibawahnya ditulis nama lengkap dan NIP pembimbing

d. Halaman daftar isi, memuat urutan bab, sub bab dan anak bab.

Contoh : terlampir

e. Halaman daftar tabel, memuat nomor urut tabel, judul tabel dan halaman. Contoh : terlampir.

f. Halaman daftar gambar/grafik/skema. Memuat nomor urut gambar/grafik/skema dan halaman. Contoh : terlampir.

g. Halaman daftar lampiran. Memuat nomor urut lampiran, judul lampiran dan halaman. Contoh : terlampir.

h. Halaman daftar singkatan Glosari (bila ada)

Bab ini berisikan urutan (berdasarkan abjad) lambang, singkatan dan terminologi yang digunakan dalam Naskah tesis.

2. Bagian Inti Proposal

a. Bagian inti proposal Tesis terdiri dari : Bab I. Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah B. Perumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian E. Keaslian Penelitian F. Ruang Lingkup

1. Ruang lingkup waktu 2. Ruang lingkup tempat 3. Ruang lingkup materi

(17)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 14 Bab II. Tinjauan Pustaka

A. Uraian teori yang mendasari penyusunan konsep masalah penelitian

B. Uraian yang menggambarkan hubungan konsep yang mengarah pada penjelasan masalah penelitian

C. Kerangka teori

Bab III. Kerangka Teori, Kerangka Konsep dan Hipotesis Bab IV. Metode Penelitian

A. Jenis dan rancangan penelitian B. Populasi dan sampel penelitian

C. Definisi operasional variabel penelitian dan skala pengukuran D. Alat dan cara penelitian

E. Teknik pengolahan dan analisis data F. Jadwal dan dana penelitian

Keterangan :

BAB I. PENDAHULUAN

Dalam Bab ini dicakup Sub bab Latar Belakang, Perumusan Masalah, Orisinalitas, Manfaat dan Tujuan Penelitian.

Judul masing-masing Sub-bab ditulis di sebelah kiri, dengan huruf Bold font size 12.

Kajian di semua bagian ini disajikan secara naratif, perpindahan bahasan dilaksanakan dengan perpindahan alinea, tanpa pencantuman sub-sub-bab tersendiri. Indentasi untuk alinea baru sebanyak 7 ketuk dari tulisan paling kiri.

Di bawah ini masing-masing dirinci sebagai berikut:

A. Latar Belakang

Pada bagian ini memuat latar belakang dalam arti teori, atau pemikiran yang menjadi landasan keprihatinan atau obsesi Peserta didik untuk mengungkapkan suatu gejala, konsep, dugaan tertentu yang mendorong untuk dilakukannya penelitian.

(18)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 15 B. Perumusan Masalah

Dalam sub-bab ini diuraikan dengan jelas permasalahan yang menarik, perlu dan penting, yang dapat dijawab melalui suatu penelitian, yang akan dilakukan oleh Peserta Didik. Permasalahan tersebut disajikan secara jelas dan lengkap secara naratif.

Berdasarkan sajian di atas, selanjutnya ditulis rumusan masalah dapat mencakup definisi, asumsi dan lingkup yang nantinya akan dicakup dalam penelitian yang diusulkan. Perumusan masalah dapat ditulis dalam bentuk pernyataan yang mencirikan masalah.

Perumusan masalah dapat diajukan dalam bentuk deskripsi, hubungan antar fenomena atau perbandingan antar nilai. Patut dicatat agar rumusan masalah ini dijaga konsistensinya dalam keseluruhan penulisan mencakup tujuan penelitian, kerangka konsep, hipotesis dan analisis data.

Masalah yang dirumuskan harus masalah yang dapat diteliti (researchable), yang memenuhi persyaratan,

1. Layak (feasible), dalam arti dapat diteliti oleh calon magister, sarana penelitian tersedia dan biayanya terjangkau;

2. Ilmiah, dalam arti memiliki sumbangan keillmuan yang berharga serta orisinal (dibahas di belakang)

3. Baru, dalam arti menyajikan perkembangan baru dalam ilmu yang ditekuni.

4. Etis, dalam arti sesuai kaidah etika dalam keseluruhan upaya menjawabnya.

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian diturunkan dari rumusan masalah dan ditulis dalam dua tingkatan, ialah Tujuan Umum dan Tujuan Khusus.

1. Tujuan Umum

Dalam Tujuan Umum diuraikan secara umum kegiatan yang akan dilakukan untuk mencari jawaban dari masalah yang dirumuskan.

2. Tujuan Khusus

Tujuan Khusus dipecah atau diuraikan secara spesifik tujuan umum yang ada, menjadi beberapa tujuan sekuensial dan atau terurai menggunakan berbagai domain sesuai kedalamannya: menjajagi, mendeskripsikan, menguraikan, menerapkan, menganalisis dan seterusnya.

(19)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 16 D. Manfaat Penelitian

Pada bagian ini diuraikan kontribusi penelitian yang diusulkan bagi pengembangan ilmu dan atau teknologi. Apabila memungkinkan, diuraikan pula kontribusi penelitian dalam pemecahan masalah pembangunan dalam berbagai aspek yang terkait dengan penelitian.

E. Keaslian Penelitian

Pada sub bab ini dibahas orisinalitas penelitian yang diusulkan, mencakup permasalahannya, atau jawabannya, pendekatannya atau analisis statistiknya. Pada sub bab ini hendaknya dibandingkan antara penelitian yang diusulkan dengan penelitian lain sebelumnya, dari sisi orisinalitasnya, dalam sajian matriks, mencakup peneliti/penulis, tujuan penelitian, hasil, acuan pustaka.

F. Ruang lingkup

Berisi pembatasan masalah yang dibahas dalam Tesis.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Pustaka adalah ekspresi usaha peneliti dalam menjawab penelitian secara teoritis. Pada Bab ini diuraikan hasil-hasil penelitian terdahulu yang ada kaitannya dengan masalah penelitian yang diusulkan.

Di sini dikutip pustaka yang menguraikan teori, temuan, gejala dan tanda, yang menimbulkan gagasan dan dasar bagi penelitian yang diusulkan.

Pustaka yang dikutip hendaknya:

1. Relevan (dalam arti menjangkau secara menyatu permasalahan yang diuraikan dalam sub-bab terdahulu);

2. Asli (artikel orisinal dalam jurnal); dan

3. Muktahir (paling muktahir dari berbagai pustaka yang ada).

Kajian pustaka disusun secara sistematis, dimulai dengan pustaka yang memfokus pada rumusan masalah, pustaka komponen rumusan masalah, dan dilanjutkan dengan pustaka tentang jawaban atau analogi jawaban atau bagian jawaban terhadap masalah yang diajukan. Masing- masing kajian diurut, diberi nomer secara berurutan (A, B, C, dan seterusnya).

(20)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 17 Semua pustaka yang dikutip harus disajikan dalam Daftar Pustaka sesuai dengan kaidah yang disepakati, dengan 2 (dua) pilihan, ialah Sistem Vancouver atau Sistem Harvard. Satu sistem harus dipilih, dan selanjutnya harus diikuti secara penuh dan konsisten dalam penulisan tesis.

BAB III. KERANGKA TEORI, KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

a. Kerangka Teori

Kerangka teori memberikan gambaran hubungan teoritis antar variabel dalam menjelaskan masalah yang dirumuskan dalam sub-bab sebelumnya. Penulisan Kerangka teori didahului dengan narasi sebagai ringkasan tinjauan pustaka yang telah diuraikan pada Bab II.

b. Kerangka Konsep

Kerangka ini merupakan turunan atau kutipan dari Kerangka Teori, sesudah dikaji kelayakannya untuk diteliti. Kerangka konsep dibatasi hanya pada variabel-variabel yang diteliti. Dalam sub-bab ini juga perlu diberi penjelasan mengenai cara mengontrol atau meniadakan pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti

Kedua kerangka tersebut disajikan dalam diagram/bagan yang semuanya mengilustrasikan variabel-variabel dan hubungan antar variabel yang akan diteliti.

c. Hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah yang dirumuskan dalam sub-bab sebelumnya berdasarkan pustaka yang dikaji. Jawaban sementara tersebut yang akan dibuktikan dalam penelitian yang diusulkan.

Hipotesis ditulis sebagai hipotesis kerja, dalam bentuk pernyataan deskriptif, yang menyatakan hubungan antar variabel atau pernyataan perbedaan nilai antar variabel.

Pernyataan hipotesis disusun dalam 2 (dua) tingkatan, ialah:

1. Hipotesis Mayor :

Hipotesis mayor memberikan jawaban umum bagi masalah yang dirumuskan dalam sub-bab sebelumnya. Hipotesis Mayor tidak diuji secara statistik.

(21)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 18 2. Hipotesis Minor :

Hipotesis minor ini menjabarkan Hipotesis Mayor ke dalam beberapa jawaban spesifik yang diuji secara statistik dalam penelitian yang diusulkan. Kedua hipotesis dituliskan dalam bentuk pernyataan naratif yang bersifat positif, yang sesuai dengan analisis statistik yang dipakai dalam pembuktiannya.

BAB IV. METODE PENELITIAN

Bab ini memuat desain penelitian, populasi dan sampel, variabel penelitian, materi penelitian, teknik pengumpulan data, pengolahan dan analisis data serta tempat dan waktu penelitian. Masing-masing pada bagian ini terpisah dan diberi nomor urut A, B, C, dan seterusnya.

A. Desain Penelitian

Ditulis secara lengkap desain yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan penelitian sesuai dengan masalah yang dirumuskan, kerangka penelitian dan hipotesis akhir penelitian. Dijelaskan mengapa peneliti menggunakan desain tersebut, segi kelebihan dan kekurangannya.

Penulisan desain dapat diilustrasikan dalam bentuk bagan/ skema rancangan penelitian, sesuai kerangka konsep, dan menggunakan simbol penulisan desain baku.

B. Populasi dan Sampel 1. Populasi Penelitian:

Kelompok orang dalam karakteristik tertentu yang memiliki peluang sama untuk dijadikan sampel penelitian, yang diuraikan secara rinci pada populasi referens dan populasi studi.

2. Sampel Penelitian:

Sekelompok anggota populasi studi yang dipilih karena sesuai dengan kriteria inklusi dan tidak tercakup dalam kriteria eksklusi dalam jumlah sampel minimal yang sesuai dengan kaidah analisis statistik yang direncanakan.

Pada bagian ini dijelaskan cara penentuan sampel. Secara jelas, serta berbagai hal yang terkait dalam praktek penentuan sampel penelitian.

(22)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 19 C. Definisi Operasional, Variabel Penelitian dan Skala Pengukuran

Dalam sub bab ini didiskripsikan Variabel Penelitian secara lengkap, disarankan dalam bentuk matriks, mencakup:

1. Nama variabel;

2. Definisi operasional variabel, yang mendiskripsikan : a. Skala variabel: nominal, ordinal, interval, rasio;

b. Cara pengukuran dan jenis ukuran variabel;

c. Satuan (Unit) variabel;

d. Rentang nilai variabel;

Variabel dapat disajikan secara berkelompok, misalnya Kelompok Variabel Bebas, Variabel Terikat, Variabel Perancu, dan seterusnya.

Catatan: Bila dalam penelitian yang diusulkan akan dikembangkan variabel komposit, maka proses pengembangannya, termasuk variabel asli, proses pengembangan dan penskalaannya dirinci.

D. Sumber Data Penelitian

Menjelaskan sumber data yang digunakan dalam penelitian. Sumber data bisa merupakan data primer maupun data sekunder.

E. Alat Penelitian / Instrumen Penelitian

Menjelaskan tentang spesifikasi alat yang digunakan dalam pengumpulan data dan pengukuran data yaitu kuesioner (disertai dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen yang dipakai bila kuesioner yang dipakai belum merupakan kuesioner yang baku), pedoman observasi dan alat lain yang sesuai dengan penelitian.

F. Pengumpulan Data

Menjelaskan tentang cara pengumpulan data yang dilakukan secara jelas. Hal – hal yang harus dijabarkan dalam pengumpulan data adalah :

1. Jenis data dan instrumen serta peralatan yang digunakan 2. Waktu pengumpulan data;

3. Deskripsi perlakuan (untuk Desain Eksperimental);

4. Personalia pengumpul data.

(23)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 20 G. Pengolahan dan Analisis Data

Mengungkapkan teknik atau cara yang digunakan dalam analisis data disertai alasan penggunaan cara analisis tersebut untuk menjawab masalah dan mencapai tujuan penelitian

H. Jadwal dan Dana Penelitian

Menjelaskan rencana waktu dan kebutuhan anggaran yang akan diperlukan untuk menyelesaikan penelitian yang dilakukan meliputi penelitian pendahuluan, pengumpulan data, pengolahan data dan penyusunan proposal / tesis.

3. Bagian Akhir Proposal

Bagian akhir proposal terdiri dari : a. Daftar Pustaka

1) Menyebutkan daftar pustaka yang dipakai oleh peneliti sebagai sumber kutipan dalam penyusunan proposal / tesis

2) Penulisan daftar pustaka sesuai pedoman (Vancouver/Harvard) 3) Diwajibkan menggunakan buku acuan dan jurnal

b. Lampiran c. Ralat (bila ada)

B. SISTEMATIKA TESIS

Sistematika Tesis terdiri dari 3 bagian yang sesuai dengan proposal, yaitu Bagian awal, Bagian inti, dan Bagian akhir

1. Bagian Awal

Bagian awal tesis terdiri dari : a. Halaman judul/sampul depan

Contoh : lampiran 3

Di Sampul Depan ditulis di tengah (secara berurutan):

1. Judul

Disusun sesingkat-singkatnya dalam huruf besar (kapital). Maksimum 12 kata. Apabila diperlukan lebih banyak informasi ditulis sebagai Sub-Judul dengan menggunakan huruf kecil. Di belakang judul diberi tanda titik dua (:) untuk memisahkannya dari Sub Judul.

2. Lambang Universitas Diponegoro, berbentuk oval berukuran 4,7 cm x 5,5 cm, berwarna.

3. Kata : “TESIS”

(24)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 21 4. Kata : “untuk memenuhi persyaratan mencapai derajat Sarjana S-2

Magister Epidemiologi”

5. Nama Calon MAGISTER, ditulis lengkap. Nama kecil, (Nama Tengah), Nama Keluarga, tanpa gelar kesarjanaan.

6. NIM mahasiswa 7. Nama Instansi :

Pada bagian bawah ditulis : Program Studi Magiater Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Di bawahnya ditulis tahun tesis dipertahankan.

b. Halaman sampul dalam = sampul depan tetapi diatas kertas HVS putih dan diberi halaman

c. Halaman pengesahan tesis Contoh : lampiran 4

Berurutan dari atas ke bawah:

i. Kata : “HALAMAN PENGESAHAN”

ii. Kata : “TESIS”

iii. Judul

iv. Kata : “Oleh” (Dibawahnya ditulis Nama Lengkap tanpa gelar, dibawahnya lagi ditulis NIM mahasiswa)

v. Telah diujikan dan dinyatakan lulus ujian tesis pada tanggal...bulan...tahun...oleh tim penguji Program Studi Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro.

vi. Tempat dan Tanggal pengesahan vii. Mengetahui

viii. Kata : Penguji, Pembimbing I, Pembimbing II, Ketua Program Studi, Dekan Sekolah Pascasarjana Undip serta ruang kosong untuk tanda tangan para Tim Pembimbing, dibawahnya ditulis nama lengkap dan NIP pembimbing

d. Halaman Ekstra

Satu halaman berisikan pernyataan pribadi Calon Magister mencakup:

Pernyataan : “Dipersembahkan kepada ....”

Kutipan ayat suci, kata mutiara dll.

e. Ucapan Terima Kasih

(25)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 22 Bab ini memuat pernyataan terima kasih dari Calon Magister kepada semua orang dan lembaga yang sudah berjasa dalam pelaksanan studi dan penulisan naskah tesis.

f. Abstrak/Abstract

Bab ini berisikan uraian singkat tentang tujuan, metode dan hasil penelitian. Intisari ditulis dalam bahasa Indonesia baku dan terjemahannya dalam bahasa Inggris, tidak lebih dari 250 kata.

Abstrak ditulis secara terstruktur, mencakup Latar Belakang, Tujuan, Metode Penelitian, Hasil Penelitian dan Kesimpulan dan Kata Kunci (Key words).

g. Ringkasan/Summary

Bab ini berisikan Ringkasan dalam bahasa Indonesia dan Inggris, sekitar 5-7 halaman ukuran kwarto, spasi 1,5, font size 12.

Ringkasan/Summary tersebut ditulis secara terstruktur, mencakup Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metode Penelitian, Hasil Penelitian dan Kesimpulan, serta Daftar Pustaka pilihan yang dikutip.

h. Halaman daftar isi, memuat urutan bab, sub bab dan anak bab

i. Halaman daftar tabel, memuat nomor urut tabel, judul tabel dan halaman

j. Halaman daftar gambar/grafik/skema. Memuat nomor urut gambar/grafik/skema dan halaman

k. Halaman daftar lampiran. Memuat nomor urut lampiran, judul lampiran dan halaman

l. Halaman daftar singkatan / Glosari (bila ada)

Bab ini berisikan urutan (berdasarkan abjad) lambang, singkatan dan terminologi yang digunakan dalam Naskah tesis.

2. Bagian Inti Bab I. Pendahuluan Bab II. Tinjauan Pustaka

Bab III. Kerangka Teori, Kerangka Konsep dan Hipotesis Bab IV. Metode Penelitian

Bab V. Hasil Penelitian Bab VI. Pembahasan

Bab VII. Kesimpulan dan saran

(26)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 23 Keterangan :

1) Hasil Penelitian Dan Bahasan

Dalam bab ini dikaji hasil penelitian dan bahasan terhadap hasil tersebut dalam format terpisah, masing-masing dalam sub-bab yang berturutan.

a. Hasil Penelitian

Dalam sub-bab ini disajikan secara lengkap semua hasil penelitian, secara berurutan. Sajian dapat berbentuk narasi, ilustrasi tabel dan gambar atau bagan serta foto hasil laboratorium.

Disarankan untuk menyajikan hasil dalam sub-bab terpisah, mencakup:

1. Gambaran Umum

Bagian ini diperlukan untuk memberikan gambaran umum (deskriptif) hasil penelitian dan untuk mengantarkan penyajian hasil yang bersifat khusus dalam sub-bab selanjutnya.

2. Sajian analisis data deskriptif

Bagian ini secara khusus memberikan gambaran deskriptif nilai-nilai variabel penelitian. Analisis inferensial awal, misalnya korelasi atau tabel frekuensi dapat disajikan dalam sub-bab ini, untuk mengantarkan sajian hasil dalam sub-bab selanjutnya

3. Sajian analisis data inferensial

Bagian ini secara khusus menyajikan hasil analisis inferensial (bivariat dan multivariat) untuk menguji hipotesis penelitian. Dalam sub-bab ini, untuk masing-masing hipotesis ditegaskan: DITERIMA atau DITOLAK.

b. Bahasan

Dalam bagian ini disajikan bahasan terhadap hasil penelitian, khususnya terhadap analisis hipotesis akhir penelitian, penerimaannya atau penolakannya, dalam bentuk

1. Perbandingan antara berbagai bagian dari hasil penelitian;

2. Perbandingan hasil penelitian dengan hasil penelitian orang lain sebelumnya sebagaimana dicantumkan dalam Tinjauan Pustaka;

3. Perbandingan hasil penelitian dengan teori yang ada, sebagai- mana dipaparkan dalam Tinjauan Pustaka. Untuk masing-masing perbandingan diberi penjelasan yang cukup dan menyeluruh.

Dimungkinkan sajian hasil penelitian dan bahasan dijadikan satu, sesuai saran tim pembimbing dan narasumber dalam presentasi seminar hasil penelitian.

(27)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 24 2) Kesimpulan Dan Saran

Dalam bab ini dicantumkan kesimpulan penelitian dan saran berbasis kesimpulan penelitian, dalam dua sub-bab terpisah berurutan.

a. Kesimpulan

Dalam sub-bab ini dicantumkan kesimpulan penelitian yang layak diungkapkan (bukan ringkasan) penelitian). Kesimpulan boleh ditulis dalam format penomoran urut.

b. Saran

Saran merupakan konsekuensi kesimpulan penelitian. Saran difokuskan pada saran untuk pengembangan keilmuan lanjutan.

Saran lain dalam bidang pembangunan nasional dapat ditambahkan.

Dalam sub-bab ini saran boleh ditulis dalam urutan yang dinomori.

3. Bagian Akhir Tesis

Bagian Akhir berisikan Daftar Pustaka dan Lampiran. Keduanya tidak diberi nomor bab secara khusus.

Di bawah ini disajikan secara ringkas kedua isi tersebut.

a. Daftar Pustaka

Dalam sub-bab ini diurutkan Pustaka yang dijadikan rujukan dalam Naskah Tesis, dalam kaidah penulisan yang disepakati.

Kaidah yang digunakan Sistem Vancouver atau Sistem Harvard yang paling mutakhir, di mana Daftar Pustaka diberi nomor rujukan dan diurut berdasarkan atas kemunculan dalam Bagian Utama Tesis (International Committee of Medical Journal Editors. Uniform Requirements for Manuscripts Submitted to Biomedical Journals, March 19, 1997, Updated November 1998, JAMA).

b. Lampiran

Apabila sajian tertentu dalam Bagian Utama dirasa terlalu panjang atau terlalu mengganggu alur sajian, maka untuk segala sesuatu yang akan memperjelas isi Naskah disarankan untuk dimasukkan ke dalam Lampiran, antara lain :

a. Izin Penelitian;

b. Informed Consent;

c. Persetujuan dari Komisi Etik Penelitian;

d. Prosedur Teknis Pengumpulan Data;

(28)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 25 e. Kuesioner Penelitian;

f. Tabel dan Gambar/Bagan; Pencantuman gambar dan tabel (diambil gambar aslinya harus ijin pada penulis) atau tidak perlu ijin dari penulis bila menggunakan terjemahan dan menuliskan modifikasi

g. Print out Komputer;

h. Peta Lokasi Penelitian;

i. Dokumentasi;

j. Dan lain-lain.

Semua lampiran diberi nomor urut: 1, 2, 3, dan seterusnya

C. TAMPILAN DAN TATA LETAK PENULISAN

Dalam bab ini dibahas tata cara penulisan mencakup : bahan dan ukuran kertas, kaidah pengetikan, bahasa dan penomoran.

1. Bahan dan Ukuran Kertas Bahan kertas :

a. Tesis dicetak dalam Kertas HVS putih 80 gram berukuran 215 x 297 mm (A4S)

b. Sampul : Kertas Manila warna ungu (warna identitas Program Studi Magister Epidemiologi)

2. Pengetikan a. Huruf

Jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12 untuk keseluruhan naskah dengan style normal. Ketentuan ukuran font sebagai berikut:

Judul Tesis : 14 Judul Bab : 12 Naskah : 12

Bentuk huruf pada istilah – istilah khusus disesuaikan dengan cara penulisan istilah khusus tersebut. Pada bahasa asing digunakan style italic (cetak miring)

Setiap bab dimulai pada halaman baru. Judul bab diketik pada batas atas bidang pengetikan, disusun secara rata tengah (center). Huruf pada judul bab adalah kapital. Jarak antara judul bab dengan kalimat naskah adalah 2 (dua) spasi.

b. Bilangan dan Satuan

Bilangan ditulis dalam angka (misal 19), kecuali di awal kalimat ditulis dengan huruf. Angka 1, 2 dan 3 dapat ditulis dalam huruf atau angka.

(29)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 26 Bilangan desimal ditandai dengan koma (misal 54,3). Satuan ukuran ditulis dalam singkatan resmi tanpa tambahan titik (misal BMI, kg) c. Jarak Baris

Jarak baris ialah 2 spasi untuk keseluruhan naskah tesis.

d. Batas Tepi

Tepi kiri : 4 cm Tepi atas : 4 cm Tepi kanan : 3 cm Tepi bawah : 3 cm e. Alinea Baru

Alinea baru dimulai setelah ketukan ke-8 dari batas tepi kiri.

f. Judul, Sub-Judul dan Bab

Judul, sub-judul dan nama bab ditulis dengan menggunakan ukuran huruf 12.

g. Bab dan Sub Bab

Sub-bab dan sub Sub-bab ditulis dengan menggunakan ukuran huruf 12.

h. Tabel dan Gambar/Bagan a. Tabel

Judul tabel ditulis di atas tabel masing-masing, di tengah, dengan huruf tebal, ukuran sama dengan ukuran tulisan. Tabel disusun dengan hanya tiga garis horisontal ialah batas atas, batas penjelas kolom dan batas bawah.

Apabila diperlukan, diberi catatan selengkapnya di bawah tabel untuk membuat tabel menjadi ‘self explanatory’.

b. Gambar

Judul gambar/bagan di tulis di bawah gambar masing-masing, di tengah dengan huruf tebal, ukuran sama dengan huruf

keseluruhan tulisan thesis. Apabila diperlukan, diberi catatan selengkapnya di bawah gambar untuk membuat gambar menjadi

‘self explanatory’.

i. Bahasa

Bahasa yang dipakai ialah Bahasa Indonesia baku. Sejauh mungkin diusahakan untuk menggunakan kalimat lengkap: subyek, predikat, obyek dan keterangan bila diperlukan. Kalimat dibuat pasif tanpa kata ganti orang pertama (saya) atau orang kedua (kamu).

(30)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 27 Digunakan istilah Indonesia. Acuan baku istilah dalam bahasa Indonesia diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia atau Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, atau kesepakatan kelompok profesi. Bila belum tersedia boleh memakai istilah asing menggunakan ketikan italic.

Boleh dilakukan terjemahan dan dalam kurung ditulis istilah aslinya.

3. Penomoran a. Halaman

i. Bagian Awal sampai Daftar Isi , Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran dan Glosari diberi nomor halaman dalam angka Romawi kecil: i, ii, iii, iv, dan seterusnya.

ii. Bagian Utama dan Bagian Akhir diberi nomor halaman dalam angka Arab: 1, 2, 3, dan seterusnya.

iii. Nomor halaman diketik 2 cm dari tepi kanan dan 2 cm di atas tepi bawah

b. Bab dan Sub Bab

Digunakan penomoran sistem KONTINENTAL dalam 5 (lima) hirarki, sebagai berikut:

i. Bab: I, II, III, IV, dan seterusnya.

ii. Sub-bab: A, B, C, D, dan seterusnya.

iii. (Sub Sub-bab:) 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

iv. (Sub Sub Sub-bab:) a, b, c, d, dan seterusnya.

v. (Sub Sub Sub Sub-bab:) i, ii, iii, iv, dan seterusnya.

c. Tabel dan Gambar

Diberi nomor urut dengan angka Arab secara berurutan, mulai dengan Nomor 1.

D. PENULISAN NASKAH PUBLIKASI

1. Setiap mahasiswa yang akan maju ujian tesis harus sudah mempunyai minimal 1 publikasi di jurnal nasional terakreditasi atau di jurnal internasional.

2. Pembuatan artikel untuk publikasi dilakukan bersama dengan pembimbing dan harus mendapat persetujuan pembimbing sebelum diserahkan ke pengelola jurnal. Aturan penulisan jurnal mengikuti persyaratan pada jurnal yang dituju.

(31)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 28

LAMPIRAN

(32)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 29 Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul Proposal Tesis

Contoh Sampul Depan dan Halaman Judul (Ukuran kertas, huruf dan logo disesuaikan)

PENGARUH PEMBERIAN SENG (Zinc) TERHADAP FERTILITAS IBU USIA SUBUR:

Studi Kliniko-Epidemiologis di Daerah Pegunungan Kendeng

(LOGO)

PROPOSAL TESIS

LADY ROSE NIM E487687687

PROGRAM STUDI MAGISTER EPIDEMIOLOGI SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

2015

(33)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 30 Lampiran 2: Contoh Halaman Pengesahan Proposal Tesis (Ukuran kertas,

huruf dan logo disesuaikan)

HALAMAN PENGESAHAN

PROPOSAL TESIS

PENGARUH PEMBERIAN SENG (Zinc) TERHADAP FERTILITAS IBU USIA SUBUR:

Studi Kliniko-Epidemiologis di Daerah Pegunungan Kendeng

Oleh : Lady Rose NIM E487687687

Telah diujikan pada tanggal...bulan...tahun...oleh tim penguji Program Studi Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro dan

dapat melaksanakan penelitian tesis.

Semarang, Mengetahui,

Pembimbing I Pembimbing I

dr. Antono Surjoputro MPH., Ph.D. Dr.dr.Bagoes Widjanarko,MPH NIP. 195703061987031002 NIP 196211021991031002

(34)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 31 Lampiran 3: Contoh Halaman Sampul Tesis

Contoh Sampul Depan dan Halaman Judul (Ukuran kertas, huruf dan logo disesuaikan)

PENGARUH PEMBERIAN SENG (Zinc) TERHADAP FERTILITAS IBU USIA SUBUR:

Studi Kliniko-Epidemiologis di Daerah Pegunungan Kendeng

(LOGO)

TESIS

Untuk memenuhi persyaratan mencapai derajat Sarjana S-2 Magister Epidemiologi

LADY ROSE NIM E487687687

PROGRAM STUDI MAGISTER EPIDEMIOLOGI SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

2015

(35)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 32 Lampiran 4: Contoh Halaman Pengesahan Tesis

(Ukuran kertas, huruf dan logo disesuaikan)

HALAMAN PENGESAHAN

TESIS

PENGARUH PEMBERIAN SENG (Zinc) TERHADAP FERTILITAS IBU USIA SUBUR :

Studi Kliniko-Epidemiologis di Daerah Pegunungan Kendeng

Oleh : Lady Rose NIM E487687687

Telah diujikan dan dinyatakan lulus ujian tesis pada Tanggal...Bulan ...

Tahun...oleh tim penguji Program Studi Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Semarang, Mengetahui,

Penguji Penguji

Dr. dr. Bagoes Widjanarko MPH,MA Prof.Dr.dr.Hertanto W,M.S.,Sp.GK.

NIP. 196211021991031002 NIP. 195402201980011001

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. drg. Henry Setyawan S., M.Sc Dr.drg. Zahroh Shaluhiyah MPH.,Ph.D NIP. 196301161989031001 NIP. 196104271986032002

Dekan Ketua Program Studi Sekolah Pascasarjana UNDIP Magister Epidemiologi

Prof.Dr.Ir. Purwanto, DEA dr. M.Sakundarno Adi, M.Sc, PhD NIP. 196112281986031004 NIP. 196401101990011001

(36)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 33 Lampiran 5: Contoh Halaman Pernyataan Tesis

DEKLARASI ORISINALITAS Yang bertanda tangan ini :

Nama : ……….

NIM : ……….

Dengan ini menyatakan bahwa :

a. Karya tulis saya, tesis ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akademik (magister), baik di Universitas Diponegoro maupun di perguruan tinggi lain.

b. Karya tulis ini adalah murni gagasan, rumusan dan penelitian saya sendiri, tanpa bantuan orang lain, kecuali Tim Pembimbing dan Para Narasumber

c. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas dicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkan nama pengarang dan judul buku aslinya serta dicantumkan dalam daftar pustaka.

d. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat penyimpangan dan ketidak benaran dalam pernyataan ini maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah saya peroleh, dan sanksi lain sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Diponegoro Semarang.

Semarang, ……….

Materai 6000

Nama

(37)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 34 Lampiran 6: Contoh Halaman Riwayat Hidup

RIWAYAT HIDUP

Nama :

Tempat, tanggal lahir :

Agama :

Riwayat Pendidikan Formal : Riwayat Pekerjaan

Riwayat Organisasi

: :

(38)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 35 Lampiran 7: Contoh Halaman Daftar Isi

DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i Halaman Pengesahan ... ii Halaman Pernyataan ... iii Halaman Persembahan ... iv Riwayat Hidup ... v Abstrak ... vi Abstract ... vii Kata Pengantar ... vii Daftar Isi ... ix Daftar Tabel ... xi Daftar Gambar ... xii Daftar Lampiran ... xiii Daftar Singkatan ... xiv BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Tujuan Penelitian ... 4 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8 2.1 Pengertian Remaja ... 8 2.2 Karakteristik Perkembangan Remaja ... 9 2.3 Kehamilan Usia Dini ... 10 BAB III KERANGKA TEORI, KERANGKA KONSEP DAN

HIPOTESIS ... 12 3.1 Kerangka Teori ... 12 3.2 Kerangka Konsep ... 13 3.3 Hipotesis ... 14 BAB IV. METODE PENELITIAN ...

4.1 Jenis dan Rancangan Penelitian ... 16 4.2 Populasi dan Sampel Penelitian ... 16

4.4.2 Populasi ... 16 4.4.2 Sampel ... 16 4.3 Definisi Operasional, Variabel dan Skala

Pengukuran ... 18 4.4 Alat dan Cara Penelitian ... 24 4.5 Teknik Pengolahan dan Analisis Data ... 25 4.6 Validitas dan Reliabilitas Instrumen ... 26 4.7 Jadwal Penelitian... 28 BAB V HASIL ... 39 BAB VI PEMBAHASAN ... 35 BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ... 48

(39)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 36 Lampiran 8. Contoh Daftar Tabel

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Jumlah Ibu Hamil Usia Dini ... 8 Tabel 1.2 Jumlah Kematian Ibu Hamil dan Bayi yang

Disebabkan Kehamilan Usia Dini ... 8 Tabel 3.1 Hasil Validitas Variabel Pengetahuan ... 31 Tabel 3.2 Hasil Validitas Variabel Sikap ... 32

(40)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 37 Lampiran 9. Contoh Daftar Gambar

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Kerangka Preceed and Proceed Theory ... 12 Gambar 1.2 Aplikasi preceed and Proceed Theory terhadap

Penelitian ... 14 Gambar 3.1 Kerangka Konsep... 20

(41)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 38 Lampiran 10. Contoh Daftar Lampiran

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ... 100 Lampiran 2 Uji Normalitas Data ... 103 Lampiran 3 Perhitungan Uji Bivariat ... 107

(42)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 39 Lampiran 11. Penulisan Daftar Pustaka

Sumber – sumber informasi yang dimasukkan dalam Daftar Pustaka dapat berupa buku seluruhnya, bab atau bagian suatu buku, monografi, makalah ilmiah dari suatu majalah atau jurnal atau naskah/dokumen yang diterbitkan oleh suatu lembaga dan naskah yang tidak diterbitkan. Dalam daftar pustaka disebutkan lengkap nama penulis, judul buku, penerbit, kota tempat penertiban dan tahun penertiban. Prinsip penulisan daftar pustaka mengacu pada sistem penulisan Vancouver.

Prinsip penulisan Vancouver :

a. Petunjuk pengacuan dalam teks dengan angka urut penampilan b. Daftar pustaka sesuai urutan munculnya dalam penampilan c. Penulisan daftar pustaka :

i. Nama keluarga – nama depan diikuti dengan titik (.) ii. Judul artikel, diikuti dengan tanda titik (.)

iii. Nama jurnal, diikuti dengan tanda titik(.)

iv. Tahun penertiban diikuti dengan tanda titik koma (;) v. Volume (nomor) diikuti dengan tanda titik koma (;) vi. Halaman diikuti dengan tanda titik (.)

Contoh :

Naskah...(1)

Daftar Pustaka

1. Wistiani. Prevention Mother to Child Transmission HIV (PMTCT). Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. 2008.

Contoh penulisan daftar pustaka dari buku :

1. Editor (compiler) atau pimpinan (chairman) sebagai pengarang Dickerson OB and Baker WE. Practical ergonomics and work display

terminals. In : Carl Zens. Eds. Ocupational Medicine. London.

Mosby.1994; 428-44 2. Bab dalam buku

Hugo V. The New Product development process. In:Kotler P, ed.

Marketing Management: Analisis Planning and Control. 5th ed. New Jersey:Practice and Hall.1984;309-52

3. Pengarang adalah suatu organisasi

Virginia law foundation. The Medical and Legal Implication of AIDS.

Charlottesville:The Foundation. 1997.

(43)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 40 4. Naskah dalam proceeding

Payne J.F et.al. Proceedings of the Water Environment Federation 66th. Annual Conference. 1993;9:137.

5. Kertas kerja konggres

Harley N.H. Comparing radon daughter dosimetric and risk models. In:

Gammage RB,Kaye SV,eds. Indoor Air and Human Health.

Proceding of Sevent Life Sciences Symphosium:1984 Oct 29-31;

Knoxville (TN) Chealse (MI):Lewis. 1985;69-78.

6. Disertasi dan tesis

Satoto. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Pengamatan Anak Umur 0-18 Bulan di Kecamatan Mloggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Disertasi). 1990.

7. Paten

Harred JF, Knight AR and Maintyre JS. Investors. Dow Chemical Company, Assignee. Expoxidation Process. US Patent 3.654.317.1972.

8. Makalah tanpa dicantumkan nama penulis

The Determinant of Sulfat Water, Domestic Water, Sewage, Industrial Waste, Leacheate and Health Samples by Automated Ion Chromatography. Laboratory Service Brance, Ministry of Environment and Energy. Etobicoke, Ontario, Canada. 1992.

9. Makalah laporan teknis ilmiah

Oake RJ and Norton RI. In : The Photocemical Organic Carbon Analizer an Evaluation. I Technical Report TR 186. Water Research. Centre:

Medemham, Bucksire. 1982.

Contoh penulisan daftar pustaka dari jurnal : 1. Karangan berskala standar

Roichers A and Richer V. Anew Relationship between Air Polutant Inhalation and Cancer. Archeives Environmental Health. 1983;38:69- 75.

2. Penerbitan badan atau lembaga resmi

World Health Organization. A Programme for Controling Acute Respiratory Infection in Children and Memorandum for WHO Meeting.

Bull. WHO. 1984;62:47-68.

(44)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 41 3. Makalah tanpa dicantumkan nama penulis

Anonymous. Cofe drinking and Cancer of pancreas (editorial). Br Med J.

283:628.

4. Makalah dalam bahasa asing

Tsubota N, Meguro T and Ogata M: Epidemiological study on respiratory symptoms in Okayama Prefecture : With spesific reference to the prevalence arte of persistent cough and phlegm. J Public Health.

1979;26:333-50.(ln Japanesse) 5. Volume dengan suplemen

LiA, Doucette WJ and Andrean AW. Chemosphere. 1994;29 (Suppl.4):

657

6. Pokok persoalan dengan suplemen (issue with suplement)

Gardos G, Cole JO, Haskell D, Marby D, Oaine SS Moore P, The Natural Hystory of tardive dydkinesia. J Clin Psychopharmacol.

1988;8 (4 Suppl): 318-378

7. Berkala bernomor (Journal Paginaned by issue)

Samini BS The Environmental Evaluation: Commercial and Home. Occup Med: State of The Art Reviews. 1995;10(1):95-118.

Contoh penulisan daftar pustaka dari materi lain yang dipublikasikan :

1. Artikel dalam surat kabar atau majalah populer Cara penulisan menurut aturan sebagai berikut:

a. Nama penulis dan judul ditulis sama seperti dalam majalah ilmiah b. Disusul nama surat kabar/majalah populer, tahun, bulan, tanggal c. Cantumkan halaman dan kolomnya (majalah populer biasanya tanpa

kolom) Contoh :

Resenberger B and Specter B. CSCs may be desrtryed by natural process. The Washington Post 1989 Aug 7; Seet A: (Col.5).

2. Audiovisual Contoh :

a. AIDS epidemic : the physicians role (video-recording). Cleveland (OH): Academic of Medicine Cleveland,1987.

b. Renal System (Computer program). MS-DOS version,Edwardville (KS) Medi-sim, 1998.

(45)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 42 3. Materi Perundang-undangan

Polyethilene Glyconate) Process for Treating Chlorinated Wastes; Office Research and Development, Risk Reduction Enginering Laboratory, National Tecnical Information Service: Springfields, VA.1990;EPA- 600/2-90-005.

4. Peta

Scorland (Topographic).Washingston National Geographic Society.

5. Makalah berisi penarikan kembali suatu pernyataan

Garey CE, Schwarzman AL, Rise ML, Seyfried TN, Ceruloplasmin gene deffect associated with epilepsy in mice (retraction of garey CE, Schwarzman AL, Rise ML, Seyfried TN. In: Nat Genet 1994;6;426- 31). Nat genet 1995;11;104.

Contoh penulisan daftar pustaka dari materi elektronik :

1. Majalah ilmiah di dalam format elektronik

Morse SS. Factor in the emergence of infectious diseases. Emerg Infect Dis (Serial online) 1995 Jan-Mar (edited Jun 5);1(1) (24 screens).

Available from :URL:http//www.ede.gov/nsidod/ EID/eid.htm 2. Karangan ilmiah didalam format elektronik

CDI, clinical dermatology illustrated (monograph onCD-ROM).Reevers JRT. Mainbach H. CMEA Multimedia Group, producer, 2nd ed.

Version 2.0. San Diego:CMEA:1995 3. Arsip komputer

Hemodynamics III: the ups and downs of hemodinamics (computer program). Version 2.2 Orlando (FL) : Computerized Educational Systems; 1993.

4. Contoh penulisan daftar pustaka dari materi yang tidak di publikasikan dalam proses penerbitan (in press)

Lilly HB and Donald JA, Pulmonary blood flow regulation in aquatic snack science: in press.

Sistem penulisan referensi Harvard membahas format untuk penulisan dan pengorganisasian kutipan dari materi sumber. Sistem ini juga dikenal dengan sebutan author-date system —sistem penulis-tanggal— (Curtin

(46)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 43 University, 2007: 1), dan parenthetical referencing —penulisan referensi dalam kurung—(Perelman, Barrett & Paradis, 2000). Dalam sistem penulisan referensi Harvard, kutipan singkat terhadap sumber ditulis dalam kurung di dalam teks dari suatu artikel, dan kutipan lengkapnya dikumpulkan dalam urutan abjad di bawah judul "Referensi", "Daftar Rujukan", atau "Daftar Acuan" di bagian akhir. Kutipan di dalam teks ditempatkan di dalam kurung setelah kalimat atau bagiannya, diikuti tahun penerbitan, seperti (Smith 2005), dan nomor halaman bila diperlukan (Smith 2005, h. 1) atau (Smith 2005:1). Kemudian dalam bagian Referensi, kutipan lengkap diberikan: Smith, John. (2005). Playing nicely together. St.

Petersburg, FL (USA): Wikimedia Foundation.

Sistem penulisan referensi Harvard adalah gaya penulisan yang lebih disukai oleh British Standards Institution (1990), American Psychological Association (APA Style 2001). Gaya ini merupakan salah satu dari beberapa sistem yang direkomendasikan oleh Council of Science Editors (Scientific Style and Format 2006, intro) dan Chicago Manual of Style (2003).

Alur proses penulisan tesis

(47)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 44 Mahasiswa

Pengelola Program

Studi

Komisi Pembing & Penguji menetapkan pembimbing

Bimbingan Tesis Ujian Proposal Revisi/Perbaikan (bila perlu)

Persetujuan Ijin Penelitian Penulisan Hasil Penelitian

Seminar Hasil Persetujuan Ujian Tesis

Gambar : Diagram Alir Proses Penulisan Tesis

(48)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 45 Formulir : Permohonan Pembimbing Tesis

Nomor : /UN7.4/TU/2015

Perihal : Permohonan Pembimbing Tesis Yth. Direktur RS. Dr. Kariadi

Semarang Semarang

Dengan ini kami sampaikan bahwa untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan studi pada Program Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, mahasiswa harus menyelesaikan tesis.

Berkaitan dengan hal tersebut, kami mohon Saudara berkenan menugaskan dosen di bawah ini yang ada dalam wewenang Saudara untuk menjadi Pembimbing I Tesis mahasiswa Program Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Adapun dosen yang kami usulkan adalah :

Nama : Dr.dr. Muchlis AU Sofro, Sp.PD-KPTI

NIP : 19630319198901104

Jabatan/Golongan : Pembina Utama Muda/IV d

Untuk menjadi Pembimbing I mahasiswa Program Magister Epidemiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro yaitu :

Nama Mahasiswa : Anita Nugraheni

NIM : 30000315410004

Judul Tesis : Beberapa Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita PekerjaSeksuan Tidak Langsung (Studi di Kabupaten Wonosobo)

Atas perhatian dan kerjasama Saudara kami ucapkan terima kasih.

a.n Dekan

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan,

Prof. Dr. Rahayu, S.H., M.Hum.

NIP. 196205051986032001 Tembusan :

1. Kepala Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK UNDIP 2. Dr.dr. Muchlis AU Sofro, Sp.PD-KPTI

3. Ketua Program Studi Magister Epidemiologi 4. Anita Nugraheni

(49)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 46 Formulir : Kartu Konsultasi Tesis (Lembar ke-1)

Kartu Konsultasi Tesis Program Magister Epidemiologi

Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro

Nama Mahasiswa :

NIM :

Tahun Masuk :

Alamat :

Pembimbing I :

Pembimbing II :

Judul Tesis :

Foto 4x6

(50)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 47 Formulir : Kartu Konsultasi Tesis (Lembar ke-2)

No Tanggal Topik Konsultasi Follow Up Paraf

Pembimbing

(51)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 48 Formulir : Pemberitahuan Siap Ujian Proposal Tesis

PEMBERITAHUAN SIAP UJIAN PROPOSAL TESIS

Mahasiswa Program Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro yang saya bimbing dalam pembuatan proposal Tesis :

Nama : Aysanti Yuliana Paulus

NIM : 300003124100021

Konsentrasi : Epidemiologi Umum

Judul Proposal : Faktor-faktor Perilaku dan Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Ibu Rumah Tangga (Studi Kasus di Puskesmas Bandarharjo).

Proposalnya telah selesai dan siap untuk Ujian Proposal Tesis.

Semarang, 20 April 2015

Pembimbing II Pembimbing I

Dr.drg.Henry Setyawan S,MSc Dr. dr. Bagoes Widjanarko, MPH, MA NIP. 196301161989031001 NIP. 196211021991031002

Tembusan :

1. Mahasiswa yang bersangkutan 2. Arsip

(52)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 49 Formulir : Bukti Mengikuti Ujian Proposal/ Seminar Hasil Tesis

DAFTAR UJIAN PROPOSAL/SEMINAR HASIL PROGRAM MAGISTER EPIDEMIOLOGI

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO

No Tanggal Judul Tesis Presenter Program Studi Tanda Tangan Dosen

Pembimbing

(53)

Panduan Tesis Program Studi Magister Epidemiologi 50 Formulir : Kesediaan Penguji Ujian Proposal Tesis

KESEDIAAN PENGUJI UJIAN PROPOSAL TESIS

Sehubungan dengan telah selesainya pembuatan proposal tesis mahasiswa Program Magister Epidemiologi Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang, maka kami :

Nama : Prof. Dr. dr. Anies,M.Kes,PKK

NIP : 195407221985011001

Pangkat/Gol : IVe / Guru Besar Instansi : FK UNDIP

bersedia/tidak bersedia *) menjadi penguji proposal tesis untuk mahasiswa :

Nama : Bambang Sarwono

NIM : 25010411400005 Konsentrasi : Epidemiologi Umum

Judul Proposal : Faktor-faktor Risiko Kejadian Pra Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur (Studi Epidemiologis di Daerah Kabupaten Wonosobo)

Demikian mohon menjadikan periksa adanya.

Semarang, 4 Nopember 2015

Penguji,

Prof. Dr. dr. Anies,M.Kes,PKK NIP. 195407221985011001

Referensi

Dokumen terkait

Secara definitive, tanur pengering adalah suatu peralatan atau bangunan yang terdiri dari satu atau lebih ruangan (kamar), yang kedalamnya dapat dialirkan udara yang

Ulkus diabetika merupakan luka terbuka pada permukaan kulit karena adanya komplikasi makroangiopati sehingga terjadi vaskuler insusifiensi dan neuropati, yang lebih

Jika judul gambar terdiri atas dua baris atau lebih, judul gambar diletakkan rata baik terhadap batas kiri maupun batas kanan kertas yang boleh dicetak (justified text)

perkotaan yang meliputi kesediaan masyarakat peduli dan menjaga aliran drainase, penerimaan masyarakat terhadap aturan terkait pengelolaan sistem drainase perkotaan,

Dari data diatas dapat diketahui bahwa robot telah berhasil dengan baik mengikuti garis lurus yang telah ditetapkan, walaupun terjadi simpangan osilasi dalam

memberikan pembiayaan gadai syari’ah kepada nasabah berdasarkan kesepakatan, yang disertakan dengan surat gadai sebagai penyerahan barang jaminan (marhun) untuk

a) Prosedur masih dijalankan melalui lisan atau perintah atasan, bukan berdasarkan SOP yang seharusnya ada. b) YDSF Malang masih memiliki beberapa praktik yang tidak sehat

NL adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. Ayah dan ibunya merupakan mantan karyawan Damatex Salatiga. Keluarga NL merupakan keluarga yang baik dan sangat memperhatikan