RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Mandrehe Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : X/I (Ganjil)
Materi Pokok : Hakikat ilmu Kimia
Alokasi Waktu : 3 x 45 menit (1 pertemuan) A. Kompetensi Inti/KI
KI 1 dan 2
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 KI 4
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1 Menjelaskan metode ilmiah,
hakikat ilmu Kimia, keselamat- an dan keamanan Kimia di laboratorium, serta peran kimia dalam kehidupan
3.1.1 Menjelaskan pengertian ilmu kimia dan peranannya
3.1.2 Menjelaskan karakteristik ilmu kimia 3.1.3 Menjelaskan materi dan klasifikasinya 3.1.4 Menerapkan prinsip-prinsip metode
ilmiah 4.1 Menyajikan hasil rancangan dan
hasil percobaan ilmiah
4.1.1 Menyimpulkan hakikat ilmu kimia dan perannya dalam kehidupan sehari-hari 4.1.2 Mempresentasikan hasil diskusi pada
lembar kerja siswa C. Tujuan Pembelajaran
5 Melalui model pembelajaran discovery learning, peserta didik dapat menjelaskan pengertian ilmu kimia dan peranannya, menjelaskan karakteristik ilmu kimia, menjelaskan materi dan klasifikasinya, menerapkan prinsip-prinsip metode ilmiah, menyimpulkan
hakikat ilmu kimia dan perannya dalam kehidupan sehari-hari, mempresentasikan hasil diskusi pada lembar kerja siswa.
D. Materi Pembelajaran
1. Faktual : peran kimia dalam perkembangan ilmu lain, produk-produk kimia dalam kehidupan, dan peralatan dan bahan kimia di laboratorium 2. Konseptual : ilmu kimia, metode ilmiah, peran kimia dalam kehidupan, dan
keamanan dan keselamatan kerja di laboratorium
3. Prosedural : K3 (keselamatan, kesehatan, dan kerja), prinsip kerja alat yang digunakan dalam percobaan di laboratorium
4. Metakognitif : langkah kerja yang digunakan pada percobaan ilmiah di laboratorium E. Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : saintifik
2. Model : discovery learning
3. Metode : ceramah, diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan F. Media/Alat dan Sumber Belajar
1. Media/Alat : papan tulis, spidol, laptop, power point, LCD, proyektor, smart
phone dan speaker.
2. Sumber Belajar :
a. Unggul Sudarmo dan Nanik Mitayani. 2016. Kimia Untuk SMA / MA Kelas X.
Surakarta. Penerbit: Erlangga
b. Internet: www.google.com, www.youtube.com, www.instagram.com, dan lain- lain.
G. Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu 1. Pendahuluan - Peserta didik bersama guru
membuka pelajaran dengan mengucapkan salam. (religius) - Peserta didik menjawab salam
dari guru. (religius)
- Peserta didik bersama-sama dengan guru berdoa sebelum belajar (religius dan kolaboratif)
- Peserta didik diperiksa kesiapan peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dalam hal kerapihan pakaian, posisi, dan tempat duduk serta keberhasilan kelas. (disiplin)
10 menit
Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu - Peserta didik dicek
kehadirannya dengan cara mengabsennya satu-persatu oleh guru. (disiplin)
- Peserta didik menjawab satu- persatu panggilan dari guru ketika sedang mengabsen.
- Peserta didik menyimak dan menanggapi ulasan guru tentang materi/kompetensi pada pertemuan sebelumnya yang telah dipelajari oleh peserta didik serta hubungannya dengan materi/kompetensi yang akan dipelajari pada pembelajaran saat ini.
- Menunjukkan contoh produk yang mengandung bahan kimia, misal sabun. Coba perhatikan komposisi dari sabun ini. Apa saja komposisi pada sabun?
Siswa: Komposisi sabun adalah water, lauric acid, potassium hydroxide, myristic acid dan lain-lain
Guru : Bahan-bahan itu merupakan bahan kimia.
Bagaimana untuk komposisi pada makanan ringan (beng-beng)?
Siswa : Komposisi makanan ringan adalah glukosa, gula, susu bubuk, dektrosa, pengembang, perisa artifisial dll Guru : Apakah komposisi pada makanan ringan beng-beng juga merupakan bahan kimia?
Siswa : Iya bu
Guru : Ya jadi kimia itu sangat penting dan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Lalu apa itu ilmu kimia?
Topik: Ilmu kimia dan
Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu perannya dalam kehidupan
sehari-hari?
- Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang kompetensi dan indikator yang akan dicapai oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-sehari.
- Guru menyampaikan cakupan materi dan kegiatan yang dicapai
2. Inti Stimulation (memberi stimulus)
a. Problem Statement
(mengidentifikasi masalah)
Mengamati
- Siswa diminta melakukan pengamatan dengan melihat video singkat tentang aplikasi kimia dalam kehidupan sehari-hari.
- Siswa mengamati produk- produk dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:
sabun, detergen, pasta gigi, shampo, kosmetik dan lain lain yang mengandung bahan kimia.
- Peserta didik diberikan penguatan terhadap hasil pengamatannya.
- Guru memberikan stimulus terkait materi pembelajaran dan mengajukan pertanyaan
untuk memancing
keingintahuan siswa.
Menanya
- Peserta didik/guru saling diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan singkat tentang aplikasi bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. (rasa ingin tahu)
- Peserta didik/guru menanggapi secara singkat
105 menit
Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu
Data Collecting (mengumpulkan data)
Data Processing (mengolah data)
beberapa jawaban yang diberikan oleh guru.
(berpikir kritis)
Mengumpulkan Informasi/mencoba
- Guru menjelaskan pengertian ilmu kimia dan peranannya, menjelaskan karakteristik ilmu kimia, menjelaskan materi dan klasifikasinya, menerapkan prinsip-prinsip metode ilmiah.
- Peserta didik mencatat atau meresume materi yang dijelaskan guru
- Guru memperhatikan sikap rasa ingin tahu peserta didik saat menyampaikan materi pembelajaran
- Peserta didik dibagi ke dalam lima kelompok (setiap satu kelompok terdiri dari 5-6 peserta didik) (kolaboratif) - Setiap kelompok akan
mendapatkan lembar
kerja siswa (LKS)
Menalar/Mengasosiasi
- Siswa mencari di literatur tentang ruang lingkup kimia.
- Siswa mencari di literatur tentang peran kimia di berbagai bidang kehidupan.
- Siswa mengerjakan LKS tentang hakikat ilmu kimia dan peranannya.
- Siswa mencatat dan membahas hasil diskusi LKS
- Guru mengawasi jalannya diskusi dan membimbing peserta didik dalam berdiskusi - Guru memperhatikan sikap
kerja sama peserta didik pada saat berdiskusi
Mengomunikasikan
- Siswa mempresentasikan hasil
Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu
Verification (memverifikasi)
diskusi LKS tentang ilmu kimia, ruang lingkup dan peranan ilmu kimia dalam berbagai bidang.
- Membandingkan hasil diskusi antar kelompok
- Siswa melakukan diskusi kelas hasil kajian literature dan diskusi kelompok untuk menyamakan persepsi
3. Penutup
Generalization (menyimpulkan)
- Peserta didik mengumpulkan lembar kerja
- Peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil diskusi pada permasalahan dalam kehidupan sehari-hari interaksi antarpartikel (komunikatif dan kolaboratif)
- Peserta didik diberikan kesempatan bertanya jika masih ada materi pembelajaran yang belum atau kurang dipahami.
(rasa ingin tahu)
- Peserta didik ditunjuk secara acak oleh guru untuk melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan. (komunikatif) - Peserta didik dan guru saling
memberikan umpan balik terhadap refleksi yang telah dilakukan serta terhadap proses dan hasil pembelajaran yang telah dicapai. (komunikatif dan kolaboratif)
- Guru memberikan evaluasi dan penugasan
- Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang materi/kompetensi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
- Peserta didik mengakhiri
10 menit
Kegiatan Sintaks
Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Waktu pembelajaran dengan berdoa
bersama-sama dengan guru.
(religius)
H. Penilaian Proses dan Hasil Belajar
No. Aspek Teknik
Penilaian
Bentuk Instrumen
Waktu
Pelaksanaan Keterangan
1 Sikap Observasi Lembar
observasi
Saat kegiatan
pembelajaran Terlampir 2 Pengetahuan Tertulis Tes uraian
Setelah kegiatan pembelajaran
Terlampir
I. Lampiran
1. Materi Pembelajaran
2. Lembar Kerja Peserta Didik 3. Instrumen Penilaian Sikap 4. Instrumen Penilaian Pengetahuan
Mengetahui
Ka. SMAN 2 Mandrehe,
Martiline Hia, S.Pd.
NIP. 198103202011012 003
Nias Barat, 11 Juli 2022 Guru Mapel,
Amalia Murni Daeli, S.Pd NIP. 198102022015032002
Lampiran (1) Materi Pembelajaran
A. Ilmu Kimia dan Peranannya
Ilmu kimia merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam yangmempelajari struktur dan sifat materi (zat), perubahan materi (zat) dan energi yang menyertai perubahan tersebut. Ilmu kimia sering disebut sebagai pusatnya pengetahuan, sebab ilmu kimia dibutuhkan untuk mempelajari ilmu pengetahuan lainnya, misalnya fisika, biologi, geografi, lingkungan hidup, geologi, kesehatan dan kedokteran, sejarah dan bahkan hukum membutuhkan ilmu kimia. Di samping itu ilmu kimia juga dapat dipandang sebagai ilmu yang mempengaruhi kebutuhan manusia. Tanpa ilmu kimia hidup manusia akan seperti ada jaman purba atau primitif, tanpa mobil, tanpa listrik, tanpa komputer, tanpa telepon genggam, tanpa CD/DVD, sera umur manusia akan pendek karena penyakit-penyakit baru yang muncul tidak dapat ditemukanobatnya.
Terdapat empat bidang utama yang akan menjadi pembicaraan utamamengenai peran kimia pada abad ke-21, yaitu:
1. Kesehatan dan Kedokteran
Dalam bidang kesehatan, kimia sangat berperan di laboratorium, baik dirumah sakit maupun di klinik kesehatan. Laboran menggunakan zat-zat kimia untuk mengecek golongan darah, mengecek infeksi dalamsampel darah, tes urine dan lain- lain. Dalam bisang kedokteran ilmu kimia digunakan dalam mengatasi berbagai kasus, membuat bahan obat-obatan, mempelajari reaksi-reaksi yang terjadi di dalam tubuh, mengetahui jenis penyakit dan lain-lain. Begitu juga di bidang farmasi, baik bahan maupunproses pembuatan obat semuanya memerlukan ilmu kimia.
2. Energi dan Lingkungan
Energi merupakan produk dari proses kimia, dan kebutuhan akanenergi selalu meningkat dari waktu ke waktu. Sumber energi utama didunia saat ini adalah energi fosil (minyak bumi dan batu bara) yang diperkirakan akan habis pada 50-100 tahun yang akan datang. Energi matahari merupakan energi yang menjanjikan untuk digunakan sebagai sumber energi alternatif. Melalui sel surya (photovoltaic cell), energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik.Energi nuklir merupakan energi alternatif yang telah dikembangkan oleh para ahli kimia dan sudah digunakan di berbagai negara. Akan tetapi, limbah energi nuklir ini dapat membahayakan lingkungan dan kehidupan manusia sehingga memerlukan kehati-hatian serta kedisiplinan yang tinggidalam pemanfaatannya.
3. Teknologi Bahan
Penemuan bahan-bahan baru dari para ahli kimia telah mengubahwajah dunia pada abad ini, misalnya penemuan polimer karet, plastik,nilon, dan fiber-glass telah mewarnai kehidupan manusia mulai dari cara berpakaian sampai cara mengemas barang. Penemuan kristal cair atau LCD (Liquid Crystal Display) telah mengubah bentuk pesawat TV dan telepon genggam menjadi semakin tipis. Penemuan materi superkonduktoryang bermanfaat untuk peralatan kedokteran, yaitu pemindai struktur otakdan syaraf yang dikenal sebagai Magnetic Ressonance Imaging (MPI).
4. Bahan Pangan dan Pertanian
Pangan adalah kebutuhan primer manusia yang dihasilakan dari industri pertanian. Untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk, maka produksi bahan pangan harus dioptimalkan. Di bidang pertanian, ilmu kimia menjelaskan kegunaan dan bahaya pemupukan dan pembasmian hama pada pertanian. Pemupukan dan pembasmian hama harus harus dengan dosis yang sesuai, sehingga menghasilkan hasil pertanian yang maksimal. Pemupukan yang berlebihan akan membuat tanaman menjadi tidak subur. Dan penggunaan pestisida yang berlebihan dapat mematikan tanaman. Di samping itu peran kimia di bidang pertanian adalah digunakan untuk membuat bibit unggul.
5. Bidang Hukum
Di bidang Hukum, ahli forensik menggunakan ilmu kimia untuk mengungkapkan masalah-masalah yang berhubungan dengan kriminal. Misalnya tes DNA untuk mengungkap pelaku kejahatan dan pengecekan kadar alkohol menggunakan proses kimia.
B. Ruang Lingkup Kimia
- Kimia organik: cabang ilmu kimia yang mempelajari strukturpembentukan senyawa karbon, termasuk reaksi-reaksi yang terlibat, mekanisme reaksi, dan ikatan serta kekuatan ikatan antar atom dalamsenyawa karbon tersebut.
- Kimia anorganik: cabang ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur pembentuk senyawa, sifat unsur dan senyawanya, penggunaan danpembuatannya.
- Kimia fisika: cabang ilmu kimia yang mempelajari struktur, sifat danperubahan kimia suatu zat serta perubahan energi yang menyertaiperubahan kimia tersebut.
- Biokimia: cabang ilmu kimia yang mempelajari zat kimia serta reaksi kimia yang menyertai proses-proses biologi seperti oroses metabolismedalam tubuh.
- Kimia analitik: cabang ilmu kimia yang mempelajari cara menganalisis zat atau senyawa, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
C. Hakikat Ilmu Kimia
Ilmu kimia merupakan bagian dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari stuktur dan sifat materi (zat), perubahan materi (zat) dan energi yang menyertai perubahan tersebut. struktur atau susunan materi mencakupkomponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponendalam materi, serta menggambarkan bagaimana atom- atom penyusun materi tersebut saling bergabung dan saling berikatan. Sifat materi mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhioleh susunan dan struktur dari materi tersebut dan perubahan materi meliputi perubahan fisis (wujud) dan perubahan kimia (perubahan yang menghasilakanzat baru).
Dalam proses perubahan struktur selalu dilibatkan energi yang menyertai perubahan materi tersebut, bagaimana proses dan besarnya energiyang terlibat serta asal-usul energi tersebut dihasilkan atau diperlukan. Ilmu kimia berkembang melalui eksperimen. Oleh karena itu ilmu kimia selain berisi tentang produk-produk ilmiah (fakta, prinsip, hukumhukum dan teori) juga memuat proses-proses ilmiah. Di samping produk dan proses ilmiah, di dalam ilmu kimia juga dibahas bagaimana penerapan produk dan proses ilmiah tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Ilmukimia dipelajari dan dikembangkan dengan metode yang biasa digunakan oleh para ilmuan untuk memperoleh ilmu pengetahuan, yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan disebut dengan metode ilmiah.
Lampiran (2) Lembar Kerja Peserta Didik
ILMU KIMIA, RUANG LINGKUP KIMIA SERTA PERANAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN
A. Tujuan:
1. Siswa dapat menjelaskan hakikat ilmu kimia.
2. Siswa dapat menyebutkan ruang lingkup kimia.
3. Siswa dapat menjelaskan peranan ilmu kimia di berbagai bidang.
B. Dasar teori:
Dalam kehidupan sehari-hari sesungguhnya sangat dekat dengan ilmu kimia dan bahan kimia, banyak ditemukan produk-produk kimia yang bermanfaat, misalnya bahan pembersih (sabun, detergen), pasta gigi, susu, mentega, cuka dan lain-lain.
Untuk dapat memahami bahan kimia dengan benar dan tepat, diperlukan pengetahuan mengenai ilmu kimia. Dengan mempelajari ilmu kimia, kita juga dapat mempelajari fenomena yang terjadi di sekitar kita.
C. Perhatikan fenomena alam yang terjadi di sekeliling kita!
Kayu yang dibakar di udara terbuka memerlukan oksigen, akan membentuk uap air (H2O), gas karbon dioksida (CO2) dan zat lainnya. Contoh lain adalah besi berkarat karena besi bereaksi dengan oksigen (O2). Peristiwa pembakaran kayu dan perkaratan besi melibatkan perubahan kimia.
D. Pertanyaan
1. Apakah yang dimaksud dengan ilmu kimia?
...
...
...
2. Sebutkan 5 ruang lingkup kimia. Jelaskan!
...
...
...
3. Sebutkan peranan ilmu kimia di berbagai bidang. Jelaskan!
...
...
...
Lampiran (3) Penilaian Afektif
NO NAMA
ASPEK YANG DINILAI
Rasa ingin
tahu Komunikatif Kerjasama
1 2 3 1 2 3 1 2 3
1
2
3
4
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Rubrik Penilaian Afektif No. Aspek yang
dinilai Skor Penjabaran
1. Rasa ingin tahu
3 Menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, antusias, aktif dalam kegiatan baik kelompok maupun individu
2
Menunjukkan rasa ingin tahu namun tidak terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam kegiatan kelompok ketika disuruh atau kurang antusias dalam menyelesaikan masalah secara individu.
1
Tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam pengamatan, sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok atau individu walaupun telah dialog untuk terlibat
No. Aspek yang
dinilai Skor Penjabaran
2. Bekerjasama dalam kelompok
3 Aktif dalam kerja kelompok, bersedia membantu orang lain, dan memusatkan perhatian pada tujuan kelompok 2
Kurang aktif dalam kerja kelompok, kurang bersedia membantu orang lain, dan kurang memusatkan perhatian pada tujuan kelompok
1
Tidak aktif dalam kerja kelompok, tidak bersedia membantu orang lain, dan tidak memusatkan perhatian pada tujuan kelompok
Pedoman Penskoran
Skor maksimum = skor maksimum setiap butir soal x jumlah butir soal = 3 x 2
= 6
Konversi nilai = Skor total jawaban x 100 Skor maksimum
Kriteria penilaian A = 80 - 100 B = 65 - 79 C = 41 - 64
Lampiran (4) Instrumen Penilaian Pengetahuan Soal Evaluasi
1. Contoh peranan ilmu dalam bidang pertanian adalah ... (skor 10) A. Penemuan sel surya untuk menghasilkan energi
B. Penemuan vaksin untuk penyakit menular
C. Penemuan jenis obat tertentu untuk melawan penyakit
D. Penemuan mokroprosesor yang digunakan dalam peralatan elektronik E. Penemuan pupuk sintesis yang dapat meningkatkan hasil pertanian 2. Ruang lingkup kimia yang berhubungan dengan biologi molekular, fisiologi,
dan genetika adalah ... (skor 10) A. Kimia organik
B. Kimia anorganik C. Biokimia
D. Kimia Fisik E. Kimia Analisis
3. Berikut adalah langkah-langkah metode ilmiah: (skor 10) 1) Mengumpulkan data
2) Merumuskan hipotesis 3) Menarik simpulan 4) Merumuskan masalah 5) Melakukan pecobaan 6) Menyusun teori
Urutan metode ilmiah yang benar adalah ...
A. 1-2-3-4-5-6 B. 2-1-4-5-3-6 C. 2-1-5-4-3-6 D. 4-1-2-5-3-6 E. 4-1-5-2-3-6
4. Variabel yang mempengaruhi variabel yang lain disebut dengan variabel...(skor 10)
A. Bebas B. Terikat C. Dependen D. Kontrol E. Moderator
5. Berikut beberapa simbol bahan kimia berbahaya. (skor 10)
1)
2)
3)
4)
5)
Simbol untuk bahan kimia yang mudah terbakar dan mudah meledak berturutturut adalah...
A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 D. 3 dan 4 E. 4 dan 5
6. Alat laboratorium yang digunakan untuk membuat larutan dengan ketelitian tinggi adalah... (skor 10)
A. Gelas kimia B. Labu takar C. Gelas ukur D. Tabung reaksi E. Erlenmeyer
7. Penelitian berjudul “Pengaruh suhu terhadap kelarutan gula dalam air”. Variabel bebas pada penelitian tersebut adalah ... (skor 10)
A. Suhu
B. Kecepatan kelarutan C. Jumlah gula
D. Volume air
E. Bentuk (luaspermukaan) gula
8. Berikut ini merupakan tata tertib laboratorium, kecuali ... (skor 10) A. Tidak diperkenankan makan dan minum dalam laboratorium
B. Jika melakukan percobaan, gunakan baju khusus yaitu jas laboratorium C. Sediakan alat-alat dan bahan-bahan terlebih dahulu sebelum memulai kerja D. Diperkenankan masuk dalam laboratorium tanpa didampingi guru
E. Jangan mencampur bahan kimia sembarangan.
9. Hipotesis untuk penelitian berjudul “Pengaruh jumlah pengadukan terhadap kelarutan gula dalam air” adalah ... (skor 10)
A. Jumlah pengadukan tidak mempengaruhi kecepatan pelarutan gula dalam air.
B. Jumlah pengadukan berpengaruh terhadap kecepatan gula dalam air.
C. Kelarutan gula dalam air dipengaruhi oleh jumlah zat terlarutnya.
D. Gula dapat larut dengan cepat apabila dilarutkan dalam air panas.
E. Gula yang halus akan lebih mudah larut dalam air.
10. Langkah pertama yang dilakukan bila tangan terkena zat kimia adalah ...
(skor 10)
A. Membersihkan bagian yang terkena dengan air mengalir B. Membersihkan dengan lap
C. Mendiamkan sampai kering
D. Diolesi dengan salep, misalnya salep bioplasenton E. Langsung dibawa ke dokter
Kunci Jawaban:
1. E 2. C 3. D 4. A 5. E 6. B 7. A 8. D 9. B 10. A
Tabel Penilaian Pengetahuan
No Nama Siswa Skor yang diperoleh Skor Total Nilai
1 2 3 4 5
Keterangan Nilai
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 × 100