• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUISIONER SAFETY UNTUK KONTRAKTOR Pre-Qualification Form

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KUISIONER SAFETY UNTUK KONTRAKTOR Pre-Qualification Form"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

KUISIONER SAFETY UNTUK KONTRAKTOR Pre-Qualification Form

“ Mohon untuk dilampirkan semua copy dokumen sebagai pendukung dari jawaban anda “

1. Kebijakan Keselamatan Kerja (Safety)

a. Apakah perusahaan anda mempunyai kebijakan keselamatan kerja ? Jawaban :

PT BELAJAR K3 INDONESIA telah mempunyai KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

b. Apakah kebijakan tersebut ditandatangani oleh top management?

Jawaban :

KEBIJAKAN K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA ditetapkan dan disahkan oleh Direktur Utama

c. Bagaimana perusahaan anda mengkomunikasikan kebijakan keselamatan kerja tersebut kepada karyawan dan berapa sering?

Jawaban:

KEBIJAKAN K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA dikomunikasikan melalui papan info di setiap tempat kerja, terpasang banner/baleho, melalui brefing kepada karyawan dengan topik Kebijakan K3 Perusahaan

d. Apakah prinsip-prinsip berikut tercantum dalam kebijakan keselamatan kerja ? Manajemen bertanggungjawab terhadap safety.

Kecelakaan dapat dicegah dan zero accident dapat dicapai.

Safety merupakan persyaratan dalam bekerja.

Jawaban:

KEBIJAKAN K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA memuat komitmen dan tanggung jawab k3, komitmen terhadap pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, dan komitmen untuk mengedepankan K3 dalam beraktivitas

e. Mohon dapat dilampirkan kebijakan keselamatan kerja dalam kuisioner ini.

LAMPIRAN KEBIJAKAN K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA

2. Manual Keselamatan Kerja (Aturan Safety)

a. Apakah perusahaan anda mempunyai manual keselamatan kerja atau aturan keselamatan kerja?

Jawaban:

PT BELAJAR K3 INDONESIA telah mempunyai Dokumen Manual Sistem Manajemen K3

b. Apakah manual safety / aturan safety dikomunikasikan kepada karyawan dan bagaimana caranya?

(2)

Jawaban:

Dokumen Manual Sistem Manajemen K3 dikomuikasikan melalui meeting/rapat P2K3 dan dokumen tersebut didistribusikan ke setiap bagian/departemen

c. Apakah terdapat prosedur berkaitan dengan tindakan indispliner? Jika ada mohon dilampirkan.

Jawaban:

Prosedur berkaitan dengan tindakan indispliner untuk pelanggaran K3 diatur didalan Prosedur Inspeksi K3-Lingkungan pada lampiran form Safety Violation. Untuk indisipliner perihal waktu kerja dan performa kerja diatur didalam Formulir Penilaian Karyawan.

d. Mohon dapat dilampirkan manual keselamatan kerja dalam kuisioner ini Lampiran Dokumen Manual Sistem Manajemen K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA

3. Inspeksi Safety

a. Apakah dilakukan inspeksi atau audit safety dalam pekerjaan yang dilakukan?

Jawaban:

PT BELAJAR K3 INDONESIA telah melakukan kegiatan inspeksi K3 secara rutin yang diatur pada Prosedur Inspeksi K3-Lingkungan

b. Jika ya, berapa sering dan siapa yang melakukan inspeksi atau audit safety? Tunjukkan prosedur yang mengatur inspeksi tersebut..

Jawaban:

PT BELAJAR K3 INDONESIA melakukan kegiatan inspeksi K3 secara rutin satu bulan sekali yang diatur pada Prosedur Inspeksi K3-Lingkungan

c. Bagaimana memastikan tindak lanjut hasil inspeksi atau audit? Apakah tedapat sistem untuk itu?

Jawaban:

Untuk memastikan tindak lanjut hasil inspeksi pada Prosedur Inspeksi K3-Lingkungan terdapat formulir Check-List Inspeksi yang mana jika terdapat ketidaksesuaian harus dilakukan tindakan perbaikan dan dilakukan monitor status selesainya.

d. Lampirkan beberapa contoh 3 bulan terakhir hasil audit atau inspeksi safety dan tindak lanjutnya

Terlampir hasil Inspeksi K3 Lingkungan

(3)

4. Safety Committee / Organisasi Safety

a. Apakah terdapat safety committee atau organisasi safety dalam perusahaan?

Jawaban:

PT BELAJAR K3 INDONESIA telah membentuk Struktur P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

b. Jika ada, berapa sering melakukan safety committee meeting?

Jawaban:

P2K3 melakukan meeting/rapat satu bulan sekali

c. Siapa biasanya yang memimpin safety committee meeting?

Jawaban:

P2K3 melakukan meeting yang dipimpin oleh Ketua P2K3 dalam hal ini Direktur Utama

d. Apakah dibicarakan mengenai perbaikan yang berkaitan dengan safety?

Jawaban:

P2K3 melakukan meeting dengan agenda salah satunya adalah membahas masalah/isu K3 dan melakukan perbaikan

e. Apakah ada notulen meetingnya?

Jawaban:

Setiap Pelaksanaan Meeting P2K3 Terdapat Notulen Meeting

f. Lampirkan struktur safety committee dan beberapa contoh notulen 3 bulan terakhir Terlampir Struktur P2K3 dan Lampiran Notulen Meeting P2K3

5. Target / Program Safety

a. Apakah target safety tahun ini?

Jawaban:

Sesuai dengan Program K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA Tahun 2021 target K3 diantaranya adalah:

- Nihil kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja - Nihil kasus kebakaran

b. Apakah pencapaian target dimonitor dan berapa sering?

Jawaban:

Program K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA dilakukan monitoriring setiap satu bulan sekali

(4)

c. Apakah pencapaian target disampaikan kepada karyawan?

Jawaban:

Pencapaian target dari Program K3 disampaikan kepada karyawan melalui meeing P2K3

d. Apa program yang dijalankan untuk mancapai target safety? Bagaimana cara memantaunya?

Jawaban:

untuk mencapai target dari Program K3, kegiatan yang dilakukan adalah sbb:

(selengkapnya dijelaskan pada form Program K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA)

e. Apakah manajemen terlibat dalam pencapaian target? Bagaimana caranya?

Jawaban:

Program K3 PT BELAJAR K3 INDONESIA harus mendapat persetujuan dari top manajemen dalah hal ini adalah Direktur Utama

f. Apakah ada program orientasi untuk karyawan baru?

Jawaban:

Program orientasi untuk karyawan baru diatur didalam Prosedur Pelatihan

g. Apakah ada program latihan penanggulangan keadaan darurat secara rutin?

Jawaban:

program latihan penanggulangan keadaan darurat dilakukan secara secara rutin setiap 1 tahun sekali

h. Apakah program safety melibatkan peran / partisipasi dari karyawan? Apa keterlibatannya?

Jawaban:

Program safety melibatkan peran/partisipasi dari karyawan dan diatur didalam Prosedur Konsultasi dan Partsispasi Pekerja, keterlibatannya adalah memberi masukan/saran untuk mengembangkan, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi kinerja dan tindakan perbaikan Sistem Manajemen K3 Perusahaan

6. Safety Training / Meeting

a. Program training apa saja yang diberikan kepada karyawan? Lampirkan.

Jawaban:

Program training yang diberikan kepada karyawan diatur didalam Prosedur Pelatihan, pada lampiran form Program Pelatihan Tahun 2021

b. Bagaimana menentukan kebutuhan training? Apakah ada sistemnya?

Jawaban:

Perusahaan dalam menentukan kebutuhan training diatur didalam Prosedur Pelatihan, pada lampiran form Analisa Kebutuhan Pelatihan

(5)

c. Bagaimana cara untuk memastikan efektifitas dari program training yang dilakukan?

Jawaban:

Program Pelatihan yang telah dibuat dilakukan Monitoring/Review status pelaksanaannya

d. Apakah ada safety meeting dengan semua karyawan di area kerja? Seberapa sering meeting tersebut?

Jawaban:

Safety meeting dengan semua karyawan di area kerja dilakukan pada Kegiatan Safety Toolbox Meeting yang telah terjadwal 1 minggu sekali

e. Siapakah yang memimpin meeting? Apakah membicarakan tindakan perbaikan dalam meeting?

Jawaban:

Safety Toolbox Meeting Dipimpin oleh QHSE dan kepala/Pimpinan Unit kerja/Departemen

f. Mohon lampirkan notulen meeting.

Jawaban:

Terlampir Notulen Kegiatan Safety Toolbox Meeting

7. Program Motivasi

a. Program apa yang dilakukan untuk memotivasi karyawan agar peduli terhadap safety?

Jawaban:

Untuk memotivasi karyawan agar peduli terhadap safety Perusahaan membuat program appraisal bagi deprtemen/unit kerja yang mampu mencapai target nihil kecelakaan kerja (Family Gathering)

b. Apakah perusahaan anda memiliki prosedur untuk tindakan disiplin dari pelanggaran safety?

Jawaban:

Tindakan disiplin dari pelanggaran safety diatur didalam Prosedur Inspeksi K3-Lingkungan, lampiran Safety Violation

c. Apakah perusahaan anda memiliki program reward & recognition (penghargaan) Untuk pencapaian kinerja safety?

Jawaban:

Perusahaan membuat program appraisal bagi deprtemen/unit kerja yang mampu mencapai target nihil kecelakaan kerja dan diatur didalam Prosedur Tinjauan Manajemen

(6)

d. Apakah karyawan mudah dalam memberikan saran kepada manajemen? Bagaimana mengelolanya?

Jawaban:

Karyawan dalam memberikan saran kepada manajemen daitur didalam Prosedur Konsultasi dan Partisipasi Pekerja

8. Pelaporan dan Investigasi Insiden ( kecelakaan)

a. Apakah perusahaan mengharuskan adanya pelaporan dan investigasi bila terjadi insiden?

Jawaban:

Perusahaan mengharuskan adanya pelaporan dan investigasi bila terjadi insiden

b. Apakah ada prosedur yang mengatur hal tersebut?

Jawaban:

Diatur didalam Prosedur Ivestigasi Insiden

c. Bagaimana cara untuk mendapatkan akar masalah dari incident yang terjadi?

Jawaban:

Didalam Prosedur Ivestigasi Insiden terdapat Form Laporan Insiden yang memuat table Analisa Faktor Penyebab

d. Apakah penyelesaian tindakan perbaikan dari rekomendasi hasil investigasi dimonitor?

Jawaban:

Pada Form Laporan Insiden dilakukan monitoring untuk status penyelesaian tindakan perbaikan dari rekomendasi hasil investigasi

e. Apakah rekomendasi tindakan perbaikan dijadikan sebagai program untuk improvement?

Jawaban:

Jika terjadi terjadi kecelakaan hasil laporan insiden dibahas didalam meeting P2K3 untuk kemudian ditetapkan program perbaikan/improvement

f. Apakah pembelajaran dari kecelakaan yang terjadi di sampaikan ke seluruh karyawan?

Bagaimana caranya?

Jawaban:

Form Laporan Insiden dikomunikasikan melalui papan info Informasi Safety Learning sebagai bentuk pembelajaran untuk tidak terjadi lagi

g. Apakah koordinator safety dan leader mendapat training investigasi insiden?

Jawaban:

Program Pelatihan salah satu materi pelatihannya adalah tentang prosedur investigasi insiden dengan pesertanya QHSE dan Manager

(7)

h. Mohon dilampirkan dokumen yang berkaitan dengan hal tersebut diatas.

Terlampir Lampiran Prosedur Investigasi Insiden

9. Safety Support

a. Apakah ada struktur organisasi untuk safety?

Jawaban:

struktur organisasi untuk safety di perusahaan kami adalah Struktur Organisasi Perusahaan yang didalamnya terdapat bagian/Departemen QHSE

b. Kalau ada, mohon dilampirkan beserta penjelasan mengenai tanggungjawabnya.

Jawaban:

- Terlampir struktur organisasi PT BELAJAR K3 INDONESIA - Terlampir Tugas dan Tanggung Jawab masing-masing Struktur

c. Apakah mempunyai Key Performance Indikator (Indikator Kunci Untuk Kinerja) safety?

Jawaban:

Key Performance Indikator (Indikator Kunci Untuk Kinerja) safety diatur didalam Prosedur Evaluasi Kinerja K3 yaitu Frequency Rate dan Severity Rate

10. Alat Pelindung Diri / APD

a. Apakah APD disediakan untuk karyawan? Lampirkan daftarnya.

Jawaban:

APD yang disediakan untuk karyawan diatur didalam Prosedur APD, pada lampiran Form Identifikasi Kebutuhan APD

b. Apakah APD dipakai sesuai dengan resiko pekerjaannya? Berikan penjelasan.

Jawaban:

Pada Prosedur APD dijelaskan sebagai berikut: Berdasarkan hasil Identifikasi Bahaya dan Penilaian Resiko dan jumlah pekerja Kepala Departemen menyusun identifikasi kebutuhan jenis dan jumlah APD, agar APD yang disediakan sesuai dengan bahaya dan jenis pekerjaan, dan sesuai dengan kebutuhannya.

c. Apakah ada program untuk memastikan APD dirawat / dipelihara? Berikan penjelasan.

Jawaban:

Pada Prosedur APD dijelaskan sebagai berikut: Pekerja yang telah menerima APD harus memakai, memelihara dan menyimpannya dengan baik agar selalu layak dipakai.

(8)

11. Kinerja Safety

a. Apakah ada catatan / data kecelakaan? Apakah datanya diupdate? Lampirkan datanya.

Jawaban:

Catatan / data kecelakaan dan updatenya diatur didalam Prosedur Evaluasi Kinerja K3 pada Form Evaluasi Kinerja K3 yang didalamnya memuat table data kecelakaan perbulan

b. Berapa banyak kecelakaan (Yang menyebabkan karyawan tidak masuk kerja, fatal maupun yang tetap bisa masuk kerja) yang terjadi selama 3 tahun terakhir? Lampirkan datanya.

Jawaban:

Laporan Data Kecelakaan Kerja Perusahaan dalam 3 tahun terkahir adalah nihil

c. Apakah dilakukan pengukuran / pendataan terhadap pencapaian leading indicator safety (briefing, inspeksi, behavior audit) yang dilakukan?

Jawaban:

pengukuran / pendataan terhadap pencapaian leading indicator safety diatur didalam Prosedur Evaluasi Kinerja K3 pada Form Laporan Kinerja K3 Perusahaan (jumlah temuan ketidaksesuaian)

d. Apakah kinerja safety sebagai bagian dari kinerja pribadi karyawan? Berikan penjelasan.

Jawaban:

Kinerja safety sebagai bagian dari kinerja pribadi karyawan diatur didalam form Penilaian Karyawan yang memuat indikator kepedulian K3 pekerja, rekaman Savety Violation.

Tanggal : Dibuat oleh :

(Nama, Tanda Tangan dan Cap Perusahaan)

Referensi

Dokumen terkait

Pengujian regresi untuk hipotesa 1 pada model 1 menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar -0,786 yang artinya pengaruh antara tingkat pengungkapan informasi secara komprehensif

Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf serat optik, jadi bekerja sama dengan dokter Anda untuk menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat sangat

Dengan demikian produk berupa media software pemilihan jurusan di SMA untuk siswa kelas VIII SMP memiliki kriteria sangat baik dan tidak perlu revisi.. Data

Melaksanakan kegiatan kesehatan lansia meliputi pendataan sasaran lansia, penjaringan kesehatan lansia, pelayanan kesehatan, penyuluhan kesehatan lansia dan kordinasi

Para peneliti mengemukakan )ah,a kinerja )erke!inam)ungan dalam peru!ahaan terjadi pada !aat pemimpin atau manejer dalam peru!ahaan mentran!'rma!ikan peru!ahaan

Program di atas merupakan program sederhana, yang ditujukan untuk menampilkan nilai mahasiswa yang telah diinputkan dalam array satu dimensi secara berurutan mulai 1-10 dengan

Keempat, tidak semua komponen yang disajikan dalam G3 GRI diungkapkan oleh perusahaan berkapitalisasi pasar besar maupun kecil.. Perusahaan berkapitalisasi pasar besar

- Larutan campuran TCA (trichloroaceticacid) dibuat dengan cara mencampurkan 17,985 gram TCA, 18,04 gram natrium asetat dan 19 ml asam asetat 17 M, dalam aquades hingga volume 1