• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BK"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BK Satuan Pendidikan : UPT SMP Negeri 2 Sukoharjo

Kelas / Semester : VIII / Ganjil Tema : Kesadaran Gender

Sub Tema : Meningkatkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja Pembelajaran ke : 1

Alokasi waktu : 10 menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Siswa dapat menjelaskan kesehatan reproduksi remaja

2. Siswa dapat mengidentifikasi Alat reprodusi dan fungsinya

3.Siswa menerapkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi dalam kehidupan sehari –hari.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN I. TAHAP AWAL/PENDAHULUAN (2 menit)

a. Membuka dengan salam sapa dan berdoa.

b. Membina hubungan baik dengan peserta didik (menanyakan kabar, mengabsen ).

c. Menyampaikan tema dan tujuan layanan sehubungan dengan materi.

d. Ice breaking.

e. Melakukan apersepsi materi pertemuan sebelumnya.

f. Menanyakan kesiapan peserta didik untuk masuk ke tahap inti.

II. TAHAP INTI (6 menit)

a. Guru BK menggali pemahaman siswa tentang kesehatan reproduksi remaja dengan bertanya apa itu kesehatan reproduksi?

b. Guru BK membentuk kelompok diskusi ,dan memberikan tugas diskusi guna menggali kemampuan siswa dalam mengidentifikasi alat reproduksi remaja dan fungsinya serta bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi remaja.

c. Memberikan kesempatan untuk kelompok mempresentasikan hasil diskusinya d. Guru BK menjelaskan materi layanan.

e. Guru BK memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya terkait materi..

III. TAHAP PENUTUP (2 menit)

a. Guru BK mengajak siswa untuk merefleksikan kegiatan dengan menanyakan sebagian materi yang telah di pelajari

b. Guru BK bersama siswa menyimpulkan materi layanan BK.

c. Guru BK memberikan penguatan dan menyampaikan rencana kegiatan pertemuan yang akan datang.

d. Sebelum ditutup, guru BK meminta peserta didik mengisi lembar penilaian hasil.

e. Guru BK menutup kegiatan dengan doa dan salam.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN

a. Penilaian Proses : Dilakukan dengan mengobservasi proses kegiatan (keterlaksanaan dan kesesuaian program, dan antusias/perhatian peserta didik).

b. Penilaian Hasil : Evaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, meliputi diperolehnya pemahaman diri, sikap dan prilaku pada peserta didik, perasaan positif dan rencana kegiatan pasca layanan.

Sukoharjo, 03 Juli 2022 Mengetahui,

Kepala UPT SMPN 2 Sukoharjo Guru BK,

Sakijo, S.Pd. MM Liana Yunisa, S.Pd

NIP.196806162005011010 NIP. 198206012005012012

(2)

Lampran 1

Meingkatkan Prilaku Menjaga Kesehatan reproduksi Remaja

Apa itu kesehatan reproduksi?

Kesehatan reproduksi berarti segala hal mengenai kesehatan seksual dan pendidikan seksual yang disosialisasikan dengan tujuan mempertahankan, mencegah, dan mengembalikan fungsi organ reproduksi dari berbagai masalah atau penyakit.

Kesehatan reproduksi memiliki tujuan utama memberikan pelayanan terkait kesehatan reproduksi kepada tiap orang beserta pasangannya secara komprehensif, utamanya pada remaja yang sedang mengalami masa pubertas supaya mereka mampu menjalani proses perkembangan reproduksinya secara sehat dan penuh tanggung jawab.

Alat dan Fungsi Reproduksi

1. Alat dan Fungsi Reproduksi Wanita

(3)

2. Alat Fungsi Reproduksi remaja pria

Bagaimana cara menjaga kesehatan alat reproduksi selama masa pubertas?

Cara menjaga kesehatan alat reproduksi bagi remaja yang sedang mengalami pubertas antara lain:

Rajin membersihkan alat kelamin dengan handuk yang bersih, kering, lembut, tidak berbau atau lembab

Menggunakan celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat

Mengganti pakaian dalam paling sedikit 2 kali sehari

Bagi perempuan, setelah buang air kecil, perlu membersihkan alat kelaminnya dari arah depan ke belakang supaya kuman dari anus tidak berpindah ke vagina

Bagi laki-laki, perlu untuk dikhitan atau disunat untuk mencegah penularan penyakit menular seksual dan untuk menurunkan risiko terkena kanker penis

(4)

Khusus untuk perempuan, pubertas ditandai dengan menstruasi yang biasanya muncul di akhir masa pubertas. Kebersihan alat reproduksi sangat penting untuk dijaga pada saat menstruasi. Beberapa caranya yaitu:

Memilih pembalut yang bahannya tidak berbahaya dan nyaman dipakai

Mengganti pembalut secara rutin, sekitar 3-5 kali sehari

Membersihkan vagina terlebih dahulu sebelum mengganti pembalut. Membersihkan vagina perlu dilakukan dengan air mengalir dan hindari penggunaan sabun

Cuci tangan hingga bersih setelah membuang pembalut dan sebelum mengganti pembalut

Rutin mengganti celana dalam supaya daerah sekitar vagina tetap terjaga bersih. Gunakan celana dalam yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat

Apabila merasakan nyeri saat menstruasi, kompres perut bagian bawah dengan air hangat. Selain itu, olahraga yang teratur serta istirahat cukup dapat juga membantu meringankan rasa nyeri.

Mengetahui cara menjaga alat reproduksi pada masa pubertas adalah suatu hal yang sangat penting untuk mencegah remaja dari berbagai penyakit terkait organ reproduksi. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi juga tak kalah penting, karena kesehatan reproduksi berperan sebagai perlindungan untuk remaja dari risiko pernikahan usia dini, kehamilan yang tidak direncanakan, aborsi yang tidak aman, serta kekerasan seksual.

Orang tua dan guru sekolah memegang peran penting untuk mendampingi dan mendidik tentang kesehatan reproduksi pada remaja.

Lampiran 2

(5)

INSTRUMEN PENILAIAN PROSES Hari/Tanggal :

Tema Materi :

Kelas :

PROSES YANG DINILAI

HASIL

PENGAMATAN KETERANGAN

YA TIDAK 1. Peserta didik antusias mengikuti kegiatan

layanan BK

2. Peserta didik aktif bertanya 3. Peserta didik aktif menjawab

4. Peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan Guru BK

5. Pemberian layanan sesuai dengan prosedur layanan yang berlaku

6. Alokasi waktu pemberian layanan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Lampiran 3

(6)

INSTRUMEN PENILAIAN HASIL

Berilah tanda cek (V) pada kolom S (setuju) jika pernyataan sesuai dengan kondisi Anda dan berilah tanda cek (V) pada kolom TS (tidak setuju) jika pernyataan tidak sesuai dengan kondisi Anda.

NO PERNYATAAN SETUJU TIDAK

SETUJU 1. Saya memperoleh pemahaman baru setelah menerima

materi layanan BK tentang ‘Meningkatkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja

2. Saya merasa senang menerima materi layanan BK tentang Meningkatkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja

3. Setelah menerima materi layanan BK tentang

‘Meningkatkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja ,saya menyadari pentingnya menjaga kesehatan reproduksi

4. Setelah menerima materi layanan BK tentang

Meningkatkan prilaku menjaga kesehatan reproduksi remaja saya lebih menjaga kesehatan reproduksi.

Referensi

Dokumen terkait

Karya yang baik adalah karya yang dapat menggetarkan batin yang menikmati, getaran itu memberikan dampak perubahan atas ketertarikan dari karya yang dilihatnya,

Berdasarkan uraian di atas maka dapat dikatakan bahwa perilaku usahatani adalah tindakan atau kegiatan seorang petani atau keluarga petani dengan memanfaatkan lahan

Berdasarkan permasalahan di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil keterampilan proses sains melalui model pembelajaran inquiry dan

o Publish, bagian untuk mengatur publikasi konten yang baru dibuat, apakah disimpan sebagai draft atau langsung dipublikasi untuk ditampilkan pada situs.. o Tag, menambahkan tag

K-Means merupakan salah satu atau lebih clustering non hirarki yang berusaha mempartisi data kedalam cluster atau kelompok sehingga data yang memiliki karakteristik

Diagnosis adanya heteroskedastisitas secara kumulatif dalam suatu regresi dilakukan dengan melakukan pengujian white heteroscedasticity test dengan menggunakan program Eviews 4.1,

Undangundang ini memberikan hak kepada kreditor pemegang Hak Tanggungan Pertama untuk menjual objek Hak Tanggungan atas kekuasaan sendiri apabila debitor cidera janji