PENDAHULUAN Efek Antiinflamasi Kombinasi Ekstrak Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Dengan Jinten Hitam (Nigella sativa L.) Pada Tikus.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Linnon Bastian Lumbanraja : Skrining Fitokimia Dan Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Terhadap Radang Pada Tikus, 2009.. SKRINING
Berdasarkan hasil pengamatan perkembangan berat badan dan jumlah hewan uji yang mati menunjukkan bahwa dengan pemberian ekstrak uji dosis tunggal secara peroral
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek imunomodulator ekstrak etanol jinten hitam yang diberikan pada mencit BALB/c dengan dosis 125 mg/kgBB, dosis 250 mg/kgBB dan
Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun kemangi dosis 250 mg/kgBB dan ekstrak etanol daun salam dosis 75 mg/kgBB memiliki efek
Hasil : Hasil uji efek antiinflamasi diketahui bahwa persen inhibisi terbesar adalah pada ekstrak kombinasi kunyit dan tempuyung yakni sebesar 40,81% dan potensi
Pemberian perlakuan ekstrak etanol 80% biji jintan hitam Indonesia dengan dosis 24 mg/kgBB, 48 mg/kgBB, dan dosis 72 mg/kgBB dibandingkan dengan dosis 0 mg/kgBB pada hasil notasi
Ekstrak tempuyung metanol 50 % memiliki aktivitas antioksidan paling bagus, hal ini menunjukkan jumlah jumlah gugus hidroksil bebas yang lebih besar pada ekstrak ini yang
Berdasarkan aktivitas dari kombinasi ekstrak tempuyung (Sonchus arvensis) dan salam (Syzygium polyanthum) dalam menurunkan kadar asam urat, maka diperlukan penelitian lebih