• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH INDEKS ECONOMIC POLICY UNCERTAINTY NEGARA MAJU TERHADAP PASAR SAHAM INDONESIA TAHUN 1998-2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH INDEKS ECONOMIC POLICY UNCERTAINTY NEGARA MAJU TERHADAP PASAR SAHAM INDONESIA TAHUN 1998-2016."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH INDEKS ECONOMIC POLICY UNCERTAINTY

NEGARA MAJU TERHADAP PASAR SAHAM INDONESIA

TAHUN 1998-2016

TESIS

Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan Konsentrasi : Ekonomi Keuangan, Perbankan dan Moneter

Oleh :

YOHANES ADITYA ARIPUTRA

S421508025

11029

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET

PROGRAM PASCASARJANA

MAGISTER EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN

SURAKARTA

(2)
(3)
(4)
(5)

MOTTO

(6)

PERSEMBAHAN

Karya ini kupersembahkan untuk: 1. Kedua orang tua

2. Para pengajar dan pendidik, teman-teman, dan para investor

(7)

PENGARUH INDEKS ECONOMIC POLICY UNCERTAINTY

NEGARA MAJU TERHADAP PASAR SAHAM INDONESIA

TAHUN 1998-2016

YOHANES ADITYA ARIPUTRA

S421508025

ABSTRAK

Pasar saham mudah dipengaruhi oleh kondisi politik dan ekonomi dari dalam dan luar negeri. Terutama terkait dengan ketidakpastian yang terjadi di negara maju. Indeks Economic Policy Uncertainty adalah indeks yang mewakili ketidakpastian yang terjadi di negara berdasarkan jumlah artikel surat kabar. Kami mempelajari pengaruh indeks dari negara Amerika Serikat, Inggris Raya, Jepang, dan China terhadap return pasar saham Indonesia. Hasil Response Impulse dan Granger Causalities menunjukkan bahwa pengaruh ketidakpastian di Jepang adalah signifikan dan negatif pada return pasar saham. Ketidakpastian di Amerika Serikat dan Inggris memiliki dampak positif, sedangkan China memiliki dampak negatif terhadap return pasar saham di Indonesia.

(8)

THE EFFECT OF MAJOR COUNTRIES ECONOMIC POLICY

UNCERTAINTY INDEX TO INDONESIA STOCK MARKET

YEAR 1998-2016

YOHANES ADITYA ARIPUTRA

S421508025

ABSTRACT

The stock market is influenced by political and economic conditions of the domestic and foreign country. Mainly related to uncertainties from developed countries. Economic Policy Uncertainty is an index representing the uncertainties that occur in the country based on the number of newspaper articles. We studied the effect of the index of the United States, United Kingdom, Japan, and China to the Indonesian stock market return. Results of Impulse Response and Granger causalities shows that the effect of uncertainty in Japan is a significant and negative on the stock market return. Uncertainty in the US and the UK have a positive impact, while China has a negative impact on the Indonesian stock market return.

(9)

KATA PENGANTAR

Dalam nama Yesus penulis mengucap syukur atas segala berkat dan kasih karunia yang telah diberikan sehingga Tesis ini dapat selesai dengan baik dan tepat pada waktunya.

Tesis ini dibuat berdasarkan keingintahuan penulis dalam memahami pengaruh ketidakpastian ekonomi, politik, maupun kebijakan pemerintah dari negara-negara maju di dunia terhadap pasar saham di Indonesia. Pasar saham adalah instrumen ekonomi yang rentan terhadap perubahan yang terjadi dari domestik maupun asing. Terlebih pada pasar saham Indonesia yang sebagian besar investornya adalah investor asing. Tentu saja ini bisa menjadikan alasan yang kuat untuk dilakukan penelitian dengan mengangkat masalah ini. Penulis berharap dengan penelitian ini maka investor saham Indonesia dapat lebih memahami dalam menganalisa pasar saham terkait berita dan ketidakpastian yang muncul dari luar negeri. Bagi investor dan lembaga di bidang pasar saham, penelitian ini dapat membantu pengembangan pengetahuan tentang pasar modal Indonesia. Sedangkan di sisi lain, penelitian ini memberi kontribusi pada penggunaan Indeks Economic Policy Uncertainty pada negara Indonesia.

Adapun beberapa kesulitan dalam menyusun penelitian Tesis ini, terutama pada masih sedikitnya sumber literatur yang mengangkat masalah pengaruh Indeks

Economic Policy Uncertainty suatu negara maju terhadap negara berkembang yang lain. Dalam penggunaan alat analisis perhitungan masih perlu saran dan kritik agar lebih bisa tepat dalam menganalisa data. Penulis juga menyadari keterbatasan analisa pada pembahasan hasil penelitian, dikarenakan luasnya parameter yang mempengaruhi pasar saham dan sangat dimungkinkan bagi para ahli untuk memberi pendapat yang berbeda bagi setiap masalah yang timbul.

Penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak yang sudah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini :

(10)

yang diberikan sehingga penulis tidak kesulitan dalam menyelesaikan Tesis ini tepat waktu.

2. Ketua tim penguji Tesis, bapak Prof. Dr. Julianus Johnny Sarungu, M.S., selaku penguji dalam sidang Tesis ini. Terima kasih atas kritik dan saran yang telah diberikan.

3. Pembimbing Tesis I, bapak Lukman Hakim S.E, M.si., Ph.D, atas bimbingan yang diberikan agar Tesis ini dapat selesai dengan baik dan tepat waktu, serta memberikan solusi dan alternatif dalam melakukan penelitian yang sangat berguna dalam pengembangan wawasan.

4. Pembimbing Tesis II, ibu Dr. Siti Aisyah T.R., SE. M.Si, atas bimbingan dan masukan dalam menyelesaikan Tesis, serta dorongan dan semangat yang telah diberikan.

5. Kepada seluruh teman-teman mahasiswa satu angkatan yang telah membantu dan memberi semangat. Khususnya kepada ketua kelas Rifda yang telah dengan rajin membantu perihal administrasi kelas dan Atika atas informasi yang diberikan untuk menyelesaikan studi. 6. Tim dan para anggota laman www.stockbit.com dan Teguh Hidayat

dalam laman www.teguhhidayat.com yang telah memberi informasi perihal pasar saham yang menginspirasi dalam pembuatan karya tulis ini.

Terakhir penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu-persatu dan penulis mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam Tesis ini.

Surakarta, 7 Febuari 2017

(11)

DAFTAR ISI

COVER

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ii

HALAMAN PERSETUJUAN PENGUJI iii

HALAMAN PERNYATAAN iv

1. Teori Investasi Ketika Terdapat Ketidakpastian ……… 9

2. Pengukuran Economic Policy Uncertainty ………. 15

3. Indeks Harga Saham Gabungan ……….. 20

4. Vector Autoregression (VAR) ……… 24

B. Kajian Empiris……....………. 27

C. Kerangka Konseptual ..….……….. 37

D. Hipotesis ..………... 38

BAB III METODE PENELITIAN 39 A. Ruang Lingkup Penelitian ….……… 40

B. Populasi ……….. 40

C. Jenis dan Sumber Data ..………. 40

D. Definisi Operasional Variabel ………... 41

1. Variabel Dependen ……….. 41

2. Variabel Independen .……….. 41

E. Teknik Analisis Data …..……… 43

1. VAR ………..……….. 43

2. Structural Break Test ……….. 47

(12)

1. Uji Chow ………... 58

2. Omitted Variable Test ……… 59

D. Hasil Penelitian………..………... 61

1. Impulse Response ……….……….. 61

2. Variance Decomposite ……….……….. 63

3. Granger Causalities/ Block Exogeneity Wald Test …..……….. 64

E. Pembahasan ……… 65

BAB V KESIMPULAN 71 A. Kesimpulan ……….... 71

B. Saran dan Implikasi Kebijakan ……….……….. 72

DAFTAR PUSTAKA 75

(13)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Syarat E, P, U untuk Jepang ……… 20

Tabel 2.2 Sepuluh saham dengan kapitalisasi terbesar pada tahun 2015 ….. 23

Tabel 2.3 Nilai koefisien β untuk negara Indonesia ……….. 30

Tabel 2.4 Hasil Probabilitas Granger Causality untuk persamaan Indonesia 30 Tabel 2.5 Hasil Perhitungan Sum (2013a) ……….. 31

Tabel 4.1 Deskripsi Data Variabel ..………... 52

Tabel 4.2 Analisa Korelasi Antar Variabel ……….. 53

Tabel 4.3 Hasil Tes Augmented Dickey Fuller ……….. 54

Tabel 4.4 Hasil Kriteria Lag Length………….. ……….. 55

Tabel 4.5 Koefisien Variable Pada VAR ……….. 58

Tabel 4.6 Simulasi Date Break ……….. 59

Tabel 4.7 Tabel Impulse Response Untuk Respon oleh Return ……… 63

Tabel 4.8 Variance Decomposite Terhadap Variabel RETURN ……….. 64

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Indeks Historis EPU dari US ……….…… 2

Gambar 2.1 Distribusi Probabilitas Simetris………. 10

Gambar 2.2 Expected Profits and Risk ..………... 11

Gambar 2.3 Fungsi Utility of Money……….. 13

Gambar 2.4 Mekanisme Real Options Ketika Terjadi Ketidakpastian …...…. 15

Gambar 2.5 Grafik IHSG ……….. 21

Gambar 2.6 Kerangka Konseptual ……… 38

Gambar 3.1 Kerangka Penelitian ..……… 40

Gambar 3.2 Grafik EPU US, UK, China, dan Jepang …..……… 43

Gambar 4.1 Grafik Data Variabel ………. 51

(15)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Penelitian Terdahulu ………...……….…… 77

Lampiran 2 Hasil Tes ADF ……….………. 81

Lampiran 3 Estimasi VAR 1998 2016 …...………... 85

Lampiran 4 Tes Chow Breakpoint ….……….. 86

Lampiran 5 Omitted Variable Test ……….. 87

Lampiran 6 10 Besar Market Cap IHSG per 5 Oktober 2016 ...……….. 88

Lampiran 7 Urutan 10 Besar Broker Asing ………...…...………... 89

Lampiran 8 Granger Causalities/ Block Exogeneity Wald Test ..……… 90

Gambar

Grafik indeks historis EPU UK dan China ...………………………

Referensi

Dokumen terkait

MEMPENGARUHI INDEKS HARGA SAHAM SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI DI PASAR MODAL INDONESIA “, yang berisi pembahasan tentang pengaruh variable ekonomi makro seperti inflasi,

Analisis Pengaruh Kejutan Variabel Makroekonomi dan Pasar MOdal Global Terhadap lndeks Harga Saham Gabungan.. di Bursa

Tesis berjudul "Anal isis Ekonomi Makro Domestik dan Asing sebagai Deteminan Indeks Harga Saham Gabungan di Pasar Modal Indonesia" yang ditulis dan

Dalam penelitian ini beberapa variabel yang digunakan merupakan Indeks - Indeks Harga Saham dari tiga negara yaitu Malaysia, Singapura dan Indonesia yang mewakili pasar modal

Berdasarkan fakta diatas mengenai tinginya minat para investor untuk menginvestasikan dana mereka pada saham sektor industri telekomunikasi di Indonesia, maka

Tesis berjudul "Anal isis Ekonomi Makro Domestik dan Asing sebagai Deteminan Indeks Harga Saham Gabungan di Pasar Modal Indonesia" yang ditulis dan

Faktor- faktor lain seperti kondisi pasar, sentimen investor, kinerja perusahaan, dan likuiditas pasar secara keseluruhan juga dapat mempengaruhi perubahan dalam volume perdagangan

Analisis kapitalisasi pasar lima daftar saham Blue Chips terbesar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020 diukur dengan mengalikan harga pasar saham dengan jumlah saham yang beredar..