• Tidak ada hasil yang ditemukan

5183 KST Agribisnis Tanaman Perkebunan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "5183 KST Agribisnis Tanaman Perkebunan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

5183-16/17 Hak Cipta pada Kemdikbud KST-1/2

UJIAN NASIONAL

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

KISI-KISI SOAL TEORI KEJURUAN

Satuan Pendidikan : Sekolah Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian : Agribisnis Tanaman Perkebunan

Kode : 5183

Alokasi Waktu : 120 menit

No. Kompetensi Kemampuan yang Diuji

1 Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

Menentukan penggunaan K3 sesuai ketentuan

2 Mengidentifikasi tanaman dan pertumbuhannya

Menentukan sistem produksi tanaman Menentukan biotik-biotik dan abiotik dengan biotik sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman

3 Mengoperasikan alat dan mesin produksi tanaman

Menentukan alat dan mesin sesuai fungsinya

4 Membiakkan tanaman secara generatif

Menentukan pembiakan tanaman secara generatif

5 Membiakkan tanaman secara vegetatif

Menerapkan pembiakan tanaman secara vegetatif

6 Menentukan komoditas tanaman perkebunan yang akan ditanam

Mengidentifikasi tanaman perkebunan yang akan diusahakan

7 Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan

Mengidentifikasi pola hubungan tanaman

8 Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan

Mendeskripsikan persiapan lahan penanaman

9 Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan

Menerapkan pengolahan tanah dan pembuatan lubang tanam

10 Membibitkan tanaman perkebunan Menentukan cara mematahkan dormansi pada benih tanaman perkebunan

Menerapkan pembibitan tanaman Menerapkan pemelihara bibit tanaman perkebunan

11 Menanam tanaman perkebunan Menerapkan seleksi bibit Menerapkan teknis penanaman 12 Mengendalikan gulma pada

Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

Mengidentifikasi gulma

Menerapkan metode pengendalian gulma

13 Memelihara kesuburan tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan

Menerapkan metode perbaikan kesuburan tanah

(2)

5183-16/17 Hak Cipta pada Kemdikbud KST-2/2

No. Kompetensi Kemampuan yang Diuji

(TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

Menerapkan pemberikan perlakuan kesuburan tanah

14 Mengendalikan hama pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

Menganalisis kerusakan akibat akibat gangguan hama

Mengidentifikasi metode pengendalian hama

Menerapkan pengendalian hama 15 Mengendalikan penyakit pada

Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

Mendiagnosis penyebab penyakit Mendiagnosis gangguan penyebab penyakit

16 Mengatur/ memberikan perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM)

Menerapkan metode pengaturan/ perlakuan pada TBM dan TM

17 Melakukan sensus tanaman produksi Menerapkan sensus pada tanaman menghasilkan dan tanaman belum menghasilkan

18 Memanen hasil tanaman perkebunan Menentukan tanaman siap panen Menentukan pemanenan sesuai kriteria 19 Mengangkut hasil panen Menentukan peralatan

pengangkutan/pemuatan hasil panen 20 Mengelola pekerjaan kebun Menyusun jadwal kegiatan

Referensi

Dokumen terkait

20.5.4. Menyiapkan   lahan  tanaman (perkebunan tahunan,  semusim dan herbal/atsiri).. Pedagogik

Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karak- teristik peserta didik dan kompetensi keahlian agribisnis tanaman perkebunan untuk mencapai

Kriteria defisit air yang dihubung- kan dengan pertumbuhan tanaman belum menghasilkan (TBM) maupun tanaman menghasilkan (TM) serta produksi kelapa sawit dapat dilihat

Pedoman Akuntansi Perkebunan BUMN (2011:99), menjelaskan penyusutan aset tanaman dimulai ketika TBM direklasifikasi ke TM. Penyusutannya dilakukan dengan menggunakan

Bahan aktif herbisida yang digunakan untuk mengendalikan gulma pascatumbuh antara lain paraquat, 2,4-D, dan ametrin.. Pada aplikasi pascatumbuh salah satu perkebunan tebu terbesar

Gulma yang dominan ada di perkebunan kelapa sawit, khususnya areal tanaman belum menghasilkan (TBM) adalah alang-alang (Imperata cyilindrica) yang mengandung zat

PERBANYAKAN TANAMAN SECARA GENERATIF DAN VEGETATIF Perbanyakan Secara Generatif Penanaman bibit karet yang paling mudah adalah dengan cara menanam biji, kebanyakan pohon-pohon

Perkebunan Nusantara IV Unit Kebun Laras yaitu terdiri dari Pembibitan kelapa sawit, pemeliharaan tanaman belum menghasilkan TBM;, pemeliharaan tanarnan menghasilkan TM, panen,