• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV. PENGOLAHAN DAN ANALISA DATA. Trend Line Equation : Yt = *t

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "IV. PENGOLAHAN DAN ANALISA DATA. Trend Line Equation : Yt = *t"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

IV. PENGOLAHAN DAN ANALISA DATA

l.PERAMALAN

1.1 Time Series Decomposition

Trend Line Equation : Yt = 70.1754 + 0.145614*t Seasonal Indices: Period Index

1 1.01370 2 1.05036 3 0.993306 4 0.942634 Accuracy of Model

MAD: 4.4573 MSD: 33.8102

Row Demand TREN SEAS DETR DESE FITS RESI (Bal)

1 78 70.3211 1.01370 1.10920 76.9459 71.2844 6.7156

2 60 70.4667 1.05036 0.85147 57.1232 74.0154 -14.0154

3 72 70.6123 0.99331 1.01965 72.4852 70.1396 1.8604

4 70 70.7579 0.94263 0.98929 74.2600 66.6988 3.3012

5 80 70.9035 1.01370 1.12829 78.9189 71.8748 8.1252

6 75 71.0491 1.05036 1.05561 71.4040 74.6272 0.3728

7 72 71.1947 0.99331 1.01131 72.4852 70.7181 1.2819

8 65 71.3404 0.94263 0.91113 68.9557 67.2479 -2.2479

9 70 71.4860 1.01370 0.97921 69.0540 72.4653 -2.4653

10 75 71.6316 1.05036 1.04702 71.4040 75.2390 -0.2390

(2)

25

11 12 13 14 15 16 17 18 19

71 70.

67 72 60 65 77 82 80

71.7772 71.9228 72.0684 72.2140 72.3596 72.5053 72.6509 72.7965 72.9421

0.99331 0.94263 1.01370 1.05036 0.99331 0.94263 1.01370 1.05036 0.99331

0.98917 0.97327 0.92967 0.99704 0.82919 0.89649 1.05986 1.12643 1.09676

71.4785 74.2600 66.0946 68.5479 60.4044 68.9557 75.9594 78.0684 80.5392

71.2967 67.7969 73.0557 75.8508 71.8753 68.3460 73.6461 76.4626 72.4538

-0.2967 2.2031 -6.0557 -3.8508 -11.8753 -3.3460

3.3539 5.5374 7.5462

Forecasts

Row Period FORE 1 20 68.8950 2 21 74.2366 3 22 77.0744

1.2 Winters' Multiplicative Model

Smoothing Constants : Alpha (level) : 0.2 Gamma (trend) : 0.1 Delta (seasonal): 0.1 Accuracy Measures

MAD: 6.2538 MSD : 52.5063

Row Demand (Bal) SMOO Predict RESI

1 78 76.0927 74.8419 3.1581

(3)

2 3 4 5 6 7 8 9 10

60 72 70 80 75 72 65 70 75

73.7834 68.3419 64.6607 71.6590 69.4952 69.4764 66.0796 72.4116 68.2326

72.6224 66.9638 63.4456 70.4594 68.5264 68.6412 65.3474 71.5917 67.4172

-12.6224 5.0362 6.5544 9.5406 6.4736 3.3588 -0.3474 -1.5917 7.5828 11 71 68.3523 67.6942 3.3058 12

13 14 15 10

70 67 72 60 65

64.8873 72.5150 68.7058 67.9873 62.8380

64.3253 72.0182 68.1280 67.4936 62.2252

5.6747 -5.0182

3.8720 -7.4936

2.7748 17 77 68.6766 68.0670 8.9330 18 82 68.2724 67.8512 14.1488 19 80 68.7994 68.6648 11.3352 Forecasts

Row Period FORE LOWE UPPE 1 20 68.4878 53.1660 83.8096 2 21 75.5180 59.8769 91.1590 3 22 74.3273 58.3424 90.3121

(4)

80

CO

CD

1 70

CO

E

CD

Q

60

Actual Predicted Forecast

Actual Predicted

Forecast

MAD: 4.4573 MSD: 33.8102

Time

Gambar4-1 Peramalan Data Permintaan Trafo dengan Metode Dekomposisi

(5)

0 10 20

Gambar 4-2 Peramaian Data Permintaan Trafo dengan Metode Winters

6

Actual Predicted Forecast Actual Predicted Forecast

Smoothing Constants Alpha (level): 0.200 Gamma (trend): 0.100

Delta (season): 0.100

MAD: 6.2538 MSD: 52.5063 Periode (Bulan)

(6)

29 Dari 2 metode tersebut dipilih metode yang mempunyai nilai MAD dan MSD yang lebih kecil, yaitu : Time Series Decomposition.

2. PERENCANAAN AGREGAT

Dari hasil peramalan:

Periode (bulan) Data Pemesanan (bal) Data Pemesanan (jam kerj a) 20 68.8950 158.45 * 158 21 74.2366 170.7 * 171 22 77.0744 177.27 » 177

Agar diperoleh perencanaan yang lebih detail maka data pemesanan bulanan dibagi dalam mingguan, sehingga terdapat 12 periode.

Lebih jelasnya, pembagian ini dapat dilihat pada tabel entry data. Tabel ini adalah tabel transportasi yang berisi data pemesanan ( demand), kapasitas produksi serta biaya-biayanya.

Dengan metode transportasi - Column Minimum dalam software QS didapatkan hasil minimum = 640841.4. Column Minimum dipilih karena untuk memenuhi permintaan, lebih menguntungkan bila produksi mengalami overtime daripada bila produk tersebut disimpan.

Perencanaan agregat untuk produk trafo dapat dilihat pada tabel 4-2 dan

tabel akhirnya pada lampiran.

(7)

Tabel 4-1 Tabel Entry Data

FROM\ TO I R 1 0 2 R 2 0 3 R 3 0 4 R 4 0 5 R 5 0 6 R 6 0 7 R 7 0 8 R 8 0 9 R 9 0 10 R 10O 11 R H O 12 R 1 2 0 DEMANDS

( J A M ) TOTAL

PI 121429

2125 M M M M M M M M M M M M M M M M M M M M M M

39 P2 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M M M M M M M M M M M M M

39 i

P3 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M M M M M M M M M M M

39 58

COSTENTRY ( RP/JAMKERJA ) P4

4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M M M M M M M M M

41

P5 5562.13 6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M M M M M M M

42

P6 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M M M M M

42 1

P7 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 S38S.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429

2125 M M M M M M M M M M

42 71

P8 8823.01 9733.72 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M M M

45

P9 9909.97 10820.68 8823.01 9733.72 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 S38S.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M M M

44

P10 10996.93 11907.64 9909.97 10820.68 8823.01 9733.72 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13

6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M M M

44

PU 12083.89 12994.6 10996.93 11907.64 9909.97 10820.68

8823.01 9733.72 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

M M

44

P12 13170.85 14081.56 12083.89 12994.6 10996.93 11907.64 9909.97 10820.68 8823.01 9733.72 7736.05 8646.76 6649.09 7559.8 5562.13 6472.84 4475.17 5385.88 338821 4298.92 230125 3211.96 121429 2125

45 177

KAPASITAS PRODUKS1 (JAMKERJA)

40 12 40 12 40 12 40 12 40

12 40 12 40 12 40 12 40 12 40 12 40 12 40 12

KETERANGAN:

R = REGULAR

0 = OVERTIME/LEMBUR PI, P2 P12= PERIODE (DALAM MJNGGUAN) M = BIAYA/JAM YANG

SANGATBESAR KARENA BACKLOGGING TIDAK DIUINKAN

30

(8)

Tabel 4-2

Tabel Perencanaan Agregat - Transportasi dengan Metode Column Minimum

From

1R 2R 3R 4R 4 0 5R 5 0 6R 6 0 7R 7 0 8R 8 0 9R 9 0 10R 100 11R 110 12 R 12 0

To

PI P2 P3 P4 P4 P5 P5 P6 P6 P7 P7 P8 P8 P9 P9 PtO P10 Pll Pll P12 P12

Shipment

39 39 39 40 1 40 2 40 2 40 2 40 5 40 4 40 4 40 4 40 5

@ Cost (Rp/jam)

1214.29 1214.29 1214.29 1214.29 2125

1214.29 2125

1214.29 2125 1214.29 2125

1214.29 2125

1214.29 2125

1214.29 2125

1214.29 2125 1214.29 2125

Opport. Cost (Rp/jam )

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Minimized OBJ = 640841.4 Iteration = 0 Elapsed CPU seconds - 15.60156

(9)

3. STRUKTUR PRODUK

32

TRAFO

( 1 )

Level 0

Tt

(1) Bj

( 1 )

BD (1)

Plat bekas

Plat

bekas Cc KC KD KDx Kb Emai

(0,08) (0,32) (1) (1) (1) (2) (0,4) (0,016) (0,2)

Gambar 4-3 Struktur Produk Trafo

Level 1

Level 2

Keterangan :

Tt: Tutup Trafo ( 1 buah), terbuat dari plat bekas yang diplong dan dipress dengan bentuk tertentu.

Bj : Baju Trafo ( 1 buah), terbuat dari plat bekas yang diplong dan dipress dengan bentuk tertentu.

Plat bekas : Plat besi bekas yang mempunyai ketebalan 0,6 milimeter. Total berat plat bekas untuk 1 buah trafo adalah ± 0,4 kg.

BD : Bagian Dalam trafo ( 1 unit) terdiri atas :

- Cc : Coccer ( 1 buah ) yang terbuat dari karton tebal berbentuk kotak dengan lubang pada kedua sisinya.

- KC : Kertas Coklat ( 1 lembar ) yang mempunyai ukuran tertentu dan digunakan untuk membungkus coccer tersebut.

- Email : Kawat tembaga ( ± 0,016 k g ) yang melilit coccer yang telah dilapisi

oleh kertas coklat tersebut.

(10)

33

- KD : Kertas Duslah ( 1 lembar) yaitu kertas tipis yang dipotong persegi dengan ukuran tertentu, membungkus coccer dengan email tersebut.

- E : Plat E (± 0,2 kg) terbuat dari plat bekas dengan ketebalan bervariasi antara 0,4 - 0,8 mm. Plat E ini disisipkan di tiap sisi coccer masing- masing ±0,1 kg, kemudian diberi:

- Kb : Kabel sebanyak 2 buah dengan panjang @ ± 0,2 m -» atau 0,4 m.

- KDx : Kertas Duplex (2 buah) yaitu kertas karton yang dipotong persegi memanjang dengan ukuran tertentu, untuk memampatkan / mengeratkan bagian dalam trafo ini.

4. BILL OF MATERIAL MATRIKS

Bill Of Material menggambarkan macam dan banyaknya kebutuhan material sub-assembly dan komponen yang diperlukan untuk membuat 1 unit produk jadi. BOM dibuat dalam bentuk matriks sehingga dapat diketahui banyaknya kebutuhan yang diperlukan pada setiap item di setiap levelnya.

Penyusunan BOM Matriks dapat dilihat pada tabel 4-3.

(11)

Tabel 4-3 Bill Of Material Matriks

TRAFO ( unit) Tt (buah) Bj ( b u a h ) BD ( unit ) Cc (buah) K C ( lembar) KD (lembar) KDx (lembar) Kb (meter ) Email ( k g ) E ( k g )

Plat bekas ( k g )

End Product TRAFO

(unit) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sub -assembly

Tt Bj (buah) (buah )

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

BD (buah)

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Parts (components)

Cc KD KC KDx ( buah ) ( lembar ) (lembar) ( lembar) (

1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0

2 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0

Kb meter)

0,4 0 0 0,4

0 0 0 0 0 0 0 0

Email ( k g )

0,016 0 0 0,016

0 0 0 0 0 0 0 0

E ( k g )

0,2 0 0 0,2

0 0 0 0 0 0 0 0

Plat bekas ( k g ) 0,4

0,08 0,32 0

0 0 0 0 0 0 0 0

(12)

35 5. JADWAL PERENCANAAN INDUK

Tabel 4-4

Jadwal Perencanaan Induk Produksi Trafo

Jam Unit

PI 39 1677

P2 39 1677

P3 39 1677

P4 41 1763

P5 42 1806

P6 42 1806

P7 42 1806

P8 P9 45 i 44 1935 1892

P10 44 1892

P l l 44 1892

P12 45 1935

6. PEMENUHAN KEBUTUHAN MATERIAL

Ada beberapa metode untuk memenuhi kebutuhan material, yaitu : 6.1 Lot for Lot

Tabel 4-5

Tabel MRP - Lot for Lot Coccer

Level: 2 Lead time : - Nama : Coccer Satuan ; Buah

Periode GR SR OHI NR POR

0 1 1677

0 0

1677 1677

2 1677

0 1677 1677

3 1677

0 1677 1677

4 1763

0

1763 1763

5 1806

0

1806 1806

6 1806

0

1806 1806

7 1806

0 1806 1806

8 9 1935 1892

0 0

1935 1892 1935 1892

10 1892

0 1892 1892

11 1892

0 1892 1892

12 1935

0 1935 1935

Tabel MRP untuk produk akhir, sub assembly dan item-item yang lain dapat dilihat pada lampiran.

6.2 Economic Order Quantity 1. Coccer

Kebutuhan rata-rata tiap periode ( d ) :

(13)

36 ( 1677+1677+1677+1763+1806+1806+1806+1935+1892 + 1892+1892+1935 ) d =

12

d = 21758/12 = 1813,16 * 1813 buah

2 d s / 2 (1813)(1000)

EOQ = • =

%

/ = 4916,63 « 4917 buah

0,15

Tabel MRP - EOQ Coccer dapat dilihat pada halaman berikut.

(14)

Tabel 4-6

Tabel MRP - EOQ Coccer

Lot size

Lead time

On hand

Safety stock

Allo- cated

Low code

Item level

4917 0 0 0 0 2 Coccer

Gross requirements Scheduled receipts Projected-on-hand Net requirements Planned Order receipts Planned Order releases

0

1677

3240 1677 4917 4917

1677

1563 0 0 0

1677

4803 114 4917 4917

1763

3040 0 0 0

1806

1234 0 0 0

1806

4345 572 4917 4917

1806

2539 0 0 0

1935

604 0 0 0

1892

3629 1288 4917 4917

1892

1737 0 0 0

1892

4762 155 4917 4917

1935

2827 0 0 0

Perhitungan EOQ dan tabel MRP untuk item-item yang lain dapat dilihat di lampiran.

(15)

38 6.3 Wagner-Within Algorithm

1. Coccer

Biaya penyimpanan ( h ) = Rp 0,15,- / buah / minggu Biaya pemesanan ( C ) = Rp 1000,- / order

Periode Demand

1 1677

2 1677

3 1677

4 1763

5 1806

6 1806

7 8 1806 1935

9 1892

10 1892

11 1892

12 1935

e

Zee = C + h I ( Qce - Q c i ) i = c

Zn = 1000 + 0,15(1677-1677) =1000

Z,2 = 1000+ 0,15 [(3354-1677)+ (3354-3354)] = 1251,55 Zu = 1000+ 0,15 [(5031 -1677) + (5031-3354) + (5031-5031)]

dan seterusnya

Perhitungan biaya minimum :

fe = M i n ( Zc e + fc-i) untukc = 1,2, ...,12 fo=0

f, = Min ( Z u + f 0) = Min (1000 + 0) = 1000 -* Z „ + f 0

f2 = Min(Z1 2 + f0, Z2 2 + f, ) = Min(1251,55 + 0, 1000+1000)

= 1251,55 ->Z1 2 + f0

f3= M i n ( Zl3 + f0, Z23 + f1, Z33 + f 2 )

= Min (1754,65 + 0, 1251,55 + 1000, 1000 + 1251,55 )= 1754,65 -+Z,3 + f0

f4 = Min ( Z 14 + f 0 , Z 24 + f , , Z 34 + f 2. Z 44 + f 3 )

= Min (2548 + 0, 1780,45 + 1000, 1264,45 + 1251,55, 1000 + 1754,65 )

= 2516 - » Z3 4 + f2

f5 = Min (Z ,j + f o, Z 25 + f,, Z 3j + f 2, Z45 + f 3, Z jj + f 4)

= Min (3631,6+0, 2593,15 + 1000, 1806,25 + 1251,55, 1270,9+1754,65, 1000+ 2516) = 3025,55 -+Z4 5 + f3

dan seterusnya sampai dengan f,2

(16)

Tabel 4-7

Total Variabel Biaya Matriks Zee - Coccer

c

1 2

3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

e=l 1000

2 1251,55 1000

3 1754,65 1251,55

1000

4 2548

1780,45 1264,45 1000

5 3631,6 2593,15 1806,25 1270,9

1000

.

6 4986,1 3676,75 2618,95 1812,7 1270,9 1000

Zee

7 6611,5 5031,25

3702,55 2625,4

1812,7 1270,9 1000

8 8643,25 6772,75 5153,8 3786,4 2683,45 -

1851,4 1290,25 1000

9 10913,65 875935 6856,6 5205,4 3818,65

2702,8 1857,85 1283,8 1000

10 13467,85 11029,75 8843,2 6908,2 5237,65 3838 2709,25

1851,4 1283,8 1000

11 16305,85 13583,95 11113,6

8894,8 6940,45

5257 3844,45

2702,8 1851,4 1283,8 1000

12 19498,6 16486,45

13725,85 11216,8

8972,2 6998,5 5295,7 3863,8 2722,15 18643 1290,25 1000

39

(17)

Tabel 4-8

Total Variabel Biaya Alternatif dan fe - Coccer

c

1 2

3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

fe

e = l 1000

1000

2 1251,55 2000

1251,55

3 1754,65 2251,55 2251,55

1754,65

4

2548 2780,45 2516

2754,65

2516

5 3631,6 3593,15

3057,8 3025,55.

3516

3025,55

6 4986,1 4676,75

3870,5 356735 3786,9 4025,55

356735

7 6611,5 6031,25

4954,1 4380,05 4328,7 4296,45 456735

4296,45

8 864335

7772,75 6405,35 5541,05 5199,45 4876,95 4857,6 5296,45

4857,6

9 10913,65

975935 8108,15 6960,05 6334,65 572835 54253 558035 5857,6

54253

10 13467,85 12029,75 10094,75 8662,85 7753,65 6863,55 6276,6 6147,85 6141,4 64253

6141,4

11 16305,85 14583,95 12365,15 10649,45 9456,45 8282,55 7411,8 699935

6709 6709 7141,4

6709

12 19498,6

17486,45 14977,4 12971,45 11488,2

10024,05 8863,05 816035 7579,75 7289,5 7431,65

7709 7289,5

(18)

41 fi2 merupakan gabungan dari Z 1012 dan f 9 ini berarti permintaan dari periode 10 sampai periode 12 akan dipenuhi pada periode 10.

f 9 merupakan gabungan dari Z 79 dan f 6 ini berarti permintaan dari periode 7 sampai periode 9 akan dipenuhi pada periode 7.

f

6

merupakan gabungan dari Z

46

dan f 3 ini berarti permintaan dari periode 4 sampai periode 6 dipenuhi pada periode 4.

f 3 merupakan gabungan dari Z 13 dan f 0 ini berarti permintaan dari periode 1 sampai periode 3 akan dipenuhi pada periode 1.

Total biaya minimum = Rp 7289,5 ,-

Tabel 4-9

Tabel MRP - WW Coccer

• Level: 2 Lead time : - Nama : Coccer Satuan : Buah

Periode GR SR OHI NR POR

0 1 2 1677 1677

0 3354 1677 1677 0 5031 0

3 1677

0 0 0

4 5 1763 1806

3612 1806 1763 0 5375 0

6 1806

0 0 0

7 8 9 1806 1935 1892

3827 1892 0 1806 0 0 5633 0 • 0

10 1892

3827 1892 5719

11 1892

1935

0

0 12 1935

0 0 0

Tabel Zee, tabel altematif biaya, dan tabel MRP untuk item yang lain dapat

dilihat pada lembar lampiran

(19)

7. BIAYA MINIMUM

42

Tabel 4-10 label Perbandingan Biaya untuk Tiap Item

Item Coccer

Kertas Duslah Kertas Coklat Kertas Duplex Kabel

Email PlatE Plat bekas

LOT FOR LOT Rp 12000,- Rp 12000,- Rp 12000,- Rp 12000,- Rp 12000,- Rp 60000,- Rp 6000,- Rp 24000,-

EOQ Rp 10148,45,- Rp 3288,16,- Rp 3977,55,- Rp 10145,825,-

Rp 11204,1,- Rp 46944,5,- Rp 6000,- Rp 25501,2,-

WAGNER-WITHIN Rp 7289,5,- Rp 2233,24,- Rp 3380,3,- Rp 7289,5,- Rp 8201,6,- Rp 56419,5,- Rp6000,- Rp 24000,-

Dari ketiga metode tersebut kemudian dipilih metode dengan biaya yang paling minimum untuk setiap itemnya.

Untuk pembelian coccer, kertas duslah, kertas coklat, kertas duplex dan kabel dapat menggunakan metode Wagner-Within.

- Untuk pembelian email menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ).

- Untuk pembelian plat E dapat menggunakan baik metode Lot for Lot, EOQ, maupun Wagner - Within.

- Untuk pembelian plat bekas dapat menggunakan metode Lot for Lot atau

Wagner-Within.

(20)

8. ANALISA

43

Untuk peramalan, dari plot data terdapat periode seasonal dan trend.

Periode seasonal yang terjadi adalah setiap 4 periode, ini diketahui dari adanya puncak-puncak data yang berulang setiap 4 periode. Dari plot data juga dapat diketahui adanya trend yang terus menaik (positif).

Karena adanya faktor seasonal dan trend ini maka dipakai 2 metode yaitu metode dekomposisi dan metode Winters' Multiplicative. Dari kedua metode ini dipilih metode dengan tingkat kesalahan terkecil, ini berarti metode tersebut memilikit tingkat keakuratan yang lebih baik.

Setelah itu dilakukan perencanaan agregat dalam satuan jam dalam periode mingguan. Hal ini untuk mengetahui perencanaan produksi secara lebih detail setiap minggunya. Perencanaan agregat memakai metode transportasi - Column Minimum karena hasilnya cukup akurat, sesuai dengan kondisi perusahaan dan ternyata untuk memenuhi permintaan, lebih menguntungkan bila kerja lembur daripada menyimpan produk. Ini dikarenakan biaya penyimpanan produk lebih tinggi daripada biaya

overtimenya.

Didalam struktur produk dijelaskan banyaknya sub-assembly dan item yang diperlukan untuk membuat 1 unit produk. Perhitungan berat plat bekas sudah merupakan perhitungan berat plat bekas yang dibeli.

Untuk pemenuhan kebutuhan material dipakai beberapa metode, antara

lain : metode Lot for Lot, EOQ, dan Wagner-Within. Untuk pemenuhan

level 0 dan level 1 semuanya menggunakan Lot for Lot karena produksi

(21)

44 masih mencukupi untuk memenuhi permintaan pada periode tersebut.

Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan pada level 2 baru memakai perbandingan biaya antara ketiga metode tersebut. Pemilihan metode untuk setiap item yaitu dengan memilih metode yang mempunyai biaya terkecil.

Apabila ada 2 metode yang mempunyai biaya terkecil yang sama maka

metode yang satu dapat merupakan alternatif bagi perusahaan. Selain

mengetahui biaya yang harus dikeluarkan, juga diketahui kapan dan berapa

banyaknya barang / item yang harus dibeli, yaitu dari tabel MRP.

Referensi

Dokumen terkait

Demikian halnya yang dituarakan Nur Fadilah Dewi dalam publikasinya dalam Jurnal Sosial Humaniora Terapan Volume 2 No.2, Januari- Juni 2020, dengan judul

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul “Persepsi Masyarakat Terhadap Penerimaan Siswa Baru di SMA Dengan Menggunakan Sistem Zonasi di

Namun dalam penelitian ini untuk melihat kepincangan distribusi pendapatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat selama lima tahun terakhir, digunakan kedua pengukuran,

Martajasah Guru Kelas SD M MENGULANG SUTN,

Oleh sebagian orang manajemen dikatakan sebagai suatu seni (art), ada pula yang mengatakan sebagai suatu ilmu (science), dan ada yang menyatakan sebagai suatu profesi

SMS SIM 808 pada sistem keamanan ini berfungsi untuk memberitau keberadaan sepeda motor yang dikirim melalui modul SIM808 dan akan diterima oleh smartphone pemilik sepeda

Berikut ini penulis akan menyajikan tabel frekuensi hasil skor jawaban responden dari angket yang disebarkan untu variabel motivasi kerja. 2) Jawaban responden tentang bekerja

Kajian keragaman genetik plasma nutfah bengkuang yang tumbuh dan dibudidayakan di suatu tempat sangat penting, terutama untuk mengetahui varietas atau genotipe dengan potensi