• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSISTENSI SOLITON PADA PERSAMAAN KORTEWEG-DE VRIES.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EKSISTENSI SOLITON PADA PERSAMAAN KORTEWEG-DE VRIES."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

EKSISTENSI SOLITON

PADA PERSAMAAN KORTEWEG-DE VRIES

SKRIPSI SARJANA MATEMATIKA

OLEH : AULIA OKTAVIA

BP. 1010432017

JURUSAN MATEMATIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ANDALAS

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah

Persamaan Korteweg-de Vries adalah sebuah model matematika yang

meng-gambarkan perambatan gelombang air pada lorong (chanel) yang tidak terlalu

lebar [2]. Salah satu hal yang menarik dari persamaan ini adalah eksistensi solusi

soliton yang dimilikinya. Adapun yang dimaksud dengan soliton adalah

gelom-bang nonlinier terlokalisasi yang dapat mempertahankan bentuknya saat

meram-bat pada kecepatan konstan meskipun setelah berinteraksi dengan soliton lain

[3].

Fenomena soliton pertama kali dilaporkan pada tahun 1834 oleh John Scott

Russel ketika dia mengendarai kudanya di sepanjang kanal dekat kota Edinburgh

[6]. Penjelasan matematis tentang pengamatan John Scott Russel ini baru dapat

dikemukakan pada tahun 1895 ketika Korteweg dan de Vries berhasil menurunkan

persamaan yang kemudian dikenal dengan nama persamaan Korteweg-de Vries

(disingkat persamaan KdV).

Persamaan KdV adalah salah satu persamaan penting yang mendasari teori

soliton karena memiliki sifat-sifat matematika yang menarik. Studi tentang

(3)

Inilah yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini.

1.2

Perumusan Masalah

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana

penje-lasan terhadap eksistensi solusi soliton pada persamaan KdV.

1.3

Batasan Masalah

Penelitian ini dibatasi pada kajian eksistensi soliton, sifat-sifat, dan

inter-aksi dua soliton pada persamaan KdV.

1.4

Tujuan

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh penjelasan tentang eksistensi

solusi soliton pada persamaan KdV.

1.5

Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan pada skripsi ini terdiri atas empat bab. Bab I

Pen-dahuluan berisi latar belakang, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan

penulisan, dan sistematika penulisan. Bab II Landasan Teori membahas definisi

dan klasifikasi persamaan diferensial, persamaan diferensial parsial, deret Fourier,

transformasi Fourier, dispersi, metode karakteristik, dan definisi soliton.

Selanjut-nya pada Bab III Pembahasan dijelaskan sejarah soliton dan persamaan

(4)

de Vries, solusi soliton pada persamaan KdV, sifat persamaan KdV, dan interaksi

dua soliton. Terakhir pada Bab IV disajikan kesimpulan dan saran.

Referensi

Dokumen terkait

Topik yang dipilih dalam karya ilmiah ini adalah penggunaan metode ekspansi untuk kasus gelombang internal yang dimodelkan dalam persamaan Korteweg-de Vries orde

3.1.2 Aproksimasi Persamaan forced KdV dan Kondisi Awal Menggunakan Jaringan RBF Metode jaringan RBF yang digunakan untuk mengaproksimasi persamaan forced KdV adalah metode

Penyelesaian persamaan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode transformasi diferensial parsial yang merupakan metode semi-numerik-analitik yang dapat digunakan untuk

anti-soliton dari persamaan Klein-Gordon Nonlinear model I persamaan 2.22 menunjukkan bahwa gelombang soliton dan anti-soliton hanya bisa dicari menggunakan metode Frobenius

Solusi gelombang Cnoidal pada persamaan Korteweg de-Vries (KdV) dapat diperoleh dengan menggunakan fungsi Jacobi Elliptik ( ).. Karakteristik gelombang Cnoidal bergantung

Operator Bilinier Hirota atau biasa dikenal dengan Hirota Method digunakan untuk mengkonstruksi secara langsung solusi periodik dari persamaan Korteweg de Vries

Persamaan SNLD merupakan salah satu persamaan yang nonintegrable , se- hingga salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan persamaan terse- but adalah dengan

Dosen Pembimbing Pendamping : Annisa Rahmita Soemarsono S.Si., M.Si ABSTRAK Semigrup-𝐶0 merupakan semigrup kontinu kuat yang dapat digunakan untuk menunjukkan jaminan eksistensi dan