Pikiran
Rakyat
o
Selasa0
Rabu456 7
20 21 22
OMar 8Apr OMei
. Kamis
0
Jumat8 '-0
10
11
23
24
25
26
OJun
OJul
0 Ags
o Sabtu
12 13
27 28
(!Sep OOkt
---~---KPU Waspadai Konflik
Warga tak Terdaftar
BANDUNG,
(PR).-Meski proses pemilu calon Iegislatif di Kota Bandung hing-ga saat ini berjalan lancar dan aman, diperkirakan konflik bisa saja terjadi. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Herry Sapari me-ngakui, potensi terbanyak kon-flik terletak pada masyarakat yang tidak terdaftar.
"Sebenamya masyarakat su-dah memahami hal tersebut karena ada pendataan yang ku-rang akurat. Yang dikhawa~ tirkan adalah adanya pihak-pi-hak yang mencari keuntungan dari kondisi seperti ini," ujar Herry, ketika melakukan moni-toring tempat pemungutan suara (TPS) bersama Wali Kota Bandung Dada Rosada, Rabu (8/4) malam.
Ia juga ingin meluruskan opini yang menyebutkan den-gan hanya membawa kartu tanda penduduk (KTP) maka akan dilayani TPS untuk memilih. "Sekali lagi, itu tidak benar. Karena yang berhak memilih itu adalah masyaraka!..
yang sudah tercatat dalam daf-tar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tambahan. Se-mentara KTP hanya sebagai media untuk mencocokkan
in-.
formasi pemilih," kata Herry. Senientara itu, Dada Rosada melakukan monitoring ke se-jumlah TPS semalam, sebelum hari pemilihan umum berlang-sung. TPS yang dikunjungi Da-da aDa-dalah TPS 1, 2, Da-dan 3 di Jln. Pandu Kel. Pamoyanan Kec. Cicendo, TPS 3 di Jln. Elang, TPS 41, 42, 43 di Cibun-tu, TPS 11,12, 13 di JIn. Dengki, TPS 9 di JIn. .Rumah Sakit Ujungberung, serta TPS 13, 14, 15 di Lapangan Segitiga Bagus-. rangin KecBagus-. CoblongBagus-.Selama monitoring tersebut, Dada Rosada mengucapkan te-rima kasih atas inisiatif warga yang membuat bilik suara se-cara swadaya. "Kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelenggaralqm acara pemilu besok (hari ini-red.) se-.Ialu kondusif. Walau tidak menampik kemungkinan terjadi konflik di Bandung yang salah satunya disebabkan warga yang tidak terdaftar," ujarnya.
Oleh karena itu, Dada meng-harapkan hal tersebut tidak menjadi halangan ataupun gangguan pada saat pemilihan. Kalaupun terjadi sesuatu, di-harapkan pihak keamanan bisa cep~t tanggap.
Dalam kesempatan tersebut,
u K lip i n 9 Hum Q5 Un p Qd
2009--- "
UNPAD
S)
OCNONl)NPAD')
~
o
Minggu14 15 16
29 30 31
ONov ODes
---_._----KPU Waspadai
(Sambungandari hal.'1ko).2)
Dadajuga mengkritikbeberapa
2009 dalam diri pemuda yang
TPS . yang
dirasa
kurang
diwakilimahasiswa."Kitasad~
memadai, seperti TPS di Jln.
bahwa sejak ~osialisasisampai
Pandu yang dibuat dari kardus
menjelang pemilihan, banyak
seharga Rp 7.500,00. Bilik
dinamika
yang
membuat
tersebut memilikiukuran yang
banyak
pihak
pesimistis,"
lebih besar dan lebih tinggibila
katanya.
dibandingkandengan bilikalu~
Dinamikatersebut, kata
Ah-minium yang dibagikanKPU.
mad, antara lain adalah calon
Meskidemikian,Dada meni-
anggota legislatif (caleg) yang
lai, ketinggianbiliktersebut ku-
sebagian besar kurang
kompe-rang memadai karena hanya
'ten. "Calegperempuan
misal-menutupi
setengah
badan
nya, kita sepakat asas
keter-pemilih. Dada mengkhawatir-
wakilan petempuan. Namun,
J.<anhal tersebut mengurangi
jika
kapasitasnya
tidak
aspek rahasia yangterkandung
memadai sebaiknyatidak usah
dalam pemilihan.
mencalonkan diri.
Kenyataan-"Usul saya; gunakan meja
nya banyak caleg yang hanya
yang lebih tinggi. Pokoknya
bermodal wajah dan uang,"
agar bisa menutupi ketika
ucapnya.
memilih. Selain itu, jarak an-
Ahmad menambahkan,
daf-tarbilik
suara
sebaiknya
tar pemilih tetap (DPT) juga
direnggangkan lagi karena di
banyak yang terlambat. "Saya
sini
terlalu
berdekatan.
baru dapat kabar dari ternan
Khawatir
nanti
ada
yang
saya di Padang, di daerahnya
menyontek," ungkap Dada
DPT baru ada sehari sebelum
sambil berguniu.
pelaksanaan pemilu. Ada juga
Mahasiswa perantau
daerah yang belum mendapat
Meski kedl, harapan bahwa
form As sampai H-1,"
tu-Pemilihan Umum (Pemilu)
tumya.
2009 tetap bisa mengubah na-
Mengenaiadvokasibagi
ma-'sib bangs a ke arah yang lebih
hasiswa perantau yang tidak
baik masih ada. Demikian di-
dapat menyalurkan hak
pilih-ungkapkan
Presiden
BEM
nya, Ahmad menyatak1!-n
bah-Universitas Padjadjaran, Ah-
wa mereka sudah berupaya
mad
Fakhruddin,
seusai
maksimal. "Upaya kita sudah
menggelar renungan seribu
panjang
dari
mulai
KPU
lilin di depan. Gedung Sate,
Sumedang,KPUJabar, sampai
Kota Bandung, Rabu (8/4)
Bawaslu.Namun, hasilnya
ni-malam.'
hil, karena yang menentukan
Menurut
Ahmad,
acara
adalah form As," ujamya.
tersebut merupakan bentuk re-
Kendati .demikian, Ahmad
tleksisemangat dan optimisme
mengajak mahasiswa
peran-untuk menyukseskan Pemi~
tau yang tidak bisa memilih
untuk tetap berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemilu.
Sementara ketua pelaksana kegiatan tersebut, Mei Susanto mengatakan, acara malam itu merupakan puncak dari selu-ruh kegiatan advokasi pemilu yang dilakukan BEM maha-siswa se- Bandung raya dalam dua bulan terakhir.
"Sebelumnya kita sudah melakukan aksi pencerdasan dengan menyebarkan buku berisi sikap menolak politisi busuk yang terdiri atas politisi korup, penjahat lingkungan,
money politics, dim seba-gainya," katanya.
Tujuan keseluruhan aksi, ujar Mei, mahasiswa ingin ~enyadarkan masyarakat bah-wa lima menit bah-waktu kita di TPS akan menenttikan per-jalanan bangsa ini lima tahun
ke depan. "Kita sengaja menyalakan seribu lilin sebagai simbol bahwa di tengah kegela-pan masih ada sedikit cahaya yang bisa menerangi," ucapnya. Mei mengatakan, golput me-mang hak pribadi masyarakat yang dilindungi konstitusi. Na-mun, Mei berpendapat bahwa golput bukanlah solusi, karena pemerintah tetap bisa berkuasa terlepas didulmng suara sedik-it ataupun banyak.
"Kita memberikan propagan-da di mana partai busuk men-dapat 1% suara, partai bersih 0,5%, sedangkan sisanya golput. Dalam kondisi seperti itu partai busuk tetap menjadi pemenang meski hanya didukung 1% suara," kata Mei