ABSTRAK
Perkembangan teknologi scanner yang berkembang begitu pesat memunculkan ide yang menjadi dasar konsep tugas akhir ini. Pada awalnya scanner digunakan untuk membaca gambar sehingga dapat diolah lebih lanjut pada komputer. Namun pada perkembangannya teknologi scanner ini juga digunakan sebagai alat untuk memasukan data.
DAFTAR ISI
I.1PENDAHULUAN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.I.1.1 Tujuan ...Error! Bookmark not defined.
I.1.2 Ruang Lingkup Proyek...Error! Bookmark not defined.
I.1.3 Definisi, Akronim, dan Singkatan ...Error! Bookmark not defined.
I.1.4 Referensi ...Error! Bookmark not defined.
I.1.5 Overview ...Error! Bookmark not defined. I.2GAMBARAN KESELURUHAN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. I.2.1 Perspektif Produk...Error! Bookmark not defined.
I.2.2 Fungsi Produk...Error! Bookmark not defined.
I.2.3 Karakteristik Pengguna ...Error! Bookmark not defined.
I.2.4 Batasan – Batasan ...Error! Bookmark not defined.
I.2.5 Asumsi dan Ketergantungan ...Error! Bookmark not defined.
I.2.6 Penundaan Persyaratan...Error! Bookmark not defined.
BAB II.SPESIFIKASI PRODUK...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. II.1PERSYARATAN ANTARMUKA EKSTERNAL...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
II.1.1 Antarmuka dengan Pengguna...Error! Bookmark not defined.
II.1.2 Antarmuka Perangkat Keras ...Error! Bookmark not defined.
II.1.3 Antarmuka Perangkat Lunak...Error! Bookmark not defined.
II.1.4 Antarmuka Komunikasi ...Error! Bookmark not defined. II.2FITUR PRODUK PERANGKAT LUNAK...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. II.2.1 Fitur 1 Membaca lembar fisik OMR...Error! Bookmark not defined.
II.2.2 Fitur 2 Menghitung jumlah benar dan salah...Error! Bookmark not defined.
II.2.3 Fitur 3 Menyesuaikan acuan koordinat lingkaran dengan lembar OMRError! Bookmark not defined. II.3PERSYARATAN PERFORMA...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
II.4BATASAN DESAIN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. II.5ATRIBUT-ATRIBUT SISTEM PERANGKAT LUNAK....ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. II.5.1 Kehandalan...Error! Bookmark not defined.
II.5.3 Keamanan...Error! Bookmark not defined.
II.5.4 Pemeliharaan...Error! Bookmark not defined.
II.5.5 Perpindahan ...Error! Bookmark not defined.
II.5.6 Persyaratan Database Logis ...Error! Bookmark not defined.
II.5.7 Persyaratan Lain ...Error! Bookmark not defined.
BAB III.ANALISIS DAN DESAIN APLIKASI...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. III.1 USE CASEDIAGRAM...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
III.1.1 Use Case Keseluruhan ...Error! Bookmark not defined.
III.1.2 Use Case User ...Error! Bookmark not defined.
III.1.3 Use Case Operator...Error! Bookmark not defined. III.2 ACTIVITY DIAGRAM...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. III.2.1 Activity Diagram User...Error! Bookmark not defined.
III.2.2 Activity Diagram Operator ...Error! Bookmark not defined. III.3PROSES KERJA MEMBACA SEBUAH LINGKARAN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. III.4 CLASS DIAGRAM...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. III.4.1 Diagram Bentuk Digital OMR ...Error! Bookmark not defined.
III.4.2 Diagram Report...Error! Bookmark not defined.
III.4.3 Diagram KunciJawaban...Error! Bookmark not defined.
III.4.4 Class OMRdetect...Error! Bookmark not defined.
III.4.5 Diagram Coordinat Correction...Error! Bookmark not defined. III.5SEQUENCE DIAGRAM...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
BAB IV.PENGEMBANGAN SISTEM...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. IV.1 TAB CONTROL 1SETTING AWAL...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
IV.1.1 Mencari file acuan posisi kertas...Error! Bookmark not defined.
IV.1.2 Mencari file kunci jawaban ...Error! Bookmark not defined.
IV.1.3 Mengganti sumber scanner ...Error! Bookmark not defined. IV.2 TAB CONTROL 2KONFIRMASI...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. IV.3 TAB CONTROL 3KONEKSI SCANNER...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. IV.4 TAB CONTROL 4PROSES AKHIR...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. IV.5DIALOG KONFIGURASI SETTING...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. IV.6DIALOG PENGUBAH JAWABAN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
BAB V.TESTING DAN EVALUASI...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. V.1RENCANA PENGUJIAN SISTEM TERIMPLEMENTASI.ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
V.1.1 Test Case...Error! Bookmark not defined. V.2KESALAHAN YANG DITEMUKAN DAN PERBAIKANNYA.ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED. V.3TEST KECEPATAN...ERROR!BOOKMARK NOT DEFINED.
V.3.1 Test pertama ...Error! Bookmark not defined.
V.3.2 Test kedua ...Error! Bookmark not defined.
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABLE
Tabel 1 Tabel Definisi ...Error! Bookmark not defined. Tabel 2 Tabel Singkatan ...Error! Bookmark not defined. Tabel 3 User Interface Test...Error! Bookmark not defined. Tabel 4 Test Komponen Konektivitas dengan Scanner biasa....Error! Bookmark not defined.
Tabel 5 Test Komponen Konektivitas dengan Scanner ADF ....Error! Bookmark not
defined.
Tabel 6 Test Komponen Kunci Jawaban ...Error! Bookmark not defined. Tabel 7 Test Komponen Bentuk Digital Lembar OMR...Error! Bookmark not defined.
Tabel 8 Test Komponen Pengecekan Posisi Kertas....Error! Bookmark not defined. Tabel 9 Test Komponen Perbaikan Posisi Kertas ...Error! Bookmark not defined. Tabel 10 Test Komponen Penghitung Hasil Pemeriksaan...Error! Bookmark not defined.
Tabel 11 Test Komponen Pengubah Hasil Jawaban...Error! Bookmark not defined.
10
Bab I. P
ERSYARATANP
RODUKI.1 Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi semakin pesat. Hal ini disebabkan karena
semakin disadarinya akan perlunya informasi yang akurat dan cepat. Perkembangan
teknologi informasi seiring dengan perkembangan teknologi scanner sebagai salah
satu media untuk mengkomputerisasi suatu informasi yang dapat digunakan lebih
lanjut. Salah satu teknologi informasi yang banyak digunakan adalah Optical Mark
Reader (OMR). Melalui OMR, pengolahan informasi yang manual dapat
diminimalisasi dan digantikan oleh pengolah informasi yang lebih bersifat digital.
Pengolahan data digital mempunyai tingkat efisiensi yang lebih tinggi, lebih aman,
dan lebih mudah.
Saat ini pengolahan data melalui OMR mengharuskan pengguna mempunyai
mesin OMR yang relatif mahal dan mengharuskan penggunaan kertas khusus. Selain
itu dalam pengisian lembar OMR terdapat aturan-aturan khusus, seperti betuk
pengisian harus berbentuk sesuai garis yang telah disediakan ( bulat ) dan dalam
pengisiannya harus menggunakan pensil khusus ( 2B ). Hal ini sering kali menjadi
kendala dalam penggunaan OMR itu sendiri.
Berdasarkan fenomena di atas maka dibuatlah suatu aplikasi yang
memanfaatkan fasilitas scanner sebagai pengganti OMR dalam memenuhi kebutuhan
dunia pendidikan dalam pengkoreksian hasil ujian khususnya untuk sebuah
universitas. Aplikasi dapat digunakan untuk memperoleh nilai yang dapat digunakan
untuk pengolahan data lebih lanjut. Aplikasi ini disajikan dalam bentuk tugas akhir
dengan judul, ”Aplikasi Pengoreksi Lembar Jawaban Dengan Memanfaatkan
11
I.1.1 Tujuan
Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi
untuk memeriksa hasil ujian dari lembar jawaban khusus sehingga menghasilkan
suatu nilai.
Dokumen ini dikembangkan hampir sebagian besar menggunakan bahasa
Teknologi Informasi, sehingga untuk dapat memahami dan mengetahui dokumen ini
secara menyeluruh, pembaca harus memiliki sedikit pengetahuan tentang
istilah-istilah teknis Teknologi Informasi.
I.1.2 Ruang Lingkup Proyek
Untuk membuat suatu aplikasi yang dapat menghasilkan atau menyerupai cara
kerja sistem OMR yang biasa. Tentu saja akan memiliki keterbatasan dibandingkan
sistem OMR itu sendiri seperti :
• Aplikasi ini hanya dapat membaca gambar dalam format file Bitmap (BMP).
• Aplikasi ini hanya dapat memproses lembar jawaban dengan format seperti
yang digunakan di Universitas Kristen Maranatha.
• Aplikasi ini tidak dapat mencetak desain kertas yang akan digunakan.
• Aplikasi ini menghasilkan hitungan benar dan salah dari hasil ujian.
• Aplikasi ini tidak memiliki kemampuan sekuritas data.
• Proses pemeriksaan lebih lambat dibandingkan menggunakan OMR mekanik
I.1.3 Definisi, Akronim, dan Singkatan
Definisi
Istilah Definisi
Boolean / bool Tipe Variable yang bernilai benar atau salah
Scanner Alat untuk merubah isi suatu kertas menjadi file gambar
Float Tipe Variable yang berbentuk bilangan real
12 keluaran saja.
Bitmap Class untuk mengatur bentuk tipe file gambar
Tabel 1 Tabel Definisi Singkatan
Singkatan Kepanjangan
OMR Optical Mark Reader.
TWAIN Technology (atau Toolkit atau Thing) Without An (atau Any)
Intelligent (atau Important atau Interesting) Name.
Organisasi yang mengatur hubungan scanner dengan
aplikasi.
BMP Windows Bitmap.
Digunakan sebagai standar format gambar dalam OS MS
Windows.
NRP Nomor Registrasi Pokok.
UML Unified Modeling Language.
Bertujuan sebagai bentuk model suatu aplikasi.
ADF Automatic Document Feeder.
RAM Random Access Memory.
XML Extensible Markup Language.
Tabel 2 Tabel Singkatan
I.1.4 Referensi
1. Beres, Jason.; Boutquin, Pierre.; Ferguson, Jeff.; Gupta, Meeta.; Patterson,
Brian.; “C# Bible”; Wiles Publishing, Inc; Indianapolis, 2002.
2. Deitel,Harvey.; Deitel,Paul.; Listfield,Jeff.; Yaeger, Cheryl.; “C# How To
13
I.1.5 Overview
Dokumen disusun dengan menggunakan pendekatan terhadap teori Software
Requirement Specification yaitu sebuah metode penulisan terstruktur untuk
pengembangan sebuah software. Dengan demikian, penulisan dokumen semakin
terstruktur dan efektif serta melingkupi semua aspek secara detail dan terperinci.
Organisasi dari penulisan dokumen dari awal adalah sebagai berikut :
BAB I Persyaratan Produk.
Bagian ini berisi pendahuluan, tujuan pengembangan software, ruang lingkup
dan penjelasan produk yang dibangun secara umum atau general dengan
menggunakan sedikit bahasa teknis agar memudahkan pemahaman untuk orang
awam.
BAB II Spesifikasi Produk.
Aspek-aspek produk yang dibangun dijelaskan secara detil dan terperinci di
bagian ini. BAB ini merupakan penjelasan dari BAB I yang dijabarkan lebih mendetil
menggunakan bahasa teknis. Pada bagian ini memberikan gambaran fitur-fitur apa
saja yang diimplementasi di dalam software yang dibangun, sehingga semua
fungsionalitas dan kemampuan software jelas dipaparkan di dalam BAB ini.
BAB III Desain Perangkat Lunak.
Berisi desain-desain produk secara lengkap dan menggambarkan pemikiran
penulis bagaimana software tersebut akan dibangun.
Faktor-faktor yang termasuk di dalamnya yaitu:
UML
Use Case
14 Faktor-faktor tersebut akan dijabarkan lagi lebih mendetil dan terstruktur di
bagian ini.
BAB IV Pengembangan Prototipe.
Prototipe merupakan aplikasi yang dikembangkan mendekati produk aslinya,
sehingga bagian ini adalah kelanjutan dari desain yang telah dibuat.
BAB V Testing dan Evaluasi.
Bab ini bisa dikatakan langkah terakhir dari pengembangan sistem. Sistem
yang telah dibuat oleh penulis akan diuji coba oleh pihak sekolah sehingga penulis
dapat mengetahui sistem yang dibangun telah memenuhi kepuasan pengguna atau
tidak. Testing ini akan dicoba sesuai dengan penulisan bab satu yang sudah
diterapkan.
Faktor yang diuji sebagai berikut :
tingkah laku manusia terhadap sistem,
feedback yang diberikan oleh sistem,
apakah sistem sudah memenuhi kebutuhan.
BAB VI Kesimpulan dan Saran.
Kesimpulan berisi perbandingan-perbandingan antara perencanaan produk
sebelum dibangun dengan produk yang dihasilkan. Apakah produk yang dibangun
memenuhi tujuan awal yang diinginkan.
Saran berisi hal-hal apa saja yang dapat dikembangkan untuk memberikan
kemampuan lebih kepada produk yang dibangun baik secara teknis maupun secara
15
I.2 Gambaran Keseluruhan
Sistem ini dikembangkan agar dapat memeriksa hasil ujian dengan lebih cepat
dan lebih praktis
I.2.1 Perspektif Produk
I.2.1.1Antarmuka Sistem
Proses pengembangan dan agar software dapat berjalan dengan baik
membutuhkan beberapa produk atau sistem lain yaitu:
Visual Studio .NET 2003
Digunakan untuk mengembangkan aplikasi OMR
Scanner
Media yang digunakan sebagai alat input.
I.2.1.2Antarmuka Pengguna
Antarmuka dengan pengguna dalam aplikasi ini adalah sebagai berikut:
Aplikasi ini menggunakan bahasa Indonesia.
Apabila terjadi kesalahan dalam proses pemasukan data maka akan ada
pemberitahuan.
Status pemeriksaan hasil scanner dapat dilihat pada progress bar.
User dapat mengetahui nama dan NRP pemilik hasil scanner yang sedang
diproses
I.2.1.3Antarmuka Perangkat Keras
Komputer
processor minimal 533 Mhz
memori minimal 128 MB
16 Scanner
Minimal 75dpi
I.2.1.4Antarmuka Perangkat Lunak
Aplikasi ini membutuhan OS Windows XP dan .Net Framework 2.0 atau versi
terbaru.
I.2.1.5Antarmuka Komunikasi
Sub bab ini tidak relevan dengan topik yang sedang dibahas.
I.2.1.6Batasan Memori RAM 128 MB
Harddisk 100 MB
I.2.1.7Persyaratan Adaptasi pada Tempat Tujuan
Scanner yang memiliki ADF akan mempermudah dan menghemat waktu
dalam proses pemasukkan data.
Penggunaan RAM , Harddisk dan processor high-end berpengaruh besar
untuk mengurangi waktu proses.
I.2.2 Fungsi Produk
Aplikasi ini berfungsi untuk menghitung jumlah benar dan salah dari kertas –
kertas ujian.
I.2.3 Karakteristik Pengguna
Dapat menggunakan komputer dan mesin scanner.
Dapat menggunakan sistem operasi Microsoft Windows.
Dapat menggunakan software atau aplikasi – aplikasi yang didesain untuk
17
I.2.4 Batasan – Batasan
Hasil pemeriksaan hanya akurat apabila digunakan pada lembar kerja OMR.
Acuan lembar kerja yang tersedia hanya lembar kerja OMR Maranatha IT.
Hanya dapat menghasilkan satu jawaban benar pada satu pertanyaan.
I.2.5 Asumsi dan Ketergantungan
Asumsi aplikasi ini dapat berhubungan dengan segala macam jenis scanner.
Asumsi alat tulis yang digunakan pada lembar OMR berupa pinsil 2B atau
bolpen hitam.
I.2.6 Penundaan Persyaratan
Penundaan kemampuan untuk mengoreksi dan mengubah letak koordinat
apabila terjadi kesalahan dalam proses scanning.
Penundaan kemampuan untuk mendesain acuan letak koordinat kertas
60
Bab VI. K
ESIMPULAN DAN SARANVI.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisa dan pengujian, dapat ditarik beberapa kesimpulan
yaitu sebagai berikut :
1. Hasil pemeriksaan kurang akurat. Hal ini dikarenakan kemampuan
mengoreksi kertas kurang dari lima derajat.
2. Pembuatan aplikasi terdiri dari beberapa komponen sehingga memudahkan
untuk memodifikasi fitur.
3. Fitur – fitur yang ada cukup banyak dan memudahkan untuk pengolahan lebih
lanjut terhadap data yang sudah diperoleh.
VI.2 Saran
Berdasarkan analisa dan hasil pengujian, untuk pengembangan lebih lanjut
disarankan :
1. Penggunaan mode 150 dpi dibandingkan mode 75dpi yang digunakan
sekarang. Hal ini dikarenakan hasil pemeriksaan yang kurang akurat.
2. Penggunaan tipe float dalam pencatatan koordinat agar proses matematika
lebih akurat. Penghitungan yang ada sekarang menggunakan tipe integer
sehingga seringkali terjadi pembulatan nilai.
3. Pengembangan komponen pengendali scanner (TWAIN). Komponen yang ada
sekarang kurang memiliki fitur-fitur dan penggunaannya kurang ramah.
4. Pengembangan algoritma yang lebih baik pada komponen pencarian titik-titik
acuan. Komponen yang ada sekarang hanya mampu mengoreksi tingkat
61
5. Kemampuan aplikasi untuk memperbaiki nama atau NRP lembar jawaban
secara otomatis. Aplikasi membutuhkan algoritma yang cerdas dan juga
koneksi dengan database mahasiswa agar dapat memberikan hasil optimal.
6. Kunci jawaban yang lebih fleksibel. Kunci jawaban suatu soal dapat
berbentuk majemuk atau lebih dari satu. Misalnya jawaban soal nomor satu