• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROFESIONALISME BIDANG KERJA IT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PROFESIONALISME BIDANG KERJA IT"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

PROFESIONALISME

BIDANG KERJA IT

Wahyumi Ekawanti, SE, MSi

AMIK Pakarti Luhur

2010

(2)

PEMBAHASAN

1. Bidang Pendidikan atau Pelatihan

(3)
(4)

A. Gambaran Umum Pekerjaan di

Bidang Teknologi Informasi

Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi

informasi setidaknya terbagi dalam 4

kelompok sesuai bidangnya.

a. Kelompok pertama,

adalah mereka yang

bergelut di dunia perangkat lunak ( software ),

baik mereka yang merancang system

(5)

Pada lingkungan kelompok ini, terdapat

pekerjaan-pekerjaan seperti :

Sistem analis

,

merupakan orang yang

bertugas menganalisa system yang akan

diimplementasikan, mulai dari menganalisa

system yang ada, kelebihan dan

(6)

Programer,

merupakan orang yang bertugas

(7)

Web designer,

merupakan orang yang

melakukan kegiatan perencanaan, termasuk

studi kelayakan, analisis dan desain terhadap

suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis

web.

Web programmer,

merupakan orang yang

bertugas mengimplementasikan rancangan

web designer, yaitu membuat program

berbasis web sesuai desain yang telah

dirancang sebelumnya.

(8)

b. Kelompok kedua,

adalah mereka yang

bergelut di bidang perangkat keras

( hardware ). Pada lingkungan kelompok

ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:

Technical engineer, sering juga disebut teknisi,

(9)
(10)

c. Kelompok ketiga,

adalah mereka yang

berkecimpung dalam operasional system

informasi. Pada lingkungan kelompok ini,

terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :

EDP Operator, adalah orang yang bertugas

mengoperasikan program-program yang

berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau

(11)

System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.

Mis Director, merupakan orang yang memiliki

(12)

B. Profesi di Bidang TI Sebagai

Profesi

Untuk mengatakan apakah suatu pekerjaan

termasuk profesi atau bukan, kriteria pekerjaan

tersebut harus diuji.

(13)

Adapun seorang software engineer dapat dikatakan sebagai sebuah profesi karena seseorang yang bekerja sebagai software engineer haruslah berpengetahuan dan memiliki pengalaman kerja di bidangnya.

Julius Hermawan ( 2003 ), mencatat dua karakteristik yang dimiliki oleh software engineer sehingga pekerjaan tersebut layak disebut sebuah profesi, yaitu :

1. Kompetensi, yaitu sifat yang selalu menuntut professional software engineer untuk memperdalam dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilannya sesuai tuntutan profesinya.

(14)

Agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung

jawabnya secara baik dan benar, seorang

software engineer perlu terus mengembangkan

bidang ilmu dalam pengembangan perangkat

lunak, seperti :

1. Bidang ilmu metodologi pengembangan perangkat lunak

(15)

C. Pekerjaan di Bidang TI Standar

Pemerintah

• Mengingat pentingnya teknologi informasi bagi pembangunan bangsa maka pemearintah pun merasa perlu membuat standarisasi pekerjaan dibidang teknologi informasi bagi pegawainya.

• Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi informasi sejak tahun 1992.

(16)

Pegawai Negri Sipil yang bekerja dibidang

teknologi informasi, disebut pranata

computer. Beberapa penjelasan tentang

pranata computer sebagai berikut :

a. Pengangkatan Pejabat Pranata Komputer

Pengangkatan Pegawai Negri Sipil dalam

jabatan Pranata Komputer ditetapkan oleh

Mentri, Jaksa Agung, Pimpinan

Kesekretariatan Lembaga Tertinggi / Tinngi

Negara. Pimpinan Lembaga Pemerintah

(17)

b. Syarat-Syarat Jabatan Pranata Komputer

– Bekerja pada satuan organisasi instansi pemerintah dan bertugas pokok membuat, memelihara dan

mengembangkan dan mengambangkan system dan atau program penelolahan dengan computer.

– Berijazah serendah-rendahnya Sarjana Muda / D3 atau yang sederajat.

– Memiliki pendidikan dan atau latihan dalam bidang computer dan pengalaman melakukan kegiatan di bidang computer.

– Memiliki pengetahuan dan atau pengalaman dalam bidang tertentu yang berhubungan dengan bidang computer.

(18)
(19)

d. Pembebasan sementara Pranata Komputer

Untuk tetep berada pada jalur profesionalitasnya, pemerintah juga menetapkan bahwa Pranata

Komputer harus dapat mengumpulkan angka kredit

minimal. Angka kredit minimal yang harus dikumpulkan adalah :

• Asisten Pranata Komputer Madya sebanyak 20 angka kredit • Asisten Pranata Komputer sebanyak 20 angka kredit

• Ajun Pranata Komputer Muda Sebanyak 20 angka kredit • Ajun Pranata Komputer Madya sebanyak 50 angka kredit • Ajun Pranata Komputer sebanyak 50 angka kredit

• Ahli Pranata Komputer Pratama sebanyak 100 angka kredit • Ahli Pranata Komputer Muda sebanyak 100 angka kredit • Ahli Pranata Komputer Madya sebanyak 150 angka kredit • Ahli Pranata Komputer Utama Pratama sebanyak 150 angka

kredit

(20)

e. Pemberhentian dari Jabatan Pranata Komputer Pejabat Pranata Komputer diberhentikan dari

jabatannya, apabila Pejabat Pranata Komputer yang telah dibebaskan sementara dari jabatannya tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang

dipersyaratkan dalam waktu 3 tahun setelah pembebasan sementara.

Selain itu, Pejabat Pranata Komputer juga dapat

diberhentikan dari jabatannya, apabila Pejabat Pranata Komputer dijatuhi hukuman disiplin Pegawai Negri

(21)

D. Standarisasi Profesi TI Menurut

SRIG-PS SEARCC

SEARCC ( South Asia Regional Computer

Confideration )

merupakan suatu forum atau

badan yang beranggotakan himpunan

professional IT ( Information

Technology-Teknologi Informasi ) yang terdiri dari 13 negara.

SEARCC dibentuk pada Februari 1978, di

(22)

• Indonesia sebagai anggota SEARCC telah aktif

turu serta dalam berbagai kegiatan yang

dilaksanakan oleh SEARCC. Salah satunya

adalah

SRIG-PS ( Special Regional Interest

Group on Professional Standarisation )

yang

mencoba merumuskan standarisasi pekerjaan

dalam dunia teknologi informasi.

• Model

SEARCC

(

South Eash

(23)

Beberapa kriteria menjadi pertimbangan dalam mengembangkan klasifikasi job ini, yaitu:

Cross Country, cross-enterprise applicability

Ini berarti bahwa job yang diidentifikasi tersebut harus relevan

dengan kondisi region dan setiap Negara pada region tersebut,serta memiliki kesamaan pemahaman atas setiap fungsi pekerjaan.

Function Oriented bukan tittle oriented

Klasifikasi pekerjaan berorientasi pada fungsi, yang berarti bahwa gelar atau title yang diberikan dapat saja berbeda, tapi yang penting fungsi yang diberikan pada pekerjaan tersebut sama. Gelar atau title dapat berbeda pada Negara yang berbeda.

Testable / certificable

Klasifikasi pekerjaan harus bersifat testable, yaitu bahwa fungsi yang didefinisikan dapat diukur / diuji.

Applicable

(24)
(25)

Setiap jenis pekerjaan dari skema di atas masing – masing memiliki 3 tingkatan, yaitu:

1. Supervised ( terbimbing )

Tingkatan awal dengan 0-2 tahun pengalaman, membutukan pengawasan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugasnya

2. Moderately supervised ( madya )

Tugas kecil dapat dikerjakan oleh mereka, tetapi tetap membutuhkan bimbingan untuk tugas yang lebih besar, 3-5 tahun pengalaman

3. Independent / Managing ( mandiri )

(26)

4.1. Instruktur

Instruktur IT adalah seorang yang memiliki kopetensi dan tanggung jawab proses belajar mengajar atau melatih dibidang Teknologi Informasi.

(27)

4.2. System Developer

Merupakan bidang keahlian dibidang pengembangan sistem informasi.

System Developer ini mencakupi 3(tiga) bidan keahlian, yaitu :

● Programer

(28)

4.2.1. Programmer

Seorang pengembang perangkat lunak atau orang yang menulis perangkat lunak komputer.

Istilah programmer komputer dapat mengacu pada suatu spesialis area computer programming atau pada suatu generalist kode untuk macam-macam perangkat lunak.

Orang praktisi atau berprofesi secara resmi terhadap programming dikenal juga sebagai seorang analis programmer, insinyur perangkat lunak, ilmuwan komputer, atau analis perangkat lunak.

(29)

Programmer (cont)

REAL PROGRAMER

Real Programer atau “Hardcore” Programer adalah seorang programer yang menjauhkan diri dari hal yang modern atau tidak menggunakan graphical tools seperti IDE (Integrated Development Environment) dan lebih condong mengarah penggunaan bahasa assembler atau kode mesin, dan semakin dekat dengan perangkat keras.

Bahasa pemrograman yang digunakan biasanya seperti : ● Java

● C / C++ ● C#

(30)

4.2.2. Sistem Analist

Seseorang yang memiliki Tugas dan tanggung jawab secara umum sebagai berikut :

1. Meneliti Kebutuhan manajemen, mengenai penggunaan peralatan pengolahan data yang terintegrasi dan proses.

2. Investigasi, merencanakan, meralisasikan, menguji dan debugs sistem perangkat lunak.

3. Merencanakan, mengkoordinir, dan menjadwalkan investigasi, studi kelayakan dan survei, termasuk evaluasi ekonomi dari pengolahan data dan mesin aplikasi otomatis yang ada dan mengusulkan.

4. Mengambil bagian didalam perencanaan anggaran pembelian perangkat keras dan lunak dan monitoring untuk pemeliharaan perangkat keras dan lunak

(31)

Sistem Analis (Cont)

Sistem Analist bertugas melakukan pengumpulan keterangan dari para user serta manajemen dalam rangka memperoleh bahan-bahan utama bagi perancangan sistem yang ditugaskan kepadanya. Bahan-bahan tersebut akan digunakan sebagai kriteria ruang lingkup dari sistem yang akan dibuatnya.

Semua bahan tadi dikumpulkan dalam fase analisa sistem, sehubungan dengan adanya kebutuhan manajemen akan adanya sistem baru yang lebih memenuhi kebutuhan sistem informasi bagi pengelolaan perusahaan (bisnis) yang bersangkutan.

(32)

4.2.3. Project Manager

Seseorang yang mempunyai keseluruhan tanggung jawab untuk pelaksanaan dan perencanaan dan mensukseskan segala proyek.

Sebutan Project Manager ini digunakan dalam industri konstruksi, arsitektur dan banyak jabatan berbeda yang didasarkan pada produksi dari suatu produk atau jasa.

(33)

Project Manager (cont)

1. Certified Project Manager (CPM)

2. Project Management Professional (PMP) Certifications.

(34)

4.3. Spesialisasi

Didalam dunia IT, memiliki beberapa spesialisasi dalam profesionalisme kerja, diantaranya yaitu :

1. Spesialisasi Bidang System Operasi dan Networking • System Enginer

• System Administrator

2. Spesialisasi Bidang Pengembangan Aplikasi dan Database • Application Developer

• Database Administrator

(35)

QUIZ

1. Seorang System Analyst mempunyai tugas

utama :

a. Membuat program c. Mengentry data b. Merancang system d. Merubah system

2. Tanggung jawab dari keseluruhan

perencanaan dan pelaksanaan sebuah proyek

ada di pundak seorang :

(36)

3. Dewasa ini untuk menjadi seorang Project Manager harus memiliki berbagai sertifikat, yang diantaranya sertifikat di bawah ini, kecuali :

a. Certified Project Manager (CPM) b. Certified Manager

c. Project Management Professional (PMP) Certifications d. A dan c Benar

4. Menurut definisi buku, instruktur IT adalah :

a. Seseorang yang memiliki pengetahuan bidang IT

b. Seseorang yang memiliki kompetensi dan tanggung jawab dalam proses belajar mengajar atau melatih di bidang

teknologi informasi

c. Seseorang yang mahir di bidang IT

(37)

5. Yang termasuk spesialisasi IT untuk

bidang Audit dan keamanan Sistem

Informasi adalah :

a. Information System Auditor

b. Application Developper

c. System Enginer

Gambar

Gambar Model Klasifikasi yang direkomendasikan

Referensi

Dokumen terkait

Yang untuk memahami penanaman nilai-nilai karakter dalam pembelajaran akidah akhlak di Mts Negeri 1 Makassar.Hasil penelitian ini dapat dirangkum sebagai berikut:

Pekerjaan pemasangan rambu-rambu tambang yang harus dikerjakan oleh pihak kontraktor ataupun perusahaan yang meliputi : papan blok, pita elevasi, pita batas lahan, pita

18 Fischer menyebutkan bahwa “rasa takut merupakan emosi yang timbul pada situasi stress dan tidak menentu (uncertainty) sehingga orang merasa dirinya terancam atau tidak berdaya

Pada alat tenun ini benang lusi dalam posisi vertikal dan selalu tegang karena ada pemberat atau beban, sedangkan benang pakan disisipkan dengan suatu alat yang disebut

Pengamatan yang dilakukan terhadap pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun saat tanaman berumur 35 hari setelah tanam (HST), sedangkan

diketahui bahwa perubahan wilayah risiko penularan penyakit malaria tahun 2010 – 2015 memiliki pola semakin ke tengah wilayah penelitian dengan dominasi penggunaan

 Untuk lembar kerja akan berisi kartu soal dan kartu jawaban ( pada kartu jawaban, jawaban dari kartu soal harus disusun sampai menemukan jawaban yang

J., 1994, Buku Bantu Farmakologi, diterjemahkan oleh Staf Pengajar, Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran dan Universitas Sriwijaya, Cetakan I, Penerbit Buku Kedokteran