Nama
:Marlinawati
Nim
:2014017019
Kelas
:Akuntansi 4A1
Jasa Assurance Lain Dan Jasa Non Assurance
Jasa review dan kompilasi
Standar untuk kompilasi dan review laporan keuangan,yang disebut statements on Standards for Accounting and Review Services (SSARS),diterbitkan oleh Accounting and Review Services Committee dari AICPA.Komite ini memiliki otoritas yang sebanding dengan Auditing Standards Board untuk jasa yang melibatkan laporan keuangan yang belum diaudit milik perusahaan nonpublik.
Jasa review : Penugasan jasa review (SSARS review) memungkinkan akuntan untuk mengekspresikan keyakinan yang terbatas bahwa laporan keuangan telah sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum, termasuk pengungkapan informatif yang layak,atau dasar akuntansi lainya yang komprehensif (other comprehensive bases of accounting= OCBOA), seperti dasar akuntansi kas.
SSARS merekomendasikan prosedur untuk suatu pengawasan review :
Memperoleh pengetahuan mengenai prinsip – prinsip akuntansi dan praktik dari industry klien.
Memperoleh pengetahuan menegnai klien. Mengajukan pertanyaan kepada menajemen. Melakukan prosedur analitis.
Memperoleh surat representasi
Kegagalan mengikuti prinsip – prinsip akuntansi yang Diterima Umum jika seorang klien gagal untuk mengikuti prinsip – prinsip akuntansi yang diterima umum dalam suatu penugasan review, laporan tersebut harus dimodifikasi.
Jasa kompilasi (compilation service) suatu penugasan non audit dimana akuntan bekerja untuk menyajikan, dalam bentuk laporan keuangan, informasi yang merupakan representasi dari manajemen, tanpa berusaha untuk mengekspresikan keyakinan apa pun atas laporan.
Dalam penugasan komilasi,akuntan harus memenuhi hal-hal berikut :
Memiliki pengetahuan mengenai prinsip – prinsip akuntansi dan praktek dari industry klien.
Mengetahui klien, mencakup sifat dari transaksi bisnisnya, catatan akuntansi, dan isi dari laporan keuangan (pengetahuan mungkin lebih sedikit dari kaji ulang)
Mengajukan pertanyaan untuk menentukan apakah informasi klien memuskan.
Membaca laporan keuangan yang dikompilasi dan waspada akan adanya penghilangan yang nyata atau kesalahan dalam aritmatika dan prinsip – prinsip akuntansi yang diterima umum.
Bentuk laporan : SSARS mendefinisikan tiga jenis laporan kompilasi
Kompilasi dengan pengungkapan lengkap
Kompilasi yang menghilangkan hampir semua pengungkapan. Kompilasi tanpa independensi.
Untuk ketiga jenis laporan kompilasi,elemen-elemen berikut ini juga diperlukan ;
Tanggal dari laporan akuntan adalah tanggan dari penyelesaian kompilasi
Setiap halaman dari laporan keuangan yang dikompilasi oleh akuntan sebaiknya menyatakan “lihat laporan kompilasi akuntan.”
Jika klien gagal mmengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum,auditor harus memasukan modifikai yang sma dalam laporan kompilasi yang digunakan dalam laporan review.
Review informasi laporan keuangan interim untuk perusahaan publik
Review informasi laporan keuangan interim untuk perusahaan publik (public company interim review) memasukan lima persyaratan untuk penugasan jasa kaji ulang :Memperoleh pengetahuan mengenai prinsip-prinsip akuntansi dari industri klien, Memperoleh pengetahuan mengenai klien, Mengajukan pertanyaan kepada manajemen, Melaksanakan prosedur analitis dan, Memperoleh surat representansi
Dalam suatu penugasan atestasi (attestation engagement), akuntan publik melaporkan keandalan dari informasi atau asersi yang dibuat oleh pihak lain.
Sebagai tambahan, AICPA telah mengembangkan standar etestasi spesifik di bidang-bidang berikut :
Laporan keuangan prospektif Informasi keuangan pro forma
Laporan pengendalian internal terhadap pelaporan keuangan perusahaan swasta. Ketaatan terhadap hukum dan aturan
Standar akuntansi mendefinisikan tiga tingkat penugasan dan bentuk kesimpulan yang berhubungan : pemeriksaan, review, dan prosedur yang disetujui.
Dalam penugasan prosedur yang disepakati (agreed-upon procedures angagement), semua prosedur yang akan dilakukan akuntan publik disepakati aleh akuntan publik, pihak yang bertanggung jawab membuat asersi, dan pihak pemakai laporan akuntan publik, tingkat keyakinan yang dimasukkan dalam laporan semacam itu bervariasi menurut prosedur spesifik yang disepakati dan dilaksanakan.
Jasa WebTrust merupakan suatu jasa spesifik yang dikembangkan dibawah prinsip dan kriteria Trust Services yang lebih luas, yang secara bersama diterbitkan oleh AICPA dan CICA .
Jasa SysTrust menyediakan keyakinan kepada menajemen, dewan direksi, atau pihak ketiga mengenai keandalan dari sistem informasi yang digunakan untuk menghasilkan informasi real-time.
Laporan keuangan prospektif (prospective financial statements) mengacu pada prediksi atau ekspektasi laporan keuangan selama beberapa periode di masa depan (laporan laba rugi) atau pada suatu tanggal neraca di masa depan (neraca).
Standar atestasi AICPA mendefinisikan dua jenis umum laporan keuangan prospektif :
Peramalan (forecasts) adalah laporan keuangan prospektif yang menyajikan posisi keuangan entitas yang diharapkan, hasil operasi, dan arus kas, pada pengetahuan dan keyakinan terbaik dari pihak yang bertanggung jawab.
Proyeksi (projections) adalah laporan keuangan prospektif yang menyajikan posisi keuangan entitas, hasil operasi, dan arus kas, pada pengetahuan dan keyakinan terbaik pihak yang bertanggung jawab, berdasarkan satu atau lebih asumsi hipotetis.
Laporan keuangan prospektif disiapkan bagi salah satu dari dua audiens berikut :
Laporan penggunaan umum disiapkan untuk digunakan oleh pihak ketiga mana pun. Laporan penggunaan terbatas disiapkan hanya untuk pihak ketiga dengan siapa pihak
yang bertanggung jawab berhadapan secara langsung.
AICPA menciptakan standar atestasi yang lebih spesifik, yang menggambarkan jenis penugasan untuk laporan keuangan prospektif :
Suatu penugasan pemeriksaan dimana akuntans publik memperoleh kepuasan mengenai kelengkapan maupun kewajaran dari semua asumsi.
Suatu penugasan kompilasi di mana akuntan publik terutama terlibat dengan ketetapan perhitungan dari laporan keuangan, dan bukan kewajaran dari asumsi.
Ada empat unsur untuk pemeriksaan peramalan dan proyeksi
1. Mengevaluasi persiapan laporan keuangan prospektif 2. Mengevaluasi asumsi pendukung yang mendasari
3. Mengevaluasi penyajian dari laporan keuangan prospektif mengenai kesesuaian dengan pedoman penyajian AICPA.
4. Menerbitkan laporan pemeriksaan