• Tidak ada hasil yang ditemukan

230724376 Artikel Pilihan Media Indonesia 23 Mei 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "230724376 Artikel Pilihan Media Indonesia 23 Mei 2014"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

Korupsi Haji Rp100 M

RAJA EBEN LUBIS

(2)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) sebagai tersangka dugaan kasus penyelewengan dana haji periode 2012-2013.

Berdasarkan informasi Metrotvnews.com, sebelum penetapan tersebut, KPK melakukan ekspose mengenai dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp100 miliar. Setelah itu, forum ekspose pun sepakat menaikkan status tersangka bagi SDA. Juru bicara KPK Johan Budi SP membenarkan ekspose sebelum penetapan itu.

“Pekan lalu juga sudah dilakukan gelar perkara terkait dengan hal ini. Kemarin (Rabu, 21/5) juga sudah gelar perkara lanjutan... disimpulkan, dalam proses penyelenggaraan haji 2012-2013 diduga telah terjadi tindak pidana korupsi. Sejak hari ini (kemarin)... menetapkan SDA selaku menteri agama sebagai tersangka,“ tegas Johan di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

SDA diduga telah melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 20 tahun dan denda Rp1 miliar.

“Dari penelaahan, anggaran yang dipakai untuk penyelenggaraan haji 2012-2013 mencapai di atas Rp1 triliun,“ tambah Johan.

KPK juga telah mencekal SDA untuk enam bulan ke depan. Tim penyidik KPK, sejak kemarin, menggeledah ruang kerja SDA di lantai 2 Gedung Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat. Digeledah pula ruangan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Anggito Abimanyu di lantai 5 gedung yang sama.

Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan, dalam pelaksanaan ibadah haji, diduga terjadi korupsi dari pengadaan pemondokan, katering, dan transportasi. Bahkan ada pejabat Kemenag yang mengikuti ibadah haji dengan biaya ditanggung dana haji.

“Katering, pemondokan, dan transportasi itu ada dana-dana yang dibayarkannya tidak sesuai atau kemahalan. Perbuatan SDA menyebabkan ada orang lain yang diuntungkan,“ kata Zulkarnain, kemarin.

Sebelumnya, SDA mengaku menyerahkan seluruh penyelidikan kepada KPK. “Saya tidak bisa menjangkau terlalu detail ke bawah karena penyelenggaraan haji dengan total 194 ribu jemaah itu bukan pekerjaan mudah,“ kata SDA seusai diperiksa lebih dari 10 jam, pekan lalu.

Pilpres

(3)

Namun, KPK melalui Johan Budi mengatakan kasus itu sudah diselidiki jauh hari sebelum SDA merapat ke Prabowo. “Tak ada unsur politis selain penegakan hukum.“

Ketua KPK Abraham Samad, Kamis (15/5), sempat mengisyaratkan akan adanya tersangka korupsi kasus dana haji. “Mungkin satu atau dua minggu akan ada tersangka dari

penyelenggara haji. Pejabat tinggi, pejabat besar di negara ini,“ ungkap Abraham Samad, pekan lalu. (Lov/ Riz/Ant/X-6)

raja_eben @mediaindonesia.com

(4)

Tokoh Partai Demokrat Berlabuh ke Jokowi-JK

DUKUNGAN kepada duet Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden, 9 April 2014, tidak terbendung.

Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Suaidi Marasabessy mendukung pasangan tersebut. “Saya sangat kagum dengan Pak Jokowi yang membawa karakter kepemimpinan baru, yaitu tegas yang terukur, juga pendekatan persuasif. Kedua sifat yang sangat menonjol pada Pak Jokowi terbukti membawa perubahan di setiap tempat yang ia pimpin,” kata dia saat dihubungi, tadi malam.

Menurut dia, Gubernur DKI itu juga mengusung pola kepemimpinan partisipatif. “Hal itu dapat memperkuat kembalinya kedaulatan politik ke tangan masyarakat,” tutur mantan Sekretaris Komite Konvensi Capres Partai Demokrat tersebut.

Suadi mengaku akan segera menyampaikan sikapnya kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sekembali dari lawatan ke luar negeri. Dia yakin pilihan

politiknya tidak salah. “Perlu diingat, sikap politik Demokrat itu netral, tetapi tidak golput,” pungkasnya.

Setali tiga uang, mantan peserta Konvensi Partai Demokrat Anies Baswedan mengambil langkah yang sama. Dia mengaku dihubungi langsung oleh Jokowi dan Jusuf Kalla. “Ini sebuah ikhtiar turun tangan ikut mendorong orang baik mengelola pemerintahan,” ujarnya.

Rektor Universitas Paramadina itu menilai Jokowi-JK sebagai pasangan yang ideal. “Pak Jokowi adalah baru dan walau berpasangan dengan tokoh senior, merupakan kombinasi pasangan yang lebih berpotensi menghadirkan kebaruan dan terobosan,” tuturnya.

Jokowi-JK mendatangi Kantor DPP Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin. Di hadapan pasangan itu, Ketua Umum PKPI Sutiyoso membacakan deklarasi dukungannya.

“Memberikan dukungan sepenuhnya tanpa syarat kepada Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden,” kata Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso.

(5)

EDITORIAL

Membongkar Korupsi Haji

ENTAH kata-kata apa lagi yang mesti kita ucapkan untuk menyikapi masifnya praktik korupsi di negeri ini. Kritikan sudah, kecaman kerap, bahkan tidak sedikit yang melontarkan kegeraman, tetapi tetap saja tabiat busuk itu melekat di sejumlah pejabat.

Ketegasan yang tiada henti ditunjukkan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberangus korupsi tak juga mampu membuat jera para pengelola negara untuk berbuat cela. Bagi

mereka, godaan uang jauh lebih kuat ketimbang rasa malu dan rasa takut untuk menilap uang rakyat.

Ibarat kanker, korupsi begitu mengganas menggerogoti seluruh sisi kehidupan Republik ini. Pelaku korupsi silih berganti diberangus, tapi tak pernah habis. Terakhir, KPK membongkar kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan dan pengelolaan dana ibadah haji di

Kementerian Agama pada 2012-2013.

Tak tanggung-tanggung, patgulipat tersebut diisyaratkan merugikan negara sekitar Rp100 miliar dan diduga melibatkan Menteri Agama Suryadharma Ali. Ketua Umum PPP itu telah pula ditetapkan sebagai tersangka dan dicegah bepergian ke mancanegara selama enam bulan ke depan.

Tidak cukup berhenti di Suryadharma, KPK juga terus mengembangkan penyidikan dan bukan tidak mungkin tersangka-tersangka lain akan bermunculan. Kemarin, penyidik KPK menggeledah ruangan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Anggito Abimanyu.

KPK juga telah memeriksa Sekjen Kemenag Bahrul Hayat, serta dua anggota Komisi VIII DPR, yakni Hasrul Azwar dari PPP dan Jazuli Juwaini dari PKS. Apakah mereka akan berlabelkan tersangka, semua bergantung pada pengembangan penyidikan.

Untuk kesekian kalinya, kita mengapresiasi KPK yang tidak pernah kehabisan energi keberanian dalam memerangi korupsi, siapa pun pelakunya, apa pun jabatannya.

Suryadharma ialah menteri aktif kedua yang tak berkutik di bawah pedang keadilan KPK. Ia mengikuti jejak Andi Mallarangeng yang sebelumnya menjadi tersangka kasus Hambalang.

Penetapan Suryadharma sebagai tersangka sekaligus menjadi pembenaran atas dugaan selama ini bahwa penyelenggaraan haji menjadi lahan korupsi. Ibadah haji yang semestinya dikelola dengan penuh kemurnian dan kesucian hati, oleh sebagian orang justru dilumuri tabiat kotor.

(6)

Tidak cuma dalam pengelolaan ibadah haji 2012-2013, KPK mesti pula mengupas pengelolaan dana haji yang menurut Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan jumlahnya mencapai Rp80 triliun selama 2004-2012 dengan imbal hasil Rp2,3 triliun per tahun.

Kita senang bahwa patgulipat yang selama ini menjadi ruang gelap dalam pengelolaan ibadah haji mulai terang terungkap. Namun, penetapan Suryadharma sebagai tersangka harus

dipastikan bukan menjadi akhir dari upaya untuk membongkar tuntas perkara itu.

KPK jangan jeri kendati ada yang mulai menuding lembaga antirasywah itu `bermain politik' mengingat Suryadharma merupakan ketua umum partai penyokong utama salah satu capres-cawapres. Jangan biarkan orang-orang yang berhati kotor terus menodai kesucian ibadah haji.

Silakan tanggapi Editorial ini melalui: http://www.metrotvnews.com

Banggar DPR tak lagi Leluasa Mainkan APBN

(7)

Kelak, Banggar kembali hanya melakukan sinkronisasi pembahasan anggaran di setiap komisi DPR.

SETELAH melakukan serangkaian persidangan, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan untuk membatasi kewenangan Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).

Banggar DPR yang selama ini berperan banyak membagi dan menyunat anggaran pembangunan dan belanja pemerintah tersebut tidak boleh masuk terlalu jauh dalam pembahasan kegiatan dan jenis belanja yang menjadi kewenangan pemerintah.

Demikian putusan MK yang dibacakan, kemarin, dalam sidang pengujian UU No 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPRD, dan DPD serta UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (UU Keuangan Negara) terhadap UUD 1945.

Keberatan terhadap besarnya kewenangan Banggar DPR itu diajukan Yayasan Lembaga Hukum Indonesia, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran, Indonesia Budget Center, Indonesia Corruption Watch, Feri Amsari, dan Hifdzil Alim. Penggugat menyoal keberadaan dan kewenangan Banggar DPR yang bersifat tetap, kewenangan DPR untuk membahas RAPBN secara terperinci, pembintangan/pemblokiran anggaran, dan proses serta ruang lingkup pembahasan APBN perubahan (APBN-P).

“Jika sampai tingkat kegiatan dan jenis belanja, (Banggar) DPR terlalu jauh melampaui urusan yang menjadi kewenangan pemerintah. Jadi, ini harus dibatasi,” kata anggota Majelis Hakim MK Muhamad Alim.

Alim berpendapat, tugas Banggar DPR melakukan sinkronisasi pembahasan anggaran di setiap komisi. Karena itu, mereka tidak perlu alat kelengkapan tetap.

Hakim MK lain, Ahmad Fadlil Sumadi, menyebutkan pemblokiran dan pemberian tanda bintang pada pembahasan mata anggaran merupakan bentuk ketidakpastian hukum.

“Semestinya kewenangan Banggar terbatas pada persetujuan dan pengawasan anggaran saja. Harusnya DPR tegas menyetujui atau tidak mata anggaran tertentu untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan,“ ujar Ahmad.

Menjadi broker

(8)

Ronald mengakui kewenangan Banggar DPR membahas anggaran harus dibatasi sehingga tidak sampai rinci ke satuan tiga. “Putusan MK harus dipahami dalam konteks

mengembalikan kehormatan DPR dalam menjalankan peran politik anggaran dan fungsi pengawasan,“ jelas Ronald.

Pemerintah, kata Ronald, harus memastikan proses penentuan rincian anggaran berlangsung transparan dan akuntabel.

Sementara itu, pengamat hukum tata negara Refly Harun melihat putusan MK akan mengurangi potensi korupsi anggota DPR. “Terutama mereka yang suka memainkan anggaran negara. Banyak anggota DPR menjadi broker,“ kata Refly.

(Ben/Nov/X-3)

tosiani @mediaindonesia.com

(9)

DENGAN mengenakan kemeja safari berwarna putih hingga terlihat kompak, pasangan calon presiden Joko Widodo (Jokowi), 52, dan Jusuf Kalla (JK), 72, tiba di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, pada pukul 07.40 WIB kemarin.

Keduanya langsung disambut komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Hadar Nafis Gumay, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zainal Abidin, Kepala RSPAD dr Douglas S Umboh, dan kepala tim dokter Prof dr Zubairi.

Pasangan capres dan cawapres yang didukung PDIP, Partai NasDem, PKB, dan Hanura itu pun menebar senyum sambil menyalami para dokter. Jokowi-JK pun diminta mengganti baju khusus berwarna biru dan siap menjalani medical check up selama 8 -9 jam.

Bagi JK, pemeriksaan kali ini merupakan yang ketiga, setelah menjalaninya pada Pemilihan Presiden 2004 dan 2009. Untuk Jokowi, itu merupakan medical check up keempat.

Sebelumnya ialah dua kali saat hendak mendaftarkan diri menjadi Wali Kota Surakarta dan saat pendaftaran Gubernur DKI Jakarta.

Keduanya mengaku tidak ada persiapan khusus jelang pemeriksaan kesehatan tersebut. “Kesehatan itu tidak bisa instan, tidak bisa dipersiapkan sehari. Itu kebiasaan. Saya joging, Pak Jokowi juga. Kesehatan itu kan bukan dipersiapkan kemarin, melainkan 30 tahun berlatih, ya jalan, blusukan, lari ke sana-kemari,” kata JK.

Menurut Ketua Umum PMI itu, kunci sehat baginya ialah hidup bahagia. Bahagia di rumah, lanjutnya, memberikan jiwa yang tenteram dan bahagia.

Di sisi lain, Jokowi mengaku hobi blusukan-nya membuat kondisi tubuhnya prima. “Setiap hari saya jalan, ya pasti beda dong. Kalau setiap hari hanya duduk-duduk saja, ya beda. Kalau dilihat, pasti lebih sehat yang sering jalan,” ucap Jokowi.

Sebanyak 14 tim dokter spesialis yang beranggotakan total 42 dokter berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan kedua capres tersebut. Seusai menjalani pemeriksaan, Jokowi dan JK minum jamu yang dipesan khusus untuk datang ke RSPAD.

KPU akan mengumumkan hasil medical check up pada 31 Mei 2014. Biaya pemeriksaan kesehatan untuk satu pasang capres dan cawapres mencapai Rp150 juta. (Astri Novaria/X-7)

(10)

MILITER Thailand mengambil alih kendali pemerintahan melalui kudeta, kemarin. Langkah itu dilakukan selang beberapa jam setelah pertemuan antara pemerintah dan oposisi untuk mengakhiri pertikaian politik gagal mencapai kesepakatan.

Panglima Militer Thailand Jenderal Prayuth Chan-O-cha, dalam pernyataannya yang

disiarkan televisi nasional, mengatakan kudeta dilakukan untuk mencegah korban tewas lebih banyak dan mencegah meluasnya konflik.

“Agar negara kembali normal dengan cepat, Komite Penjaga Perdamaian Nasional yang terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Udara Kerajaan, dan polisi perlu merebut kekuasaan pada 22 Mei pukul 16.30,” kata Prayuth.

Kudeta kali ini dipicu unjuk rasa oposisi sejak November silam untuk menuntut Perdana Menteri Yingluck Shinawatra mundur. Itu merupakan kudeta ke-12 kali yang dilakukan tentara ‘Negeri Gajah Putih’ sejak 1932.

Jenderal Prayuth meminta semua lembaga pemerintah tetap melaksanakan tugas secara normal. Aksi-aksi yang menggunakan senjata dilarang. “Hubungan luar negeri tidak terpengaruh,” ujarnya.

(11)

Beberapa jam sebelum Prayuth memberi pernyataan kudeta, militer dan oposisi menggelar pertemuan hari kedua untuk mencari solusi krisis politik dengan menerapkan undang-undang darurat militer. Dalam pertemuan kemarin, pejabat komisi pemilu Thailand mengatakan PM interim Niwatthamrong Boonsongpaisan dan kabinetnya harus mundur.

Oposisi juga meminta pemerintahan sementara segera dibentuk dengan tugas mempersiapkan pemilu dalam enam sampai sembilan bulan ke depan. Namun, Niwatthamrong, pengganti Yingluck yang dilengserkan Mahkamah Konstitusi, menentang tuntutan tersebut.

(AP/Bangkok Post/Drd/X-8)

(12)

NUR AIVANNI

Saksi ahli dari ITB menilai sadapan suara Akil pada 28 dan 29 September 2013 identik dengan aslinya.

SIDANG lanjutan perkara suap dengan terdakwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menghadirkan saksi ahli Joko Sarwono. Di hadapan majelis hakim, Joko yang merupakan ahli digital forensik dari Institut Teknologi Bandung mengungkapkan bahwa sadapan suara Akil Mochtar yang dimiliki penyidik KPK identik dengan suara aslinya.

“Enam sampel suara yang diperiksa itu di atas 80%. Komponen pitch-nya di atas 90%. Jadi, identik,“ jelasnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, kemarin.

Selain suara Akil, sampel lainnya yang diperiksa, yakni suara Tubagus Chaeri Wardana (Wawan), Susi Tur Andayani, Amir Hamzah, Kasmin, dan Alming Aling. “Iya, identik. Keenam sampel suara tersebut dan suara dalam rekaman intersepsi diucapkan orang yang sama,“ ujarnya.

Sampel suara Akil diambil saat percakapan pada 28 dan 29 September 2013. Terkait hal itu, Akil sempat meragukan pemeriksaan suara yang dilakukan saksi ahli. “Kapan tanggal mengambilnya dari percakapan? Kalau tanggal 28 dan 29 September, kan saya belum ditangkap?“ tanya Akil.

Joko menjelaskan analisis sampel suara dilakukan pada Oktober. “Saya mendapat tugas dari rektor pada 16 Oktober 2013,“ jawabnya. “Itu baru masuk akal,“ cetus Akil.

Joko menambahkan, sampel suara tersebut ia terima dalam bentuk CD. Tak hanya itu, Akil pun meragukan perkembangan teknologi yang kian canggih untuk mengubah suara seseorang dengan suara yang lain. “Sekarang kan ada program operator telepon. Apakah XL dengan bayar Rp3.000 itu bisa?“ tanya Akil lagi. Joko menjelaskan program tersebut memang bisa mengubah suara seseorang, tapi tidak bisa sama persis karena ada parameternya.

“Kalau saya telepon Saudara, bisa diubah. Kalau itu diintersepsi, bagaimana cara

membedakannya?“ tanya Akil. Joko menjelaskan suara tersebut masih bisa diidentifikasi. “Kalau saya diminta untuk mengembalikan suara Bapak, bisa, selama saya punya suara Bapak,“ jelasnya.

Akil pun masih belum puas dengan jawaban Joko. “Sekarang kan sama operator bisa jual?“ tanya Akil lebih lanjut. Menurut Joko, program suara yang ditawarkan operator hanya berupa karakter fisik sehingga suara asli masih bisa dikembalikan.

(13)

Di sisi lain, Akil meminta majelis hakim tipikor menghadirkan kembali dua hakim konstitusi, Maria Farida dan Anwar Usman. “Yang mulia, saya meminta supaya jaksa penuntut umum bisa menghadirkan kembali hakim Maria Farida dan Anwar Usman,“ pintanya.

Ketua majelis hakim tipikor Suwidya mengatakan pihaknya tidak dapat menolak permintaan itu karena berdasarkan ketentuan undang-undang, apabila saksi yang ada dalam berita acara pemeriksaan (BAP) diminta dihadirkan terdakwa, harus dipenuhi.

“Ya, apabila sudah ada di ketentuan harus dihadirkan, bagaimana jaksa bisa tidak?“ tanya Suwidya “Akan kami usahakan karena jadwal sidang keduanya padat, Yang Mulia,“ jawab jaksa penuntut umum.

Suwidya lalu meminta agar saksi Maria Farida dan Anwar Usman dihadirkan dalam persidangan lanjutan pada Senin (26/5) mendatang. (P-3)

aivanni @mediaindonesia.com

(14)

NUR AIVANNI

Sudah saatnya para pemimpin nasional mengedepankan revolusi mental dalam mengelola negara besar ini.

BANGSA Indonesia membutuhkan keberanian untuk memperjuangkan mentalitas nasional. Keberadaan seorang pemimpin yang jujur, apa adanya, mutlak dibutuhkan saat ini, bukan pemimpin bermental pengemis yang mau dilayani.

Hal itu yang mengemuka dalam diskusi panel “Revolusi Mental dalam Konteks Kepentingan Nasional RI sebagai Landasan Kemandirian Ekonomi, Kedaulatan Politik dan Kebudayaan yang Bermartabat”, di Jakarta, kemarin.

“Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar, tetapi mentalitas pemimpin kita kecil,” ujar pengamat sosial budaya Yudi Latief, yang hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut.

Menurut Yudi, mentalitas seorang pemimpin menjadi begitu penting dalam sebuah bangsa yang menginginkan perubahan. Pasalnya, perubahan itu harus dimulai dari revolusi mental.

Merosotnya nilai-nilai luhur mentalitas bangsa, menurut Yudi, terjadi karena adanya distorsi dalam perkembangan revolusi. Bangsa Indonesia yang seharusnya mengedepankan mental investment, justru mengabaikan adanya revolusi mental tersebut.

“Yang paling diabaikan ialah mental investment. Proses karakter tidak pernah dibangun dan tidak pernah disentuh,” terang Yudi.

Karena itu, imbuh Yudi, Joko Widodo yang maju sebagai bakal calon presiden bersama Jusuf Kalla (cawapres) sangat tepat mencanangkan revolusi mental dalam kepemimpinan mereka kelak. “Kita perlu keberanian untuk memperjuangkan mentalitas nasional.”

Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang mampu melayani apa yang dibutuhkan rakyatnya. “Harus ada pemimpin yang mau turun ke rakyat, serta pemimpin yang mempunyai kesiapan untuk mendengar rakyatnya,” imbuhnya.

Revolusi mental yang dimulai dari seorang pemimpin juga menjadi penting agar martabat bangsa tidak direndahkan oleh bangsa lain. Dicontohkan, pemimpin bangsa saat ini masih mau didikte oleh negara lain seperti Singapura dan Malaysia. “Padahal kita adalah bangsa besar,“ cetusnya.

Kepentingan bangsa

(15)

kepentingan bangsa dan negara ke depan. Terkait hal itu, Dewi menilai Jokowi mempunyai pandangan serupa.

Ia mencontohkan revolusi mental di bidang energi. “Kalau revolusi mental di bidang energi, yang harus dituju ialah kedaulatan energi,“ kata Dewi. Untuk menuju hal itu, menurutnya, yang harus diubah ialah mindset, tidak hanya dari pemerintah dan parlemen, tapi juga masyarakat.

Ia menilai saat ini pemerintah masih belum bisa menyediakan pelayanan listrik kepada masyarakat. “Secara nasional, penyediaan listrik yang maksimal hanya sekitar 30%,“ ungkapnya. Karena itu, Dewi berharap pemerintahan Jokowi kelak konsen dalam hal itu.

Kendala dana bisa diatasi jika kepemimpinan Jokowi bersih sehingga APBN pun

terselamatkan. “Karena itu, kita butuh presiden yang bisa menyelamatkan keuangan rakyat,“ pungkasnya. (P-2)

aivanni @mediaindonesia.com

Koalisi Prabowo Sarat Masalah

(16)

Dalam membangun koalisi mestinya mempertimbangkan juga latar belakang partai dan tokoh- tokoh yang tergabung di dalamnya.

KOALISI yang digalang calon presiden (capres) Prabowo Subianto dinilai cacat secara etika dan moral. Pasalnya, dalam koalisi tersebut bercokol elite politik yang terseret oleh kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi dan sejumlah masalah lainnya.

Hal itu diutarakan pegiat Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Muhammad Fadjroel Rachman di Jakarta, kemarin. Ia mencontohkan beberapa petinggi partai anggota koalisi pendukung Prabowo yang tersebut dalam kasus korupsi, yaitu Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban yang disebut dalam dakwaan jaksa KPK telah menerima suap dari terdakwa kasus korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) Anggoro Widjojo kala menjabat menteri kehutanan.

“Lalu Menteri Agama Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum PPP dengan dugaan korupsi penyelenggaraan haji, ada lagi petinggi PKS yang baru saja didera kasus impor daging sapi. Belum lagi ganti rugi korban lumpur Lapindo yang sejak 2004 belum juga mampu

dituntaskan Aburizal Bakrie. Ini berbahaya bagi publik kalau orang-orang tersebut berkuasa. Selama ini, publik melihat mereka telah merugikan rakyat,” ujar Fadjroel.

Masalah tak berhenti di situ. Fadjroel mengatakan Prabowo sebagai lokomotif koalisi juga tak lepas dari masalah. Stempel pelaku kejahatan hak asasi manusia dan penculikan mahasiswa pada akhir masa Orde Baru masih melekat pada Prabowo sebelum adanya pengadilan hukum atas kasus itu.

Padahal, sambung dia, Prabowo sudah dipecat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang saat itu dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo.

“Putusan DKP ini menunjukkan Prabowo sebagai orang paling bertanggung jawab atas hilangnya sejumlah aktivis,“ ujar aktivis 1998 itu.

Fadjroel menyayangkan sejumlah politikus yang mendadak lupa dengan rekam jejak Prabowo. Misalnya mantan Ketua Umum PAN Amien Rais yang mengajak publik tidak mengungkit sejarah, dan sebaliknya, menatap ke depan.

Tidak berpengaruh

Calon wakil presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto, Hatta Rajasa, menilai penetapan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka oleh KPK tidak akan

memengaruhi koalisi partai pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014.

(17)

Dalam keterangannya kepada wartawan, kemarin, juru bicara KPK Johan Budi menyebut Suryadharma Ali diduga telah menyalahgunakan kewenangan yang menyebabkan kerugian negara.

KPK mengenakan dua pasal dalam UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi kepada Suryadharma, yaitu Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3. Kedua pasal itu berisi soal penyalahgunaan kewenangan secara melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sehingga dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. (Ant/P-1)

polycarpus @mediaindonesia.com

Kampanye Hitam Terus Meningkat

KONTESTASI pemilu presiden yang hanya diikuti dua pasang calon presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dapat dipastikan dipenuhi serangan

(18)

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampouw mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) semestinya mencegah kampanye hitam tidak semakin melebar. Pasalnya, dua lembaga itu bertanggung jawab memberikan pendidikan demokrasi kepada rakyat.

“Negara mestinya harus mengambil inisiatif untuk menindak para pelaku kampanye jahat itu. Sebab kalau terus dibiarkan, ini akan merusak kehidupan berbangsa dan bernegara kita,“ kata Jeirry dalam diskusi “Menolak Kampanye Hitam, Mendorong Kampanye Positif” di Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan, paradigma elite-elite yang hanya melihat kampanye hitam sebagai hal yang biasa dan lumrah harus segera diubah.

“Negara tidak boleh membiarkan sikap dan perilaku hidup rasis dan diskriminatif yang disertai penyebaran kebencian terhadap setiap orang dengan latar belakang yang berbeda,” imbuhnya.

Di diskusi yang sama, Direktur Komunikasi Indonesia Indikator Rustika Herlambang mengatakan praktik kampanye hitam merupakan salah satu jurus kampanye yang paling cepat, instan, dan menjadi pilihan untuk menurunkan kekuatan lawan. Pasalnya, untuk menggelar kampanye positif memerlukan waktu panjang, bahkan bisa bertahun-tahun karena memerlukan rekam jejak yang baik.

“Kampanye hitam itu untuk saling menjatuhkan,” kata Rustika.

Dalam catatannya, sepanjang 2014, terdapat 5.551 pemberitaan yang bernuansa kampanye hitam. Sebanyak 1.515 di antaranya ditujukan kepada Joko Widodo dan 743 kepada Prabowo.

“Kampanye hitam lebih banyak menyasar kepada Jokowi sebagai capres ketimbang serangan ke PDIP. Berbeda dengan serangan ke Prabowo yang cenderung lebih tinggi daripada ke partainya, Gerindra,” paparnya. (Yah/P-1)

KPU Berhentikan 229 Petugas Pemilu

RUDY POLYCARPUS

(19)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) memberhentikan sementara 229 penyelenggara pemilu yang terindikasi curang. Mereka mencakup 22 anggota KPU kabupaten/kota, 44 panitia pemilihan kecamatan, 88 petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), serta 75 panitia pemungutan suara (PPS).

Selain pemberhentian sementara, wasit pemilu itu juga menjatuhkan sanksi berupa teguran terhadap 15 anggota KPU di kabupaten/kota, 84 anggota PPK, 26 anggota PPS, dan 28 anggota KPPS.

Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyatakan tindakan tersebut merupakan langkah untuk meminimalisasi kecurangan serupa serta menciptakan proses pilpres yang lebih berintegritas.

“Mereka yang diberhentikan sementara diajukan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu untuk diberhentikan jika bersalah. Kalau tidak terbukti, direhabilitasi dan diaktifkan kembali,” cetus mantan Ketua KPU Jawa Barat itu di Jakarta, kemarin.

Sepanjang penyelenggaraan Pileg 2014, jelasnya, ada dua anggota KPU Kabupaten Sarmi Papua dan 1 Palopo serta 13 anggota PPK di Pasuruan yang sudah dipecat DKPP. Ia menegaskan KPU tidak menoleransi anggotanya yang terindikasi berbuat curang.

Secara terpisah, pengamat pemilu Jeirry Sumampow menangkap kesan bahwa KPU lari dari tanggung jawab dengan membawa penyelenggara pemilu bermasalah ke DKPP. Menurut dia, KPU seharusnya segera memecat penyelenggara pemilu bermasalah tanpa harus menunggu putusan DKPP.

“Membawa ke DKPP terkesan KPU cuci tangan karena seolah-olah teman. Jadi, segan untuk memecat anggotanya atau membawanya ke ranah pidana. Padahal, proses internal itu harus dilakukan untuk meningkatkan wibawa pimpinan KPU,” ujarnya.

Dia berpendapat KPU juga harus menyiapkan langkah preventif dengan memperketat proses rekrutmen penyelenggara pemilu di tingkat bawah agar kejadian tersebut tidak berulang pada penyelenggaraan pilpres.

Sebelumnya, rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghasilkan beberapa kesimpulan. Di antaranya, pileg dianggap masih dinodai banyak kecurangan serta politik uang yang masif dan sistematis di beberapa daerah, termasuk penyelewengan terhadap peraturan perundang-undangan pemilu.

Selain itu, apabila terdapat perangkat KPU yang terbukti melakukan kecurangan dan pelanggaran, Komisi II meminta KPU mengambil langkah tegas dan menindaklanjutinya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(20)

menghindari kecurangan dan potensi konflik yang mungkin akan terjadi. KPU diharapkan melaporkan kepada Komisi II DPR mengenai proses pelaksanaan pilpres untuk dibahas pada RDP selanjutnya. (Ben/P-5)

polycarpus @mediaindonesia.com

Sidang PHPU Bisa Diikuti dari Daerah

MAHKAMAH Konstitusi telah bekerja sama dengan 39 perguruan tinggi di Indonesia untuk melaksanakan penyiaran persidangan jarak jauh melalui video conference.

(21)

Perguruan tinggi tersebut akan menyediakan fasilitas untuk konferensi video kasus sengketa pemilu legislatif yang diajukan partai politik di kabupaten setempat. Seperti yang dilakukan oleh Universitas Jember, yang telah menyiapkan operator untuk fasilitas konferensi video.

“Sehingga saksi yang tidak sanggup dibawa ke MK atau partai politik yang mengajukan gugatan tidak perlu datang ke MK di Jakarta, karena sidang bisa diikuti dari jarak jauh,” kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember, Widodo Eka Tjahyana, di Jember, kemarin.

Hari ini, sidang sengketa hasil pemilu legislatif akan mulai digelar. Hingga batas waktu penutupan pendaftaran gugatan 12 Mei lalu, MK menerima 767 gugatan. Namun, banyak tambahan hingga dua hari sebelum persidangan berkas perkara itu, hingga mencapai 792 perkara.

Ketua MK Hamdan Zoelva mengatakan MK tidak bisa menolak gugatan yang terus masuk meskipun di luar ketentuan. Menurutnya, panitera juga tidak bisa menolak berkas gugatan yang terus-menerus datang ke MK. “Panitera tidak bisa langsung menolak, nanti hakim yang akan memutuskan. Kita akan dengarkan nanti di sidang perkaranya seperti apa,” ujar

Hamdan.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan telah

mengumpulkan seluruh ketua KPU daerah untuk menginventarisasi sengketa pemilu yang terjadi di daerah masing-masing.(AI/Ant/P-5)

Pembangunan Ekonomi untuk Kesejahteraan Bangsa

Rokhmin Dahuri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Maritim dan Perikanan

(22)

meningkat dari tahun ke tahun. Ini merupakan potensi pasar domestik yang luar biasa besarnya.

Kedua, kekayaan alam yang melimpah dan beragam, baik yang terdapat di wilayah darat maupun lautan. Ketiga, posisi geoekonomi yang sangat strategis, di jantung pusat

perdagangan global. Sekitar 45% dari seluruh komoditas dan barang yang diperdagangkan di dunia dengan nilai US$1.500 triliun per tahun diangkut melalui laut Indonesia (UNCTAD, 2010).

Namun, sudah 69 tahun merdeka, Indonesia masih sebagai negara berkembang (GNP per kapita US$5.000) dengan angka pengangguran dan kemiskinan yang tinggi, kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin kian melebar, serta daya saing ekonomi yang rendah. Tingkat kemajuan dan kemakmuran Indonesia jauh di bawah negara-negara tetangga yang modal dasar pembangunannya terbatas.

Sebut saja Singapura, Korea Selatan, dan Jepang, yang sudah lama menjadi negara maju dengan pendapatan per kapita di atas US$30 ribu. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Indonesia hanya menempati peringkat ke-6 di ASEAN di bawah Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Yang lebih mencemaskan, hingga saat ini fondasi dan struktur ekonomi Indonesia masih rapuh, sangat bergantung pada eksploitasi SDA yang miskin hilirisasi dan nilai tambah. Pertumbuhan ekonomi dalam 10 tahun terakhir lebih dari 70% berasal dari konsumsi, ekspor komoditas mentah, aliran masuk 'uang panas', dan sektor non-tradable seperti properti, hotel, mal, dan jasa angkutan.

Sementara itu, kita mengimpor mesin dan peralatan mesin, bahan baku, dan bahan penolong untuk memasok industri nasional. Barang-barang konsumsi (consumer goods) buatan luar negeri seperti kulkas, mesin cuci, microwave, oven, kipas angin, AC, komputer, dan HP membanjiri pasar domestik di seluruh wilayah Nusantara.

Akhir-akhir ini kita mengimpor pesawat terbang, kapal perang, dan alutsista dalam jumlah yang sangat besar. Bahkan, ironisnya Indonesia kini menjadi bangsa pengimpor pangan terbesar di dunia, mulai beras, jagung, gandum, kedelai, gula, buah-buahan, bawang putih, ikan, sampai garam.

Strategi industrialisasi

(23)

Ciri dari barang dan jasa yang kompetitif ialah kualitasnya unggul, harganya relatif murah, dan volume produksinya teratur, serta dapat memenuhi kebutuhan konsumen (pasar)

domestik ataupun ekspor setiap saat diperlukan. Barang dan jasa dengan tiga ciri semacam itu hanya dapat diproduksi oleh perusahaan (unit usaha) yang memiliki produktivitas dan

efisiensi yang tinggi. Yakni, perusahaan yang memenuhi skala ekonomi, menggunakan teknologi mutakhir dalam setiap mata rantai sistem bisnisnya, menerapkan manajemen sistem rantai suplai (produksi processing pemasaran) secara terpadu, dan mengikuti prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Dalam jangka pendek dan menengah (1-5 tahun ke de pan), kita mesti memperkuat dan mengembangkan perusahaan-perusahaan nasional berskala besar (korporasi) ataupun UMKM yang mampu; 1) menghasilkan barang dan jasa yang kompetitif, 2) membuahkan

pertumbuhan ekonomi yang tinggi (di atas 8% per tahun), 3) menyerap banyak tenaga kerja dengan pendapatan rata-rata sedikitnya US$7.250 (pendapatan minimal untuk negara

berpendapatan menengah atas), dan 4) tersebar secara proporsional di seluruh wilayah NKRI.

Ini sangat mungkin kita realisasikan dengan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan nilai tambah sektor-sektor ekonomi SDA (pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan, ESDM, dan pariwisata) secara berkeadilan dan ramah lingkungan, juga melakukan ekstensifikasi dan diversifikasi sektor ekonomi SDA berbasis inovasi ramah lingkungan, terutama di luar Jawa dan Bali.

Selain itu, kita harus merevitalisasi industri-industri yang selama ini menjadi unggulan nasional (seperti tekstil, elektronik, otomotif, makanan dan minuman, serta industri kreatif) supaya lebih produktif dan berdaya saing di pasar domestik ataupun global.

Secara simultan, mulai sekarang sampai 25 tahun ke depan (jangka panjang), kita harus secara sistematis dan berkesinambungan melakukan transformasi struktur ekonomi nasional. Ini meliputi industrialisasi sektor pertanian, kehutanan dan kelautan-perikanan tradisional dengan menerapkan teknologi mutakhir, skala ekonomi, manajemen sistem rantai suplai terpadu, dan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ramah lingkungan.

Selain itu, melakukan hilirisasi sektor ESDM dan pengelolaannya harus sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945. Jangan seperti sekarang, lebih dari 85% pengelolaan migas dan pertambangan umum (mineral dan batu bara) diserahkan kepada korporasi asing.

Industri dasar (logam, permesinan, kimia, dan biologi) harus diperkuat dan dikembangkan. Dalam hal industrialisasi, kita bisa belajar dari Korea Selatan. Negara yang pada 1960-an kemajuan dan kemakmurannya di bawah Indonesia itu, sejak 1997 sudah menjadi negara industri maju yang makmur.

(24)

otomotif, perkapalan, konstruksi, farmasi, kosmetik, dan industri kreatif. Kuncinya satu, Korea memiliki industri dasar yang kuat dan berdaya saing.

Selain itu, transformasi struktur ekonomi juga mencakup peningkatan kapasitas bangsa untuk; 1) mendiversifikasi struktur produksi domestik, 2) mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru (seperti kelautan, teknologi informasi, energi baru dan terbarukan,

bioteknologi, nanoteknologi, dan new materials), 3) memperkokoh keterkaitan ekonomi (economic linkages) antarsektor pembangunan dan antarwilayah, dan 4) meningkatkan peran Indonesia dalam sistem rantai produksi global agar lebih sebagai bangsa produsen, bukan konsumen seperti dalam sepuluh tahun terakhir.

Dukungan SDM inovatif

Untuk melaksanakan strategi industrialisasi di atas, kita harus meningkatkan kapasitas bangsa dalam menguasai, menghasilkan, dan menerapkan inovasi ipteks (ilmu pengetahuan

teknologi dan seni) dalam segenap aspek kehidupan, khususnya di bidang industri dan ekonomi. Pasalnya, fakta empiris menunjukkan bahwa bangsa-bangsa yang maju dan

sejahtera, seperti yang tergabung dalam OECD (Organization for Economic Cooperation and Development), Singapura, dan Tiongkok adalah mereka yang memiliki daya inovasi tinggi.

Malangnya, saat ini Indonesia tergolong bangsa dengan daya inovasi yang rendah, urutan 85 dari 142 negara yang disurvei tentang kapasitas inovasi (Global Innovation Index). Adapun Singapura berada di peringkat ke-8, Malaysia ke-32, Tiongkok ke-35, Thailand ke-57, Filipina ke-65, dan Vietnam ke-76. Lima bangsa dengan kapasitas inovasi tertinggi ialah Swiss, Swedia, Inggris, Belanda, dan AS (Cornell University, INSEAD dan WIPO, 2013).

Supaya kapasitas inovasi bangsa Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara industri maju, kualitas SDM (sumber daya manusia) mesti terus menerus ditingkatkan sehingga memiliki pengetahuan, keahlian, daya inovasi, dan etos kerja yang unggul. Ini dapat dilakukan melalui penguatan dan pengembangan sistem pendidikan, R&D (penelitian dan pengembangan), pelatihan, dan pelayanan kesehatan prima.

Pagelaran sudah Cukup

(25)

AKHIRNYA pilihan partai-partai politik mengerucut ke dua kelompok. Partai Demokrat memilih untuk berdiri sendiri. Maka rasanya cukup lengkap sudah kita berwacana-wacana tentang para calon presiden (capres)/calon wakil presiden (cawapres) karena semakin banyak bicara, akan makin membuka kesempatan untuk keraguan atau kampanye hitam; yang

rasanya pada tahap ini tidak fair lagi. Hanya membuat rakyat bingung. Ini bukan kontes Indonesian Idol demi mendulang suara. Sekalipun selalu dikatakan rakyat sudah cukup pandai, tetapi jangan mereka menjadi korban hasutan yang merugikan masa depan bangsa ini. Yang dikonteskan sebaiknya platform dan program setiap kelompok sehingga rakyat

mendapat pilihan yang adil, tanpa harus diobok-obok lagi emosinya tentang masalah-masalah pribadi sehingga kembali melangkah mundur.

Misalnya, salah satu yang ramai dikampanyekan selama 2014 ini adalah soal ekonomi kerakyatan. Karena membawa nama `rakyat' tentu rakyat ingin banyak tahu tentang maksud istilah itu, sekalipun istilah itu sudah dipakai sejak zaman Bung Hatta pada awal-awal merekahnya Republik ini.

Istilah semula `ekonomi rakyat' kemudian berubah menjadi `ekonomi kerakyatan'. Bung Hatta ingin memopulerkan sistem itu dengan sistem koperasi. Masyarakat masa kini, yang tidak terlalu mafhum sejarah ekonomi waktu itu, tentu tidak tahu apakah sistem koperasi itu berjalan sesuai yang diharapkan, sekalipun di Belanda sistem itu sukses besar. Keraguan tentang pengejawantahan sistem ekonomi kerakyatan bisa menimbulkan tanda tanya, apakah akan ada hubungannya dengan nasionalisasi, seperti yang akhir-akhir ini diasumsikan? Sebab, dengan perkembangan ekonomi dunia seperti sekarang, sikap dan tindakan yang bisa menimbulkan kesalahpahaman sebaiknya dihindari.

Peran pemerintah Berbeda dalam sistem pasar bebas sepenuhnya, dalam sistem ekonomi kerakyatan tentunya pemerintah akan memainkan peran semakin aktif dalam mengadakan perubahan pada sistem yang selama ini berlaku, memang, sekalipun tidak harus dengan menjalankan nasionalisasi secara serampangan yang akan merusak tertib ekonomi yang sudah dibangun selama ini.

Sesuai dengan UUD kita, yang diperlukan untuk hajat hidup orang banyak pastinya akan diwaspadai sesuai arahan pemerintah. Ini mengindikasikan bahwa pemerintah akan lebih banyak bersuara tentang alokasi sumber-sumber dana. Alasannya, sumber bumi faktanya menipis, peledakan penduduk menuntut penyediaan pangan lebih besar dan tuntutan pemerataan pendapatan.

Peningkatan jumlah penduduk yang makin mendekati seperempat miliar tidak bisa diabaikan.

(26)

didukung kebijaksanaan nasional yang mengutamakan pemerataan kekayaan dan penghasilan.

Karena kekayaan, maupun kekuasaan, selalu bersifat terbatas, perlu ada aturan tentang cara mendistribusikan karena selalu ada saja oknum atau kelompok yang serakah untuk

memonopoli dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimilikinya. Maka peraturan selalu diperlukan demi ketertiban, lebih-lebih tidak ada keberlimpahan yang sifatnya terus-menerus. Ada yang mengatakan, keterbatasan selalu menimbulkan ketimpangan distribusi. Pendapat itu masih harus diragukan kebenarannya. Kenyataannya, selama manusia merasa masih bisa memiliki sebanyak yang memuaskan hatinya, mereka tidak peduli akan kebutuhan orang-orang lain.

Mengapa ramalan selalu meleset

Sekitar tiga dasawarsa yang lalu kita pernah diramalkan Arlington Forecasting International Company bahwa antara 1996-2005 Indonesia akan menjadi negara ke-7 termaju setelah Australia, Amerika, Kanada, Inggris, Swedia dan Jerman Barat. Kabar semacam itu selalu menggembirakan karena memberikan sebentuk harapan. Kesimpulan itu hasil olahan komputernya setelah mendapat 64 indikator, lebih dari 200 tren, dan lebih dari 3.500 peristiwa. Semua berkaitan dengan masalah-masalah sosial, politik, ekonomi dan energi.

Ramalan itu terbukti jauh meleset. Ramalan kesuksesan Indonesia bukan pertama kali itu diadakan. Masalahnya komputer memerlukan data tepat untuk bisa terprogram sesuai kebutuhan. Yang menjadi pertanyaan, apakah indikator pendidikan masyarakat Indonesia masuk dalam sistem pengolahan komputernya?

Kesulitan-kesulitan praktis dan normatif strategi pendidikan, maupun biayanya yang luar biasa, menuntut penelaahan sistem yang ada. Mana yang lebih penting bagi Indonesia, apakah yang bertitik berat pada sejarah dan falsafah serta perkembangan kecerdasan pada umumnya, atau bertitik berat pada ke trampilan untuk memenuhi kebutuhan?

Faktanya, sistem pendidikan disusun kalangan menengah ke atas yang tidak pernah secara langsung merasakan pendidikan macam apa yang sebenarnya diperlukan oleh rakyat jelata sehingga memungkinkannya melakukan mobilitas ke atas. Fakta lain, banyak yang

beranggapan bahwa memiliki kredensial seperti ijazah, gelar, atau sertifikat akan menjamin penempatan kerja.

Tenyata tidak. Dengan kredensial yang sama, anak kalangan menengah ke atas akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan; sebab sikap dan perangai seseorang, yang juga persyaratan penting, terbentuk bukan di ruang kelas. Dari segi ketenagakerjaan, pendidikan formal yang sifatnya umum, dengan demikian tidak selalu menguntungkan anak-anak rakyat jelata.

(27)

masyarakat, yang pernah populer, bisa menjadi sarana mengurangi ketimpangan pergaulan sosial.

Tersangka Korupsi BPBD Kudus Ditetapkan

(28)

Di Pangkalpinang, mantan wali kota setempat akhirnya resmi ditahan.

KEJAKSAAN Negeri Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi belanja logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Amran Lakoni, penetapan tersangka yang

berinisial ‘SG’ itu dilakukan kemarin. ‘SG’ merupakan pejabat di lingkungan BPBD Kudus. “Dia merupakan pejabat pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Untuk sementara, kata dia, tersangka yang ditetapkan baru satu, karena proses penyidikan masih berlangsung. “Kita lihat perkembangannya apakah masih memungkinkan ada tersangka tambahan atau tidak,” katanya.

Ia berharap proses penyidikan kasus tersebut segera rampung sehingga bisa dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.

Terkait dengan rencana melakukan proses audit keuangan guna mengetahui nilai

kerugiannya, Kejari Kudus sudah mengirimkan surat kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pada tahap penyelidikan, tercatat ada belasan saksi yang dimintai keterangannya oleh Kejari Kudus. Di antaranya, Trisuko Muryo Hananto (sekretaris), Sugiyanto (Kasi Rekonstruksi dan Rehabilitasi), Atok Darmobroto (Kasi Pencegahan dan Kedaruratan), Rudhy Maryanto (Kasi Kedaruratan dan Logistik), Edi Purwanto (staf), Eling Rinawati (staf), Joko Siswanto (staf ), Agus Widayat (staf), Nur Kasihan (bendahara), dan Sekda selaku Ketua Ex Officio.

Saksi yang dipanggil Kejari Kudus merupakan PNS yang berdinas di BPBD Kudus yang diduga mengetahui proses pengadaan logistik 2012 yang bersumber dari APBD Kudus 2012.

Dugaan penyimpangan belanja kebutuhan logistik di BPBD Kudus tahun anggaran 2012 diperkirakan mencapai Rp600 juta. Sementara itu jumlah dana yang terindikasi terjadi penyimpangan sekitar Rp193 juta dari total belanja secara keseluruhan.

Terkait penetapan tersangka, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Djumadi, ketika dihubungi lewat telepon enggan memberikan komentar.

Ditahan

Di Bangka Belitung, mantan Wali Kota Pangkalpinang dua periode, Zulkarnain Karim, akhirnya resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat ke Lembaga

(29)

Zul dieksekusi setelah menjalani pemeriksaan secara maraton hampir 11 jam, yakni pukul 09.00-14.00 di Kejaksaan Tinggi, dilanjutkan kembali pada 14.30-19.00 di Kejari

Pangkalpinang.

Zul terseret kasus tindak pidana korupsi (tipikor) ruilslag lahan terhadap pembangunan perumahan dinas Tampuk Pinang Pura (TPP) dekat Kolong Retensi Kacang Pedang pada 2006 silam. Tidak hanya Zulkarnain, turut dilakukan penahanan tersangka lain dalam kasus sama yakni Erwin Sugianto selaku kontraktor pelaksana PT Trisa Jaya Iwana.

Di Kalimantan Selatan, Komisi Pemberantasan Ko rupsi (KPK) diminta segera menuntaskan kasus dugaan korupsi sektor pertambangan di Kalimantan Selatan. Hal itu dikemukakan Berry Nahdian Furqon, aktivis lingkungan di Kalsel, kemarin.

Menurutnya, saat ini KPK masih berkutat pada tahapan pencegahan padahal dalam praktiknya sudah cukup banyak indikasi terkait praktik korupsi di sektor kehutanan dan pertambangan. (DY/RF/JH/N-1)

achmad_safuan @mediaindonesia.com

(30)

KAPOLDA Papua Irjen Tito Karnavian mengaku telah mendapat bukti keterlibatan pejabat di daerah itu sebagai penyandang dana pembelian senjata untuk kelompok sipil bersenjata. Para pejabat tersebut bertugas di daerah pegunungan Papua.

“Indikasi adanya penyandang dana itu terungkap dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus penangkapan jaringan pemasok senjata dari Filipina dan Papua Nugini ke Papua. Kami sudah memeriksa tersangka dan mereka menyebutkan nama penyandang dananya,“ tutur Tito di Jayapura, kemarin.

Awal pekan ini, Polda Papua menangkap JM, 39, dan RT, 22, pemasok senjata dan amunisi dari Filipina dan Papua Nugini. Dari tangan mereka disita tiga senjata api serta puluhan amunisi. (MC/N-2)

Biaya Haji Terganjal Perpres

(31)

Belum ditetapkannya biaya haji melalui Perpres membuat target pengumuman pelunasan biaya haji terancam mundur dari jadwal semula pada 26 Mei.

RANGKAIAN agenda pelaksanaan ibadah haji tahun ini sedikit terganjal. Pasalnya, hingga kini peraturan presiden (perpres) mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) belum juga keluar meski sudah disepakati oleh DPR dan Kementerian Agama (Kemenag) pada 3 Maret lalu.

Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Anggito Abimanyu menyatakan dari informasi yang diterima, draf perpres sudah sampai di Sekretariat Negara (Setneg) untuk diberikan kepada presiden.

“Namun, kata Sekneg harus mendapat clearance dahulu dari Sekretariat Kabinet,’’ kata Anggito seusai membuka pelatihan petugas haji kloter Provinsi Kepulauan Riau, di Asrama Haji Kota Batam, Rabu (21/5) malam.

Sebelumnya, Kemenag dan Komisi VIII DPR RI sepakat untuk menurunkan biaya ibadah haji dari US$3.617 pada tahun lalu jadi US$3.527 pada tahun ini. Penurunan itu dilakukan dengan menekan biaya penerbangan dan pemondokan di Mekkah.

Saat meninjau persiapan arena musabaqah tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-25 di Batam, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyampaikan, pada tingkat kementerian, perpres biaya haji itu sudah selesai, dan tinggal menunggu keputusan presiden untuk ditandatangani.

Anggito berharap perpres itu segera selesai agar dapat memenuhi target pengumuman pelunasan BPIH setidaknya pada 26 Mei nanti. Apalagi Ditjen PHU telah beberapa kali mengundurkan rencana pengumuman pelunasan BPIH akibat perpres yang tak kunjung selesai.

“Memang ribet prosesnya mesti ada harmonisasi di Kemenag, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, dan di mana-mana,” kata Anggito.

Dia juga mempertanyakan kenapa perpres tersebut lama sekali. Padahal, agendanya dan pasal-pasalnya pun sama tiap tahun. “Yang berbeda pada tahun ini, hanya ada satu pasal, yaitu mengenai lunas tunda. Selebihnya sama saja, yang beda angka (BPIH) saja.” tegas Anggito.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kemenag Cepi Supriyatna mengatakan jumlah jemaah haji lunas tunda atas kemauan sendiri saat ini ada sekitar 180 ribu orang di seluruh Indonesia.

(32)

memberitahukan kepada mereka, apakah mau ibadah haji tahun ini atau dikembalikan uangnya,’’ tandas dia.

Di masa depan, lanjut Cepi, guna membersihkan calon jemaah haji lunas tunda atas kemauan sendiri, mereka cuma diperbolehkan menunda ibadah haji selama dua tahun. (H-2)

(33)

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengingatkan kepada industri farmasi untuk mematuhi Keputusan Kepala Badan POM No HK.04.1.35.06.13.3534 Tahun 2013 tentang Pembatalan Izin Edar Obat Mengandung Dekstrometorfan Sediaan Tunggal.

“Sampai saat ini penyaluran dan penggunaan dekstrometorfan tunggal masih diizinkan, sampai dengan batas waktu 30 Juni 2014. Setelah batas waktu tersebut, obat yang mengandung dekstrometorfan tunggal dinyatakan sebagai obat ilegal dan harus

dimusnahkan,“ kata Kepala Biro Hukum dan Humas Badan POM, Budi Djanu Purwanto, di Jakarta, kemarin.

Dia mengakui Gabungan Perusahaan Farmasi dan International Pharmaceutical Manufacturer Group melalui beberapa anggotanya pernah meminta Badan POM meninjau kembali

pembatalan izin edar tersebut.

“Mereka menyatakan pemberian nomor izin edar oleh Badan POM sudah melalui mekanisme dan kajian terhadap keamanan, khasiat, dan efeknya sehingga apabila terjadi penyalahgunaan obat, langkah yang diambil seharusnya buka pencabutan izin edar, melainkan pengawasan yang lebih ketat,“ jelasnya. Selain itu, ada kekhawatiran di industri farmasi bahwa penarikan dekstrometrofan dilakukan dalam waktu sempit bakal merugikan mereka.

Namun, menurut Budi, Badan POM tetap konsisten menjalankan kebijakan tersebut. Mengingat, beberapa tahun terakhir penyalahgunaan dekstrometorfan, yang di masyarakat kerap disebut pil dekstro, semakin meningkat.

“Penyalahgunaan dekstrometorfan hampir terjadi di seluruh wilayah Tanah Air, bahkan di Jawa Barat sudah mencapai tingkat kejadian luar biasa. Pemakaian narkoba di wilayah itu bergeser dari sabu, putaw, ekstasi, ganja, valium, dan metadon ke dekstrometorfan tablet,“ jelasnya.

Obat dekstrometorfan tunggal dalam dosis yang ditetapkan dapat memberikan efek terapi. Antara lain, untuk meredakan batuk. Namun, penggunaan dalam dosis tinggi menimbulkan efek euforia dan halusinasi penglihatan maupun pendengaran. Efek samping itulah yang kerap diburu para penyalah guna obat tersebut.

“Overdosis dekstrometorfan berbahaya. Apalagi jika digunakan bersama alkohol, dekstrometorfan bisa mematikan,“ pungkas Budi. (Nik/H-2)

LED ZEPPELIN

(34)

GRUP musik Led Zeppelin menghadapi tuntutan legal atas klaim yang menyatakan bahwa

hit mereka di era 1971, Stairway to Heaven merupakan plagiat dari sebuah lagu milik band Spirit.

Pengacara Francis Alexander Molofiy, seperti dilansir Rollingstone.com, Selasa (20/5), akan memblokir rencana rilis ulang album Led Zeppelin IV. Upaya itu dilakukan atas permintaan Randy California, pemain gitar band Spirit. California berkeras untuk memeriksa dahulu daftar lagu dalam album Led Zeppelin IV karena ada kemiripan Stairway to Heaven dengan lagu Spirit berjudul Taurus yang dibuat pada 1968.

Sementara itu, saat dimintai konfirmasi Led Zeppelin melalui perwakilannya menolak berkomentar. (metrotvnews.com/H-3)

LUCKY RESHA

(35)

PENYANYI senior Lucky Resha eksis kembali di dunia tarik suara. Lewat albumnya yang berjudul Remembering Farid Hardja, ia mengungkapkan ingin memberikan penghargaan bagi mantan rekan duetnya, almarhum Farid Hardja, yang membawanya pada kesuksesan di era 90-an.

Sebanyak 10 lagu didaur ulang kembali, yaitu Ini Rindu, Romantika D'Amor, Karmila, Bercinta di Udara, Telaga Saga Warna, Sinar Kuning Matahari, Deru Debu, Jangan Sedih, Ikan Laut pun Menari, dan Ranjang Pengantin.

“Semua lagu-lagu itu di-recycle untuk menciptakan warna baru. Dan, tentunya supaya bisa diterima semua kalangan, termasuk anak muda,“ jelas Lucky di Jakarta, kemarin.

(metrotvnews.com/H-3)

Penaikan Harga Tetap Terefektif

(36)

Kebijakan disinsentif fiskal bagi produsen kendaraan bermotor ditawarkan sebagai salah satu solusi.

PENERAPAN kebijakan akhir pekan tanpa bahan bakar minyak (BBM) subisidi dinilai akan menimbulkan konflik sosial. Pengawasannya pun sulit. Kebijakan harga masih menjadi jalan keluar yang paling efektif untuk menekan konsumsi BBM subsidi.

Demikian dikemukakan Direktur Eksekutif Reforminer Institute Pri Agung Rakhmanto ketika dihubungi Media Indonesia, kemarin. “Sulit juga kalau Sabtu dan Minggu masyarakat tidak bisa membeli BBM subsidi. Bila sosialisasinya tidak benar juga akan menimbulkan konflik sosial.“

Konflik sosial yang mungkin ditimbulkan dari kebijakan itu, menurut Pri Agung, selain antrean panjang di SPBU pada Jumat juga kelangkaan subsidi BBM.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Sommeng mengakui adanya kemungkinan antrean di Jumat. Volume BBM harian bakal cepat habis. “Bisa jadi BBM subsidi cepat habis pada hari Jumat. Kalau habis dialihkan ke nonsubsidi. Tapi yang penting BBM nonsubsidinya harus tersedia. Yang repot memang Pertamina.“

Kebijakan itu, menurut Andy, belum tentu bisa diterapkan di seluruh daerah. BBM

nonsubsidi yang belum terdistribusi secara merata berpotensi menimbulkan kelangkaan BBM subsidi di daerah tertentu.

Pemerintah dalam Rancangan APBN Perubahan 2014 memproyeksikan subsidi BBM

membengkak hingga sekitar Rp75 triliun sebagai akibat depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar.

Dalam menyikapi pembengkakan subsidi tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik melontarkan rencana kebijakan melarang penjualan BBM subsidi pada Sabtu dan Minggu, Pri Agung menilai penaikan harga BBM subsidi tetap yang paling efektif. Namun, ia mengakui itu tidak realistis dilakukan di tahun pemilu. Akhirnya, masalah subsidi BBM akan dibebankan ke pemerintahan selanjutnya.

Opsi-opsi

Tim ekonomi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Jusuf Kalla menyodorkan konsep untuk mengatasi permasalahan subsidi BBM. Menurut Direktur Eksekutif Megawati Institute Arif Budimanta yang juga anggota tim, pendekatan yang dilakukan yakni dari sisi produsen, pengendalian konsumsi, dan menaikkan harga BBM bersubsidi.

(37)

kendaraan yang lebih tingggi. Adapun opsi menaikkan harga BBM merupakan pilihan terakhir.

Di lain hal, Ketua tim ekonomi dari Partai Gerindra, Burhanuddin Abdullah, menyatakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi hanya dapat dilakukan melalui penaikan harga. Pemerintah disarankan untuk berani mengambil kebijakan tersebut.

“Selain konsumsi terus naik, selama harganya tidak disesuaikan dengan pasar, akan terus terjadi kebocoran,“ tegas mantan Gubernur BI tersebut. (Wib/Wes/E-1)

amindoni@ mediaindonesia.com

Goyang Minol di Toko Modern masih Nakal

(38)

`MINUMAN keras, miras, apa pun namamu. Tak akan kureguk lagi dan tak akan kuminum lagi...' Raja Dangdut Rhoma Irama telah melantunkan bait lirik lagu Mirasantika lebih dari 1 dekade yang lalu. Hingga kini, keberadaan miras yang belakangan disebut minol (minuman beralkohol) memang belum lepas dari polemik.

Terakhir, salah satu ormas Islam akan mengajukan uji materi Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Bahkan, sejumlah pemerintah daerah semisal Depok sudah melarang penjualan minol. Alhasil pemerintah terus memutar otak untuk meredam polemik.

Terbaru, Kementerian Perdagangan memperketat aturan penjualan minol golongan A (kadar etil alkohol 0%-5%) di minimarket, supermarket, hipermarket, dan toko pengecer lain. Di antaranya, minol hanya dapat dijual kepada konsumen yang telah berusia 21 tahun atau lebih dengan menunjukkan kartu identitas. Pengecer juga wajib menempatkan minol pada tempat khusus, tidak bersamaan dengan produk lain.

Namun, hampir sebulan terhitung sejak Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2014 dikeluarkan, masih ada toko modern yang membandel. Menurut pemantauan Media Indonesia, sebuah minimarket di sekitar Tanjung Barat, Jakarta Selatan, tetap menempatkan minol golongan A semisal Anker, Bintang, atau Guinness dengan produk minuman lain. Tidak ada tempat khusus.

Petugasnya pun tidak merasa harus memeriksa identitas si pembeli. Ketika ditanya, petugas kasir, kemarin, menjawab, “Enggak usah, itu kan cuma stiker aja. Paling dilihat siapa yang beli.“

Meski begitu, tidak semua toko modern masih membandel. Gerai Circle K di wilayah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, mempunyai tempat khusus untuk menjual minol. Plus, di tempat itu ada penanda hanya usia 21 tahun ke atas yang boleh mengonsumsi.

Begitu pula dengan Seven Eleven yang berada di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat. Menurut kasir yang bertugas, tempat khusus sudah disediakan sejak setahun yang lalu.

“Sudah setahun yang lalu. Pemeriksaan identitas tergantung yang beli. Kalau masih anak kecil, ya kita tanya KTP-nya,“ ujarnya.

Menyangkut Permendag Nomor 20, Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan Widodo mengatakan akan menindak tegas penjual yang melanggar aturan. Sanksinya bisa berupa pencabutan izin penjualan minol.

(39)

Untuk periode 2014, pengusaha mengajukan impor 425 ribu karton minuman beralkohol. Tahun sebelumnya, impor minuman beralkohol sebanyak 555 ribu karton dengan realisasi 520 ribu karton.

Menimbang pertumbuhan pariwisata, Kemendag memutuskan alokasi impor yang lebih besar ketimbang permintaan pengusaha, yakni 511 ribu ton, atau setara 6,6 juta liter. Hal tersebut untuk meminimalisasi penyelundupan minol. (Anshar Dwi Wibowo/E-1)

Etnik Uyghur Dituding Otaki Serangan

(40)

Pengamat justru menilai Beijing memanfaatkan insiden serangan bom di Xinjiang untuk membenarkan kebijakan atas kelompok minoritas. Masyarakat Uyghur selama ini diperlakukan dengan tidak adil di berbagai bidang termasuk dalam pekerjaan, politik, dan kekuasaan, pendidikan, dan budaya.

RENTETAN bom meledak hebat di sebuah pasar di Urumqi, ibu kota Xinjiang, barat laut Tiongkok, kemarin pagi sekitar pukul 07.50. Kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, melaporkan sedikitnya 31 orang tewas dan 94 lainnya luka-luka akibat insiden itu.

“Saya mendengar ada sekitar empat atau lima ledakan. Saya takut sekali! Saya melihat tiga atau empat orang tergeletak di tanah,“ ungkap Fang Shaoying, pemilik supermarket kecil di dekat lokasi ledakan. Saksi mata lainnya mengatakan, “Udara penuh dengan bau mesiu dan suara isakan.“

Menurut sumber yang dikutip Reuters, insiden peledakan bom itu bermula ketika dua kendaraan jenis off-road tiba-tiba menorobos ke dalam pasar dan menabrak pembeli. Bahan peledak terlempar ke luar dari kendaraan, lalu salah satu dari kendaraan itu meledak.

Kekerasan tersebut merupakan yang terburuk yang pernah terjadi di wilayah Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang. Kementerian Keamanan Publik Tiongkok mengutuk keras insiden itu dan menyebutnya sebagai `aksi kekerasan teroris yang sangat serius dan keji'.

(41)

Menteri Keamanan Publik, Meng Jianzu, menyeru semua elemen untuk waspada menghadapi kelompok teroris yang beroperasi di `Negeri Tirai Bambu'. Presiden Xi Jinping juga

memerintahkan semua lembaga keamanan untuk meningkatkan patroli di seluruh wilayah guna menangkal serangan lanjutan.

Politik anak tiri

Juru bicara Kongres Uyghur Sedunia, Dilshat Rexit, mengatakan sudah saatnya Beijing mengevaluasi kebijakan yang diterapkan di wilayah hunian kelompok minoritas itu.

Aksi kekerasan itu, kata dia, boleh jadi buntut ketidaksenangan sebagian masyarakat atas pola kebijakan yang diterapkan Beijing, khususnya di wilayah yang didiami kelompok minoritas seperti Uyghur. Menurutnya, masyarakat Uyghur selama ini diperlakukan dengan tidak adil di berbagai bidang termasuk dalam pekerjaan, politik, dan kekuasaan, pendidikan, dan budaya.

Muslim Uyghur juga tidak memiliki keleluasaan untuk membentuk perkumpulan dan menyatakan pendapat. Ia juga mengaku tidak mengetahui, pun tidak meyakini pelaku kekerasan beberapa bulan terakhir melibatkan muslim Uyghur.

“Kebijakan represif Beijing di wilayah itu berhubungan langsung dengan masalah kekerasan,“ kata Rexit.

Dia pun mendesak Beijing untuk tidak menggunakan insiden tersebut sebagai alasan untuk memperluas kebijakan represif. “Sebaliknya, untuk menyesuaikan kebijakan guna

memperbaiki situasi yang memburuk,“ timpalnya.

Sejumlah pengamat menilai Tiongkok membesar-besarkan ancaman keamanan di Xinjiang guna membenarkan kebijakan militer mereka. Pengamat mengakui kesenjangan ekonomi dan represi kebudayaan merupakan penyebab utama kerusuhan sosial di wilayah itu.

Menurut lembaga Human Rights Watch, pemerintah Tiongkok mengatur dengan ketat keberadaan sekolah Islam dan masjid di Xinjiang. Sepanjang 1995-1999, pemerintah meruntuhkan 70 tempat ibadah dan mencabut surat izin 44 imam.

Sebelum kedatangan etnik Han yang merupakan mayoritas di Tiongkok, etnik Uyghur merupakan mayoritas di Xinjiang. (AP/Reuters/South China Morning Post/I-1)

Lima Tahun Terakhir Kebun Raya Bogor Kekeringan

(42)

Fungsi kebun raya yang semestinya mampu menyimpan air tanah dan sebagai resapan justru semakin terancam. Hal ini karena pembangunan yang tidak lagi harmonis dengan alam.

KEBUN Raya Bogor (KRB) yang terletak di Jalan Ir Haji Juanda No 13 Bogor sudah lima tahun terakhir mengalami kekeringan. Hal itu diungkapkan Melani, salah satu pengelola KRB yang juga menggambarkan bahwa kondisi bumi sedang sekarat.

Jika tidak ada turun hujan selama dua pekan saja, fenomena air mengering. Dampaknya, tumbuhan yang ada, terutama yang baru, harus disirami khusus secara luar biasa.

(43)

membantu penyerbukan. “Durian rancamaya di Kebun Raya Bogor tidak berbuah. Tidak terjadi penyerbukan karena penyerbuknya dari kelelawar,“ kata dia.

Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor Didik Widyatmoko, dalam keterangan persnya pada acara puncak HUT ke-197 KRB di Gedung Konservasi di Kota Bogor, Senin (19/5), mengamini fenomena tersebut sangat nyata.

Bogor terancam

Pihaknya tidak tinggal diam dan menjelaskan telah berkoordinasi dengan Pusat Penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk mengambil sampel batu dan persediaan air.

“Sumber air di KRB ada tiga. Ini kami khawatir dengan masifnya pembangunan hotel. Air mereka dari mana? Kami berasumsi dari sumber air tanah,“ kata Didik.

Didik mengatakan, jika tidak segera ada tindakan, hal itu akan mengancam keberadaan KRB. Untuk Bogor, khususnya kota, lanjutnya, bisa berdampak banyak. “Untuk Bogor, suhu bisa naik, polusi, CO2, pohon-pohon tidak bisa menyerap polutan, oksigen, dan banyak lagi. Kondisi sekarang ini kita worry,“ kata dia.

Wali Kota Bogor Bima Arya tidak menampik adanya ancaman tersebut. Dirinya bahkan membeberkan fakta mencengangkan lain tentang KRB. “Resapan air berkurang,“ papar dia.

Ia mengaku malu jika sesuatu yang buruk terjadi pada KRB. KRB dinilai sebagai perwajahan, ikon, dan yang terpenting merupakan sumber kehidupan Kota Bogor.

Bima mengatakan apa yang dikhawatirkan pihak KRB memang sangat beralasan. Dia mengakui, di sekeliling KRB, terjadi alih fungsi lahan, dengan terbangunnya sejumlah mal, restoran, dan betonisasi lainnya.

Selain itu, ia menerima laporan dari Kepala LIPI Lukman Hakim bahwa ada proposal rencana pembangunan tol tengah kota. “Dalam proposal itu, pembangunan tol akan membelah kebun raya. Jelas itu sebuah ancaman. Kalau dibelah, kebun raya akan hilang. Jadi kita akan

menyelamatkan Kebun Raya Bogor,“ kata Bima.

Moratorium perizinan. Itulah salah satu upaya penyelamatan yang akan dilakukan pihak Pemerintah Kota Bogor. “Setelah dilantik, itu yang akan saya lakukan. Saya sampaikan begitu ke mereka, waktu itu,“ kata dia.

Mengenai tindakan atau kebijakan yang akan dilakukan atas apa yang sudah terbangun, ia sudah mengagendakan rapat khusus.

(44)

Sementara itu, Lukman Hakim menitikberatkan Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dan ekosistem yang sangat beragam. Indonesia juga telah dikenal sebagai megadiversity country.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan minimal 47 kebun raya daerah yang mempresentasikan ekoregion yang ada di Indonesia. Hingga akhir 2013, telah terdapat 21 kebun raya baru yang melaksanakan proses pembangunannya. Pada 2014, juga mulai diinisiasi pembangunan tiga kebun raya daerah baru di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Kabupaten Pelalawan, Riau, dan Kota Gorontalo.

anti@mediaindonesia.com

Mempertahankan Kebun Raya hingga Kiamat

(45)

bicentenary: plant and people in harmony dengan titik berat upaya harmonisasi manusia dan alam, khususnya pengelolaan tumbuhan.

KRB yang sejak didirikan pada 18 Mei 1817 oleh Gubernur Jenderal Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen hingga kini diupayakan agar tetap menjadi kebun raya.

“Pasti dijaga. Diperjuangkan tetap sebagai kebun raya. Akan ada terus dan tidak akan berubah fungsinya. Sampai kiamat harus dipertahankan sebagai kebun raya,“ kata Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Didik Widyatmoko. Menurutnya,

permanensi tersebut telah menjadi spirit global pembangunan KRB.

KRB yang berada di kawasan seluas 87 hektare merupakan rumah bagi 15 ribu jenis koleksi tumbuhan dan pohon. Pihak KRB berjanji pohon-pohon penjaga kehidupan akan selalu tegak berdiri. “Kebun raya tidak hanya jadi tempat menghasilkan PAD,“ kata dia.

Kontribusi

Usia hampir dua abad, menurut Didik, memberikan kontribusi yang sangat banyak. Satu hal yang riil, menurutnya, ialah bisa mengungkap tumbuhan, contohnya sawit dan kina.

“Sawit asalnya dari Afrika, tapi tidak ada yang tahu sawit ada sumber minyaknya dan itu diungkap di sini, di kebun raya. Jadi 10 komoditas penting di Indonesia, bahkan di dunia, tidak lepas dari kiprah kebun raya,“ kata Didik.

Di bidang jasa lingkungan, lembaga-lembaga penelitian yang ada di Bogor dan Indonesia, cikal-bakalnya juga berasal dari KRB. “KRB induk dari semua lembaga ilmiah di Bogor. LIPI saja lahir dari kami. Sekarang LIPI jadi induk,“ jelasnya.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Lukman Hakim memuji kemampuan KRB melewati dinamika dan tantangan zaman. “KRB tetap konsisten melaksanakan misi yang diembannya sejak didirikannya dulu,“ kata dia.

Dia juga menilik sejarah panjang KRB dalam mengintroduksi tanaman-tanaman berpotensi ekonomi yang telah menjadi bagian penting dalam upaya pendayagunaan tumbuhan tersebut. Namun, saat ini terjadi eksploitasi sumber daya alam secara masif yang menyebabkan

kerusakan-kerusakan serius di mana-mana.

“Walaupun Ibu Pertiwi atau alam ini memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan atau

assimilative capacity, kerusakan dalam skala besar akan merusak secara total keseimbangan sistem. Akibatnya, alam tidak bisa pulih seperti kondisi semula,“ ungkapnya.

Oase

(46)

Ia menggambarkan nantinya akan dibuat koridor-koridor dan jalan-jalan dengan pohon atau tumbuhan yang sangat rindang dan langka karena itu bisa dimanfaatkan burung-burung dan serangga. “KRB jadi sumbernya. Sampai tembus Gunung Salak kalau bisa. Serangga bisa lalu lalang, burung-burung beterbangan. Jadi tidak terpenjara,“ kata dia.

Untuk mewujudkan itu, pemkot diharapkan bisa bekerja sama dengan perusahaan untuk ambil peran. Hal yang diwacanakan pihak KRB sejalan dengan program yang dicanangkan Pemerintah Kota Bogor. Dalam hal ini, program 100 hari kerja atau program prioritas Wali Kota Bogor Bima Arya. “Nanti kami akan bahas ini karena saya juga akan jadikan Kota Bogor kota sejuta taman. Sekarang untuk yang taman berkonsep dan bertema sudah berjalan. Ada taman burung dan taman ekspresi seperti di Sempur,“ kata dia. (DD/J-5)

Dua Varietas Baru Jadi Kado Ulang Tahun

(47)

Aeschynanthus sudjana kasan atau lebih dikenal dengan bunga lipstik soeka merupakan salah satu varietas perdana sekaligus baru yang dihasilkan di KRB. Bunga itu merupakan hasil persilangan dua spesies Aeschynanthus hasil eksplorasi yang dikonservasikan secara ex-situ

di KRB.

Varietas baru itu memiliki keistimewaan pola garis gelap pada permukaan tabung mahkota yang berwarna merah tua. Pola warna gelap diwarisi dari tetua jantan Aeschynanthus tricolor, tapi memiliki tabung mahkota bunga pendek sehingga tidak terlihat karena tertutup tabung kelopak. Adapun tabung mahkota dan kelopak yang memanjang merupakan warisan dari induk betinanya, yaitu Aeschynanthus radicans.

Sementara itu, Begonia lovely jo merupakan hasil persilangan dari Begonia puspitae dan

Begonia pasamanensis. Seperti diungkapkan Hartutiningsih, peneliti Begonia Kebun Raya Bogor, Begonia (Begoniaceae) termasuk tumbuhan yang mudah dikenali. Ia mempunyai ciri-ciri spesifik berupa terna tegak, semak atau menjalar, dengan batang yang berair dan helaian daun yang tidak simetris (begoniifolia).

KRB yang terletak 250 meter di atas permukaan laut telah berhasil mengoleksi 134 jenis Begonia yang terdiri dari 37 Begonia eksotis dan 97 jenis Begonia alam. Begonia alam diperoleh dari hasil eksplorasi di hutan. Ke-34 jenis di antaranya belum teridentifikasi dan diduga berpotensi sebagai jenis baru.

Persilangan buatan yang telah dihasilkan di KRB antara B puspitae dan B Pasamanensis

menghasilkan Begonia lovely jo, yang bentuk daunnya unik, berbentuk bulat telur melebar berbentuk hati, asimetris, berwarna hijau muda, dan berambut.

Untuk pendaftaran perlindungan varietas tanaman (PVT), Hartutiningsih menerangkan telah dilakukan serangkaian uji BUSS (baru, unik, seragam, dan stabil) pada Mei-Juni 2013.

Varietas baru tersebut kini telah mendapatkan permohonan hal PVT dari Pusat Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian, Kementerian Pertanian, dengan No 00237/PPVT/ S/2013 pada 29 November 2013.

“Dengan sertifikasi ini diharapkan Begonia lovely jo menjadi aset LIPI yang mempunyai nilai ekonomis sebagai tanaman hias yang dapat dibudidayakan dan diperbanyak, baik oleh

pemulianya, pelaku bisnis tanaman hias, maupun masyarakat umum,“ kata Hartutiningsih.

(48)

Sajian Kopi Dingin

DINNY MUTIAH

Referensi

Dokumen terkait

- Edema di kapiler terjadi bila terjadi peningkatan permeabilitas dinding kapiler yang memungkinkan lebih banyak protein plasma keluar dari kapiler ke cairan intersitium di

dan sumber daya lainnya untuk bekerja kearah tujuan bersama. Manajemen bisnis; konsep, teori dan aplikasi.. Menurut Handoko Pengorganisasian adalah ialah penentuan sumber daya dan

Pendekatan ini memiliki dua makna, kuratif (penyembuhan), dan, preventif (pencegahan). Melalui pendekatan kolaboratif, guru didorong secara bersama-sama dengan guru-guru lain

Belum banyak penelitian yang mengungkap perbedaan respon antara bank syariah dan bank konvensional ditinjau dari aspek daya tahan terhadap hantaman krisis, apalagi yang

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pasien program jaminan kesehatan nasional (JKN) sangat puas dengan kualitas pelayanan RSUD Muntilan berdasarkan perhitungan

Dengan adanya sistem informasi penjualan di Y-Mart diharapkan dapat membantu untuk mempermudah aktivitas penjualan sehari-hari dalam pengolahan data

Karya Abidah memang tidak terlepas dari isu feminisme, namun dalam novel “Akulah Istri Teroris” (yang kemudian disingkat AIT), Abidah muncul dengan pembaharuan novelnya

Proses difusi inovasi melibatkan empat unsur utama, meliputi 1) inovasi; 2) saluran komunikasi; 3) kurun waktu tertentu; dan 4) sistem sosial. Dalam Prima Tani inovasi