• Tidak ada hasil yang ditemukan

IPOLEKSOSBUDHANKAM AMERIKA serikat di asia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "IPOLEKSOSBUDHANKAM AMERIKA serikat di asia "

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Pengertian Dasar Negara

Dasar Negara adalah dasar untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan suatu negara dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Dasar negara merupakan falsafah negara yang berkedudukan sebagai sumber dari segala sumber hukum. Falsafah negara atau dasar negara menjadi sikap hidup, pandangan hidup bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

A. Dasar Negara Amerika : Konstitusi Amerika Serikat

Dasar Negara atau Hukum Amerika Serikat pada awalnya diambil sebagian besar dari common law dari sistem hukum Inggris, yang berlaku pada saat Perang Kemerdekaan. Namun, hukum tertinggi di negara ini adalah Konstitusi Amerika Serikat . "Konstitusi Amerika Serikat adalah dasar dan hukum tertinggi di Amerika Serikat. Konstitusi ini selesai dibuat pada 17 September 1787 dan diadopsi melalui Konvensi Konstitusional di Philadelphia, Pennsylvania, dan kemudian akan diratifikasi melalui konvensi khusus di tiap negara bagian. Dokumen ini membentuk gabungan federasi dari negara-negara berdaulat, dan pemerintah federal untuk menjalankan federasi tersebut. Konstitusi ini menggantikan Articles of Confederation yang lebih kurang jelas dalam pendefinisian federasi ini. Konstitusi ini mulai berlaku pada tahun 1789 dan menjadi model konstitusi untuk banyak negara lain. Konstitusi Amerika Serikat ini merupakan konstitusi nasional tertua yang masih dipergunakan sampai sekarang."

B. Ideologi Amerika Serikat : Liberalisme

Liberalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu dalam segala bidang. Menurut paham ini titik pusat dalam hidup ini adalah individu. Karena adanya individu maka masyarakat dapat tesusun dan karena individu pula negara dapat terbentuk. Oleh karena itu, masyarakat ataupun negara harus selalu menghormati dan melindungi kemerdekaan individu. Selain individu harus memiliki kebebasan-kemerdekaan, seperti dalam bidang politik, ekonomi dan agama ciri-ciri ideologi liberal sebagai berikut :

 Pertama, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik.

(2)

 Ketiga, pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat keputusan untuk diri sendiri.

 Keempat, kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Oleh karena itu, pemerintahan dijalankan sedemikian rupa sehingga penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah. Pendek kata, kekuasaan dicurigai sebagai hal yang cenderung disalahgunakan, dan karena itu, sejauh mungkin dibatasi.

 Kelima, suatu masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian besar individu berbahagia. Walau masyarakat secara keseluruhan berbahagia, kebahagian sebagian besar individu belum tentu maksimal. Dengan demikian, kebaikan suatu masyarakat atau rezim diukur dari seberapa tinggi indivivu berhasil mengembangkan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakatnya. C. Sistem Pemerintahan Amerika Serikat

Sistem pemerintahan Amerika Serikat didasarkan atas konstitusi UUD tahun 1787. Akan tetapi, konstitusi tersebut telah mengalami beberapa kali amandemen. Amerika Serikat merupakan sebuah negara serikat/federal berbentuk republik beribukota di Washington D.C. yang mempunyai 50 negara bagian. Sedangkan sistem pemerintahan yang dianut adalah Sistem Pemerintahan Presidensial. Presiden Amerika adalah kepala negara juga sekaligus sebagai kepala pemerintahan.

Sistem pemerintahan menganut trias politika murni (pemisahan kekuasaan). Sebuah ide bahwa sebuah pemerintahan berdaulat harus dipisahkan antara dua atau lebih kesatuan kuat yang bebas, mencegah satu orang atau kelompok mendapatkan kuasa yang terlalu banyak. Pemisahan kekuasaan merupakan suatu cara pembagian dalam tubuh pemerintahan agar tidak ada penyalahgunaan kekuasaan, antara legislatif, eksekutif dan yudikatif. Adaya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif, legislatif dan yudikatif yang biasa disebut dengan “Separation of Power Teory” yang diilhami ajaran Trias Politika dari Montesquieu yang mengajarkan bahwa kekuasaan dalam sustu negara harus dipisahkan dalam 3(tiga) kekuasaan yaitu

a. Eksekutif : kekuasaan yang melaksanakan Undang-Undang

(3)

kepada Kongres namun jika presiden dinyatakan melakukan pelanggran berat(high crimmines and misdemeasnors) & kejahatan yaitu kegiatan melawan negara atau hukum seperti : membunuh, korupsi besar, penghianatan, dll maka presiden dapat dipecat/dimakzulkan (impeachment).

b. Legislatif : kekuasaan yang menyusun/membuat Undang-Undang

Kekuasaan legislatif berada pada parlemen atau disebut Konggres (congress). Konggres terdiri atas dua kamar, yakni Senat & House of Representatif. Anggota Senat (perwakilan dari negara bagian) perwakilan tiap tiap negara bagian masing-masing dua orang jadi jumlahnya ada 100 senator. Sedangkan House of Representatif (Dewan Perwakilan Rakyat) ditentukan berdasarkan jumlah penduduk.

c. Yudikatif : kekuasaan yang mengawasi pelaksanaan UU dan memberikan sanksi bagi pelanggar UU. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dan merdeka ,tidak bisa dipengaruhi oleh kekuasaan lainnya.

Hal ini dimaksudkan agar terwujudnya check and balance sehingga tidak ada kekuasaan yang terlalu dominan. Kekuasaan yudikatif ada di tangan Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dan merdeka dan tidak dapat dipengaruhi oleh kekuasaan yang lainnya.

D. Politik Amerika Serikat

Amerika Serikat adalah sebuah republik konstitusional federal, di mana Presiden (kepala negara dan kepala pemerintahan), Kongres, dan lembaga peradilan berbagi kekuasaan yang melekat pada pemerintah nasional, dan pemerintah federal berbagi kedaulatan dengan pemerintah-pemerintah negara bagian.

a. Sistem partai

Sistem partai politik modern di Amerika Serikat adalah sistem dua partai yang didominasi oleh Partai Demokrat dan Partai Republik. Kedua-dua partai ini memenangi setiap Pemilihan Presiden Amerika Serikat sejak tahun 1852 dan mengendalikan Kongres Amerika Serikat paling sedikit sejak tahun 1856. Beberapa partai ketiga dari waktu ke waktu menerima perwakilan yang relatif sedikit pada tataran nasional dan negara bagian.

(4)

b. Sistem Pemilihan Umum

Pemilihan digelar pada setiap tahun genap di wilayah federal dan sebagian besar negara bagian serta lokal untuk berbagai jabatan pemerintahan di AS. Beberapa negara bagian dan wilayah lokal mengadakan pemilihan setiap tahun ganjil. Setiap empat tahun, warga Amerika memilih seorang presiden dan wakilnya. Sedangkan setiap dua tahun, warga Amerika memilih ke 435 anggota DPR AS dan kira-kira sepertiga dari 100 anggota Senat Amerika Serikat. Masa bakti setiap senator enam tahun.

Ada dua ragam dasar pemilu AS: pemilihan pendahuluan dan pemilihan umum. Pemilihan pendahuluan dilakukan sebelum pemilihan umum untuk menentukan calon-calon dari partai yang akan maju untuk pemilihan umum. Para calon yang menang dalam pemilihan pendahuluan selanjutnya mewakili partainya dalam pemilu.

Syarat-syarat calon

Berdasarkan konstitusi Amerika Serikat, syarat calon presiden adalah:

 Setidaknya berumur 35 tahun.

 Tinggal di Amerika Serikat setidaknya selama 14 tahun.

 Seorang warga negara yang lahir di Amerika Serikat. Untuk wakil presiden ditambahkan dengan:

 Tidak boleh berasal dari negara bagian yang sama dengan presiden. Syarat calon anggota Dewan Perwakilan (Kongres):

 Setidaknya berumur 25 tahun.

 Tinggal di Amerika Serikat selama 7 tahun.

 Menjadi warga yang sah dari negara bagian yang mereka wakili. Syarat calon anggota Senat (Kongres):

 Setidaknya berumur 30 tahun.

 Tinggal di Amerika Serikat selama 9 tahun.

 Menjadi warga yang sah dari negara bagian yang mereka wakili. c. Pemilihan Presiden

(5)

 Negara-negara bagian melakukan pemilihan pendahuluan atau kaukus untuk menentukan calon-calon dari partai yang akan mengikuti konvensi nasional.

 Konvensi nasional, suatu ajang dimana calon-calon partai hasil kaukus akan diseleksi dan salah satunya kemudian ditetapkan sebagai kandidat presiden.

 Kampanye dan pemilu. Calon dari setiap partai akan berkampanye ke seluruh negara bagian untuk memenangkan suara pemilih dalam pemilu bulan November.

Electoral college. Kandidat presiden yang mendapat popular vote pada pemilu bulan November tidak otomatis memenangkan pemilu. Konstitusi AS mensyaratkan dilakukannya proses Electoral college, suatu sistem dimana setiap negara bagian menentukan elector (sekelompok orang yang terpilih) untuk memilih presiden dan wakilnya setelah pemilihan popular vote dilakukan. Electoral college dilakukan pada bulan Desember di hari Senin pertama setelah hari Rabu minggu kedua.

d. Pemilihan Kongres

Bagi rakyat AS, pemilihan anggota Kongres sama penting dan kompetitifnya seperti pemilihan presiden. Ini karena peranan penting yang Kongres mainkan dalam membuat undang-undang. Kongres secara hukum dan politik bersifat independen dari keinginan presiden. Pada masa lalu, pemilihan Kongres cenderung menjadi―terpusat ke partai, dimana banyak pemilih yang loyal kepada satu partai politik dan cenderung memilih anggota Kongres dari partai yang bersangkutan. Namun sejak 1960-an, pemilihan anggota Kongres semakin berpusat kepada si calon. Pertumbuhan media dan internet, pentingnya penggalangan dana kampanye yang agresif, jajak pendapat yang konstan dan aspek-aspek kampanya modern lainnya telah membuat pemilih lebih cenderung memberi bobot kepada kekuatan dan kelemahan calon sebagai individu, bukan sebagai anggota partai tertentu.

Kongres terdiri atas dua badan: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Senat. Anggota dari masing-masing badan dipilih dengan cara berbeda. DPR dimaksudkan untuk menjadi badan yang paling dekat dengan rakyat, dipilih dari distrik yang relatif kecil dengan pemilihan yang lebih sering (dua tahun sekali). Setiap negara bagian dijamin akan mendapat satu kursi di DPR. Negara bagian yang jumlah penduduknya besar, akan memperoleh lebih banyak kursi di DPR.

(6)

Dengan demikian negara-negara bagian kecil mempunyai pengaruh yang sama besarnya di Senat seperti halnya negara-negara bagian besar

e. Pemilu di Amerika menggunakan sistem distrik.

Sistem distrik. Sistem ini berdasarkan lokasi daerah pemilihan, bukan berdasarkan jumlah penduduk. Dari semua calon, hanya akan ada satu pemenang. Dengan begitu, daerah yang sedikit penduduknya memiliki wakil yang sama dengan daerah yang banyak penduduknya, dan tentu saja banyak suara terbuang. Karena wakil yang akan dipilih adalah orangnya langsung, maka pemilih bisa akrab dengan wakilnya.

Kelebihan Pemilu sistem Distrik

 Sistem ini merangsang terjadinya integrasi diantara partai, disebabkan kursi kekuasaan yang diperebutkan hanya satu.

 Perpecahan partai dan pembentukan partai baru bisa dihambat, bahkan bisa mendorong penyederhanaan partai secara natural.

 Distrik ialah daerah kecil, karena itu wakil terpilih kemungkinan akan dikenali dengan baik oleh komunitasnya, dan hubungan dengan pemilihnya menjadi lebih dekat

 Untuk partai besar, lebih gampang untuk memperoleh kedudukan mayoritas di parlemen.

 Jumlah partai yang terbatas menyebabkan stabilitas politik mudah tercapai. Kelemahan Pemilu Sistem Distrik

 Partai besar lebih berkuasa karena terdapat kesenjangan persentase suara yang diperoleh dengan jumlah kursi di partai politik

 Partai kecil dan minoritas merugi sebab sistem ini menyebabkan banyak suara terbuang.

 Sistem ini kurang mewakili kepentingan masyarakat heterogen & pluralis.

 Anggota Parlemen terpilih cenderung mengutamakan kepentingan daerahnya dibanding kepentingan nasional.

(7)

Sistem ekonomi liberal kapitalis adalah sitem ekonomi yang aset-aset produktif dan faktor-faktor produksinya sebagian besar dimiliki oleh sektor individu/swasta. Sementara tujuan utama kegiatan produksi adalah menjual untuk memperoleh laba.

Sistem perekonomian/tata ekonomi liberal kapitalis merupakan sistem perekonomian yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, menjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya.

Dalam perekonomian liberal kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar- besarnya dan bebas melakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas.

2. Ciri-ciri.

Ciri-ciri dari sistem ekonomi liberal kapitalis antara lain :

a. Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.

b. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi. c. Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya

produksi dan masyarakat pekerja (buruh).

d. Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan. e. Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.

f. Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonom.

g. Biasanya barang-barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi.

3. Keuntungan dan Kelemahan.

Sistem ekonomi liberal kapitalis selain memilki keuntungan juga mempunyai kelemahan, antara lain :

a. Keuntungan :

1. Menumbuhkan inisiatif dan kerasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah dari pemerintah.

2. Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.

3. Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat.

(8)

5. Efisiensi dan efektifitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.

b. Kelemahan :

1. Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat.

2. Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin. 3. Banyak terjadinya monopoli masyarakat.

4. Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.

5. Pemerataan pendapatan sulit dilakukan, karena persaingan bebas tersebut.

E. Sosial dan Budaya Amerika Serikat

1. Ragam Karakteristik Orang Amerika Serikat

Amerika Serikat adalah negeri yang beragam dan mempertahankan keunikan yang terlihat dari rakyatnya. Semenjak dari penemuan Dunia Baru dan sepanjang sejarah Amerika yang didominasi para pendatang, penduduk asli dan pendatang telah belajar dari pelajaran pada banyak pada konflik, tantangan, dan toleransi yang akhirnya tumbuh.

Generalisasi masyarakat untuk karakteristik khas bukanlah tugas yang mudah sama sekali. Hal ini terutama karena setiap segmen masyarakat ini memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dan unik.

Sementara penduduk asli Amerika banyak yang sulit membaur, para pemukim membawa fleksibilitas dalam penggunaan sumber daya di tangan untuk di olah demi kekayaan pribadi yang tidak mau ambil pusing dengan segala jenis pertentangan karena perbedaan, dan pihak kolonis itu mencoba bertahan hidup dalam lingkup untuk menahan diri dan berupaya membuka diri pada keanekaragaman.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi termasuk dari mana asal bangsa dan variasi iklim yang rupanya juga sangat berbeda dari satu bagian AS di pantai Barat, dengan Pantai Timur. Perbedaan geografis memiliki dampak besar pada kelompok etnis. Ini campuran besar orang dan tradisi berkontribusi pada varietas.

Jika variasi merupakan bumbu kehidupan' maka masyarakat Amerika yang paling pasti harus bisa mengolahnya dalam satu kesatuan. Karakteristik khas dari masyarakat ini mungkin berbeda sedikit dari Atlantik ke Pasifik, namun mereka harus mampu menunjukkan yang namanya gaya hidup Amerika Serikat yang antara lain:

(9)

Amerika yang dikenal menghargai dan menghormati individualitas. Mereka memiliki semangat yang tetap gentar bahkan di mata badai kontradiksi global. Orang-orang Amerika mewujudkan ketahanan dan kesetaraan. Ini bukan seolah-olah mereka tidak berbuat salah atau belajar dari pelajaran pahit, tetapi belajar adalah cepat dan menyeluruh.

Sama seperti kisah mereka dengan kolonisasi dan Perang Saudara Amerika pada saat penghapusan budak, mereka juga berjuang dan mencairkan perbedaan ras dengan semangat yang sama dan kekuatan karakter. Keputusan mereka dan selalu didasarkan pada kenyataan bahwa mereka mengakui kesatuan yang mendasari pikiran, ucapan dan perbuatan.

b. Keberanian

Mereka percaya bahwa mereka merancang nasib mereka sendiri sebagai bangsa. Mereka tidak pernah merasa takut untuk berbicara dan menentang. Ini tidak penting apakah kebenaran itu diucapkan oleh mantan presiden mereka Abraham Lincoln. atau secara berani diwujudkan dalam perilaku oleh Rosa Parks, seorang ibu yang menolak pindah duduk di bangu untuk kulit putih. Mereka selalu menyuarakan pendapat dan pemikiran tentang berbagai subjek dan nilai-nilai.

Kualitas memungkinkan mereka untuk jujur mengekspresikan opini politik dan hidup sesuai dengan kebebasan diberikan kepada mereka sebagai bangsa dengan US Constitution tersebut. Bahkan, kemampuan untuk berdiri takut dalam situasi apapun memberdayakan mereka untuk menahan diri dari menyapu atas kesadaran kelas atau perbedaan.

c. Perhatian

(10)

Keprihatinan mereka telah membuat mereka menjadi korban kesalahpahaman dan kedengkian, tetapi hal ini tidak menghentikan mereka dari membuat upaya menuju perubahan yang diperlukan.

d. Informal dan Realistis

Amerika dikenal sangat nyaman menjadi informal. Hal ini tidak terbatas hanya untuk kode berpakaian atau tingkah laku, tetapi untuk kehidupan pada umumnya. Mereka dikenal sebagai orang yang menerobos belenggu dan menyatakan kebebasan dari dalam bentk yang paling bebas.

Namun, di balik semua ini mereka tetap peka terhadap diri mereka dan orang lain. Sejauh bersikap realistis yang bersangkutan, mereka mungkin atau mungkin tidak mengubah kenalan kasual menjadi persahabatan sejati, namun kebiasaan ini pertama tidak membantu untuk mencairkan batas-batas dan tenggelam perbedaan.

2. Budaya

Amerika Serikat merupakan negara yang multikultur. Kebudayaan Amerika Serikat pun beragam karena masyarakatnya yang beragam dari segala macam suku, negara, agama, dan warna kulit.

Tidak ada kebudayaan spesifik yang dimiliki oleh Amerika Serikat karena pada dasarnya Amerika Serikat memang negara multikultur. Sebagai negara multikultur, Amerika Serikat membebaskan warga negaranya untuk membawa kebudayaan asli dari daerah asal, apapun itu.

Kebudayaan yang terkenal di Amerika Serikat adalah: 1. Budaya Kerja Keras dan Menjadi Lebih Baik

Salah satu kebudayaan Amerika Serikat yang sudah menjadi ciri khas negara tersebut adalah budaya "kerja keras" dan "berbuat untuk selalu menjadi yang lebih baik."

Lihat saja, hampir semua penduduk Amerika Serikat memiliki etos kerja yang tinggi dan luar biasa. Mereka juga tidak mudah putus asa meski mungkin kegagalan itu berkali-kali dialami.

(11)

lainnya, termasuk diIndonesia. Dengan kerja keras tersebut, Amerika Serikat mampu menjadi negara adidaya.

2. Menjunjung Tinggi Kebebasan

Salah satu ciri kebudayaan Amerika Serikat yang lainnya adalah adanya kebebasan dalam segala bidang. Ya. Amerika Serikat merupakan negara yang sangat menjunjung tinggi kebebasan. Apapun bisa dilakukan di sana selama tidak ada unsur paksaan.

Budaya yang menjunjung tinggi kebebasan tersebut membuat Amerika Serikat menjadi negara yang sangat liberal. Segala hal ada di sana, baik yang bersifat positif maupun negatif.

Yang bersifat positif di antaranya segala jenis kemajuan dari berbagai bidang yang bisa memberikan manfaat orang lain, seperti penemuan situs jejaring sosial, Microsoft, dan teknologi. Amerika Serikat dipercaya menjadi pelopor dari segala macam kemajuan dari berbagai bidang tersebut.

Meskipun demikian, budaya menjunjung tinggi kebebasan yang ada di Amerika Serikat juga perlu diwaspadai karena hal tersebut bisa berakibat negatif, seperti free sex.

F. Pertahanan dan Keamanan Amerika Serikat

Departemen Pertahanan (Department of Defense, Defense Department, USDOD, DOD, DoD, atau the Pentagon) adalah Departemen Eksekutif Pemerintah Amerika Serikat yang bertugas mengoordinasikan dan mengawasi seluruh lembaga dan fungsi pemerintahan yang berkaitan dengan keamanan nasional dan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. Departemen ini juga merupakan badan dengan karyawan terbanyak di dunia yaitu lebih dari 2,13 juta tentara, pelaut, marinir, pilot, dan pekerja sipil aktif dan lebih dari 1,1 juta anggota Garda Nasional, Angkatan Udara, Laut, Udara, dan Cadangan Marinir. Jumlah totalnya mencapai 3,2 juta personil, termasuk pekerja sipil.

(12)

diketuai oleh Menteri Pertahanan. DoD juga mengoperasikan beberapa sekolah dinas gabungan seperti National Defense University (NDU) dan National War College (NWC).

Amerika Serikat adalah negara yang selalu memprioritaskan keamanan nasionalnya dan dalam hal menjaga keamanan nasionalnya negara federal ini memiliki beberapa badan pertahanan yaitu:

1. Department Of Defense

Department Of Defense didirikan sejak tahun 1949 yang ditujukan menjaga pertahanan negara yang dipimpin oleh seorang menteri pertahanan yang jga berpengaruh bessar dalam pengambilan Kebijakan Luar Negeri di Amerika Serikat. 2. National Security CouncilNational Security Council atau disebut juga Majelis

Pertahanan Nasional. Merupakan badan lain yang juga berperan dalam pertahanan nasional Amerika Serikat. Majelis ini berfungsi sebagai penasihat bagi presiden dalam mengadakan hubungan dengan luar negeri dan mengeluarkan kebijakan mengenai pertahanan.

3. Central Intelligence Agency (CIA)

Referensi

Dokumen terkait

Kemampuan pemahaman matematis merupakan salah satu tujuan penting dalam pembelajaran, memberikan pengertian bahwa materi-materi yang diajarkan kepada siswa bukan hanya

Dalam pembuatan perangkat lunak sistem Optimasi Tata Letak Barang Digudang Dengan Algoritma Genetika dengan bahasa pemrograman Borland Delphi 6.0 dibangun dengan beberapa tahapan,

Adanya hasil yang berwarna ungu dari uji biuret pada filtrate 100% mungkin dikarenakan oleh kertas saring yang pori-porinya tidak sesuai untuk memisahkan protein, sehingga albumin

Penyelesaian sengketa tapal batas wilayah antar daerah otonom di Indonesia, khusus di Propinsi Riau dilakukan melalui keputusan pejabat/badan tata usaha negara berwenang dan

COMPARISON OF THE SPERMATOZOA QUALITY OF POST THAWING SIMENTAL COW THAT CENTRIFUGATED USE YOLK SKIM DILUTER AND. SOYA LECITHIN WITH MALONDIALDEHYDE (MDA) LEVEL

Kedudukan Rencana Strategis Kecamatan Cisitu Tahun 2018- 2023 merupakan penjabaran dari RPJMD Tahun 2018-2023 yang memuat Tujuan, Sasaran, Program, dan Kegiatan

semenda yang dihormati kerabat istrinya. Tentu saja dukungan atas konsekuensi itu mempunyai jangka waktu, yang pasti akan tiba waktunya, sesuai dengan kelaziman yang

3.4.2 Setelah menyimak video pembelajaran yang telah ditampilkan guru tentang teks percakapan yang melibatkan tindak tutur memberi dan meminta informasi terkait