• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Perbankan - Analisis Value Added sebagai Indikator Intellectual Capital terhadap kinerja perbankan di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Landasan Teori 2.1.1. Perbankan - Analisis Value Added sebagai Indikator Intellectual Capital terhadap kinerja perbankan di Indonesia"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Tinjauan Penelitian Terdahulu
Gambar 2.1 Model Kerangka Konseptual

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Nilai Tambah ( Value Added ) yakni modal manusia (VAHU), modal struktural (STVA) dan modal usaha (VACA) sebagai indikator dari

Kata Kunci : Intellectual Capital, Physical Capital, Human Capital, Structural Capital, Value Added Intellectual Coefficients (VAIC TM ), Kinerja Keuangan

Intellectual Capital Dengan Metode Extended Value Added Intellecrual Coefficient ( Vaic™) Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI Tahun

Value Added Intellectual Coefficient (VAIC TM ) yang diproksi dengan Value Added of Capital Employed (VACA), Value Added Human Capital (VAHU), dan Structural Capital

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh modal intelektual yang diukur dengan model pulic yaitu Value Added Intellectual Capital (VAIC™) atau

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh modal intelektual yang diukur dengan model pulic yaitu Value Added Intellectual Capital (VAIC™) atau

Dengan menggunakan model Pulic- Value Added Intellectual Coefficients (VAIC), penelitian ini menguji hubungan antara efisiensi value added (VAIC) dari tiga sumber daya

Penelitian ini menguji pengaruh koefisien nilai tambah modal manusia (VAHU), koefisien nilai tambah modal struktural (STVA) dan koefisien nilai tambah modal usaha (VACA)