• Tidak ada hasil yang ditemukan

Review Jurnal Tentang Pendidikan Kejurua

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Review Jurnal Tentang Pendidikan Kejurua"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS INDIVIDU

REVIEW JURNAL

Inovative Models for vacational Education and

Training in Romania

OLEH:

FAJAR WIRAMAS PRABOWO 9182304040

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN PROGRAM PASCASARJANA

(2)

HASIL REVIEW JURNAL A. Profil Jurnal

1. Judul:

Inovative Models for vacational Education and Training in Romania

Model Inovatif untuk Pendidikan Kejuruan dan Traning di Rumania 2. Jenis Jurnal: Jurnal Perilaku dan Ilmu Sosial

3. Penulis: Liviu Moldovan

4. Penerbit: Diterbitkan oleh Elsevier Ltd. Seleksi dan/atau peer review di bawah tanggung jawab Prof. Dr. Hüseyin Uzunboylu, akses terbuka CC-BY-NC-ND lisence doi: 10.1016/j.sbspro.2012.06.451

5. Tahun Terbit: 2012

6. Volume & Halaman : Vol. 46, Hal. 5425 – 5429 B. Rangkuman Artikel

1. Pembahasan

(3)

Pada proyek Move-IT yang inovatif ini dibiayai EEA Eropa, memiliki tujuan untuk mengembangkan dan membangun jaringan regional pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan di Rumania dengan mentransfer pengetahuan, praktik yang baik dan kemajuan dalam komunikasi video canggih di perguruan tinggi Sor-Trondelag University. Hasilnya adalah menghasilkan kerjasama antar lembaga pusat pelatihan kerja dengan University “Petru Maior” Rumania dan prospek pengembangan sumber daya manusia lebih lanjut. Desain infrastruktur didasarkan pada praktik video dengan komponen utama yaitu ruang video berstandar tinggi, rangkaian multiplatform dan manajemen produksi yang mendukung, ruang video untuk menerima pelatihan dari UPM atau organisasi kepelatihan lain dan beberapa ruang audio, kelas dan lab. komputer.

Pelatihan terhadap instruktur juga dikembangkan dalam proyek ini dengan tujuan untuk memberikan seperangkat pelatihan kursus yang canggih bagi para pelatih dan guru. Yang disampaikan pada pelatihan guru ini adalah materi pengantar pelatihan pengiriman yang memanfaatkan komunikasi video; Metode pedagogis (berlandaskan pendidikan) yang mengatur metari kursus pendidikan kejuruan dan penggunaan video pelatihan kejuruan; Metode pembelajaran terpadu dan optimalisasi video dalam pendidikan dan pelatihan kejuruan.

Pada pelajaran terpadu sudah dikaitkan dengan teknologi, sehingga menghasilkan metode pedagogis baru yang menggunakan pelatihan tatap muka, yang terdiri dari unsur-unsur yaitu Pengajaran terstruktur kelas tradisional, pembelajaran mandiri melalui Learning Management Systems, Pelatihan praktis, layanan video konfrensi dan evaluasi prestasi siswa dan sistem penilaian

(4)

Perbandingan pendidikannya dilakukan dengan SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto, salah satu sekolah kejuruan yang secara konsisten ingin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto merupakan sekolah kejuruan di bidang telekomunikasi yang telah mengembangkan model pembelajaran e-learning. Pemanfaatan e-learning pada sebuah pendidikan kejuruan seperti Sekolah Menengah Kejuruan sangat dibutuhkan untuk membantu guru dalam meningkatkan proses pembelajaran. Jika dibandingkan dengan pendidikan kejuruan di Rumania yang sudah berkembang dilihat dari sisi infrastukrur akan sangat mencolok perbedaan yang dihasilkan. Seperti telah diketahui, pembelajaran di sekolah kejuruan mempunyai waktu pembelajaran praktik yang lebih banyak dibandingkan dengan pembelajaran teori atau pembelajaran di dalam kelas. Maka dari itu pendidikan kejuruan di Indonesia yang masih tahap perkembangan dengan pola pembelajarannya dikungkung oleh kurikulum yang berubah tiap 5 tahun atau mengikut pergantian kepala negara perlu konsistensi dalam menangani hard skill para pelajar SMK sehingga dapat bersaing langsung di dunia kerja. Pola pengajaran yang digunakan di Rumania juga telah direnovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan pangsa pasar tenaga kerja Rumania.

1. Ketercapaian Standar Mutu Perancangan dan pembuatan materi E-Learning Komponen perancangan dan pembuatan materi e-learning pada pelaksanaan pembelajaran e-learning di SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto yaitu pembuatan e-learning belum didaftarkan hak ciptanya, sehingga belum memenuhi kaidah pembelajaran berbasis internet, serta beberapa guru belum memahami secara mendalam mengenai pengelolaan course dalam e-learning.

(5)

Norwegia ke Rumania. Jadi perbedaannya terletak dilegalitas atau lisensi dan hak cipta atas pembelajaran e-learning yang telah dilaksanakan.

2. Ketercapaian Standar Mutu Perencanaan Pembelajaran E-learning

Komponen perencanaan pembelajaran e-learning yaitu belum adanya komitmen dari sekolah untuk melaksanakan pembelajaran e-learning secara optimal, proses pembelajaran belum diarah-kan pada pembelajaran berbasis e-learning. Sehingga tingkat urgensi pembelajaran menggunakan media e-learning

masih kurang. Sedangkan komitmen penyedia pendidikan di Rumania sangat mendukung akan terlaksananya e-learning, dan telah meningkatkan kualitas pengajaran dengan mengatur program pembelajaran jarak jauh baru.

3. Ketercapaian Standar Mutu Penyampaian Pembelajaran E-learning

Komponen penyampaian pembelajaran e-learning SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto yaitu strategi belajar dengan menggunakan multimedia belum sepenuhnya diadaptasi dan kurangnya penambahan materi pembelajaran yang bersifat interaktif untuk setiap mata pelajaran. Sedangkan sistem pembelajaran e-learning di Rumania sudah pada tahap Desain dan pembentukan kemajuan pendidikan maupun infrastruktur pelatihan didasarkan pada praktik video terbaik dari Skandinavia, dengan ruang video di UPM memiliki 3 skenario penggunaan yaitu Transmisi kursus melalui internet ke lokasi eksternal, Produksi materi pelatihan untuk distribusi pada platform web offline dengan memperoleh gambar menggunakan video kamera beresolusi tinggi dan materi pelatihan, dan Sesi konferensi video dengan 3 lokasi berbeda secara bersamaan.

4. Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran E-learning

(6)

Rumania berjalan sistematik, dengan diterpakannya Sistem Respon Siswa atau teknologi SRS. Pada sistem tersebut guru memberi siswa tugas, misalnya pertanyaan atau masalah. Para siswa memecahkan tugas dan merespon secara anonim dengan menggunakan SRS baik di laptop mereka atau melalui perangkat genggam mereka, di mana guru menampilkan respon siswa di kelas. Akhirnya, guru harus memutuskan bagaimana memberikan umpan balik ke kelas. Artinya perbedaan optimalisasi penerapan e-learning antara pendidikan kejuruan di Rumania dan Indonesia.

D. Kesimpulan dan saran 1. Kesimpulan

a. UPM telah mengembangkan infrastruktur pengajaran baru untuk e-learning, dan telah meningkatkan kualitas pengajaran dengan mengatur program pembelajaran jarak jauh baru di Rumania. Ini memiliki implikasi praktis bagi para akademisi dari UPM dan mitra organisasi karena promosi akses ke metode baru dan inovatif dan sumber daya pendidikan, tetapi juga implikasi besar ICT.

b. Model pembelajaran e-learning di SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto dapat dijadikan sebagai alat bantu pada pembelajaran di sekolah kejuruan yang memiliki persentase pembelajaran di sekolah kejuruan antara teori dengan persentase yang lebih sedikit dibandingkan dengan praktek. E-learning dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman materi dan memperluas sumber materi ajar maupun menambah aktivitas belajar serta membantu guru dalam mengefisienkan waktu pembelajaran di dalam kelas. 2. Saran

(7)

E. Daftar Pustaka

Numiek Sulistyo Hanum. 2013. Keefektifan E-Learning Sebagai Media Pembelajaran (Studi Evaluasi Model Pembelajaran E-Learning SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto). Jurnal pendidikan vokasi, vol 3 ; 90-102

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, bersama ini kami sampaikan pengumuman nama-nama guru peserta PLPG tahap I – tahap II yang dinyatakan (a) LULUS, (b) MENGIKUTI

sudah sesuai dengan kondisi persaingan yang dihadapi dalam persaingan jasa pembiayaan usaha kecil mikro dan menengah. Program Magister Manajemen Pasca Sarjana USU sebagai

Desain didaktis jenis – jenis segitiga untuk meningkatkan level berpikir geometri Siswa sekolah menengah pertama.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Rahayu, Sri Lestari, 2005, Kajian Ekonomi dan Keuangan, Edisi Khusus November 2005, Analisis Peranan Perusahaan Modal Ventura Dalam Mengembangkan UKM di

[r]

Sebagai remaja yang berwawasan, jelaskan usaha-usaha yang anda lakukan untuk memastikan impian tersebut menjadi kenyataan.. Menabung amat penting untuk menjamin kehidupan pada

Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat

4) PDA dengan peningkatan shunting dari kiri ke kanan merupakan komplikasi bayi dengan RDS terutama pada bayi yang dihentikan terapi