• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SE (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SE (1)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN

SELF-LEARNING

GURU TERHADAP KINERJA GURU SMK DI KOTA PALANGKA RAYA

KALIMANTAN TENGAH

Debora

Universitas Palangka Raya Jl. Yos Soedarso Tunjung Nyaho

Unpar Palangka Raya Kalimantan Tengah

[email protected]

ABSTRAK

Penyiapan siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang mampu memiliki keahlian dalam bidang tertentu akan meningkatkan kualitas hidup serta mengembangkan diri menjadi tenaga kerja yang produktif untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dunia usaha dan industri. Pemenuhan fungsi dari pendidikan kejuruan tersebut tidak lepas dari peran sekolah menengah kejuruan membentuk sumber daya manusia sebagai keluaran yang erat kaitannya dengan proses. Kepala sekolah dan guru adalah salah satu bagian penting dari proses yang membentuk sumber daya manusia handal sesuai dengan fungsi pendidikan kejuruan. Tujuan penelitian ini untuk melihat ada tidaknya: (1) pengaruh Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja guru, (2) pengaruh Learning terhadap Kinerja guru, dan (3) pengaruh Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Self-Learning guru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Teknik analisis menggunakan metode analisis jalur (Path Analysis). Pengumpulan data dilakukan berdasarkan banyaknya variabel yang diteliti dengan menggunakan teknik kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK Negeri di Kota Palangka Raya sebanyak 274 orang dengan teknik penarikan sampel menggunakan “proportional random sampling” serta perhitungan menggunakan rumus “Solvin”, maka diperoleh sampel penelitian sebanyak 74 orang guru SMK di kota Palangka Raya. Instrumen kinerja guru 38 butir item, instrumen perilaku kepemimpinan kepala sekolah 40 butir item, dan instrumen self-learning guru 25 butir item yang semuanya sudah diuji validitas dan reliabilitasnya.Semua variabel, baik kinerja, perilaku kepemimpinan kepala sekolah, dan self-learning diukur dengan menggunakan instrumen angket model skala Likert 1 – 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh : (1) perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru, (2) Self-Learning guru terhadap kinerjanya, dan (3) tidak ada pengaruh perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap self-learning guru.

Keywords: Perilaku Kepemimpinan, Self-Learning, Kinerja

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis data dapat disimpulkan yaitu: (1) Ada pengaruh yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di MTs Negeri Tinawas

pengembangan bagi perilaku kepemimpinan kepala sekolah, iklim kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di MTs Negeri Tinawas Nogosari. Secara praktis hasil penelitian

Kepemimpinan Kepala Sekolah memberikan motivasi kerja bagi peningkatan produktivitas kerja guru dan hasil belajar siswa, jika kepemimpinan Kepala Sekolah tersebut benar-benar

Hasil penelitian ini menyimpulkan beberapa hal penting, yaitu: (1) varibel perilaku kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan positif terhadap kesejahteraan guru;

Hasil analisis ditemukan: (1) terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru bimbingan konseling

Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Setelah didapatkan hasil perhitungan kecenderungan umum responden pada variabel perilaku kepemimpinan kepala sekolah, ditemukan skor

Perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang baik akan meningkatkan motivasi kerja guru yang tinggi. Kepala sekolah mempunyai tugas membantu guru, memberikan stimulus

Dari hasil pengujian hipotesis ketiga ini dapat dijelaskan bahwa perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan iklim lingkungan kerja sangat penting bagi peningkatan kinerja guru,