NASKAH LOMBA KOMPETENSI SISWA (SMK)
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015
I. KISI-KISI LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) SMK 2015
KOMPONEN DESKRIPSI
A. Pengertian Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu wahana promosi dan pembuktian ketrampilan yang dimiliki siswa sebagai hasil mengikuti proses pembelajaran di SMK pada dunia usaha/industri/masyarakat, yang dalam hal ini sebagai pengguna lulusan.
LKS Program Keahlian Teknologi Hasil Pertanian (Post Harvest Technology) tahun 2015 ini mengambil tema Pengembangan Produk Olahan Berbasis Kedelai dan Kacang-kacangan Lokal dalam Pembuatan Tahu dan Olahan Ekstrak Protein (Slurry)
Tema yang dilombakan diharapkan dapat merangsang siswa-siswa SMK untuk memanfaatkan kompetensi yang dimiliki untuk mengembangan produk berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan ketahanan pangan.
Lomba akan dilaksanakan dalam bentuk pembuatan makalah, presentasi, praktek pengolahan oleh peserta sehingga dapat dinikmati sebagai hiburan (entertainment) bagi pemirsa lomba.
B. Tujuan 1. Meningkatkan kemampuan berinovasi siswa dalam pengembangan diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal untuk mencapai ketahanan pangan.
2. Meningkatkan wawasan dan pemahaman siswa tentang prinsip-prinsip pengolahan produk pangan.
3. Menggali potensi sumber daya siswa yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah ketahanan pangan nasional.
4. Mempromosikan kompetensi siswa SMK THP ke dunia usaha/industri/masyarakat (stake holders).
C. Ruang Lingkup Kompetensi (pengetahuan, ketrampilan dan sikap) tentang: 1. Pengetahuan Bahan
2. Pemilihan bahan
3. Proses pengolahan tahu dan olahan ekstrak protein (slurry) 4. Inovasi produk olahan
5. Pengetahuan dan aplikasi GMP 6. Pengemasan dan pelabelan 7. Analisis usaha
NASKAH LOMBA KOMPETENSI SISWA (SMK)
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015
E. Tempat dan Waktu Malang, September 2015
F. Peserta 1. Peserta adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Keahlian Teknologi Hasil Pertanian di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur.
2. Peserta adalah tim yang terdiri dari 2 (dua) orang yang mewakili masing-masing SMK.
G. Tim Juri Tim Juri terdiri dari tiga orang, dari akademisi dan Badan Ketahanan Pangan Jawa Timur
H. Format lomba Lomba akan dilaksanakan dalam bentuk kombinasi tiga komponen yaitu: 1. Pembuatan makalah
2. Presentasi
3. Praktek Pengolahan sesuai dengan tema diatas
I. Penilaian Lomba Komponen materi lomba yang dinilai mencakup: 1. Pembuatan makalah (15%)
- Pemahaman tentang konsep / substansi - Ide dan originalitas
- Teknik tata tulis
- Prospek pengembangan produk dan analisa finansial
2. Kemampuan Ketrampilan/Praktik Kerja (60%) - Teknik pengolahan produk
- Penerapan GMP
- Pengemasan dan pelabelan - Kualitas produk
3. Kemampuan presentasi (25%)
- Performansi (alat peraga, pakaian, etika) - Komunikasi (Bahasa Indonesia/Inggris)
- Penguasaan materi (potensi, sifat dan fungsi bahan baku dan bahan pendukung, prinsip proses pengolahan)
- Ketepatan Waktu (presentasi 10-15 menit dan tanya jawab 15 menit)
J. Metode Penilaian 1. Penilaian makalah 2. Presentasi makalah
3. Observasi praktik pengolahan 4. Penilaian kualitas produk
K. Bahan dan Alat Bahan Baku :
NASKAH LOMBA KOMPETENSI SISWA (SMK)
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015
koro pedang, (5) kacang merah (6) kacang tanah. Peserta dapat mengkombinasikan antara bahan baku utama dengan satu atau lebih bahan subtitusi tersebut.
Bahan Pembantu:
Bahan pembantu dapat berupa penggumpal yaitu batu tahu (CaSO4), cuka / asam asetat, nigari, whey tahu.
Alat pengolahan: kompor, panci, blender, kain saring, alat penyaring, cetakan, pengepres, gelas ukur, timbangan, pengaduk, ember plastik, dll.
L. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh peserta
1. Satu bulan sebelum perlombaan, peserta/sekolah diwajibkan menginformasikan jenis bahan yang akan digunakan dalam pembuatan produk antara dari kacang-kacangan lokal kedelai (putih atau hitam), kacang hijau, kacang tunggak, koro benguk, koro pedang, kacang merah) dan bahan pembantu kepada panitia lomba. 2. Satu minggu sebelum perlombaan, peserta diwajibkan mengirimkan
makalah ke panitia lomba sebanyak 3 eksemplar.
3. Tiap peserta/sekolah hanya diperbolehkan membuat maksimal 2 produk olahan, yang berupa 1 (satu) jenis produk olahan tahu dan 1 (satu) jenis produk olahan slurry (misalnya: tauhwa, sari kedelai, kembang tahu, dll).
4. Semua peserta diwajibkan membawa:
a. Bahan-bahan spesifik yang sulit disediakan di tempat lomba b. Peralatan proses produksi yang spesifik yang sulit disediakan di
tempat lomba
c. Pakaian kerja/jas lab putih polos tanpa identitas sekolah dan perlengkapan lainnya
d. Alat hitung/kalkulator e. Alat tulis menulis
f. Alat peraga/kelengkapan presentasi Catatan :
Alat dan bahan utama disediakan oleh panitia. Apabila peserta membutuhkan alat dan bahan yang spesifik, maka peserta diwajibkan membawa sendiri.
M. Sertifikasi dan Penghargaan
1. Semua peserta akan mendapatkan sertifikat dari panitia LKS Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Propinsi Jawa Timur tahun 2015
2. Pemenang terdiri dari 3 peserta yang mencapai nilai tertinggi pertama, kedua dan ketiga (passing grade: 70, skala 0 – 100) 3. Pemenang akan mendapat hadiah/penghargaan dari Panitia LKS
NASKAH LOMBA KOMPETENSI SISWA (SMK)
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015
II. BAGAN ALIR PROSES PENGOLAHAN
Bahan baku
Produk olahan tahu Tahu
Pemilihan bahan
Pencucian dan perendaman
Pengupasan kulit
Penggilingan
Perebusan
Penyaringan
Ekstrak protein (slurry)
Penggumpalan
Pengolahan lanjut Air
Bahan penggumpal
Ampas
Whey Kulit
Perlakuan pendahuluan
Pencetakan Pengolahan lanjut
NASKAH LOMBA KOMPETENSI SISWA (SMK)
TINGKAT PROPINSI JAWA TIMUR TAHUN 2015
III. DESKRIPSI LOMBA
KOMPETENSI DESKRIPSI MATERI LOMBA / URAIAN KEGIATAN A. Pemahaman
konsep
Pemahaman konsep dinilai dengan tanya jawab setelah peserta melakukan presentasi makalah. Hal-hal yang dinilai terinci sebagai berikut:
1. Pemahaman tentang prinsip-prinsip proses pengolahan yang mempengaruhi kualitas produk. Proses pengolahan tersebut terdiri atas: a. Pemilihan bahan
b. Pencucian dan perendaman c. Pengupasan kulit
d. Penggilingan e. Perebusan f. Penyaringan g. Penggumpalan h. Pencetakan
i. Inovasi produk olahan j. Pengemasan dan pelabelan
2. Pengetahuan tentang pentang Cara Memproduksi yang Baik (GMP) : tujuan, prinsip dasar dan faktor yang mempengaruhi :
a. Penyiapan alat, bahan dan ruangan b. Higiene personal
c. Proses pengolahan d. Proses pengemasan
3. Pengetahuan tentang pengemasan dan pelabelan, meliputi : tujuan, jenis dan fungsi bahan pengemas, teknik pengemasan dan informasi penting yang harus tercantum dalam label.
4. Pengetahuan tentang analisis ekonomi/usaha
B. Kemampuan Ketrampilan Kerja
1. Melakukan proses pemilihan bahan baku dan bahan penunjang 2. Melakukan tahapan proses produksi
3. Melakukan cara-cara berproduksi yang baik (GMP) 4. Melakukan inovasi proses
5. Melakukan pengemasan dan pelabelan 6. Kualitas produk akhir
C. Kemampuan Sikap Kerja
1. Tanggung jawab 2. Kerjasama 3. Kedisiplinan