• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Penerapan Teknologi Digital Subscriber Line (DSL) Pada Layanan Corporate Customer UNER 1 Sumatera

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Penerapan Teknologi Digital Subscriber Line (DSL) Pada Layanan Corporate Customer UNER 1 Sumatera"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL

SUBSCRIBER LINE (DSL) PADA LAYANAN

CORPORATE CUSTOMER

UNER 1 SUMATERA

GELADIKARYA

Oleh:

I DEWA MADE AGUS PRAMANA

NIM : 067007072

KONSENTRASI: MANAJEMEN TEKNOLOGI

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

Judul Geladikarya : ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL SUBSCRIBER LINE (DSL) PADA LAYANAN CORPORATE CUSTOMER UNER 1 SUMATERA Nama : I Dewa Made Agus Pramana

NIM : 067007072

Program Studi : Magister Manajemen Konsentrasi : Manajemen Teknologi

Menyetujui

Komisi Pembimbing

Prof. Dr. Ir. Darwin Sitompul, M.Eng

Ketua

Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc

Anggota

Ketua Program Studi, Direktur Sekolah Pascasarjana,

(3)

LEMBARAN PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa Geladikarya yang berjudul

“ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL SUBSCRIBER LINE (DSL) PADA LAYANAN CORPORATE CUSTOMER UNER 1 SUMATERA”

adalah benar merupakan hasil karya tulis saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan.

Semua data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan secara jelas.

Medan, Desember 2011

Yang membuat pernyataan,

I Dewa Made Agus Pramana

(4)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Mataram, Lombok pada tanggal 27 Maret 1980, sebagai Putra

kedua dari Ibu Ni Wayan Sri Laksmi.

Riwayat Pendidikan :

1. SD Trisula Rawamangun, Jakarta, Lulus 1992.

2. SMP YP IKIP (Labschool), Jakarta, Lulus, 1995.

3. SMUN 8, Jakarta, Lulus, 1998.

4. Fakultas Teknologi Industri – Jurusan Teknik Elektro, Universitas Trisakti, Jakarta,

Lulus 2003.

Riwayat Pekerjaan :

1. Tahun 2003 – 2005 bekerja sebagai staff di PT Indomobil Trada Nasional, Jakarta.

2. Tahun 2005 – sekarang sebagai karyawan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk

(TELKOM) .

Medan, Desember 2011 Penulis,

I Dewa Made Agus Pramana

(5)

RINGKASAN EKSEKUTIF

I Dewa Made Agus Pramana, 2011. Analisis Penerapan Teknologi Digital Subscriber

Line (DSL) Pada Layanan Corporate Customer UNER 1 Sumatera, dibawah

bimbingan Prof. Dr. Ir. Darwin Sitompul, M.Eng (Ketua) dan Prof.Dr. Opim Salim

Sitompul, M.Sc (Anggota).

Peningkatan jumlah pelanggan merupakan salah satu indikator dari misi

perusahaan untuk memenangkan persaingan di pasar, namun apa yang terjadi jika

peningkatan jumlah pelanggan dibarengi dengan peningkatan jumlah gangguan

pelanggan.

Penerapan teknologi Digital Subscriber Line (DSL) yang diterapkan oleh PT

TELKOM untuk layanan komunikasi data pelanggan Corporate Customer diharapkan

dapat membantu percepatan pertumbuhan jumlah pelanggan dan stabilitas layanan

yang sesuai dengan harapan pelanggan.

Data sejak tahun 2007 untuk layanan komunikasi data yang menggunakan

teknologi DSL, menunjukkan pertumbuhan jumlah pelanggan yang baik dan jumlah

gangguan layanan yang tidak terlalu tinggi, namun seiring bertambahnya jumlah

pelanggan, gangguan layanan juga meningkat, sehingga perlu dilakukan penelitian

untuk mengetahui sejauh mana pengaruh peningkatan jumlah pelanggan dengan

teknologi DSL terhadap terjadinya gangguan, serta faktor-faktor atau segmen apa saja

yang menyebabkan gangguan pelanggan meningkat.

Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan didapat bahwa peningkatan

jumlah pelanggan layanan komunikasi data dengan Teknologi DSL, secara signifikan

(6)

parsial dilakukan penelusuran lebih lanjut untuk menemukan faktor penyebab

gangguan yang dominan.

Gangguan pada perangkat modem, jaringan kabel tembaga dan perangkat

DSLAM menjadi faktor dominan penyebab peningkatan jumlah gangguan layanan

pelanggan. Hal ini diperkuat dengan tingginya durasi penyelesaian gangguan untuk

ketiga faktor tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan pendalaman kepada sumber

(7)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atas segala berkah dan

petunjuknya sehingga penulis dapat menyelesaikan Geladikarya yang berjudul

“ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL SUBSCRIBER LINE (DSL) PADA LAYANAN CORPORATE CUSTOMER UNER 1 SUMATERA”.

Geladikarya ini disusun memenuhi kurikulum Program Studi Magister

Manajemen Sekolah PascaSarjana Universitas Sumatera Utara (USU).

Penulis menyadari bahwa tidak mungkin menyelesaikan Geladikarya ini tanpa

bantuan pihak lain. Dengan selesainya Geladikarya ini, penulis mengucapkan terima

kasih kepada yang terhormat:

1. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, M.SIE, selaku Direktur Program

Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. Darwin Sitompul, M.Eng., selaku Ketua Program Studi

Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

sekaligus Ketua Komisi Pembimbing.

3. Bapak Prof. Dr. Opim Salim Sitompul, M.Sc, selaku Anggota Komisi

Pembimbing.

4. Para Dosen Program Magister Manajemen USU yang telah memberikan

sebagian ilmunya kepada penulis selama mengikuti perkuliahan di Magister

(8)

5. Bapak August Hoth M Purba, selaku Operational Manager Corporate

Customer Care (C2Care) Area 1 Sumatra yang telah memberi izin

melaksanakan penelitian.

6. Bapak Victor Adriani, selaku Asisten Manajer Corporate Customer Contact

Center (C4) Area 1 Sumatra yang telah memberi masukan dan pendapat bagi

penulis untuk melaksanakan penelitian.

7. Rekan-rekan Mahasiswa dan Alumni Sekolah Pascasarjana Program Magister

Manajemen USU, khususnya kepada Ibu Dian Inda Sari, SE, Ak., MM, Bapak

Edwin Lubis, ST, MM dan seluruh Staff Sekretariat Program Magister

Manajemen.

Ucapan terima kasih yang tak terhingga juga penulis sampaikan kepada Ibunda

Penulis, Istriku tercinta Ni Luh Listya Anggun Paramita, putraku tercinta IDG

Reydiva Bayu P dan juga kepada semua anggota keluarga yang telah memberikan

dorongan yang sangat berarti kepada penulis dalam menyelesaikan program studi di

Magister Manajemen USU.

Penulis menyadari bahwa Geladikarya ini masih jauh dari sempurna, oleh

karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi

penyempurnaan Geladikarya ini. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Desember 2011

Penulis,

(9)

DAFTAR ISI

BAB II. KERANGKA TEORITIS 2.1. Pengertian Teknologi Digital Subscriber Line .... 9

2.2. Pengertian Gangguan dan Sasaran Mutu Gangguan ... 10

2.3. Pengertian Mutu ... 11

(10)

2.4. Manajemen Teknologi ... 13

2.5. Analisis Statistika ... 15

2.5 Tinjauan Pustaka ... 16

BAB III. KERANGKA KONSEPTUAL 3.1. Kerangka konseptual ... 18

BAB IV. METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 21

4.2. Metode Penelitian ... 21

4.3. Metode Pengumpulan Data ... 22

4.4. Metode Analisis Data ... 22

BAB V. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 5.1. Sejarah Singkat PT TELKOM ... 23

(11)

6.3. Evaluasi Segmen Gangguan Sirkit Pelanggan UNER 1

Sumatra ... 35

6.3.1 Evaluasi Segmen Gangguan Modem ... 36

6.3.2 Evaluasi Segmen Gangguan Jaringan Lokal ... 37

6.3.3 Evaluasi Segmen Gangguan DSLAM ... 38

6.3.4 Evaluasi Segmen Gangguan Metro ... 39

6.3.5 Evaluasi Segmen Gangguan Router ... 40

6.4. Investigasi Faktor-faktor Penyebab Masalah ... 42

6.5. Penyebab Penerapan Teknologi DSL Berpengaruh Terhadap Gangguan ... 48

6.6. Pemecahan Masalah ... 50

BAB VII. KESIMPULAN DAN SARAN 7.1. Kesimpulan ... 51

7.2. Saran ... 52

7.3. Usulan Penelitian Lebih Lanjut ... 53

DAFTAR PUSTAKA ... 54

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Jumlah Gangguan Sirkit DSL ... 4

Tabel 1.2. Jumlah Gangguan per Segmen SirkitDSL …...…..…... 6

Tabel 4.1. Jadwal Waktu dan Penelitian ………..………..…... 21

Tabel 6.1. Data Jumlah Pelanggan dan Gangguan Tahun 2007

s/d Semester1 Tahun 2011 ... 32

Tabel 6.2 Data Jumlah Pelanggan dan Rata-rata Durasi

Gangguan Tahun 2007 s/d Semester1 Tahun 2011 ... 33

Tabel 6.3. Pengujian Hubungan antara Peningkatan Jumlah

Pelanggan dengan Peningkatan Jumlah Gangguan

setiap Segmen ... 35

Tabel 6.4 Rata-rata Durasi Gangguan Segmen Modem

Tahun 2007 s/d Semester 1 Tahun 2011 ... 36

Tabel 6.5 Rata-rata Durasi Gangguan Segmen Jaringan Lokal

Tahun 2007 s/d Semester 1 Tahun 2011 ... 37

Tabel 6.6 Rata-rata Durasi Gangguan Segmen DSLAM

Tahun 2007 s/d Semester 1 Tahun 2011 ... 38

Tabel 6.7 Rata-rata Durasi Gangguan Segmen Metro

Tahun 2007 s/d Semester 1 Tahun 2011 ... 39

Tabel 6.8 Rata-rata Durasi Gangguan Segmen Router

Tahun 2007 s/d Semester 1 Tahun 2011 ... 40

Tabel 6.9. Uji Hipotesis Peningkatan Rata-rata Penyelesaian

(13)

Tabel 6.10. Peringkat Subsegmen Gangguan Modem

Tahun 2007 s.d Semester 1 Tahun 2011 ... 43

Tabel 6.11. Peringkat Subsegmen Gangguan Jaringan Lokal

Tahun 2007 s.d Semester 1 Tahun 2011 ... 43

Tabel 6.12. Peringkat Subsegmen Gangguan IP DSLAM

Tahun 2007 s.d Semester 1 Tahun 2011 ... 44

(14)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Jumlah Sirkit Layanan Data Pelanggan UNER 1

(Teknologi DSL) ... 3

Gambar 1.2. Grafik Jumlah Pelanggan dan Jumlah Gangguan Sirkit Pelanggan UNER 1 Sumatra ... 4

Gambar 1.3. Perbandingan Jumlah Gangguan terhadap Jumlah Pelanggan UNER 1 Sumatra ... 5

Gambar 2.1. Reaksi Berantai Deming ... 12

Gambar 3.1. Kerangka Konseptual ... 20

Gambar 5.1. Struktur Organisasi Divisi Enterprise ... 29

(15)

DAFTAR ISTILAH

ADSL Asymmetric DSL adalah tipe teknologi DSL yang dapat mengirimkan data dengan kecepatan berbeda dari satu sisi ke sisi lain.

Bandwidth Atau lebar pita adalah perhitungan konsumsi data yang tersedia pada suatu proses pengiriman data. Dihitung dalam satuan bits per second (detik).

Distance Learning Penggunaan video conference yang bertujuan untuk melakukan proses kegiatan belajar mengajar.

DP Titik pembagi kabel tembaga yang terletak pada tiang telepon.

DSL Digital Subscriber Line adalah teknologi penghandar data secara digital melalui kabel tembaga/ jaringan telepon.

DSLAM Digital Subscriber Line Access Multiplexer adalah peralatan yang berfungsi menggabungkan dan memisahkan sinyal data dengan komunikasi telepon yang digunakan untuk menyalurkan transmisi data.

DW Drop Wire atau kabel penanggal adalah ruas kabel tembaga

Telkom yang menghubungkan antara DP dengan lokasi kotak telepon di lokasi pelanggan.

HDSL High bit rate DSL, adalah salah satu tipe teknologi DSL untuk pengiriman data dengan kapasitas besar.

ISDN Integrated Service Digital Network adalah suatu sistem telekomunikasi yang mengintegrasikan data, suara dan gambar diintegrasikan dalam satu jaringan yang menyediakan konektivitas secara digital.

Metro Node atau simpul yang merupakan gerbang atau gateway untuk trafik komunikasi berkecepatan tinggi pada jaringan Telkom.

Modem Singkatan dari Modulator dan Demodulator. Modulator berfungsi untuk mengubah sinyal informasi menjadi sinyal carrier, sedangkan Demodulator berfungsi sebaliknya.

(16)

SDSL Symmetrical DSL adalah tipe teknologi DSL denga kemampuan mengirimkan data dengan kecepatan yang sama dari satu sisi ke sisi lain.

Telemedicine Penggunaan teknologi komunikasi untuk memberikan informasi dan pelayanan medis jarak-jauh.

VDSL Very high bit rate DSL, tipe teknologi DSL yang digunakan untuk pengiriman data yang lebih besar daripada HDSL.

(17)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Jumlah Gangguan Pelanggan Layanan Komunikasi

Data Corporate Customer UNER 1 ... 56

Lampiran 2. Koefisien Korelasi Rank Spearman dan uji Signifikan

Gangguan Modem ... 57

Lampiran 3. Koefisien Korelasi Rank Spearman dan uji Signifikan

Gangguan Jaringan lokal ... 58

Lampiran 4. Koefisien Korelasi Rank Spearman dan uji Signifikan

Gangguan IP DSLAM ... 59

Lampiran 5. Koefisien Korelasi Rank Spearman dan uji Signifikan

Gangguan Metro ... 60

Lampiran 6. Koefisien Korelasi Rank Spearman dan uji Signifikan

Gangguan Router ... 61

Lampiran 7. Rata-rata Durasi Penyelesaian Gangguan Pelanggan

Segmen Modem Periode Tahun 2007 sampai dengan

Semester 1 Tahun 2011 ... 62

Lampiran 8. Rata-rata Durasi Penyelesaian Gangguan Pelanggan

Segmen Jaringan Lokal Periode Tahun 2007

sampai dengan Semester 1 Tahun 2011... 64

Lampiran 9. Rata-rata Durasi Penyelesaian Gangguan Pelanggan

Segmen IP DSLAM Periode Tahun 2007

(18)

Lampiran 10. Rata-rata Durasi Penyelesaian Gangguan Pelanggan

Segmen Metro Periode Tahun 2007

sampai dengan Semester 1 Tahun 2011 ... 68

Lampiran 11. Rata-rata Durasi Penyelesaian Gangguan Pelanggan

Segmen Router Periode Tahun 2007

sampai dengan Semester 1 Tahun 2011 ... 70

Lampiran 12. Kuesioner Penelitian (Account Manager UNER 1) ... 72

Referensi

Dokumen terkait

Pendekatan Konversi – proses tentang pengambilan informasi dari satu sistem lama untuk menggantikan suatu sistem yang baru, dapat secara manual dan/atau metode otomatis..

Menentukan sasaran satuan pendidikan yang akan di supervisi oleh anggota POKJA, dengan memprioritaskan pada satuan pendidikan yang telah menerima bantuan dana untuk

Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan interim dan yang akan digunakan

• A file is a collection of related records, such as a file of all records containing course codes and title fields • Table 6.1 shows an example of a database file... The Spreadsheet

Gunakan Re-active Pure Shine Shampoo untuk mengaktifkan kembali lapisan dan membersihkan pada saat yang bersamaan tanpa membiarkan film polimer atau bahan kimia pewarna lain

Apabila serabut viseral terangsang, sinyal nyeri yang berasal dari organ viseral selanjutnya dijalarkan melalui beberapa neuron yang sama dengan menjalarnya sinyal

[r]

Berbagai riset kuantitatif tentang anemia banyak dilakukan di Indonesia, tetapi penelitian yang mengkaji faktor-faktor penyebab anemia pada kehamilan secara komprehensif masih