Analisis Situasi:
1. Standar kerja yang tidak teratur/aturan yang tidak tertulis. 2. Biaya membengkak.
3. Direksi tidak tegas dalam memimpin perusahaan. 4. Siswa meninggalkan perusahaan.
5. Pengiriman jadi terlambat
Memilih Relevansi:
1. Standar kerja yang tidak teratur/aturan yang tidak tertulis.
Tidak relevan, karena relevan dengan siswa yang menyatakan aturan tidak tertulis 2. Biaya membengkak.
Tidak relevan ,karena relevan dengan bagian keuangan. 3. Direksi yang tidak tegas dalam memimpin perusahaan.
Tidak relevan, karena relevan dengan bagian direksi. 4. Siswa meninggalkan perusahaan.
Relevan, karena masalah utama IGA dan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab IGA sebagai supervise
5. Pengiriman terlambat.
Tidak relevan, karena relevan pada bagian pengiriman.
Membuat Prioritas.
1. Siswa meninggalkan perusahaan
Situasi ini merupakan situasi yang mendesak, karena masih lagi waktu untuk melakukan analisa untuk mengambil keputusan dan situasi ini tidak dapat hilang dengan sendirinya.
Membuat Rencana Keputusan
Karena masalah ini mendesak maka 4 analisa dilakukan yaitu : Analisa Situasi, Persoalan,Persoalan Potensional, dan Keputusan.
Analisis Persoalan. 1) Definisi masalah
IGA (I Gusti ) Kehilangan beberapa siswa. 2) Uraian Masalah.
a) Identitas : Masalah termasuk kajian SDM. b) Tempat: Pada bagian setting dan layout.
c) Waktu : Masalah muncul 3 minggu setelah standar waktu kerja diterapkan IGA.
d) Luas : Masalah mempengaruhi bagian kebersihan,keuangan,dan perusahaan secara keseluruhan.
3) Uraian Informasi. A. Kenyataan
Peraturan waktu kerja siswa yang tak tertulis masih tetap ada
Ketidakpastian para siswa
Aturan yang lama siswa lebih menyukainya
Para siswa meremehkan IGA
B. Masalah merupakan masalah, karena masalah muncul bersamaan dengan adanya perubahan, yaitu saat IGA menegur para siswa.
Verifikasi Sebab
Analisis Keputusan
1. Menentukan dan menyusun prioritas tujuan
Mencari para pekerja baru,semua pekerja baruatau hanya beberapa saja yang baru 2. Menyusun,Menilai, dan Memilih Alternatif
1) Kehilangan semua pekerja 2) Kehilangan beberapa pekerja Alternatif Keputusan
1) Mencari pekerja baru semua siswa 2) Mencari pekerja baru semua non siswa 3) Mencari pekerja baru siswa dan non siswa
4) Mempertahankan beberapa pekerja yang ada dan mencari beberapa pekerja baru siswa
5) Mempertahankan beberapa pekerja yang ada dan mencari beberapa pekerja baru non siswa
6) Sisa pekerja yang ada tidak digunakan dan mencari semua pekerja baru (siswa)
7) Sisa pekerja yang ada tidak digunakan dan mencari beberapa pekerja baru (siswa) dan beberapa pekerja baru (non siswa)
3. ANALISIS PERSOALAN POTENSIAL
Menguntungkan siswa
Siswa lebih menyukai aturan lama
-Masih muda -Belum dewasa -Belum terlalu
membutuhkan pekerjaan
Siswa tidak profesional
Aturan lama kembali berjalan Siswa ditegur IGA
Masih ada presepsi IGA adalah teman mereka atau selevel Siswa meremehkan IGA
Alternatif
keputusan
Identifikasi
Persoalan
Potensial
Identifikasi
Identifikasi
Sebab
Identifikasi
Contingent
dan
Preventive
Actions
Pro
b
Dampak
a
a.
Kesulitan
mendapatkan
pekerja
4
10
b. Edisi yang akan
datang terlambat
4
10
pekerja
belum
terbiasa
(P) jam kerja
lebih awal
(P) satu hari
sebelumnya
ditraining
(C) lembur
c. Masalah lama
muncul kembali
4
10
pekerja tidak
profesional
(P)
saat
pertama
diterima kerja,
informasikan
tentang
peraturan,
saksi,
tanggung-jawab dan
hak.
b
d.
Kesulitan
mendapatkan
pekerja
4
10
e. Edisi yang akan
datang terlambat
4
10
Pekerja
belum
terbiasa
f. Masalah lama
c g. Kesulitan mendapatkan
pekerja 4 10
h. Edisi yang akan datang
terlambat 3 10 Pekerja belumterbiasa (P) jam kerja lebihawal (P) satu hari sebelumnya ditraining (C) lembur i. Masalah lama muncul
kembali 3 10 pekerjaprofesional tidak (P) saat pertamaditerima kerja, informasikan tentang peraturan, saksi, tanggung-jawab dan hak.
4.
Alternatif
keputusan Identifikasi PersoalanPotensial Identifikasi Identifikasi Sebab Contingent danIdentifikasi Preventive Actions Prob Dampa
k a a. Kesulitan mendapatkan
pekerja 3 10
b. Edisi yang akan datang
kembali 5 10 siswamempengaruhi siswalama baru
(P) saat pertama diterima kerja, informasikan tentang peraturan, saksi, tanggung-jawab dan hak.
b d. Kesulitan mendapatkan
pekerja 3 10
e. Edisi yang akan datang terlambat
3 10 Pekerja belum terbiasa
(P) jam kerja lebih awal
ditraining (C) lembur
f. Masalah lama muncul
kembali 5 10 pekerjaprofesional tidak (P) saat pertamaditerima kerja, informasikan tentang peraturan, saksi, tanggung-jawab dan hak.
c g. Kesulitan mendapatkan
pekerja 4 10
h. Edisi yang akan datang terlambat
4 10 Pekerja belum terbiasa
(P) jam kerja lebih awal
(P) satu hari sebelumnya
ditraining (C) lembur i. Masalah lama muncul
kembali 4 10 pekerjaprofesional tidak (P) saat pertamaditerima kerja, informasikan tentang peraturan, saksi, tanggung-jawab dan hak.
d j. Kesulitan mendapatkan
pekerja 4 10
k. Edisi yang akan datang
terlambat 2 10 Pekerjaterbiasa belum (P) jam kerja lebihawal (P) satu hari sebelumnya
ditraining (C) lembur l. Masalah lama muncul
kembali
2 10 pekerja tidak profesional
(P) saat pertama diterima kerja, informasikan tentang peraturan, saksi, tanggung-jawab dan hak.
e m. Kesulitan mendapatkan
pekerja 4 10
n. Edisi yang akan datang
terlambat 3 10 Pekerjaterbiasa belum (P) jam kerja lebihawal (P) satu hari sebelumnya
ditraining (C) lembur o. Masalah lama muncul
4. Menghitung Konsekuensi Pilihan
Alternatif Keputusan Persoalan Potensial
a b C d e f g h i
1 14 14 14 42
2 14 12 12 38
3 14 13 13 40
Alternatif keputusan Persoalan Potensial
a b c d e f g h i j k l m n O
4 13 13 15 41
5 13 13 15 41
6 14 12 12 38
7 14 13 13 40
Alternatif 2 dan 6 menghasilkan prob dan dampak yang terkecil dibandingkan lain, maka dipilih ( atau menjadi prioritas pertama untuk dilaksanakan).
5. Mengawasi Pelaksanaan Keputusan .
Alternatif Tersebut dipilih dengan syarat
a) Sebelum melakukan kerja perlu adanya training dan training dilakukan maksimal hari jumat.
b) Menjaga kualitas tetap terjaga sesuai dengan standar kerja yang ada maka harus dilakukan control pekerjaan.