• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Model Pembelajaran Langsung dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 5 Makassar - Repositori UIN Alauddin Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Perbandingan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Model Pembelajaran Langsung dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 5 Makassar - Repositori UIN Alauddin Makassar"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel   I.  1 :  Hasil Belajar Peserta Didik  pada Kelas Kontrol Eksperimen ….     75
Tabel 1.1   : Sintaks Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw.
Tabel 1.2. : Sintaks Model Pembelajaran Langsung
Gambar 1: Diangram kerangka pikir
+7

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah yang akan dikaji adalah apakah kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran NHT dan STAD telah mencapai

Peningkatan pada aspek merumuskan hipotesis ini terjadi karena hipotesis disusun oleh peserta didik berdasarkan rumusan masalah, ketika peserta didik mampu

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara gaya belajar dengan motivasi belajar peserta didik, hubungan antara persepsi peserta didik terhadap metode

Berdasarkan masalah yang telah dirumuskan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing lebih baik

menulis puisi peserta didik sebelum pemanfaatan media lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran lebih kecil dari nilai rata-rata keterampilan menulis puisi

Pokok masalah dalam penelitian ini ialah apakah terdapat perbandingan hasil belajar matematika antara penggunaan media mini book dan big book pada peserta didik

adalah: (1) Apakah Dengan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pserta Didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTsN Ma’rang

Berdasarkan pada rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas ini, maka dapat dirumuskan hipotesis tindakan sebagai berikut: “ Jika proses belajar mengajar pesereta